CEKUNGAN MINYAK DAN GAS

download CEKUNGAN MINYAK DAN GAS

of 38

  • date post

    25-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    82
  • download

    8

Embed Size (px)

description

CEKUNGAN MINYAK DAN GAS. OLEH : R . BAGUS SAPTO MULYATNO JURUSAN TEKNIK GEOFISIKA UNIVERSITAS LAMPUNG. PENDAHULUAN. Terdapat lebih dari 700 cekungan minyak di dunia (Indonesia punya 128). Lebih dari 25 % telah menghasilkan minyak dan gas. Fakta bahwa migas terbentuk dalam batuan sedimen. - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of CEKUNGAN MINYAK DAN GAS

  • CEKUNGAN MINYAK DAN GAS

    OLEH :R. BAGUS SAPTO MULYATNOJURUSAN TEKNIK GEOFISIKAUNIVERSITAS LAMPUNG

  • PENDAHULUANTerdapat lebih dari 700 cekungan minyak di dunia (Indonesia punya 128).Lebih dari 25 % telah menghasilkan minyak dan gas.Fakta bahwa migas terbentuk dalam batuan sedimen.Sebelum melakukan pengeboran, maka perlu dilakukan evaluasi untuk menentukan jenis cekungan.

  • OBYEK YANG DIBAHASPenggambaran cekungan sedimen secara umum.Aturan-aturan dalam formasi migas.Habitat migas dalam cekungan.Istilah-istilah dasar dan konsep-konsep yang terkait.Mekanisme pembentukan cekungan dengan penekanan khusus pada proses tektonik lempeng.Skema klasifikasi cekungan sedimen yang membagi cekungan sedimen ke dalam 10 tipe, berdasarkan padasedimentasi dan tektonik regimnya, dan berdasarkan pada karakteristik migasnya.7.Terjadinya migas dan habitat migas dalam tiap-tiap tipe cekungan dan sejumlah contoh cekungan berproduksi.

  • KONSEP CEKUNGAN SEDIMENLapisan2 sedimen pada permukaan bumi menumpang pada batuan beku dan metamorf pada wilayah benua yang kita sebut batuan dasar (basement) lihat Gb.1Suatu cekungan sedimen menempati suatu anjlokan (depression) dalam permukaan batuan dasar (basement).Ahli Geologi biasanya menggunakan istilah Cekungan untuk anjlokan itu sendiri dan lapisan sedimen tebal yang mengisinya.

  • Gb.1. CEKUNGAN SEDIMEN

  • KONSEP CEKUNGAN SEDIMEN4. Kebalikan dari cekungan, wilayah batuan dasar yang menerima suplai sedimen dalam jumlah sedikit/ tipis disebut paparan (platform or shelves) lihat Gb. 2.* Berelief normal.5. Sedangkan wilayah batuan dasar yang terangkat naik dan mendapatkan suplai sedimen paling sedikit disebut Arch. Lihat Gb.2. * Berelief positif.

  • CEKUNGAN KECIL DAN BESAR

  • KONSEP CEKUNGAN SEDIMEN6. Istilah Arch, Platform, Basin dapat digunakan untuk wilayah Pegunungan, Dataran rendah dan Lautan. 7. Untuk saat ini Cekungan Laut Dalam (Deep sea water) tidaklah terlalu penting karena dialasi oleh sedimen yang tipis.8. Cekugan dapat berubah menurut waktu dan berlangsung dengan tingkat-tingkat yang berbeda. Dapat berubah dari satu jenis cekungan ke cekungan jenis yang lain.

  • CEKUNGAN GARAM

  • KONSEP CEKUNGAN SEDIMENCekungan dapat pula berkembang dari wilayah yang tadinya adalah platform / shelves atau arch. Sebagai contoh hal ini terdapat di Libya Tengah, dimana Arch Tibesti betul-betul merupakan daerah positif selama Paleozoic dan Awal Mesozoic. Lalu bagian utara dari arch ini mulai merenggang (rifting) dan kemudian anjlok selama Cretaceous, membentuk Cekungan Sirte yang kaya migas. Lihat Gb.3

  • PENGISIAN SEDIMEN

  • GEOMETRI CEKUNGAN SEDIMENSecara geometri bentuk dan ukuran cekungan sangat bervariasi. Ada yang luasnya meliputi 1000 Km2, ada pula yang jutaan km2.Ketebalan sedimen pada depocenter biasanya melebihi 2000 atau 3000 m dan dapat mencapai 10.000 m.Bentuk cekungan dilihat dari atas ada yang berbentuk lingkaran atau elip, yang lain hampir membentuk empat persegi panjang dan sebagainya.

