CITARUM-Rencana Penanganan Terpadu WS Citarum

Click here to load reader

  • date post

    05-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    772
  • download

    14

Embed Size (px)

Transcript of CITARUM-Rencana Penanganan Terpadu WS Citarum

RENCANA PENANGANAN TERPADU WILAYAHPemerintah dan Masyarakat Bekerja Bersama demi Terciptanya Sungai yang Bersih, Sehat dan Produktif, serta Membawa Manfaat Berkesinambungan bagi Masyarakat di Wilayah Sungai Citarum

SUNGAI CITARUMJanuari 2011

2010-2025

DAFTAR ISI

I. II. III. IV. V. VI. VII.

Latar Belakang .... ............................................................................................. 1 Gambaran Umum WS Citarum ......................................................................... 1 Permasalahan di WS Citarum .......................................................................... 4 Kebijakan Penanganan WS Citarum ................................................................ 13 Rekomendasi Penanganan WS Citarum.......................................................... 19 Rencana Penanganan Terpadu WS Citarum ................................................... 21 Rencana Program dan Kegiatan Prioritas Untuk Penanganan Banjir Tahun 2010 - 2015 ............................................................................................. 22

VIII. Rencana Program dan Kegiatan Prioritas Untuk Peningkatan Kualitas Air Tahun 2010 2015 ............................................................................................. 33 IX. Pelaksanaan Penanganan Terpadu Wilayah Sungai Citarum Tahun 2010 2015 yang Pendanaanya telah Diprogramkan Untuk Penangananan Banjir . 36 X. Pelaksanaan Penanganan Terpadu Wilayah Sungai Citarum Tahun 2010 2015 yang Pendanaanya telah Diprogramkan Untuk Peningkatan Kualitas Air ......................... ............................................................................................. 42 XI. Rencana Program dan Kegiatan Untuk Penanganan Banjir Tahun 2015 2025 ..................... ............................................................................................. 46 XII. Rencana Program dan Kegiatan Untuk Peningkatan Kualitas Air Tahun 2015 2025 ..................... ............................................................................................. 54

DAFTAR GAMBARGambar 1:. Wilayah Sungai Citarum (Sumber: RCMU Bappenas) ......................... 2 Gambar 2: A- Sawah Dengan Air Irigasi Jatiluhur B: Turbin PLTA Jatiluhur .......... 3 Gambar 3. Pemanfaatan Air Di Wilayah Sungai Citarum.......................................... 3 Gambar 4. Jumlah Penduduk Di Cekungan Bandung .............................................. 4 Gambar 5. Peta Sebaran Kemiskinan Di WS Citarum ............................................... 5 Gambar 6. Peta Penggunaan Lahan WS Citarum 2008............................................. 5 Gambar 7. Pembagian Zona Di Wilayah Sungai Citarum ......................................... 6 Gambar 8. Peta Lokasi Bencana Tanah Longsor Di WS Citarum ............................ 7 Gambar 9. Kondisi Sub Das Di Das Citarum Hulu (Sumber BP DAS Citarum, 2009) 7 Gambar 10. Kawasan Hulu Tanpa Vegetasi ................................................................ 8 Gambar 11. Budi Daya Pertanian Yang Tidak Sesuai Dengan Kaidah Konservasi .. 8 Gambar 12. Peta Zona Penurunan Muka Tanah Cekungan Bandung ....................... 9 Gambar 13. Peta Banjir 2010 Citarum Hulu ................................................................. 9 Gambar 14. Tumpukan Sampah Di Sungai Citepus (Anak Sungai Citarum) ............. 10 Gambar 15. Peta Sistem Persampahan Di WS Citarum .............................................. 11 Gambar 16. Pembuangan Limbah Industri Ke Sungai Citarum ................................. 11 Gambar 17. Pemanfaatan Waduk Saguling Untuk Keramba Jaring Apung .............. 12 Gambar 18. Banjir Di Kab. Karawang (Sumber Media Indonesia, 26 Maret 2010) .... 12 Gambar 19. Peta Lokasi Bencana Banjir WS Citarum Hilir 2010 ............................... 13 Gambar 20. Komponen Program-Program Citarum Roadmap .................................. 14

DAFTAR ISTILAH

6 Ci ADB APBD APBN BPS BOD BUMN DAS DED DITJEN DOISP ESDM FS GEF GIS Ha HGU ICWRMIP JICA JSM LSM PCMU PFR PIU PLP2K-BK PLTA PPTA RCMU RUN OFF SDA SRI WS

Wilayah 6 (enam) Sungai, yang terdiri atas wilayah Cidanau- Ciujung- Cidurian : (Banten), Ciliwung- Cisadane (DKI Jakarta), dan Citarum(Jawa Barat) : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : : Asian Development Bank Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Anggaran Pendapatan dan Belanja Negara Badan Pusat Statistik Biological Oxygen Demand Badan Usaha Milik Negara Daerah Aliran Sungai Detail Engineering Design. Direktorat Jenderal Dam Operational Improvement and Safety Project Energi dan Sumberdaya Mineral Feasibility Study Global Environmental Facility Geographic Information System Hectare Hak Guna Usaha Integrated Citarum Water Resources Investment Program Japan International Cooperation Agency Java Spatial Modelling Lembaga Swadaya Masyarakat Program Coordination and Management Unit Proposal Finance Request Project Implementing Unit Penanganan lingkungan perumahan dan permukiman kumuh berbasiskawasan Pembangkit Listrik Tenaga Air Project Preparatory Technical Assistance Roadmap Coordination and Management Unit Aliran Permukaan Sumberdaya Air System of Rice Intensification Wilayah Sungai

RENCANA PENANGANAN TERPADU WILAYAH SUNGAI CITARUM 2010 - 2025

I.

