CEPAT PHBS

Click here to load reader

  • date post

    27-Oct-2015
  • Category

    Documents

  • view

    149
  • download

    15

Embed Size (px)

Transcript of CEPAT PHBS

  • PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIASURVEY CEPATPERILAKU HIDUP BERSIH DAN SEHATDI RUMAH TANGGA

  • Latar BelakangKW SPM bidang kesehatan di kab/kota no.1457/Menkes/SK/X/2003 Indikator RT Sehat 65% - ASI Eksklusif 80%, Garam beryodium 90%, Posyandu Purnama 40%

  • DEFINISI SURVEIApa yang dimaksud dengan survei ? Usaha pengumpulan informasi dari sebagian populasi yang dianggap dapat mewakili populasi tersebutUmumnya dilakukan dalam skala besar dan biaya besarSurvei Kesehatan Rumah TanggaSurvei Demografi & Kesehatan IndonesiaPUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Populasi : Kumpulan individu / elemen yang ingin kita ketahui karateristiknyaSampel: Individu / elemen yang diambil yang dapat mewakili populasi tersebutSURVEI ? Populasi dan sampelPUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Bagaimana teknik survei utk Tk Kab/Kota yg : Sederhana Murah dan cepatPUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA?

  • 1. Persalinan2. ASI Eksklusif3. Menimbang Balita Setiap Bulan4. Menggunakan air bersih5. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun6. Menggunakan jamban7. Memberantas jentik di rumah8. Melakukan aktifitas fisik9. Makan buah dan sayur setiap hari10.Tidak merokok di dalam rumah 10 Indikator Rumah Tangga Sehat:

  • Indikator Rumah Tangga Sehat

    7 Indikator PHBS 1. Persalinan2. ASI Eksklusif3. Menimbang Bayi dan Balita setiap bulan4. Menggunakan air bersih8. Mencuci tangan dengan air bersih dan sabun9. Menggunakan jamban10.Memberantas jentik di rumahTidak merokok di dalam rumah/Tidak merokokAktifitas fisikKonsumsi sayur dan buah 3 indikator GHS

  • Oleh WHO semula untuk program imunisasiSurvei Cepat(Rapid Survey)

    PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • SURVEI CEPATUpaya pengumpulan data dengan menerapkan rancangan sampel klaster 2 tahap :

    pemilihan klaster tahap pertama secara probabality propotionate to size

    Pemilihan sampel rumah tangga dengan cara sederhana atau dengan menerapkan sistem rumah terdekatPUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Per kab/kota : 30 klaster @ klaster : 7 10 responden.

    Kita tetapkan 7 rumah tangga sehingga per kab/kota : 210 responden/rumah

    PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIAWHO telah menetapkan besar sampel

  • Ciri khas Survei CepatMengukur kejadian yg sering (prevalensi 15-85%), contoh ; immunisasi, giziSampel kecil (210 responden)Metode sampel kluster 2 tahapPertanyaan dibatasi (Max 30 pertanyaan)Pemanfaatan teknologi komputer (Csurvey)Hasil dapat diperoleh dalam waktu singkatHasil survei disajikan dng teknik statistik sederhana (persentase, rata-rata dsb)PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Penetapan Petugas & Pembagian TugasMenyiapkan File Kuesioner untuk entry data;Menyiapkan data penduduk/KK per desaMenentukan kluster/desa mana yang terpilih dengan menggunakan program CSurvey;Membuat Peta RT di Kluster Terpilih Menyiapkan Angka Acak utk memilih sampel /responden pertama pada tiap kluster ;Pengorganisasian dan Pelaksanaan SurveiPUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Pengambilan data dengan menggunakan kuesioner;Melakukan cleaning data/check data apakah sudah benar;Melakukan entry data, mengolah dan analisis data Membuat laporan;Data siap disajikanLanjutan Pengorganisasian & Pelaksanaan Survei..PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Pertimbangkan secara matang dlm kegiatan survei PHBSKetersediaan budget / dana/ anggaran Ketersediaan SDMPengumpul data;Mengentry,mengolah dan menganalisis data;Membuat laporanKetersediaan saranaKetersediaan waktu

    PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • HASIL PENENTUAN KLUSTERPUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Di kluster/Desa terpilih, pengumpul data harus pergi ke tengah Desa (Kantor Desa,Balai Pertemuan dll).Lakukan pengundian untuk menentukan arah jalan (contoh : dpt menggunakan koin Rp. 100 lama dimana terdapat gambar gunungan). Perhatikan arah yang ditunjuk hasil pengundian, kearah itulah pengumpul data harus berjalan sampai ke batas DesaPENGAMBILAN SAMPEL PADA TIAP KLUSTER PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Sambil berjalan buat peta rumah-rumah yang ada di kiri dan kanan jalanRumah yang berada dibelakangnya tidak perlu dipetakan. Pada peta dapat digambarkan letak masjid, sungai, pohon besar atau tanda-tanda lain sebagai petunjuk letak rumah.Pemetaan terus dilakukan sampai batas Desa. Jika terdapat persimpangan jalan petugas pengumpul data harus melakukan pengundian lagi untuk menentukan kemana harus melanjutkan perjalanan. PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Pemetaan Rumah Tangga di Kluster TerpilihPUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Pemilihan rumah pertama yang didatangi dilakukan dengan bantuan tabel angka acak Tabel angka acak dapat dibuat dengan bantuan Csurvey

    PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Pemanfaatan Tabel Angka Acak untuk Memilih Rumah TanggaPUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Penentuan Rumah PertamaSalah satu cara yang mudah adalah dengan menutup mata anda dan jatuhkan pensil/pulpen diatas lembar kertas tabel angka acak. -Angka yang ditunjuk oleh pensil/pulpen adalah nomor rumah pertama yang harus didatangi sebagai sampelPUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • Rumah berikutnya yang harus didatangi adalah rumah terdekat dari rumah yang telah didatangi.

