CBD Keratitis

download CBD Keratitis

If you can't read please download the document

  • date post

    06-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    72
  • download

    18

Embed Size (px)

Transcript of CBD Keratitis

CASE BASED DISCUSSIONIDENTITAS PASIEN Nama Pasien Umur Jenis Kelamin Pekerjaaan Alamat : Tn. Rohmad : 34 tahun : Laki-laki : Buruh Bangunan : Ds.Mirimunggul Gandasari RT 2/RW 5 BandunganStatus Menikah : Menikah Tanggal periksa : 09 Juli 2012 No. RM : 06.32.94ANAMNESIS Keluhan Utama : Mata sebelah kanan merah dan nerocos Riwayat Penyakit Sekarang : Pasien datang ke poli mata dengan keluhan mata sebelah kanan merah dan sering nerocos sejak 1 minggu yang lalu. Awalnya pasien merasa mata sebelah kanan tampak merah, penglihatan kabur, nerocos, terasa silau jika terkena sinar, dan terasa mengganjal. Keluhan berkurang bila penderita menutup matanya dan dipakai istirahat. Pasien mengaku 4 bulan yang lalu juga merasakan keluhan yang sama dan sering kambuh-kambuhan. Menurut pasien awal mula timbul keluhan pada mata sebelah kanan setelah pasien cuci muka dengan air sungai yang keruh, airnya masuk mata kanan sedangkan mata kiri tidak. Sebelumnya pasien sudah pernah berobat ke puskesmas sebanyak 3 kali dan diberi obat tetes mata (pasien tidak ingat nama obatnya) dan keluhan yang dirasakan tidak membaik. Kemudian pasien berobat ke Poli mata RST Dr. Soedjono Magelang. Setelah 2 bulan pengobatan keluhan mulaimenghilang, namun karena lingkungan kerja yang berdebu dan terpapar sinar matahari keluhan kambuh kembali. Keluhan seperti keluar lodok atau dempet waktu bangun tidur, cekot-cekot, melihat pelangi dan gatal disangkal, riwayat trauma tajam dan tumpul di kelopak mata juga disangkal. Riwayat Penyakit Dahulu : Pasien pernah menderita sakit seperti ini sebelumnya. Riwayat DM disangkal Riwayat hipertensi disangkal Riwayat alergi disangkal Riwayat memakai kaca mata (-) diakui ( S-1.00) Riwayat Penyakit Keluarga : Riwayat DM disangkal Riwayat hipertensi disangkal Tidak ada anggota keluarga yang sakit seperti ini Riwayat Sosial Ekonomi : Pasien bekerja sebagai buruh bangunan, lingkungan tempat kerja berdebu dan terpapar sinar matahari langsung. Pasien periksa ke poli mata dengan biaya ditanggung oleh Jamkesmas Kesan ekonomi : kurangPEMERIKSAAN FISIK Status Generalisata : Tanggal Pemeriksaan : 09 Juli 2012 Kesadaran Aktifitas Kooperatif : Composmentis : Normoaktif : Kooperatif123Status : CukupGiziVital Sign : Tekanan darah : 110/80 mmHg Nadi : 75 x/menit Suhu : 36,5C Pernafasan : 20 x/menitStatus Ophtalmicus: Gambar: OD OSKeterangan: Injeksi silier Infiltrat kornea Sikatrik makula kornea No Pemeriksaan 1 2 3 4 Visus Gerakan Bola Mata Suprasilia Palpebra Superior : Edema Oculus Dexter 6/15 tidak dikoreksi Baik ke segala arah Normal Oculus Sinister 6/12 tidak dikoreksi Baik ke segala arah Normal--Hematom Entropion Ektropion Silia 5 Palpebra Inferior : Edema Hematom Entropion Ektropion Silia Konjungtiva Hiperemi Injeksi konjungtiva Injeksi siliar Sekret MembranTrikiasis ( - ) Trikiasis ( - ) + + -Trikiasis ( - ) Trikiasis ( - ) -67Kornea Edema Lacrimasi Infiltrat + + (jumlah 4, ukuran 0,5 mm, letak perifer/marginal, warna abu-abu batas tidak tegas, bentuk bulat) + (jumlah 2, ukuran 1,5 mm, letak perifer (marginal) dan parasentral, warna putih berbatas tegas, bentuk bulat) Cukup Normal -Keratik presipitat Ulkus Sikatrik-8COA Kedalaman