Clean and Good Governance Berdasarkan Kajian Hukum Administrasi Negara

download Clean and Good Governance Berdasarkan Kajian Hukum Administrasi Negara

of 15

  • date post

    26-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    68
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Clean and Good Governance Berdasarkan Kajian Hukum Administrasi Negara

  • CLEAN AND GOOD GOVERNANCE BERDASARKAN KAJIAN HUKUM

    ADMINISTRASI NEGARA

    Tugas Akhir

    KU2701 Pancasila dan Kewarganegaraan

    Oleh :

    Andi Winarso

    15011130

    SOSIOTEKNOLOGI

    FAKULTAS SENI RUPA DAN DESAIN

    INSTITUT TEKNOLOGI BANDUNG

    2013

  • Clean and Good Governance berdasarkan Kajian Hukum Adminstrasi Negara

    2 KU 2071 Pancasila dan Kewarganegaraan

    BAB I

    PENDAHULUAN

    1.1 Latar Belakang

    Dalam kehidupan berbangsa dan bernegara, selalu saja ditemukan tarik ulur

    antara kekuasaan, hukum, dan demokrasi yang bersumber pada keserakahan

    terhadap kekuasaan. Padahal keserakahan atas kekuasaan tersebut tidak saja dapat

    melanggar prinsip-prinsip hukum, demokrasi dan hak-hak asasi manusia, juga

    dapat melanggar prinsip-prinsip hukum administrasi dan asas-asas umum

    pemerintahan yang layak. Karena itu salah satu aspek penting dan menarik dalam

    pembahasan di makalah ini adalah bagian-bagian yang mengisahkan adanya titik

    temu atau jalinan antara sisi hukum-demokrasi dan hukum administrasi.

    Kajian terhadap bagian-bagian yang mengisahkan jalinan antara sisi-sisi

    hukum-demokrasi dan hukum administrasi dalam pembahasan ini semakin terasa

    penting, utamanya di saat awan mendung sekarang ini masih menyelimuti

    sebagian besar wilayah penyelenggaraan pemerintah Republik Indonesia. Di saat

    berbagai musibah dan malapetaka berupa musibah korupsi, kolusi dan nepotisme

    masih terus menerpa praktek penyelanggaraan pemerintahan. Di saat era otonomi

    menghadapi pemekaran daerah dan pertumbuhan provinsi, kabupaten, kota dan

    kecamatan yang sering disertai dengan munculnya arogansi rasa kedaerahan yang

    berlebihan.

    Dari optik hukum administrasi kiranya di era reformasi inilah seharusnya

    mulai ditumbuhkan dan dikembangkan pemikiran-pemikiran tentang perlunya

    merekonseptualisasi dan mereposisi serta merefungsionalisasi kedudukan hukum

    administrasi dalam penyelenggaraan pemerintah yang layak, baik di pusat

    maupun di daerah, sehingga secara perlahan dan pasti diharapkan akan mengubah

    tatanan, instrumentasi, dan orientasi kehidupan penyelenggaraan pemerintah.

  • Clean and Good Governance berdasarkan Kajian Hukum Adminstrasi Negara

    3 KU 2071 Pancasila dan Kewarganegaraan

    Konsep good and clean governance yang selama ini marak didengungkan ini

    intinya merupakan implementasi asas Negara hukum dan asas demokrasi, yang

    merupakan dua landasan utama hukum administrasi. Hal ini berarti

    pengejawantahan good governance hanya mungkin ketika hukum administrasi

    berjalan dengan sebagaimana mestinya. Sebaliknya, jika hukum administrasi

    tidak berfungsi, maka clean and good governance hanya berlaku sebagai sloga

    belaka.

    Dalam hal ini, kami membahas clean and good governance berdasarkan

    kajian Hukum Administrasi Negara. Hal yang dipertimbangkan pembahasan

    penyelenggaraan pemerintahan yang baik dan bersih adalah adanya arti dan

    prinsip dari Hukum Administrasi Negara itu sendiri. Hukum administrasi Negara

    sebagai aparatur Negara, aparatur pemerintahan atau sebagai institusi politik

    (kenegaraan), artinya meliputi organ yang berada di bawah Pemerintah, mulai

    dari Presiden, Menteri (termasuk Sekretaris Jendral, Direktur Jendral, Inspektur

    Jendral), Gubernur, Bupati dan sebagainya, atau lebih singkatnya semua organ

    yang menjalankan administrasi negara. Lalu Hukum Administrasi Negara

    mempunyai arti sebagai fungsi dan aktivitas yaitu pemerintahan artinya kegiatan

    yang mengurus kepentingan Negara. Selain itu Hukum Administrasi Negara

    sebagai proses teknis melaksanakan undang-undang, artinya meliputi segala

    tindakan aparatur Negara dalam menyelenggarakan undang-undang.

    Dari pengertian-pengertian hukum administrasi Negara tersebut dapat

    disimpulkan bahwa perlu adanya hal-hal yang mengatur jalannya pemerintahan

    agar pemerintah dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan juga dengan bersih

    tanpa adanya penyelewengan-penyelewengan yang selama ini terjadi di

    Indonesia. Hukum administrasi dibuat agar semua elemen dan instrument

    pemerintahan dapat menjalankan tugasnya dengan baik dan juga dengan bersih.