Latar Belakang

S

umber daya air Wilayah Sungai (WS) Citarum selain memberikan manfaat besar juga mengandung potensi bencana bagi masyarakat di sepanjang Sungai

Citarum tersebut. Berbagai bencana terjadi dengan kecenderungan semakin meningkat, baik oleh faktor alam maupun tekanan penduduk dengan segala aktivitasnya. Alih fungsi lahan resapan air menjadi lahan permukiman terjadi begitu cepat, sehingga Sungai Citarum bermasalah tidak hanya dari sisi kualitas air, namun juga dari kuantitas air. Memburuknya kualitas air Sungai Citarum diakibatkan oleh air limbah industri yang tidak diolah dengan semestinya serta perilaku masyarakat yang masih membuang sampah, limbah rumah tangga, pertanian dan peternakan langsung ke sungai. Mengingat kompleksnya

permasalahan di Wilayah Sungai Citarum, maka diperlukan suatu kebijakan yang bersifat komprehensif, lintas sektor, lintas wilayah administrasi dan pemerintahan, dengan peran aktif masyarakat.

II.

Gambaran Umum WS Citarum

W

ilayah

Sungai (WS) Citarum merupakan WS terbesar dan terpanjang di

Provinsi Jawa Barat, secara geografis berada 106 5 136 - 107 51 BT dan 7

19 - 6 24 LS, dengan jumlah penduduk sebesar 15. 303.758 jiwa (Data BPS 2009). Wilayah sungai ini meliputi 5 DAS yaitu DAS Citarum, DAS Cipunegara, DAS Cilamaya, DAS Cilalanang dan DAS Ciasem yang melalui 9 Kabupaten dan 3 Kota meliputi Kabupaten Bandung Barat, Kabupaten Bandung, Kabupaten Subang, Kabupaten Purwakarta, Kabupaten Karawang, sebagian Kabupaten Sumedang, sebagian Kabupaten Cianjur, sebagian Kabupaten Bekasi, sebagian Kabupaten Indramayu, serta Kota Bandung, Kota Bekasi dan Kota Cimahi.

1

Gambar 1: Wilayah Sungai Citarum (Sumber: RCMU Bappenas)

Sungai Citarum merupakan sungai lintas Kabupaten/Kota. Sungai Citarum berawal dari mata air yang terletak di Gunung Wayang (Kabupaten Bandung) yang mengalir ke bagian tengah Provinsi Jawa Barat dari selatan ke arah utara sepanjang 269 Km hingga akhirnya bermuara di Laut Jawa di daerah Muara Gembong dengan melewati Kabupaten Bandung/Bandung Barat, Kabupaten Cianjur, Kabupaten Purwakarta dan Kabupaten Karawang/Bekasi. Sungai Citarum mengairi ratusan ribu hektar sawah khususnya di wilayah Pantai Utara (Pantura) Jawa Barat melalui jaringan irigasi Jatiluhur, sumber air bagi penduduk kota besar seperti Bandung dan Jakarta, serta sumber Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA) untuk Pulau Jawa dan Bali, menjadikan Citarum sebagai salah satu sungai terpenting di Indonesia terutama di Provinsi Jawa Barat. Selain itu Sungai Citarum juga mengairi 3 (tiga) waduk, yaitu Waduk Saguling (982 juta m3), Waduk Cirata (2.165 juta m3) dan Waduk Djuanda (3.000 juta m3) dengan menghasilkan daya listrik 1.400 MW. Untuk skala nasional, wilayah Sungai Citarum merupakan bagian dari wilayah sungai Cidanau-Ciujung-Cidurian-Ciliwung-Cisadane-Citarum, yang mana WS 6 Cis merupakan wilayah sungai lintas provinsi Banten-DKI Jakarta-Jawa Barat.

2

Gambar 2: a- Sawah dengan air irigasi Jatiluhur b: Turbin PLTA Jatiluhur

Mengingat keberadaan sungai Citarum yang sangat penting sebagai penyedia air baku ibukota, mempunyai dampak ekonomi serta sosial secara regional, menjadikannya sebagai wilayah sungai strategis nasional sehingga kewenanganannya berada di Pemerintah Pusat. Total potensi air di wilayah sungai Citarum adalah sebesar 13 milyar m3/tahun. Potensi air yang sudah dimanfaatkan sebanyak 7.5 milyar m3/tahun (57.9%) dan yang belum dimanfaatkan 5.45 milyar m3/tahun (42.1%).

Gambar 3. Pemanfaatan Air di Wilayah Sungai Citarum

Namun kini, Sungai Citarum terancam bahaya. Pembangunan ekonomi dan pertumbuhan penduduk yang tinggi telah mengancam kelestarian Sungai Citarum. Penebangan hutan di hulu wilayah sungai telah menghancurkan ekosistem yang3

mengakibatkan erosi tanah serta terjadi pendangkalan sungai dan banjir. Masyarakat kota, warga desa dan kalangan industri dengan segala aktivitasnya, telah memperlakukan Sungai Citarum sebagai tempat sampah dan pembuangan limbah. Saat ini Sungai Citarum dikenal sebagai salah satu sungai terkotor di dunia1.

III.

Permasalahan di WS Citarum

P

ermasalahan yang terjadi di wilayah sungai Citarum pada dasarnya diakibatkan oleh pertumbuhan penduduk yang tidak terkendali yang berakibat pada

meningkatnya eksploitasi ruang dan sumber daya air. Penduduk di Cekungan Bandung tumbuh pada kisaran 3% pertahun, sebagai pengaruh migrasi ke daerah dengan pertumbuhan yang cepat.

Gambar 4. Jumlah Penduduk di Cekunga