CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari...

of 56 /56
ISSN NO: 2086-2083 Ongkos Cetak Rp. 10.000 EDISI NO.7 TAHUN KE-39/ JULI 2015 CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya

Transcript of CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari...

Page 1: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

ISSN NO: 2086-2083

Ongkos Cetak Rp. 10.000

EDISI NO.7 TAHUN KE-39/ JULI 2015

CATATAN LEBARAN

Menu Bahagia di Hari Raya

Page 2: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

2

TIM REDAKSI TR

Pembina :Kepala Kantor Wilayah Kementrian Agama

Provinsi Sumatera Barat

Pengarah :Kepala Bagian Tata Usaha Kanwil Kementerian

Agama Provinsi Sumatera Barat

Anggota Pengarah :

Kabid Dan Pembimas di lingkungan Kantor Wilayah Kementrian Agama Provinsi Sumatera

Barat ,Kepala Kantor Kementrian Agama Kabupaten/

Kota Se-Sumatera Barat

Pemimpin Redaksi :H. M. Rifki, M.Ag (Kepala Subbag Informasi dan

Humas)

Wakil Pemimpin Redaksi :Amrizal, M.Ag

Sekretaris :Risna Yanti, S.Sos.I

Wk.Sekretaris :Al Fajri, SHI., MA

Bendahara :Muslimah ,S.Th.I., M.Ag

Dewan Redaksi :Abrar Munanda, M.Ag | Amrizal, M.Ag | Ulil Amri, MA | Anton Akbar, M.Ag | Metra Suryati, S.Ag |

Risna Yanti, S.Sos.I | Muslimah, S.Th.I.,M.Ag | Efrian, S.Kom |

Ariesta Nurman Sasono, S.Hi | Rhama Eka Putra, ST | Fitra Dewi, A.Md

Kontributor Kanwil :Drs. Zilwadi | Dra. Hj. Nurjami’ah Azfa Manik |

Ariesta Nurman Sasono, S.Hi | Zulfahmi, S.Ag | Welhendri, S.Ag., MA |

Taslim Perdana, S.Kom | M.Rida, SE | Elvira Hayu,S.Kom

Reporter Daerah :Syafrizal | Agussalim |

M. Yusuf Aunur Sabri | Mardinata Jalpida | Zulkifli | Afdhal Dinilhaq |Andri Susanto | Alfia Pharma | Nori Bahar| Suhardi | Fakhmi | Milaul Hamdi | Rita Royani | David Abdullah | Azwar Hadi | Emi

Ratna Aprilana | Abuzar Ghafari | Syamsul Bahri | Diana | Yonadri | Zulhafendi | Fransica Zola | Indra

Gunawan |

Design Grafis :Efrian, S.Kom

Ade Putra, S.Kom

Sirkulasi :Arman, SE | Pranoto | Parman

| Zulfariswan S.Sos |

Alamat Redaksi :Kanwil Kemenag Sumbar Jl.Kuini No.79 B Padang,

Telp.(0751) 28220, 21686, Fax. (0751) 22583Website : http://sumbar.kemenag.go.id

email : [email protected]

Rekening PAB: Majalah PAB Kanwil Kemenag Sumbar

Bank Nagari Syari’ah Cab.Padang :No. Rek: 7100.02.20.12049-4

Percetakan : CV Sejahtera - Jakarta

Tim Redaksi menerima tulisan berbentuk cerpen, puisi dan artikel dari pembaca dan siswa

madrasah. Tulisan tersebut dikirim ke email : [email protected]

Penanda Tanganan Prasasti Peresmian Pintu Gerbang MAN 2 Padang oleh Kakanwil didampingi Kakan Kemenag dan

Ketua DWP Hj.Agrina Salman (25 I 5).ulil

Kakanwil didampingi Ketua DWP, Kakan Kemenag Kota Padang dan Kepala RA Mewisuda murid RA Ikhlas di Aula

Kanwil, Selasa (9 Juni). Rina

Kakanwil Kemenag H. Salman Menjadi Penceramah Perdana Program Ramadan babuko Basamo kerja sama Kemenag

dengan TVRI Sumbar (18-6)..ulil

Page 3: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

3

LAPORAN KHUSUS

SEPUTAR KANWIL

BERITA DAERAH

FOKUS UTAMA

FOKUS UTAMA

FOKUS UTAMA

11

12

9

7

4

20

30

LAPORAN PILIHAN

SEPUTAR KANWIL

FOKUS UTAMA

KARISMA

BERITA DAERAH

ARTIKEL

Pembaca yang budiman. Di awal penerbitan majalah edisi Juli 2015 dan dalam suasana Ramadhan 1436 H, segenap redaksi mengucapkan selamat menunaikan ibadah puasa Ramadhan 1436 H dan selamat menyongsong hari kemenangan 1 syawal. Kami juga mohon maaf atas keterlambatan kedatangan majalah edisi Juni lalu, hal itu di sebabkan karena persoalan teknis pendistribusian.

Pada edisi ini, Redaksi PAB mengupas tentang semangat Lebaran sebagai wujud rasa kebahagiaan umat Muslim setelah berpuasa selama sebulan penuh, mulai dari penelusuran seluk beluk lebaran, artikel, cerpen hingga puisi memenuhi ruang edisi kali ini. Semoga kita di beri anugerah oleh Allah SWT prediket Takwa sebagaimana yang di janjikan Allah bagi orang yang berpuasa dengan sempurna. Kita juga bermohon kehadirat Allah, kiranya Ramadhan kali ini bukanlah Ramadhan terakhir dalam hidup kita, sehingga di Ramadhan 1437 H, kita masih diberikan kesempatan untuk menambah amal ibadah kepada-Nya..

Sebagai implementasi terhadap nilai-nilai Ramadhan yang telah kita lewati, maka segenap redaksi PAB menghimbau segenap masyarakat kiranya dapat merayakan Idul Fitri dengan penuh kederhanaan jauh dari unsur hura-hura, foya-foya dan berlebih-lebihan.

Semoga Ramadhan tahun ini membuat kita makin peka terhadap nasib dan kehidupan kaum dhuafa. Selama Sebulan kita telah merasakan bagaimana nasib orang miskin yang makan hanya dua kali sehari sebagaimana kita makan hanya di saat sahur dan berbuka, bahkan ada di antara kita yang merasakan bagaimana orang fakir yang makan sekali sehari sebagaimana kita makan sekali sehari karena tidak sempat sahur, karena ketiduran.

Kiranya empaty terhadap penderitaan fakir miskin juga telah kita tunaikan dalam bentuk pembayaran zakat fitrah menjelang shalat idul fitri. Allah akan kecewa jika di hari Lebaran masih ada tetangga dan masyarakat fakir miskin yang kelaparan, tentu saja akan berimbas kepada masyarakat sekitarnya, dan bisa jadi amal ibadah puasa disekitar si miskin itu tidak sempurna di di terima Allah SWT.

Pembaca setia PAB, tayangan dokumetasi kegiatan yang di kemas dalam laporan daerah, tetap menjadi muatan wajib di majalah edisi kini, di samping tulisan dan laporan lainnya. Sekali lagi kami ucapkan selamat menikmati sajian PAB. Terima kasih.. ( Rifki)

DAFTAR ISI

Salam Redaksi

Selamat Meraih Kemenangan

53

LAPORAN UTAMA

LAPORAN KHUSUS

Menu Bahagia di Hari Raya

Menu Bahagia di Hari Raya

Madrasah Persembahkan Prestasi Nasional untuk Sumbar

Wisuda ke 31, Lulusan RA Ikhlas Me-ningkat 100 Persen

Senandung Alqur’an dari Jantung Kota Padang untuk Pelosok Negeri

PPSN Kombinasi Mentalitas Santri dan Pramuka

RA di Sumbar Mulai menggeliat dengan Prestasi

Kemenag Lima Puluh Kota Terus Bersolek

LAKSANAKAN KEGIATAN SESUAI ATURAN, PROPOSIONAL DAN PROFE-

SIONAL

Page 4: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

4 44

Catatan Lebaran

Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI

Siapa yang pernah mengalami hal ini? Bagi yang pernah, inilah trage-di paling mengerikan bagi lidah keti-ka selera sampai di ujungnya. Saat sel-era sedang tinggi untuk makan renda-ng masakan orang tercinta di hari raya Idul Fitri, pada saat itu pula yang ter-gigit bukan daging. Langkuas! Bumbu yang tak berbeda dengan daging-dag-ing dalam balutan serbuk cokelat kehi-tam-hitaman itu.

P eristiwa ini juga diabadikan pa-da banyak foto-foto yang ada di jeja-ring sosial dan dunia maya, seperti di Facebook, Twitter, BBM, Linked, Path, Instagram, dll. Dikirim dari akun yang satu ke akun yang lain, mungkin seb-agai hiburan. Bagi mereka yang pernah mengalaminya, akan senyum-senyum melihatnya. Senyum dikulum-kulum.

“Ondeh mandeh, indak ba saka!” Suaranya tertahan. Mulutnya penuh. Berbuka puasa hari itu, ia menggeru-tu. Aroma Onde-onde yang sejak dihi-dangkan sangat menggoda selera teta-pi saat dikunyah satu, ternyata terpil-ih yang indak ba saka. Pada saat itu, bermacam-macam reaksi orang. Yang jelas, menggerutu dan sakit hati. Sel-era makan onde-onde tertahan di li-dah. Termakan sudah, terasa sudah, tapi ada yang kurang. Tak bergula di dalamnya!