    Dalam Hukum Administrasi Negara membahas tentang nilai-nilai etik yang

    hidup dan berkembang dalam lingkungan Hukum Administrasi Negara, yang

  • Clean and Good Governance berdasarkan Kajian Hukum Adminstrasi Negara

    4 KU 2071 Pancasila dan Kewarganegaraan

    mempunyai fungsi sebagai pegangan bagi pejabat pemerintahan dalam

    menjalankan fungsinya, dan juga merupakan alat uji bagi hakim administrasi

    dalam menilai tindakan administrasi Negara (yang berwujud penetapan), dan juga

    sebagai dasar pengajuan gugatan hukum bagi para penggugat. Nilai-nilai etik

    tersebut biasa disebut Asas-asas Umum Pemerintahan yang Baik atau biasa

    disingkat AAPUB. Nilai asas-asas ini bukanlah sesuatu yang tertulis, namun

    dapat digali di kehidupan masyarakat.

    1.2 Rumusan Masalah

    Pembahasan clean and good governance ini kami memilih berdasarkan kajian

    Hukum Adminstrasi Negara. Agar pembahasan ini lebih teratur dan lebih terarah

    tujuannya, maka kami merumuskan masalah sebagai berikut.

    1.2.1. Apa yang dimaksud dengan clean and good governance?

    1.2.2. Apa yang dimaksud dengan hukum administrasi Negara?

    1.2.3. Bagaimana implementasi Negara hukum dan asas demokrasi di Indonesia?

    1.2.4. Bagaimana implemesntasi Negara hukum pada instrumen Negara?

    1.2.5. Bagaimana pemerintahan yang baik dan bersih berdasarkan Asas-asas

    Umum Pemerintahan yang baik.

    1.2.6. Bagaimana di Indonesia serta saran dan rekomendasi untuk Pemerintahan

    di Indonesia agar menjadikan pemerintahan yang baik dan bersih?

  • Clean and Good Governance berdasarkan Kajian Hukum Adminstrasi Negara

    5 KU 2071 Pancasila dan Kewarganegaraan

    BAB II

    TINJAUAN PUSTAKA

    2.1 Pengertian Clean and Good Goverrnance

    Pemerintah yang bersih dan baik, dengan kata lain, birokrasi yang bersih dan

    baik, haruslah dibangun secara sistematis dan terus menerus. Pola piker yang

    dikotomis, yang meghadapakan upaya membangun pribadi yang baik dengan

    upaya membangun system yang baik. Pola pikir yang demikian ini tidaklah tepat,

    karena memang tidak bisa memisahkan antara kedua sisi ini. Individu yang baik

    tidak mungkin muncul dari system yang buruk, demikian pula system yang baik,

    tidak akan berarti banyak bila dijalankan oleh orang-orang yang tidak

    bertanggung jawab. Yang harus dilakukan adalah membina masyarakat secara

    terus menerus agar menjadi individu yang baik, yang menyadari bahwa

    pemerintahan yang baik hanya dapat dibangun oleh orang yang baik dan system

    yang baik. Masyarakat juga terus menerus disadarkan, bahwa hanya system

    terbaiklah, yang bisa memberi harapan bagi mereka, menjamin keadilan,

    melayani dengan keikhlasan dan melindungi rakyatnya. Kemudian rakyat juga

    perlu disadarkan bahwa seorang pemimpin haruslah orang yang baik, jujur,

    amanah, cerdas, professional serta pembela kebenaran dan keadilan. Kemudian

    pencerdasan bahwa system yang baik dan pemimpin yang baik tidak bisa

    dibiarkan menjalankan pemerintahan sendiri, mereka harus terus dijaga,

    dinasehati, dan diingatkan.

    Ada tiga pilar pokok yang mendukung suatu bangsa dalam melaksanakan

    good governance, yakni pemerintah, civil society (masyarakat adab, masyarakat

    madani, dan juga masyarakat sipil), dan pasar atau dunia usaha. Penyelenggaraan

    pemerintah yang baik dan bertanggung jawab baru tercapai bila dalam penerapan

    otoritas politik ekonomi dan administrasi ketiga unsur tersebut memiliki jaringan

  • Clean and Good Governance berdasarkan Kajian Hukum Adminstrasi Negara

    6 KU 2071 Pancasila dan Kewarganegaraan

    dan interaksi yang setara dan sinerjik. Interaksi dan kemitraan seperti itu biasanya

    baru dapat berkembang subur bila ada kepercayaan, transparansi, partisipasi, serta

    tata aturan yang jelas dan pasti. Good governance yang sehat juga akan

    berkembang sehat dibawah kepemimpinan yang berwibawa dan memiliki visi

    yang jelas.

    Abad 21 menghadapkan lingkungan strategis dan internasional yang berbeda

    dengan tantanan strategis yang dihadapi pada abad 20. Di akhir abad 20 dan

    dalam dekade-dekade awal abad 21, Indonesia menghadapi tantangan-tantangan

    di segala bidang, antara lain krisis multi dimensi, ancaman disintegrasi, dan

    keterpurukan ekonomi. Indikator-indikator pembangunan menunjukkan bahwa

    posisi Indonesia berada dalam kelompok yang terendah dalam peta kemajuan

    pembangunan bangsa-bangsa, baik dilihat dari indeks pembangunan manusia,

    ketahanan ekonomi, struktur industry, perkembangan pertanian, sistem hukum

    dan peradilan, penyelenggaraan clean governance, dan penyelenggara good

    governance baik pada sector public maupun bisnis. Selain itu, Indonesia masih

    dipandang sebagai Negara dengan resiko tinggi, dengan tingkat korupsi yang

    tertinggi, demikian pula dari besarnya hutang luar negri. Dan perkembangan

    politik di Indonesia yang ditandai dengan kekerasan politik dan jumlah partai

    politik terbesar di dunia, menunjukkan kultur politik dan kehidupan demokrasi

    yang belum mantap, merupakan fenomena yang memerlukan perhatian sungguh-

    sungguh dari setiap pemimpin bangsa.

    Kunci utama memahami good governance, adalah pemahaman prinsip-prinsip