  • PENAMPANG SEISMIK CEKUNGAN

  • GEOMETRI CEKUNGAN SEDIMEN4. Beberapa cekungan menurun dan meluas menjadi cekungan sedimen yang lebih besar dan kehilangan tutupan. 5. Cekungan dapat berprofile simetris atau asimetris atau berprofile tidak beraturan.6. Menarik untuk percaya bahwa cekungan sedimen adalah daerah terdalam dimana sedimen diendapkan paling tebal. Tetapi ini tak sepenuhnya benar. Lihat Gb. 4.

  • GEOMETRI CEKUNGAN SEDIMEN7. Sebagai contoh hal ini ialah sebuah cekungan yang menerima kiriman sedimen darat dari satu sumber tunggal, seperti daerah Delta. Dalam kasus ini depocenter dari unit sedimen akan memulai bersinggungan dengan batas (margin) cekungan, dan sedimen2 akan menipis ke arah laut.

    Pada saat ini depocenter bergerak ke arah lateral menjauhi batas cekungan, ke arah topografi rendah, dimana kedalaman air terendah. Pada suatu waktu depocenter cekungan (titik maksimum penurunan basement dan topografi terendah akan mungkin tidak bertemu.

  • PENGISIAN SEDIMENCekungan dapat juga dikarakterisasi oleh sedimen yang mengisinya. Bisa didominasi oleh sedimen darat, laut dangkal, atau laut dalam. Tergantung pada topografi dan keterkaitan antara penurunan cekungan (subsidence) dan dan pengisian sedimen.Sebagian besar cekungan sedimen memperlihatkan bahwa penurunan cekungan (subsidence) dan pengisian sedimen terjadi secara bersamaan.

  • PENGISIAN SEDIMEN3. Jika sedimentasi bersamaan dengan penurunan pada cekungan laut, maka tidak akan pernah terjadi ruang kosong, dan cekungan akan diisi oleh sedimen perairan dangkal.4. Sebaliknya jika Jika sedimentasi tidak bersamaan dengan penurunan pada cekungan laut, maka akan dihasilkan ruang kosong, baru kemudian diisi sedimen. Ini dapat menyebabkan terjadinya subsiden isostasi sekunder sebagai hasil dari limpahan sedimen.

  • PENGISIAN SEDIMENCekungan yang berkembang jauh dari sumber2 sedimen terrigenous, atau terisolasi dengan dibatasi barriers atau sills,dapat terisi karbonat dan evaporit yang melimpah, tergantung pada iklim purba.2.Cekungan ini juga menjadi cekungan yang lapar/ miskin, terutama hanya diisi oleh air dan menerima sedikit sekali sedimen.

  • PROSES TEKTONIK DAN WAKTU1. Aspek penting lain dari Cekungan sedimen adalah waktu dan proses2 tektonik.2. Berbagai jenis Lipatan dan Patahan dapat berkembang dalam Cekungan karena mekanisme deformasi pada satu sisi dan di sisi lain karena sedimen2nya.3. Deformasi krn kompresi biasanya menghasilkan Lipatan (fold) dan patahan naik (thrust fault). Sedangkan gaya2 ekstensi menyebabkan patahan normal (normal fault).

  • PROSES TEKTONIK DAN WAKTU4. Sedangkan untuk Kubah Garam (salt dome) dan patahan tumbuh (growt faults) tergantung pada ketebalan pengisian sedimen dan kondisi alamiah.5. Saat mempelajari pembentukan, migrasi, dan akumulasi minyak, waktu dan pertumbuhan struktur sangat penting.6. Akumulasi migas sering didukung oleh deformasi struktur aktif selama sedimentasi yang menyebabkan perubahan cepat dalam fasies dan ketebalan sedimen.

  • PERTUMBUHAN KUBAH GARAM

  • PATAHAN TUMBUH

  • PROSES TEKTONIK DAN WAKTU7. Serpih kaya materi organic dapat diendapkan pada kedalaman, yang secara struktur merupakan area rendah, sedangkan fasies reservoar berbutir kasar dan kombinasi tutupan (traps) dapat berkembang melalui struktur tinggian.