Minuman dingin segera diraih, agar Onde-onde segera masuk ke pe-rut. Lalu ambil yang satu lagi dengan segenap harapan Onde-onde pakai gu-la di dalamnya. Terbayang, betapa menderitanya mereka yang meneguk paksa Onde-onde itu. Wajahnya tentu masam ketika itu.

“Oi ayai... tagigik lado...” Ini di peristiwa lain lagi. Wajahnya mem-erah. Matanya menyipit. Peluh men-gucur. Tangannya menggapai-gapai ge-las plastik berisi air. Ia baru saja ter-gigit lado kutu di dalam sayur. Sayur kangkung itu dimasak bercampur cabe rawit hijau yang diiris-iris. Berbaur dengan kangkung segar berenang-re-nang di dalam kuah.

Ini ulah anggota Pramuka yang piket di tenda. Mereka mendapat gil-

“Oi mak, langkueh bukan dagiang!” Wajahnya memerah seketika. Segera ia menyambar gelas air putih, direguknya hingga tandas. Tapi aroma lang-kuas tidak pergi begitu saja dari mulutnya. Selera

makan pun hilang entah kemana.

ambah khusus oleh oknum iseng den-gan cabe rawit lebih banyak. Oknum anggota yang piket itu, segera men-dengar kabar siapa yang bernasib sial, makan lado kutu dan harus minum ban-yak. Kali ini, mereka tersenyum puas, menikmati satu dua orang yang men-gamuk karena kepedasan.

iran memasak menjelang anggota lain yang ikut kegiatan di lapangan. Ketika pasukan pulang dari kegiatan dengan selera dan penat memuncak, langsung sikat nasi dan sayur yang terhidang.

Satu dua di antara sayur yang tersedia dalam piring-piring itu, dit-

Page 5: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

55

mikirkannya. Akal bekerja punya garis batas.

Hal di atas peristiwa kehidupan yang tampak sederhana. Tak ada yang luar biasa. Tapi bagaimana, misalnya, cerita seseorang yang tak lulus ma-suk menjadi Satpam di sebuah Bank. Ia patah hati. Lalu mengambil jalur lain, jadi pedagang saja. Lalu, 15 ta-hun kemudian ia kaya raya. Suatu hari ia mengenang, seandainya ia diteri-ma jadi Satpam. Tentu saja, jalan hidupnya akan berbeda.

Pada kasus lain, ada seseorang yang menjadi sopir dengan kemam-puan akal sederhana, jika ia cekatan akan mendapat penumpang banyak. Makanya ia fokus menyetir dan menca-ri penumpang. Setiap hari, setiap wak-tu. Modal pemikiran seperti ini mem-bawanya banyak dapat uang, ia baha-gia.

Sementara sopir yang lain lagi, ia berpendapat, soal rezeki ia serah-kan kepada Allah. Ketika datang wak-tu zhuhur dan ashar tiba, ia shalat. Wa-lau pada jam tersebut, penumpang se-dang ramai-ramainya. Ia tak peduli. Rezeki sudah ada yang mengatur. Mod-al pemikiran seperti ini, ternyata ia tak kekurangan uang, ia juga bahagia.

Menyingkap NasibPernahkah terpikirkan, kenapa

di antara banyak daging itu, yang ter-pilih adalah Langkuas? Kenapa tangan memilih Onde-onde yang tak diisi gula? Kenapa mengambil piring sayur yang memang ditambah Cabe rawitnya? Sia-pa yang mengatur hal-hal demikian?

Bagi sebagian orang, persoalan ini sangat sepele, kebetulan dan tak per-lu dibahas, menghabis waktu dan biar-lah semua itu berlalu sebagai nasib na-as yang tak perlu dikenang. Tapi tung-gu dulu, ini bisa jadi persoalan serius. Tak bisa dibawa angin lalu. Ini diba-wa ke persoalan hukum. Hukum akal, hukum sebab akibat, hukum alam dan tentu saja hukum tuhan.

Mari kita simak pendapat dua ku-tub pemikiran keagamaan yang sela-lu membuat kening berkerut. Ada ku-tub Ekstrem, yang menyatakan, hidup ini sudah ada yang mengatur. Sekecil apa pun peristiwa yang terjadi di alam ini, tak akan pernah luput dari pen-gaturan tersebut. Kutub ini dalam ka-jian Ilmu Kalam, diwakili oleh paham Jabariyyah. Paham patalis, minimnya akal manusia dalam menguasai dirin-ya. Hidup ditaqdirkan oleh Yang Maha Hidup. Harus siap menerima kenyataan apa pun. Termasuk tergigit langkuas!

Ada kutub lain, yang berlawan-an dengan kutub Ekstrem, yaitu kutub

Liberal. Kutub ini menyatakan, semua yang dilakukan oleh manusia karena hasil dari oleh nalar sendiri. Akal yang berdiri sendiri, berpikir merdeka untuk berbuat sesuatu. Kutub ini dalam ka-jian Ilmu Kalam, diwakili oleh paham Mu’tazilah. Paham yang berpendapat, hukum alam sudah diturunkan Yang Maha Pencipta, Allah SWT, ke dunia. Karena itu, manusia berbuat sekehen-dak akal yang telah diberikan. Adapun wahyu, hadir sebagai tuntunan.

Sekarang, kembali ke persoalan Langkuas, Onde-onde, sayur pakai la-do kutu? Karena ditakdirkan seseorang mendapatkannya atau karena hanya pilihan akal semata? Ada banyak jaw-aban yang akan diungkapkan, namun dua kutub ini bisa kelihatan bagaimana cara berpikir seseorang. Boleh setuju boleh tidak, dua hal di atas juga sering dihadapkan menjadi pilihan dalam ke-hidupan ini. Benarlah kata orang, hid-up adalah pilihan.

Bagi yang berpikir ekstrim, terpili-hnya Langkuas dari sekian banyak dag-ing, Onde-onde tak bergula dari seki-an banyak di dalam piring, sayur pak-ai cabe rawit khusus, semua itu adalah karena nasib yang harus diterima. Sek-alipun sudah dipilih, nyatanya masih terkena juga. Sementara, bagi yang berpikir liberal, ini karena ketida-kjelian akal dalam memilih. Tidak awas dan tidak sampai sama sekali akal me-

Pernahkah terpikirkan, kenapa di antara banyak daging itu, yang terpilih adalah Langkuas? Kenapa tangan memilih Onde-onde yang tak diisi gula? Kenapa mengambil piring sayur yang me-mang ditambah Cabe rawitnya? Siapa yang mengatur hal-hal demikian?

Page 6: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

6 66

lu ada dalam kehidupan. Apalagi dalam pemahaman keagamaan, khususnya dalam area Filsafat Islam dan Teologi Islam. Ilmu ini memang mengajak olah pikir yang selalu menggiring seseorang untuk tetap kritis dengan keadaan. Bu-kan berarti harus menjadi pegangan antara satu dengan yang lainnya, teta-pi sebagai alat agar tetap menggunak-an akal dan wahyu yang tepat. Kare-na keduanya adalah Rahmat Allah SWT kepada ummat Manusia.

“Jan pakai tarompa kida sa-do e,” kata teman saya yang lebih me-milih moderat. Berada di tengah. Wa-lau ia sendiri tidak begitu menger-ti bagaimana harus memaknai dalam bentuk konseptual. Namun yang jelas, alam pikiran memang dipengaruhi oleh keluasan pengetahuan dan pengala-man.

Dua kutub ini menjadi kemestian ketika memilih jalan kebahagiaan du-nia dan akhirat. Jalan bahagia, seru-pa kata pepatah dari Hindi; aku meng-gerutu karena tak punya sepatu hing-ga aku melihat orang yang tidak punya kaki! Sederhana sekali, kecuali kalau sudah diprovokatori oleh hawa nafsu. Alam pikiran akan mengajak berpikir di luar keadaan dan diluar kemampuan. Itulah jalan penderitaan. Keinginan memang sumber penderitaan!

Pilihan HidupHidup kita memang selalu diha-

dapkan pada pilihan demi pilihan. Ada pilihan sederhana, ada pilihan tidak sederhana, ada pilihan penuh resiko, ada pilihan tidak beresiko. Ada yang harus mengadu kepada Allah SWT. Tahajud di tengah malam. Ada yang langsung saja, menurut kadar pikiran yang dimiliki. Tak perlu mengadu. Akal sudah bisa membantu untuk memilih.

Namun dalam kajian spiritual, wa-cana ini tidaklah bisa sesederhana itu. Apalagi dalam filsafat. Kutub-kutub pe-mikiran selalu memberi corak tersend-iri bagi kesuksesan seseorang. Mereka yang dinamis, biasanya mampu mele-wati setiap gelombang, seperti pemain selancar pada gelombang di lautan. Ada pula yang harus melalui sarat den-gan jatuh bangun.

Begitulah. Kata-kata bijak yang selalu memberi pencerahan; kita me-mang tidak bisa merubah arah angin tapi kita bisa merubah arah layar. Per-tanyaannya, bagaimana dengan hal-hal prinsip dalam agama? Di sini sering tergelincir, kadang-kadang anggapan prinsip dalam agama ternyata tidak begitu prinsip. Di sini pula, senyatan-ya, pengetahuan agama sangat menen-tukan, termasuk teologi.