Hifema Hipopion Cukup Normal -9Iris - Kripte - Edema- Sinekia - Fotofobia 10 Pupil Bentuk diameter reflek pupil sinekia 11 Lensa kejernihan iris shadow Bentuk 12 Corpus vitreum Kejernihan+ Bulat 2 mm + Jernih Normal Jernih+ Bulat 2 mm + Jernih Normal Jernih13Retina Fundus Refleks Eksudat Papil N II+ (agak suram) -+ cemerlang -Bentuk bulat, warna Bentuk bulat, warna merah jingga cemerlang, merah jingga batas tegas, medialisasi -, cemerlang, batas tegas, ecavatio (-) medialisasi -, ecavatio CDR 0,3 CDR 0,3 Normal Normal14TIODIAGNOSIS BANDINGKonjungtivitis disingkirkan karena kornea jernih (-), injeksi konjungtival (-), terdapat secret (-), penurunan visus Uveitis disingkirkan karena kornea keratic precipitate (-), COA terdapat hipopion (-) dan tyndal effect (-), sinekia anterior dan posterior (-) Glukoma akut disingkirkan karena kornea edema (-), COA dangkal (-), iris terdorong ke anterior (-), TIO naik (-)Keratitis dipertahankan karena kornea ada infiltrat, injeksi siliar, tidak ada sekret, COA sedang, iris normal, visus turun, TIO normal, nyeri (+), fotofobia (+), lakrimasi (+), ganjel (sensasi benda asing) + Makula --> dipertahankan, sikatrik pada kornea, dapat dilihat dengan fokal illumination / batere tanpa bantuan kaca pembesar putih dan berbatas tegasPEMERIKSAAN PENUNJANGPemeriksaan flouorescein (untuk mengetahui adanya defek pada kornea) Pemeriksaan mikroskopik untuk mengetahui penyebab keratitis Gram Giemsa DIAGNOSIS KERJAOD Keratitis kronis dan MakulaTERAPIMedikamentosa Topical : Inmatrol 5 ml (Deksametason 1 mg, Polimiksin B Sulfat 6000 UI, Neomisin 3,5 mg) Inmatrol ED fl I, 4 dd gtt I OD Oral : Na.Diclofenac 50mg 2 dd I , Amoxicillin 500mg 3 dd I ,Vit C, 3 dd IEDUKASIMeminum obat secara teratur agar tidak menjadi sikatrik Mengurangi pajanan terhadap iritan mata seperti debu dan sinar matahari dengan menggunakan kacamata dan topi saat bekerja.PROGNOSAPrognosis Quo ad visam Quo ad sanam Quo ad functionam Quo ad vitam Quo ad kosmetikamOculus Dexter Dubia ad bonam Dubia ad malam Dubia ad bonam Bonam Dubia ad bonamOculus Sinister Dubia ad bonam Dubia ad bonam Dubia ad bonam Bonam Dubia ad bonamKOMPLIKASIUlkus kornea Keratitis yang tidak mendaptkan penanganan dengan baik infeksi aktif terjadi pelepasan lapisan epitel dari kornea sampai ke lapisan stroma yang disertai jaringan nekrosisulkus korneaendoftalmitisatrofi/ptisis bulbikebutaanSikatrik kornea Peradangan kornea yang berlangsung lama tidak mendapat penangan dengan baik terbentuk sikatriks kornea (nebula, makula, lekoma tergantung seberapa dalam proses infeksi terjadi di kornea) semakin dalam terjadinya infeksi sampai ke lapisan stroma sembuhlekoma adheren (lekoma disertai sinekia anterior) kebutaanTINJAUAN PUSTAKA KeratitisDefinisi Keratitis adalah peradangan pada kornea, membran transparan yang menyelimuti bagian berwarna dari mata (iris) dan pupil. Keratitis dapat terjadi pada anak-anak maupun dewasa. Bakteri pada umumnya tidak dapat menyerang kornea yang sehat, namun beberapa kondisi dapat menyebabkan infeksi bakteri terjadi. Contohnya, luka atau trauma pada mata dapat menyebabkan kornea terinfeksi. Mata yang sangat kering juga dapat menurunkan mekanisme pertahanan kornea.Etiologi Penyebab keratitis bermacam-macam. Bakteri, virus dan jamur dapat menyebabkan keratitis. Penyebab paling sering adalah virus herpes simplex, tipe 1. Selain itu penyebab lain adalah, kekeringan pada