    8. Ketidakselarasan dan patahan sering muncul untuk membantu proses migrasi.

  • PENINGKATAN KETIDAKSELARASAN

  • PROSES TEKTONIK DAN WAKTU9. Ketika akumulasi sedimen dan pelipatan terjadi bersamaan, antiklin dapat berubah bentuk dan ukuran dan puncaknya bisa bergeser secara lateral sesuai dengan waktu tumbuhnya.10. Hal ini dapat mempersulit dalam menentukan dimana titik bor diletakkan pada lokasi kolam minyak. Masalah ini pernah dijumpai dlm eksp. Migas di Gurun pasir bagian barat daya Mesir.

  • PROSES TEKTONIK DAN WAKTU11. Deformasi Struktur yang terjadi pada tingkat lanjut dari cekungan sediment dapat pula membantu pembentukan migas, krn disertai oleh aliran panas (heat flow) yang rata2 tinggi.

    12. Cekungan seperti ini disebut cekungan struktur, krn memperoleh bentuk arsitekturnya setelah proses pengendapan berhenti. Hal ini sering dicirikan dengan keberadaan facies dan arah arus purba (paleocurrent), yang diskordan dan tidak konsentris dengan garis dasar cekungan.

    13. Cekungan2 ini akan cenderung memiliki perangkap struktur murni. Tetapi jika banyak struktur2 terbentuk setelah pembentukan migas, dan migrasi telah berhenti cekungan ini akan jadi mandul (barren).

  • PROSES TEKTONIK DAN WAKTU14. Tektonik yg ekstrim mengikuti perkembangan cekungan dapat menghasilkan efek2 yang merugikan. Jika deformasi mengangkat batuan reservoar ke dekat permukaan, invasi air tanah atau erosi dapat terjadi dan dengan demikian akan terjadi degradasi minyak atau kehilangan minyak dan gas.

    15. Sebaliknya aliran panas yang tinggi dan pendaman tektonik yang dalam dapat menyebabkan proses metamorfisme dan pematangan hidrokarbon yang kelewat matang.

  • ANTIKLIN YG RUSAK KARENA TEKTONIK

  • PATAHAN DILIHAT DARI ATAS

  • KEKAR (JOINT)

  • MEKANISME PEMBENTUKAN CEKUNGANCekungan terbentuk sebagai hasil pergerakan vertikal dan horizontal dalam skala besar pada lapisan2 bagian atas bumi.

    2. Karena itu lokasi cekungan terhadap lempeng bumi penting untuk perkembangan klasifikasi cekungan.

    3. Secara singkat kaitan antara konsep2 dasar tektonik lempeng dengan formasi cekungan sedimen adalah :- shell terluar bumi adalah lapisan kaku (rigid) yang disebut litosfer, yg terdiri atas kerak dan mantel teratas.

    - Topografi rendah terbentuk pada permukaan bumi dimana kerak tipis dan tersusun atas batuan basaltik padat (Lihat Gb.5)

  • MEKANISME PEMBENTUKAN CEKUNGAN4. Lautan menempati topografi2 rendah ini, shg kerak padat ini disebut kerak samudera. Sebaliknya kerak benua (continental crust) tebal. Tersusun oleh batuan granitik dan karenanya secara toporafi lebih tinggi daripada laut.

    5. Cekungan sedimen terbentuk pada kerak benua maupun kerak intermediet. Kerak intermediet terjadi pada batas antara kerak samudera dan kerak benua dan transisi antara keduanya.

    6. Litosfera yg kaku menumpang pada astenosfer yg sedikit kental (Lihat Gb.5).

  • MEKANISME PEMBENTUKAN CEKUNGAN7. Konveksi yg terjadi dalam astenosfer menyebabkan litosfera yg kaku pecah menjadi lempeng2 yg bergerak lambat satu sama lain melintasi permukaan bumi.8. Terdapat 8 lempeng utama di bumi saat ini (Gb. 6).9. Bagian dalam (Interior) lempeng relativ stabil, tapi ujung ujungnya aktif secara tektonik.

    10. Lempeng2 pecah atau berpisah pada punggungan tengah samudera (mid oceanic ridge), akibat naiknya mag