Hal-hal di atas tadi menggambar-kan suasana pemikiran ekstrim dan liberal di tengah ummat. Wacana ini merupakan dasar kajian yang penting namun jarang menjadi pendekatan. Karena memang menjadi kajian yang dianggap paling rawan. Tidak semua orang bisa masuk ke wilayah ini. Apa-lagi di tengah masyarakat yang mu-lai serba praktis. Kalau diajak berpikir agak sedikit mengerut kening, mereka cenderung tak mau. Tak ada gunanya.

Wacana ekstrim-liberal tidak akan pernah habis. Meminjam istilah Har-un Nasution (1919-1998), tradisional-ra-sional merupakan dua kutub yang sela-

Bahagia Idul Fitri Idul Fitri adalah segenap ceri-

ta bahagia. Bersalam-salaman, seru-pa orang pulang menang perang. Ter-pancar kebahagiaan pada hari nan fitri. Perang bathin melawan hawa nafsu sa-tu bulan penuh sudah dilewatkan. Ta-hun depan berharap masih bisa berte-mu kembali. Ini juga pilihan. Keharu-san di hari nan fitri.

Hari-hari berikutnya, kita kemba-li diganyang nasib yang mengitari ja-lan hidup. Kita mesti memilih agar se-lamat, agar bahagia. Alam pikiran kita memang menjadi tuas yang akan men-gambil jalan. Namun apakah alam piki-ran yang menjadi penalaran itu selalu ditambah dengan pengetahuan? Ada-kah iman di dada akan diajak serta? Apakah semata hanya nafsu dan keingi-nan dari perut saja? Kembali kita men-jalani sebuah renungan bijak usai leb-aran ini. Hidup akan selalu mengantar-

kan pilihan-pilihan untuk dijalankan. Sebagai menu kehidupan.

Menu bahagia adalah pilihan teta-pi tidak bisa serta merta mendapat-kan bahagia. Selalu ada jalan berliku lebih dahulu, selalu ada pahit sebelum manis. Selalu apa yang kita pikirkan, kita rasakan, tak semudah dijalank-an. Tetapi yang perlu, hidup kita, ki-ta yang pikirkan. Hidup itu apa yang kita pikirkan. Semua itu membutuhkan spiritualitas. Tidak bisa lepas. Serupa kita menjalankan ibadah puasa, ber-lapar-lapar hingga berbuka. Manis dan indah terasa ketika berbuka dan ketika Idul Fitri tiba.

Selamat hari raya Idul Fitri, mo-hon maaf lahir dan bathin. Pilih jalan dan menu kehidupan yang paling mem-bahagiakan. Awas tagigik langkueh! Salam. [] (Penulis Jurnalis Senior dan Dosen Fakultas dan Ilmu Komunkasi IAIN Imam Bonjol Padang)

FENOMENA IRONIS DI HARI KEMENANGAN

Oleh: H. M. Rifki. M.Ag

Page 7: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

7

Wajah penuh suka cita, senyum merekah mewarnai suasana hati kaum muslimin menyambut datangnya hari kemenangan. Se-antero dunia bergem-bira menyambut datangnya bulan sy-awal. Setelah sebulan penuh menah-an lapar, haus dan hal-hal yang dapat mengurangi bahkan membatalkan iba-dah puasa. Segenap shoimin dan sho-imat merasakan kemerduan lantunan takbir, tahmid dan tahlil di malam 1 syawal.

Sorak sorai penuh tawa mewarnai jalanan kampung di pedesaan. Kemi-lau obor-obor rakyat, menerangi bu-mi diiringi dengan lantunan kalimat tauhid. Truk dengan bak terbuka, mo-tor dan mobil pribadi bahkan dengan becak seadanya pun ikut asyik masyuk dengan suasana lebaran nan suka cita.

Sungguh pengalaman yang mengha-rukan nan selalu di tunggu-tunggu ma-syarakat tiap tahunnya. Sedih bercam-pur kerinduan melanda warga yang ti-dak bisa ikut larut dengan suasana demikian.

Kondisi seperti ini, memang telah di gambarkan Rasulullah dalam had-itsnya yang menyatakan bahwa ada dua kebahagiaan bagi orang berpua-sa yakni, kebahagian pertama tatkala mereka merasakan nikmatnya berbuka puasa. ( baik berbuka puasa tiap hari maupun berbuka di saat malam tera-khir ramadhan, menyambut lebaran).

Sementara kebahagiaan kedua orang berpuasa adalah tatkala mas-ing-masing orang berpuasa melapork-an eksistensi puasa yang mereka laku-kan setiap tahun di hadapan Allah di suatu masa kelak.

Keceriaan dan kemeriahan me-nyambut datangnya Idul Fitri semesti-nya di jalani dengan mengedepankan kaidah ajaran Islam yang kaffah, seka-ligus mengedepankan prinsip kesale-han sosial dengan menjalin silaturrah-mi harmonis.

Namun, dalam perjalanan pener-apan idul fitri, terkadang ada beber-apa kebiasaan sebagian masyarakat yang menyalahi ketentuan syariat Is-lam bahkan melanggar hubungan sos-ial yang harmonis.

Menurut pantauan penulis, ada be-berapa kebiasaan jelek yang di jalani sebagian masyarakat dalam memeri-ahkan hari Raya Idul Fitri, kiranya per-lu di introspeksi dan di perbaiki di ma-sa datang. Kebiasaan jelek tersebut antara lain:

MEMAKNAI LEBARAN DENGAN MELEBARKAN

KEINGINAN

Entah dari mana asal kata Leba-ran yang di pakaikan pada perayaan Idul Fitri itu berasal. Dari pemaha-man katanya saja sudah mengandung pengertian negatif. Lebaran yang ber-dasar dari kata Lebar dan di tambah kata akhiran an. Berarti ada kata dasar Lebar.

Apa singkronisasinya dengan Idul Fitri. Saya hingga kini belum tahu per-sis sejarahnya kenapa di pakai istilah Lebaran untuk Hari Raya. Kenapa tidak Akbar saja yang mengandung pema-haman Kebesaran Allah, yang seja-lan dengan kalimat tahmid, takbir dan tahlil.

Kadang-kadang sebagian masyara-kat mengalami salah penafsiran den-gan penggunaan Idul Fitri dengan kata Lebaran tersebut. Sehingga ada di an-tara mereka yang merayakan Idul Fitri dengan melebarkan keinginan. Mere-ka melebarkan nafsu setelah sebulan penuh di kekang selama Ramadhan. Naudzubillahi min dzalik.

Praktek yang dilakukan cenderung melampai batas, jauh dari ketentu-an ajaran Islam. Mereka rayakan Idul Fitri dengan mengumbar kemewahan, mulai dari cara berpakaian, berbagai

perhiasan, dan makan makanan den-gan berlebih-lebihan. Bahkan ada yang menghiasi Idul Fitri dengan minuman keras.

Coba kita renungkan, bagaima-na perasaan si fakir miskin, tatkala ki-ta sama-sama berangkat dari rumah menuju lapangan shalat Idul Fitri. Mer-eka saksikan se akan-akan ada perlom-baan kemewahan di peragakan oleh sebagian masyarakat yang baru usai berpuasa.

Mereka hanya bermodalkan zakat fitrah yang hanya melapangkan ke-hidupannya di hari Raya tersebut, lalu setelah idul fitri berlalu mereka kem-bali ke suasana kelaparan dan serba kekurangan. Mereka kembali berpuasa menahan lapar tiada berujung.

Bukankah harusnya, Ramadhan me-nyadarkan kita, arti solidaritas. Orang kaya semestinya ber empaty terhadap fakir miskin, sehingga mereka mera-sakan bagaimana lapar dan haus me-landa, tatkala kita hanya makan dua kali sehari yakni di saat sahur dan ber-buka, bahkan ada di antara kita yang makan sekali sehari, di sebabkan kare-na ketiduran waktu sahur.

Oleh karena itu, kita kembali kan kepada ajaran Islam yang menyuruh ki-ta merayakan Idul Fitri dengan bersa-haja, jauh dari kesan bermewah-me-wahan dengan tetap mengedepankan

FENOMENA IRONIS DI HARI KEMENANGAN

Oleh: H. M. Rifki. M.Ag

7

Page 8: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

8 888

PENGEMIS BERBALUT MENAMBANG

Tidak ada satu ajaran Islam pun yang mengajarkan umatnya untuk menjadi pengemis dan meminta-minta di saat Idul fitri. Rasulullah murka jika masih ada orang kelaparan di hari raya Idul Fitri sehingga puasa orang di seki-tarnya tidak akan sempurnya di terima Allah. Makanya waktu yang tepat me-nyerahkan zakat fitrah adalah malam takbiran atau sebelum shalat Idul Fitri, tujuannya tak lain adalah untuk men-gantisipasi agar si miskin tidak memin-ta-minta di saat syawal tersebut.

Ironis memang, di sebagian tempat masih ada orang miskin yang meman-faatkan situasi keramaian shalat idul Fitri untuk tetap ber operasi dengan meminta-minta di saat shalat Idul Fitri. Mereka tetap mengais rezeki dari bu-daya mengemis. Saya termasuk orang yang dongkol jika masih menyaksikan ada peminta-minta di hari Raya Idul Fitri. Harus ada ketegasan semua pihak untuk menyadarkan pengemis untuk ti-dak meminta-minta di hari raya idul fitri dan menyadarkan muzakki untuk mendistribusikan zakat fitrah di wak-tu yang afdhal.