    Pengertian rumah terdekat adalah rumah yang jarak antar pintu utamanya paling dekat (bukan rumah terdekat dari hasil pemetaan).PUSAT PROMOSI KESEHATAN DEPARTEMEN KESEHATAN REPUBLIK INDONESIA

  • 1. Pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan: Pertolongan persalinan pertama pada balita termuda yang dilakukan oleh tenaga kesehatan (dokter, bidan, paramedis lainnya) dalam proses lahirnya janin dari kandungan ke dunia luar dimulai dari tanda-tanda lahirnya bayi, pemotongan tali pusat dan keluarnya placenta.Rumah tangga dengan pertolongan persalinan oleh tenaga kesehatan: Apabila pertolongan persalinan pertama pada balita termuda dalam rumah tangga dilakukan oleh tenaga kesehatan (dokter, bidan, paramedis lainnya) * perilaku terkini.

    2. Bayi mendapat ASI eksklusif: Bayi termuda usia 0-6 bulan yang mendapat ASI saja sejak lahir sampai 24 jam terakhir. Rumah tangga dengan bayi mendapat ASI eksklusif: Apabila bayi termuda usia 0-6 bulan yang mendapat ASI saja dalam 24 jam terakhir perilaku terkini. DEFINISI OPERASIONAL INDIKATOR RT SEHAT

  • 3. Tidak merokok: Penduduk 10 tahun ke atas yang tidak merokok selama 1 bulan terakhir.Rumah tangga tidak merokok: Apabila tidak ada ART 10 tahun ke atas yang merokok (setiap hari atau kadang-kadang) di dalam rumah pendekatan keterpaparan RT terhadap asap rokok

    4. Melakukan aktivitas fisik secara aktif: Penduduk 10 tahun ke atas yang beraktivitas fisik sedang atau berat paling sedikit 30 menit setiap hari. Rumah tangga melakukan aktivitas fisik secara aktif: Apabila salah satu ART 10 tahun ke atas melakukan aktivitas fisik sedang atau berat paling sedikit 30 menit setiap hari pendekatan role modelling.

    DEFINISI OPERASIONAL INDIKATOR RT SEHAT

  • 5. Cukup makan sayur dan buah setiap hari: Penduduk 10 tahun ke atas yang mengkonsumsi minimal 5 porsi kombinasi sayur dan buah dalam setiap hari ( 2 porsi sayur dan 3 porsi buah atau sebaliknya).Rumah tangga cukup makan sayur dan buah setiap hari: Penduduk 10 tahun ke atas yang mengkonsumsi minimal 5 porsi kombinasi sayur dan buah dalam sehari pendekatan role modelling.6. Kepemilikan/ketersediaan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan/JPK: Semua anggota rumah tangga yang tercakup berbagai jenis pembiayaan pra-upaya seperti Askes, Jamsostek/Astek, Asuransi Perusahaan/Kantor, Dana Sehat, Kartu Sehat, dll.Rumah tangga dengan kepemilikan/ketersediaan Jaminan Pemeliharaan Kesehatan/JPK: adalah RT dengan salah satu anggota rumah tangga memiliki JPK role modelling dan pertimbangan bahwa asuransi kesehatan bagi tenaga kerja biasanya juga mencakup seluruh ART.

    7. Rumah tangga dengan ketersediaan jamban adalah rumah tangga yang memiliki atau menggunakan jamban leher angsa dengan tangki septik atau lubangn penampungan kotoran sebagai pembuangan akhirDEFINISI OPERASIONAL INDIKATOR RT SEHAT

  • 8. Air bersih Rumah tangga dengan ketersediaan air bersih: adalah rumah tangga yang memiliki atau mudah mendapatkan air bersih untuk kebutuhan sehari hari meliputi air leding, pompa, sumur terlindung, serta mata air terlindung dan penampungan air hujan. Sumber air dari pompa, sumur dan mata air terlindung berjarak minimal 10 meter dari tempat penampungan kotoran atau limbah.

    9. Kepadatan Rumah tangga yang memiliki kesesuaian luas lantai rumah dengan jumlah penghuni adalah rumah tangga yang mempunyai luas lantai rumah yang ditempati dan digunakan untuk keperluan sehari-hari dibagi dengan jumlah penghuni rumah minimal 9 m2 / orang

    10. Lantai rumah bukan tanah Rumah tangga yang memiliki lantai rumah bukan tanah adalah Rumah tangga yang mempunyai rumah dengan bagian bawah/dasar/alas terbuat dari semen, papan, ubin, kayu DEFINISI OPERASIONAL INDIKATOR RT SEHAT

  • 7