mata, pajanan terhadap cahaya yang sangat terang, benda asing yang masuk ke mata, reaksi alergi atau mata yang terlalu sensitif terhadap kosmetik mata, debu, polusi atau bahan iritatif lain, kekurangan vitamin A dan penggunaan lensa kontak yang kurang baik.Manifestasi Klinis Gejala : mata merah, berair, nyeri, silau, sensasi benda asing, penglihatan kabur Tanda : Injeksi silier (+), infiltrat kornea ( infiltrasi sel radang ). Pada ulkus kornea terbentuk jaringan nekrotik kornea, Bisa disertai reaksi peradangan pada COA( flare / hipopion ), baik akibat perforasi maupun akibat toksin kuman yang masuk ke COA melalui kornea yang masih intakinfiltrat kornea perforasiUlkus kornea cum hipopionUlkus korneaPemeriksaan Slit Lamp --> untuk memeriksa kejernihan kornea, melihat apakah ada infiltrat atau tidak Keratoskop placido --> berupa kepingan dengan lingkaran yang konsentris dan lubang di tengahnya, untuk memeeriksa permukaan/ergularitas kornea Tes fluoresin --> mengetahui adanya defek pada kornea, Akan tampak fluoresensi pada kasus keratitis superfisial, ulkus kornea, erosi kornea. Tes (-) pada keratitis profunda, sikatrik kornea.Penatalaksanaan -Pada keratitis superfisial diberikan antibiotik, antijamur/antiviral sesuai kausa -Pada keratitis profunda (lapisan epitel terluar intak) diberikan tambahan antiinflamasi golongan steroid untuk mencegah terjadinya sikatrikKomplikasi Ulkus kornea Phtisis bulbi, atrofi bulbi Terbentuk sikatrik. Ada 3 jenis sikatrik kornea,yaitu:Nebula Nebula :MakulaLekomaPenyembuhan akibat keratitis superfisialis. Kerusakan kornea pada membrana Bowman sampai 1/3 stroma Pada pemeriksaan terlihat seperti kabut di kornea, hanya dapat dilihat di kamar gelap dengan focal ilumination dan bantuan kaca pembesarMakula : Penyembuhan akibat ulkus kornea. Kerusakan kornea pada 1/3 stroma sampai 2/3 ketebalan stroma Pada pemeriksaan terlihat putih di kornea, dapat dilihat di kamar terang dengan focal ilumination / batere tanpa bantuan kaca pembesar Lekoma : Penyembuhan akibat ulkus kornea Kerusakan kornea lebih dari 2/3 ketebalan stroma. Kornea tampak putih, dari jauh sudah kelihatan. Apabila ulkus kornea sampai tembus ke endotel, akan terjadi perforasi, dengan tanda iris prolaps, COA dangkal, TIO menurun. Sembuh menjadi lekoma adheren (lekoma disertai sinekhia anterior) Keratoplasti (Ganti kornea)MACAM-MACAM KERATITIS #Keratitis berdasarkan morfologi lesi kornea Keratitis MacamKeratitis StafilokokKeratitis Herpetik (HSK)Keratitis Varicella ZoosterEpitelialErosi-erosi kecil terpulas fluoresin : 1/3 bawah korneaKhas dendritik (Kadang bulat atau lonjong) dgn edema dan degenerasi-->Lebih difus dari lesi HSK ; sesekali linear (Pseudoden drit) Keratitis PajananKeratitis AdenovirusKeratitis Sindrom SjogrenErosi-erosi kecil terpulas fluoresin : difus tetapi paling mencolok di daerah pupilEpitel rusak dan erosi-erosi kecil, pleimorfik, terpulas fluoresin : filamen epitelial dan mukosa khas ; terutama di belahan bawah kornea KeratitisErosi-erosi kecil tidak teratur terpulas fluoresin : terutama dibelahan bawah korneaKeratokonjungtivitKeratitisis vernalneutrofik dan destruksi gangglion gasseriakibat obatLesi mirip synctium, yg keruh dan berbercak kelabu, paling mencolok didaerah pupil atas. Kadangkadang terbentuk plak epitelium opakEdema epitel bebercak : difus tetapi terutama di fissura palpebrae, pukul 9 dan 3Erosi-erosi kecil terpulas fluoresin