Di sisi lain, tak jarang pula kita saksikan rombongan anak-anak, seak-an tanpa di komando, sehabis shalat Idul Fitri, mereka bergerak menuju rumah-rumah masyarakat untuk men-jalankan budaya “menambang”. Tak perduli apakah penghuni rumah ke-nal atau tidak kenal dengan mereka,

yang jelas mereka ucapkan salam la-lu hanya berdiri di depan rumah sam-bil menunggu si empunya rumah kelu-ar dengan membawa uang kertas baru. Habis itu mereka pergi ke rumah lain-nya untuk melanjutkan misi menam-bang.

Budaya seperti ini, menurut saya mengajarkan anak-anak untuk menjadi pengemis. Sehingga tak jarang mereka kelak dewasa bisa jadi menjadi penge-mis berdasi. Budaya ini harus di henti-kan. Cukuplah mereka melakukan sila-turahmi kepada keluarga dekat/ jauh dan teman dari orang tua mereka. Se-hingga tatkala si pemilik rumah mem-beri mereka ampau hari raya, kesan-nya adalah memberi kepada kepada kemenakan/ keluarga bukan memberi kepada pengemis jalanan.

solidaritas sosial.

HARI-HARI PENUH “PEPERANGAN”

Kebiasaan turun temurun dari se-

bagian anak-anak kita di saat Idul Fitri, adalah merayakannya dengan membe-li pistol-pistol mainan. Dulu di zaman tahun 1970-1980-an, anak-anak han-ya mengenal pistol air. Tapi kemajuan teknologi saat ini, pistol mainan anak-anak sudah mirip dengan pistol TNI-Polri yang biasa di pakai di medan per-tempuran.

Pistol laras panjang itu pun sudah berisi peluru plastik. Tembakannya ju-ga menyakitkan. Bahkan tidak jarang ada anak-anak yang menghabiskan si-sa bulan syawal di Rumah sakit, karena mata mereka tertembak pistol mainan berpeluru.

Kenapa kebiasaan ini selalu terjadi. Tidak adakah permainan alternatif lainnya untuk anak-anak di saat leba-ran. Kadang-kadang pemandangan iro-nis kita saksikan selama perayaan idul fitri. Ada ojek motor yang di lengkapi dengan kelambu anti peluru. Ada anak-anak saling menembak ketika truk bak terbuka berisi puluhan anak-anak sa-ling tembak menembak tatkala truk mereka berpapasan.

Semestinya pasca Ramadhan men-didik kita untuk memperkuat silatur-rahmi. Menjaga dan memupuk hubun-gan sosial yang harmonis. Bukan men-gajarkan anak-anak untuk saling me-nyakiti. Kita tidak menginginkan ad-anya sikap mental yang salah terhadap putera putri kita di saat Idul Fitri. Jan-gan sampai mereka bangga menyaksi-kan orang lain terluka dan teraniaya gara-gara menjadi sasaran peluru pis-tol mainan.

Kita harus mulai berfikir men-carikan alternatif permainan yang mengedepankan arti silaturrahmi dan persaudaraan tanpa menafikan dunia perkembangan anak-anak.

Page 9: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

999

MASJID SENYAP, PANTAI

SESAK

Pemandangan keramaian Masjid dengan segala aktifitas ramadhannya, biasanya hanya berlangsung di awal ra-madhan saja. Tatkala ramadhan makin meninggalkan kita, maka manusia pun mulai meninggalkan masjid.

Semula masjid/surau siang malam berdentang dengan kegiatan pesantren ramadhan, tadarusan sampai tengah malam, hingga berbagai ceramah dak-wah yang tak kenal waktu. Semua akan kembali seperti biasa tatkala ramad-han usai. Masjid kembali di ramaikan oleh tiang-tiang penyangga dan beber-apa orang pengurus yang masih setia.

Pola keramaian masyarakat bera-lih dari masjid ketempat pusat kera-maian lainnya. Pesisir pantai ramai berdesak desakan. Ruas jalan tera-sa sempit karena di isi truk-truk sawit yang membawa anak manusia menuju tempat hiburan. Kadang-kadang are-na pesta pantai di bumbui pula dengan penampilan tarian artis yang menghe-bohkan. Seolah mereka lupa, seakan berada di dunia gemerlap (dugem) bu-kan di Hari Raya.

Bukankah Ramadhan hakikatnya bulan latihan. Latihan rajin beriba-dah, latihan mengendalikan nafsu, lati-han shalat berjamaah,dll. Maksudnya, selepas Ramadhan semua menjadi ke-biasaan yang mesti di pertahankan di luar Ramadhan. Tapi yang terjadi jauh dari perkiraan.

Ramadhan berlalu begitu saja, ak-tifitas mereka kembali seperti sebe-lum ramadhan, seakan Ramadhan tak memiliki dampak/ impact terhadap prilaku mereka. Mereka menunggu datangnya ritual Ramadhan tahun yang akan datang. Padahal tidak seorang

pun mampu memprediksi apakah mer-eka akan bertemu dengan Ramadhan berikutnya.

Demikian beberapa fenomena se-bagian masyarakat dalam ber-hari raya yang dipaparkan, semoga menjadi pe-mikiran positif bagi pihak yang berkom-peten. Kiranya kita mampu menemu-kan solusi kreatif dalam memberikan pencerdasan kepada umat dalam me-maknai Hari Raya Idul Fitri yang sesuai dengan Syariat Islam.

Pemandangan keramaian Masjid den-gan segala aktifitas ramadhannya, bi-asanya hanya berlangsung di awal ra-madhan saja. Tatkala ramadhan makin meninggalkan kita, maka manusia pun

mulai meninggalkan masjid.

Page 10: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

101010

Madrasah Persembahkan Prestasi Nasional untuk Sumbar

Padang, PAB - Kementerian Agama provinsi Sumatera Barat terus berusa-ha untuk meningkatkan kualitas pelay-anan pendidikan di Sumatera Barat. Berbagai kegiatan dan program diran-cang untuk mewujudkannya, sampai ke tingkat Kankemenag dan madrasah se-bagai gardu terdepan dalam pelayanan pendidikan. Peningkatan pelayanan ini juga ditandai berbagai prestasi.Prestasi penting yang berhasil diraih Kementerian Agama provinsi Sumatera Barat, Juara 1 Lomba PBB Pada keg-iatan Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) yang dilaksanakan di Magelang Mei 2015 lalu. Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional (PPMN) 2015 merupakan wujud dukungan Ke-menterian Agama dalam merevitalisasi gerakan pramuka di Indonesia khusus-nya dari aspek pendidikan dasar dan menengah.

Kontingen yang berjumlah 28 orang ini dipimpin langsung Kakanwil Ke-menag Sumbar Drs. H. Salman, MM dan Kabid Pendidikan Madrasah Drs. H. Ar-tis Arjun, M.M.Pd serta Kasi Kesiswaan Drs. Kasmir, MM bersama 2 orang pela-tih, 2 orang pendamping, 5 orang offi-cial dan 16 orang siswa madrasah yang berasal dari beberapa kabupaten ko-ta yang dipilih berdasarkan hasil selek-si yang dilakukan beberapa waktu lalu.

Di hadapan lebih dari seribu adik-adik pramuka Madrasah Aliyah per-wakilan setiap provinsi di Indone-sia, Menag menyampaikan harapan-nya agar mereka dapat mengisi keg-iatan pramuka dengan aktivitas yang bermanfaat untuk masa depan. “Sa-ya berharap gerakan pramuka di madrasah dapat menjadi ben-teng pertahanan penyebaran vi-rus dekadensi moral remaja,” te-gasnya.

Dengan begitu, Menag yakin anak-anak madrasah, melalui gerakan pramuka akan tumbuh menjadi ben-teng pertahanan NKRI, serta banteng keislamanan dan keindonesiaan.

Selain itu, Menag juga menga-jak adik-adik pramuka madrasah un-tuk menjadikan kegiatan PPMN ini se-bagai awal yang baik dalam berlatih kepemimpin dan menjadi warga nega-ra yang hebat, kuat, dan berkarakter. “Percuma kita pintar dan mem-punyai IQ tinggi, jika kita tidak bermanfaat bagi sesama,” te-gasnya.

Menag meminta adik-adik pramu-ka madrasah untuk menjadi ang-gota pramuka yang berkarakter dan berintegritas. Menurutnya, anggota pramuka dituntut tetap memegang ni-lai-nilai idealisme yang tinggi agar kip-

rahnya bisa bermanfaat bagi orang lain. “Ingat, anggota pramuka bukan hanya berfikir untuk diri sendi-ri, tapi apa yang bisa dilakukan untuk orang lain,” pekiknya. “It-ulah tipologi aktivis yang layak menjadi calon pemimpin bang-sa,” tandasnya.

Madrasah Sumbar Raih Adi-wiyata Nasional

Sementara itu, beberapa madrasah juga berhasil meraih penghargaan Adi-wiyata Mandiri Tahun 2015. Sekolah Adiwiyata ini menerima penghargaan dari Presiden Republik Indonesia, Joko Widodo bersama penyerahan penghar-gaan Kalpataru. Pengumuman dan pe-nyerahan penghargaan sekolah Adi-wiyata Mandiri merupakan salah sa-tu puncak rangkaian peringatan Hari Lingkungan Hidup 2015 di Indonesia.

Penganugerahan penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandiri ini dilaku-kan langsung Presiden RI, Ir. Joka Widodo di Istana Kepresidenan Bogor pada Jumat, 5 Juni 2015.

Adiwiyata merupakan salah satu penghargaan lingkungan hidup yang di-berikan Kementerian Lingkungan Hid-up. Penerimanya sekolah-sekolah yang dinilai berbudaya lingkungan. Tujuan-nya untuk mewujudkan warga sekolah yang bertanggung jawab dalam upaya perlindungan dan pengelolaan lingkun-gan hidup melalui tata sekolah yang baik untuk mendukung pembangunan berkelanjutan.

Sebagai salah satu lembaga yang turut serta mendidik dan mencer-daskan anak bangsa dilandasi dengan iman dan taqwa, Madrasah juga ber-tanggung jawab dalam upaya perlind-ungan dan pengelolaan lingkungan hidup. Sejak dimulai kegiatan ini, ti-dak sedikit madrasah yang telah ber-

hasil meraih penghargaan ini. Tahun 2015 ini, dua madrasah berhasil meraih penghargaan Sekolah Adiwiyata Mandi-ri yakni MTS Negeri Kuranji, Kota Padang dan MTS Negeri IV Ang-kat Candung, Kab. Agam.

Keberhasilan lainnya yang diraih Bidang Pendidikan Madrasah dengan diterimanya piagam penghargaan EMIS Award atas keberhasilan Madrasah se Sumatera Barat melakukan Updating Data EMIS Online Semester Genap Ta-hun Pelajaran 2014/2015. Penghargaan ini merupakan dukungan dari seluruh madrasah dan RA untuk mensukseskan program pendataan satu pintu EMIS.

Kabid Pendidikan Madrasah mene-gaskan bahwa hasil pendataan EMIS ini akan digunakan sebagai dasar pengam-bilan kebijakan di Bidang Pendidikan madrasah mulai dari perencanaan Pro-gram, Pemberian bantuan rehab dan RKB, BOS, kartu Indonesia Pintar dan lain sebagainya. (Fauqo/Im/Rina)

Presiden RI Ir. Joko Widodo meny-erahkan tropy Adiwiyata Mandiri 2015 kepada Kepala MTsN Kuranji Dra. Hj.

Marlina di Istana Bogor pada tanggal 5 Juni 2015 yang lalu.

Page 11: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

1111 1111

Geliat Tim Ramadhan Provinsi Berdakwah Lebih Dekat Kepada Masyarakat

Padang, PAB - Telah menjadi Komit-men Kementerian Agama untuk bersat-upadu dengan pemerintah daerah dan berbagai pihak untuk meningkatkan pelayanan kehidupan beragama kepa-da masyarakat. Untuk menghidupkan kegiatan di bulan Ramadhan 1436 H, Kementerian Agama bersama Pemer-intah Provinsi melaksanakan kegiatan safari ramadhan keberbagai daerah di Sumatera Barat.

Safari Ramadhan yang daksanakan oleh berbagai instansi ini terbagi ke-dalam beberapa tim. Kanwil Kemen-terian Agama tergabung dalam Tim 1 bersama Gubernur Sumatera Barat yang melakukan kunjungan safari Ra-madhan sebanyak 15 kali ke seluruh wilayah Sumatera Barat. Tim yang dik-etuai oleh Gubernur Sumbar H.Irwan Prayitno beranggotakan 14 orang yang berasal dari pemprov sumbar dan Kan-wil Kemenag.

Pada setiap Kunjungan yang di-lakukan rombongan selalu memba-wa ustad yang memberikan ceramah dan imam. Dalam sambutannya guber-nur selalu mengajak masyarakat un-tuk mensyukuri nikmat yang telah di-dapatkan agar kehidupan kita dapat

beralan dengan tenang. “Kita harus menjadi masyarakat yang bi-sa bersyukur terhadap semua yang telah kita miliki, seperti kemauan pembangunan ma-syarakat sumatera barat”.

Hari pertama Ramadhan Guber-nur beserta rombongan mendatan-gi masjid al-Imam Gunung Pangilun Padang. Pada setiap kunjungan safa-ri ramadhan Gubernur dan Rombon-gan memberikan bantuan berupa uang dan Al-Quran untuk masid yang dikun-jungi (18/6).

Pada hari kedua sesuai dengan jadwal yang telah dibuat tim yang melakukan kunjungan ke masjid Istiqa-mah Air Bangis Pasaman Barat jumat (19/6). Adpun daftar kunjungan Tim Ramadhan yang diketuai oleh Guernur akan mengunjungi :

Masjid Nurul Huda Korong Gadang Kuranji Padang (21/6), Masid Baiturrahman Nagari Sungai Lansek Sijunjung (22/6), Masjid Mukhlisin Padang Sarai Koto Tangah ( 23/6), Masjid Jamiaturrahman nagari Kambang Pesisir Selatan (24/6),

Masid raya Sijunjung (25/6), Masjid Makmur Simabur Tanah Datar ( 26/6), Masjid Baitul Mukminin Sungai Talang Kabupaten Lima Puluh Kota (29/6), Masid Raya Koto Baru Solok (30/6),Masid Baiturrahman Lolong Karan Padang (1/7), Masjid Raya Kasiak Koto Sani Singkarak (2/7), Masjid Nurul Huda Tarusan Pe-sisir Selatan (4/7), Masjid jamiak Binuang Pasaman (8/7), Masjid baitul makmur Belimb-ing Padang (9/7).

Kunjungan Tim Gubernur ini sela-lu diikuti oleh Kanwil Kemenag Sum-bar dan kakankemenag Kabupaten Ko-ta yang didatangi. (ulil)

Page 12: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

121212

Padang, PAB - Prestasi Madrasah di du-nia pendidikan tidak lagi diragukan. Kementerian Agama yang menaungi lembaga pendidikan agama ini selalu memacu prestasi siswa dengan bebagai ajang lomba. Salahsatunya melalui ke-giatan Kompetisi Sains Madrasah (KSM) yang digelar Bidang Pendidikan Ma-drasah Kanwil Kemenag Sumbar di MAN 2 Padang, Senin (15/6) lalu.

Iven tahunan ini diikuti 500 leb-ih siswa madrasah se Sumatera Barat. Mulai dari tingkat MI, Mts dan MA. Ke-giatan ini dilaksanakan serentak se In-donesia yang dimulai tepat pukul 09.00 WIB dengan waktu 90 menit. Kepala Bi-dang Pendidikan Madrasah H. Artis Ar-jun mewakili Kakanwil membuka KSM di hadapan Kakan Kemenag se Suma-tera Barat dan Kepala Madrasah yang siswanya ikut dalam kompetisi ini.

Menurut Ketua Panitia Kasmir, KSM kegiatan yang memberikan perhatian pada kekuatan jiwa, otot dan otak siswa dalam mengembangkankreatifit-as dan prestasi serta mutu madrasah. Kompetisi ini salahsatu proses pembe-lajaran untuk berekspresi, bertindak sportif serta beraktualisasi diri, tutur Kasmir.

Dikatakannya, KSM bertujuan me-ningkatkan mutu pendidikan sains ma-drasah secara komprehensif melalui penumbuhkembangan budaya bela-jar, kreatifitas dan motovasi meraih prestasi terbaik dengan kompetisi yang sehat dan menjunjung tinggi sportifit-as serta nilai-nilai islam dalam mema-hami sains.

Kasmir, Kasi Kesiswaan Bidang Penmad ini melaporkan bahwa ada 9 bidang studi yang diperlombakan. Matematika dan Agama Islam untuk semua tingkatan, IPA tingkat MI, Bilogi tingkat MTs dan MA, Fisika tingkat MTs dan MA, Kimia tingkat MA, Ekonomi tingkat MA, Geografi tingkat MA serta Tafsir dan Hadits tingkat MAK.

Sementara H. Artis Arjun Kepala Bidang Penmad ketika membuka ke-giatan berskala nasional ini sangat bangga dengan prestasi yang telah di-raih madrasah bahkan prestasi ini su-dah sampai ke international. Seperti yang diraih MAN IC serpong, satu-sat-unya perwakilan Indonesia dalam Mod-el United Nation (MIMUN) di Moscow, Rusia.

Namun Artis sangat menyayangkan madrasah di Sumatera Barat tidak di-beri kesempatan untuk ikut di olim-piade atau ajang sejenis yang dilak-sanakan Dinas Pendidikan. Kabid Pen-mad akan menuntut dan mempertan-yakan kenapa madrasah tidak bisa ikut dalam olimpiade tersebut.

“Kita sangat menyayangkan di Su-

Didiskriminasi Ikut Olimpiade, Madrasah Tetap Lebih Baik

HASIL KSM PROVINSI SUMATERA BARAT TAHUN 2015

matera Barat madrasah tidak bisa ikut dalam ajang olimpiade. Sementara se-cara nasional madrasah di Provinsi lain bisa ikut dalam ajang yang sama. Kita akan tuntut dan pertanyakan kenapa madrasah tidak bisa ikut”, kata Artis diiringi tepuk tangan siswa dan guru.

“ini seperti ada diskriminasi. Atau “ketakutan” (menirukan ungkapan Ka-kan Kemenag), karena prestasi Ma-drasah di Sumatera Barat sudah san-gat diperhitungkan. Hari ini, bebera-pa madrasah menerima penghargaan adiwiyata dari Gubernur. Bahkan ada dua madrasah kita menerima adiwaya-ta nasional dari presiden”, ungkap Ka-bid Penmad.

Diakhir sambutannya juga me-nyampaikan bahwa prestasi madrasah hanya kurang di ekspose di media mas-sa. Kepada peserta KSM berpesan un-tuk berfastabiqul khairat, berlomba-lomba dalam kebaikan.

Suasana Ujian KSM di MAN 2 Padang (rina)_2

Setelah beberapa hari, usai keg-iatan berskala nasional ini panitia telah menemukan pemenang yang akan me-wakili Sumatera ke KSM Nasional Agus-tus mendatang. Dari 28 bidang study (agama dan umum_red) hanya 11 (se-belas) bidang study yang diutus ke KSM Nasional. Siswa utusan Sumatera Barat ini telah berhasil menyingkirkan siswa kab/kota lain dengan meraih peringkat satu. Berikut nama siswa yang meraih tiket ke KSM Nasional di Palembang Agustus Mendatang. Rina_Risna

Page 13: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

131313

Padang, PAB - Wisuda moment yang paling ditunggu setiap orang. Namun bagi murid TK RA ikhlas ini wisuda ma-sih seperti arena bermain. Seakan tak menjadi istimewa bagi mereka. Wisu-da sebuah penghargaan bagi murid RA ikhlas yang telah menamatkan iqra.

Menutup tahun pelajaran 2014/2015, Raudhatul Athfal (RA) Ikh-las gelar wisuda dan perpisahan. Wisu-da RA Ikhlas binaan Dharmawanita Kanwil Kemenag ini sudah ke yang 31 kalinya sejak berdiri tahun 1984. Un-tuk tahun 2015 ini ada 187 murid yang tamat 136 diantaranya wisuda iqra.

Kepala RA Gusnelawati, ketika di-wawancara mangatakan jumlah murid yang lulus tahun ini dua kali lipat leb-

Wisuda ke 31, Lulusan RA Ikhlas Meningkat 100 Persen

Kakan Kemenag Kota Padang, H. Japeri bersama Sekretaris DWP, H. Elita Bustari mewisuda dan membagikan Al-qur’an kepada mu-

rid RA Alikhlas (Rina)

Suara hiruk pikuk mengisi setiap sudut ruangan. Baju kebesaran wisuda tak halangi mereka berekspresi. Berlari ke sana kemari tanpa beban. Yaaahhh.... tingkah murid RA Ikhlas membuat geregetan setiap orang tua dan tamu un-

dangan. Senyum simpul mengiri setiap tingkah lucu mereka.

ih banyak dari tahun sebelumnya yang hanya berjumlah 98 orang. Hal ini ju-ga bertambahnya jumlah lokal yang dibangun 2103 lalu. Sehingga murid yang setiap tahun meningkat bisa ter-tampung.

“Tahun pelajaran 2014/2015 ada 190 murid, tiga diantaranya mengu-lang karena belum cukup usia untuk masuk SD/MI. Dari 187 murd yang lu-

lus tahun ini, 136 sudah bisa mengikuti wisuda iqra. Artinya mereka telah bisa membaca alqur’an dengan lancar, ung-kap Nela sapaan akrabnya.

Hadir dalam acara istimewa ini Ka-kanwil Kemenag Sumbar, H. Salman, Ketua Dharmawanita Ny. Agrina Salman beserta pengurus, Kakan Kemenag Ko-ta Padang, H. Japeri bersama bebera-

“Tahun pelajaran 2014/2015 ada 190 murid, tiga dianta-ranya mengulang karena belum cukup usia untuk ma-suk SD/MI. Dari 187 murd yang lulus tahun ini, 136 su-dah bisa mengikuti wisuda iqra. Artinya mereka telah

bisa membaca alqur’an dengan lancar, ungkap Nela sa-paan akrabnya.

Page 14: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

1414

pa pejabat di jajarannya.Ny. Agrina Salman sekaligus pem-

binan RA Ikhlas dalam sambutannya menyampaikan bahwa RA didirikan dan dibina Dharmawanita Kanwil Ke-menag Sumbar. Kini RA yang berdi-ri 17 Desember 1984 sudah berusia 31 tahun. Tujuan RA didirikan membantu meletakkan dasarke arah perkemban-gan sikap prilaku, pengetahuan, keter-ampilan dan daya cipta yang diperluka anak didik. Agar mereka menjadi mus-lim yang menghayati dan mengamal-kan, papar Istri Kakanwil ini

Dikatakannya, Raudhatul Athfal merupakan satuan pendidikan anak usia dini yang memiliki karakteristik keagamaan. Maka tujuan pendidikan RA harus memunculkan ciri khas ke-agamaan. Seperti, membaca Al-qur’an, belajar shalat, belajar hadist dan pen-didikan agama lainnya, kata AgrinaSementara Kakanwil Kemenag, H. Salman tak bisa mengungkapkan kekagumannya melihat murid-murid RA Ikhlas yang selama kegiatan ber-langsung, ribut dan sibuk dengan di-ri dan teman-temannya. Sehingga ke-giatan wisuda tak seperti wisuda um-umnya yang pernah dilaksanakan.Kakanwil mengucapkan terimakasih kepada Kepala, guru dan dharmawa-nita yang telah membeikan perhatian dan sumbangsih untuk kemajuan RA Ikhlas. Kepada walimurid H. Salman

juga mengucapkan terimakasih kare-na telah mempercayakan pendidikan anak-anaknya di RA binaan dharmawa-nita Kanwil Kemenag.“Anak-anak RA, anak kita bersama. Ki-ta memilki kewajiban yang sama men-didik mereka menjadi penerus bang-sa yang memiliki mental dan keiman-an yang kuat untuk memimpin bangsa ke depan. Saya yakin 20 atau 30 tahun lagi mereka lebih hebat dari kita seka-rang, ungkap Kakanwil dihadapan ratu-san murid dan walimurid.Perpisahan dan wisuda iqra’ ini meriah

dan sangat kental dengan nuansa keke-luargaan. Sesekali muncul rasa bangga dan haru orangtua melihat kreatifitas mereka dalam balutan tari dan lantu-nan lagu islami dari anak-anak RA ini. Rina_risna

Page 15: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

15

Padang, PAB - Ramadhan 1436 H ramadhan penuh berkah bagi jajaran Kanwil Kementerian Agama Sumatera Barat. Berbagi prestasi dan program diluncurkan dalam bulan penuh berkah ini. Perolehan opini WTP dan Laporan Keuangan terbaik kategori Satker terbesar hadiah terindah bagi jajaran Kemenag.

Setelah menjalin kerjasama den-gan televisi lokal dalam program Syiar ramadhan, Kanwil Kemenag pun men-jalin kerjasama dengan RRI Padang dalam program tadarus. Tadarus ini ju-ga bekerjasama dengan STAIPIQ (Seko-lah Tinggi Agama Islam Pendidikan Il-mu Alqur’an).

Mengawali kegiatan tadarus ini, Wali Kota Padang bersama Kakanwil yang diwakili Kabag TU, membuka ke-giatan ini jumat (19/6) lalu. Hadir pe-jabat di Lingkungan Kanwil Kemenag, Pimpinan RRI dan STAIPIQ bersama mahasiswa yang akan mengisi ruang udara RRI dengan lantunan ayat suci Al-qur’an.

Walikota Padang, H. Mahyeldi An-sharullah ketika membuka kegiatan ini mengatakan bahwa program tadarus ini harus tetap ada. Karena tadars men-jadi bukti dari falsafah adat minangka-bau, adat basandi syarak syarak basan-di kitabullah (adat bersendikan syara’ syarak bersendikan abdulla_red).

Walikota mengucapkan terimakasih yang sedalam-dalamnya kepada Kanwil Kemenag, Staipiq dan RRI atas eksisnya program tadarus ini.

“saya bersyukur dengan program yang menyuarakan alqur’an di tengah-tengah ma-syarakat. Khusus untuk Staipiq

Senandung Alqur’an dari Jantung Kota Padang untuk Pelosok Negeri

yang telah menghadirkan ma-hasiswanya, mudah-mudahan Staipiq tetap melahikan qori dan hafiz yang menjaga kemurnian Al-qur’an”, ungkap H. Mahyeldi.

“Dengan adanya kegiatan tadarus yang diperdengarkan melalui udara masyarakat bisa mendengarkan dan mengikuti lantunan ayat-ayat suci alqur’an ini. Disamping itu, masyarakat juga bisa membetulkan bacaan dan qiraat mereka dengan baik dan tepat, tambah Walikota Ibukota Sumbar ini.

Walikota yang terkenal denga pro-gram religius ini menyatakan ini adalah ruhnya masyarakat minangkabau yang terkenal dengan masyarakat religi-us. Menyambut peringatan hari ke-merdekan RI ke 70, Mahyeldi akan melakukan doa bersama di mesjid-mesjid yang ada di Kota Padang un-tuk mendoakan bangsa dan rakyat In-donesia.

Sebelumnya, Punil, pimpinan RRI mengatakan kegiatan ini sudah 25 ta-hun dilaksanakan di Radio milik pemer-intah ini. “Mudah-mudahan dari jantung Kota Padang ini kuman-dang Alqur’an akan menerobos

ke pelosok desa dan penjuru du-nia. Karena RRI sudah bisa diak-ses melalui, rri.co.id, jelas per-wakilan pimpinan RRI ini.

Sementara Kakanwil Kemenag Sumbar diwakili kabag TU, H Bustari mengatakan bahwa tadarus dan keg-iatan keagamaan lainnya menjadi buk-ti bahwa penyambutan ramadhan me-riah. Walapun ada sebagian masyara-kata mengatakan sambutan ramadhan kurang hangat di Sumatera Barat.

“Tadarus ini menjadi bukti dan menjawab berbagai kritikan bahwa penyambutan ramadhan di Sumatera Barat masih meriah. Saya berharap kegiatan ini tetap ada dan memberikan motivasi bagi masyarakat dalam mening-katkan kegiatan tadarus selama bulan ramdahan, harap H. Bustari.

Usai dibuka secara resmi Wali Ko-ta Padang secara live, qori-qoriah yang dipimpin ustadz Parlaungan lang-sung mengumandangkan ayat-ayat su-ci alqur’an dengan irama muratal. Ri-na_risna

Walikota Padang, Kabag TU bersama jajaran Kanwil saat pembukaan kegiatan Tadarus di RRO (Rina)

Qori yang berasal dari Mahasiswa STAIPIQ Melantunkan ayat suci Alqur’an dalam tadarus RRI (Rina)

Page 16: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

16161616

RAMADHAN BERKAHKemenag Pertahankan WTP dan Laporan

Keuangan Terbaik

Padang, PAB - Ramadhan penuh berkah. Kalimat ini telah dibuktikan Jajaran kanwil Kemenag Sumbar. Memasuki Ramadhan ber-ita baik berhembus terkait laporan keuangan Kementerian Agama Tahun anggaran 2014 meraih opini Wajar Tanpa Pengecualian (WTP), berita baik lainnya kembali ber-hembus bagi Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sematera Barat. Melalui acara Persiapan Penyusunan Laporan Keuangan Kementerian Negara/Lembaga Berbasis Akrual Semester I Tahun Anggaran 2015 yang dikemas Direktorat Jenderal Perbendaharaan (Ditjen PBN) Provinsi Suma-tera Barat, diumumkan juga peraih laporan keuangan terbaik untuk Kementerian/Lembaga (K/L) di Wilayah Sumatera Barat, Selasa (16/6) lalu.

Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat yang mencakup 324 satuan kerja dibawahnya berhasil meraih peringkat III untuk kategori UAPPAW besar dibawah Kepolisian Negara RI POLDA Sumatera Barat pada peringkat I dan Kantor Wilayah Hukum dan Keamanan pada per-ingkat II. Sementara peringkat IV diduduki Perencanaan dan Pengendalian Program Infrastruktur Pemukiman Provinsi Sumatera Barat dan peringkat V diraih Pengadilan Tinggi Agama Padang.

Seperti yang dilaporkan Kepala Kantor Wilayah Direktorat Perbendaharaan Negara Provinsi Sumatera Barat R. Wiwin Istanti, penyusunan laporan keuangan merupakan suatu kewajiban bagi K/L yang tertuang dalam Undang–undang nomor 17 tahun

2003. “Untuk tahun 2015 ini suatu keharusan bagi K/L untuk membuat laporan keuangan berbasis akrual” ungkap Wiwin.

Seperti yang diungkapkan Wiwin, Men-teri Keuangan sebagai Bendahara Umum Negara menghimpun laporan keuangan dari seluruh K/L yang telah diaudit Badan Pemeriksa Keuangan (BPK) sebagai laporan pertanggungjawaban Anggaran Pendapatan Belanja Negara (APBN) pemerintah kepada Dewan Perwakilan Rakyat (DPR).

“Berbagai kendala tentu di-hadapi Kementerian Keuangan dalam rangka implementasi Sistem Akuntansi Instansi berbasis akrual ini”, ungkap Wiwin. “Termasuk resiko ketidaksiapan Sumber Daya Manu-sia dan Ketidaksempurnaan aplikasi untuk menyusun laporan keuangan berbasis akrual ini” tambah Wiwin.

Aplikasi SAKTI yang disiapkan Kemen-terian Keuangan memang jauh masih dari sempurna. “Untuk itu kita siapkan aplikasi sementara yang bernama SAIBA (Sistem Akuntansi Instansi Basis Akrual)” tambah wanita berkaca-mata ini.

Kuasa Pengguna Anggaran (KPA) Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat yang diwakili oleh Kepala Bagian Tata Usaha Drs. H. Bustari, MM hadir menerima penghargaan yang langsung diserahkan Kakanwil Ditjen PBN Kanwil Sumbar. “Ini

merupakan hasil kerja keras kita dan operator satker – satker di daerah termasuk madrasah. Harus kita pertahankan bahkan harus diting-katkan”, ungkap Bustari.

Sementara Kakanwil Kemenag Sumbar H. Salman, sangat bangga atas opini WTP yang telah diraih Kementerian Agama. Kakanwil juga sangat berterimakasih kepada seluruh jajaran Kementerian Agama Suma-tera Barat yang memiliki satker terbesar.

“Prestasi ini milik pegawai Kementerian Agama. Saya men-gucapkan terimakasih atas kinerja dan kerjasama yang baik selama ini terutama dalam laporan keuangan berbasis akrual. Prestasi ini hadiah terindah bagi Kementerian Agama di awal ramadhan tahun ini”, ungkap H. Salman.

Disamping itu, H. Salman sebagai orang nomor 1 di Lembaga Umat Sumatera Barat menghimbau seluruh jajarannya untuk tetap disiplin menjalankan tugas selama bulan suci ramadhan. “Jangan jadikan ramadhan penghalang untuk melaksanakan kinerja sebagai ASN. Jadilah contoh yang baik di tengah-tengah ma-syarakat terutama dalam berubudi-yah kepada Allah”, harap H. Salman (Ef/Rina)

Kabag TU H. Bustari menerima penghargaan Laporan Keuangan Terbaik III kategori Satker Terbesar se Sumatera Barat (Ef)

Page 17: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

1717

Jupagni, M.Ag (nomor 2 dari kanan) berfoto bersama Direktur Urais dan Binsyar bersama peserta lain setelah menerima penghargaan

Padang, PAB - Awal Juni, menyambut ramadhan (5/6) lalu, bertempat di Wis-ma Bahtera Cipayung Bogor, hari baha-gia bagi keluarga besar Kanwil Kemen-terian Agama Provinsi Sumatera Barat khususnya jajaran Bidang Urais dan Binsyar. Kenapa tidak, Direktur Urusan Agama Islam dan Pembinaan Syariah Ditjen Bimas Islam Kementerian Aga-ma menyerahkan piagam penghargaan kepada Jupagni, M. Ag, utusan Suma-tera Barat dalam Lomba Karya Tulis Il-miah tingkat Provinsi Sumatera Barat sebagai peringkat 6 Lomba Karya Tulis Ilmiah Penghulu tingkat Nasional yang berlangsung tanggal 3-5 Juni 2015.

Pelaksanaan lomba tahun ini lu-ar biasa dari tahun-tahun sebelumnya karena langsung dibuka Menteri Agama RI, H. Lukman Saifuddin, di Aula Ke-menterian Agama Jalan M.H. Thamrin Jakarta Pusat. Usai pembukaan peser-ta dibawa dengan bus ke lokasi lomba di Cipayung Bogor. Di sela-sela pelak-sanaan lomba, para petinggi Ditjen Bi-mas Islam Kementerian Agama RI mu-lai dari Dirjen Bimas Islam, Sesditjen Bimas Islam dan Direktur Urais dan Binsyar memberikan pencerahan kepa-da semua peserta tentang peluang dan tantangan tugas dan fungsi jajaran Bi-

mas Islam Kementerian Agama.Dengan mengangkat judul “Fenom-

ena Nikah di Kantor Urusan Aga-ma, Studi Kasus pada KUA Kecamatan Mungka Kabupaten Limapuluh Kota”, Jupagni berhasil mempertahankan tu-lisannya di depan Dewan Juri yang dik-etuai Prof. Dr. H. Muhammad Hisyam, MA.

Walaupun hanya mendapatkan per-ingkat 6, H. Salman, Kepala Kanwil Kementerian Agama Provinsi Suma-tera Barat tetap memberikan apresia-si yang luar biasa. Dihadapan H. Dam-ri Tanjung, Kepala Bidang Urusan Aga-ma Islam, dan H. Edison, Kepala Seksi Kepenghuluan, yang ikut mendampingi peserta ke Cipayung, Kakanwil men-gucapkan selamat atas keberhasilan tersebut.

Kepala Bidang Urusan Agama Is-lam dan Binsyar, H. Damri Tanjung san-gat berbahagia dengan apresiasi terse-but, seraya mengatakan bahwa motto kita dalam mengikuti lomba di tingkat manapun adalah berusaha dan persiap-kan diri maksimal. Persoalan hasil tak-dir Allah Swt. Jadi, apapun yang sudah diraih harus disyukuri. Kepada Jupag-ni, Kepala Bidang menyampaikan agar mensyukuri apa yang diraih dan terus pacu prestasi untuk masa yang akan

datang.Pada waktu yang bersamaan, ju-

ga dilaksanakan Musabaqah Baca Kitab (MBK) penghulu tingkat nasional. H. M. Nur Ilyas, M,Ag yang mewakili Suma-tera Barat ke tingkat nasional belum mampu meraih prestasi 6 besar. Na-mun kepada yang bersangkutan, Ke-pala Bidang Urais dan Binsyar tetap memberikan semangat dan penghar-gaan karena telah berusaha maksimal untuk musabaqah tersebut.Mudah-mu-dahan untuk ivent nasional tahun beri-kutnya utusan Sumatera Barat dapat mengukir prestasi yang lebih baik, amin. (Edison/Rina)

Dengan “Fenomena Nikah”Jupagni Persembahkan Prestasi untuk Sumbar

Page 18: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

1818

Tim Kesenian Kontingen Sumbar yang tampil di PPSN IV

Banjarmasin, PAB - Suasana sejuk me-nyelimuti pagi di tambang lokasi Perke-mahan Pramuka Santri Nusantara IV di Kalimantan Selatan. Ribuan peserta perkemahan yang berasal dari seluruh Indonesia berkumpul di lokasi ini. Men-teri Agama Lukman Hakim Saifuddin membuka Perkemahan Pramuka Sant-ri (PPSN) ke-4 di Bumi Perkemahan Agro Wisata Tambang Ulang, Kabupat-en Tanah Laut, Provinsi Kalimantan Se-latan, Selasa (2/6). Kegiatan pramuka yang diikuti lebih dari 4.000 santri per-wakilan masing-masing provinsi dari seluruh Indonesia ini diselenggarakan dari 1-7 Juni 2015.

Direktur PD Pontren, Mohsen al-Idrus dalam sambutannya pada acara pembukaan, berjanji akan mengambil satu orang tiap kontingen untuk dijadi-kan regu dan diikutkan dalam kegiatan di luar negeri. Menurutnya, gerakan pramuka santri bukanlah sesuatu yang ahistoris dalam konteks Indonesia, na-mun memiliki dasar yang kuat. Pramu-ka santri bahkan mempunyai keunggu-lan karena memadukan nilai-nilai Is-lam dan ilmu kepanduan. “Akan ada persentuhan nilai-nilai dari ked-uanya. Ada perjalinan kuat anta-ra Islam dan Nusantara, dan ini-lah salah satu wijud dari penge-jawantahan Islam Nusantara,” ungkap Mohsen.

PPSN ke-4 mengambil tema: “Kuatkan Jati Diri Santri yang Berakhlak Mulia, Berwawasan

Perkemahan Santri Nusantara IVPPSN Kombinasi Mentalitas Santri dan Pramuka

Laporan : ulil Amri

Nusantara, untuk Menjaga Ling-kungan dan Bela Negara”. Menu-rut Menag, tema ini relevan dengan situasi dan kondisi Indonesia saat ini. “Saya perlu menggaris bawahi tiga kata kunci dalam tema, yak-ni: akhlak mulia, berwawasan Nusantara, serta jaga lingkun-gan dan bela negara. Semoga ti-ga matra ini tidak sekedar slo-gan, tapi mampu diimplementa-sikan dalam kehidupan sehari-hari,” harapan Menag RI saat menjadi Pembina Upacara Pembukaan PPSN ke-4.

Menteri Agama, Lukman Hakim Saifuddin menilai program Perkema-han Pramuka Santri Nusantara (PPSN) yang diselenggarakan Kementerian Agama ini merupakan kombinasi men-talitas yang serasi antara pramuka dan santri. “Pramuka dan santri adalah se-buah kombinasi mentalitas yang sera-si. Santri merupakan individu yang re-ligius, mandiri, dan disiplin. Sedang Pramuka, juga mengajarkan hal sama, yang tercermin dalam Dasa Dharma Pramuka,” terang Menag

Gerakan kepanduan Praja Muda Karana atau Pramuka mengajarkan 10 dharma yang dikenal dengan Dasa Dharma Pramuka. Kesepuluh dharma itu adalah 1) takwa Kepada Tuhan Yang Maha Esa; 2) cinta alam dan kasih sayang sesama manusia;

3) patriot yang sopan dan ksa-tria; 4) patuh dan suka bermusy-awarah; 5) rela menolong dan tabah; 6) rajin, terampil, dan gembira; 7) hemat, cermat, dan bersa-haja; 8) disiplin, berani, dan setia; 9) bertanggungjawab dan dapat dipercaya; serta 10) suci dalam pikiran, perkata-an, dan perbuatan.

“Dan, Dharma ke-10 seolah merupakan rangkuman pemiki-ran asli pendidikan yang men-jabarkan tujuan pendidikan atas tiga ranah, yakni efektif, kognitif dan psikomotorik,” tegas Menag.

sementara itu Kakanwil kemenag.Sumbar H. Salaman didampingi ka-bid Pakis H.Afrijal memimpin devile kontingen sumbar pada acara pembu-kaan. Kakanwil mengharapkan agar semua kontingen Sumbar sehat dan dapat berjuang secara maksimal di ajang Perkemahan Santri ini. Dalam acara pembukaan nampak hadir ka-kankemenag kab/kota beserta beserta ketua DWP dan anggota DPRD Sumbar dari komisi V.

Suasana berbeda ditunjukan dalam ajang PPSN IV di kalimantan selatan. Jika sebelumnya PPSN lebih berorien-tasi kepada perlombaan yang diada-kan, maka pada tahun ini lebih menitik beratkan kepada pembekalan kepada

Page 19: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

1919

Kabag TU Menyaksikan Penampilan Teknologi Terapan oleh Kontingen Sumbar

para peserta Perkemahan. dari 7 hari pelaksanaan Perkemahan hanya diberi-kan waktu satu hari untuk mengada-kan perlombaan seperti mading, men-garang bahasa arab, Inggris dll. setiap harinya peserta dibagi dalam bebera-pa kelompok berdasarkan Giat yang di-laksnakan. Ada kelompok yang mem-pelajari tentang penanggulangan ben-cana, kemampun kepramukaan, men-cari jejak, P3K, labirin, tataboga. Pen-didikan ini bertujuan untuk mening-katkan keterampilan yang dimiliki oleh santri pramuka, sehingga dapat mem-bentuk pribadi santri yang tangguh. Menurut Pinkonda H. Amrizal Kontin-gen Sumbar yang terdiri dari 6 sang-ga putra dan putri yang akan mengiku-ti beberapa jenis Giat Prestasi di loka-si perkemahan.

Zulfahmi dindampingi Kontingen sumbar bahwa seluruh kontingen Sum-bar terbagi habis untuk mengikuti ber-bagai kegiatan seperti : labirin, per-mainan air, navigasi darat, disaster risk, permaian rakyat, P3k, outbound, teknologi tepat guna, teknik sablon, in-dustri perlengkapan kemah, jurnalistik demikian ungkap zulfahmi bindamping sumbar. Berbagai giat prestasi ini akan diikuti oleh sangga putra dan putri.

Kakanwil kemenag Prop. kaliman-tan selatan H. M. Thamrin sebagai ket-ua panitia menyampaikan laporan pa-da acara penutupan bahwa perkema-han yang dilaksanakan dari tangga 1-7 juni 2015. berjalan sesuai dengan schejule yang telah dibuat dan seluruh peserta yang berjumlah 2081 peser-ta dalam keadaan sehat walafiat. se-

mentara direktur Pendidikan diniyah kementerian agama RI H.Mukhsin me-nyampaikan bahwa kegiatan perjema-han ini begitu berkesan sehingga wa-laupun telah 7 hari namun masih berat untuk meninggalkan kegiatan ini.Pada perkemahan ini banyak kreasi yang di-hasilkan oleh para santri pramuka. pa-da perkemahan ini juga diikuti satu tim dari kab. kudus yang semuanya meru-pakan hafiz al quran 30 juz. ucapan terimakasih kami sampaikan kepada pimpinan daerah kalimantan selatan dan kwarnas serta kementerian agama kalimantan selatan dan semua pihak. penggurus kwarnas H. Mardani me-nyampaikan apresiasi atas.terlaksnan-ya Perkemahan Pramuka Santri Nusan-tara yang dilaksnakan satu kali tiga ta-hun. kami mengucapkan selamat kepa-da santri pramuka yang mendapatkan golden tiket yang akan mengikuti out-bond pramuka asean.

Gubernur kalimantan selatan H.Rudi dalam sambutannya ketika menjadi inspektur upacara menyam-paikan harapan agar perkemahan ini dapat menjadi momentum bagi selu-ruh santri menyadari pentingnya ger-akan pramuka dikalangan santri. ger-akan pramuka sebagai pelopor pem-bentukan watak generasi muda yang tangguh memperkuat fungsi pondok pesantren. Santri Pramuka juga ha-rus mampu menjadi pelopor untuk merubah kebiasaan buruk yang ada pada generasi muda. Peran gerakan pramuka dikalangan santri harus terus berbenah diri dan melakukan regen-erasi sebaik baiknya dan lebih banyak

berkiprah untuk langsung memban-tu masyarakat. menutup sambutannya gubernur mengucapkan terima kasih kepada seluruh pihak yang nembantu suksesnya acara perkemahan santri di kalimantan selan. Kontingen sumatra barat dalam acara penutupan ini dip-impin oleh kakanwil kemenag sumbar yangl diwakili oleh Kabag TU H. Bus-tari didampingi oleh kabid pakis H. Af-rijal. pada pengumuman juara kontin-gen sumbar memperoleh satu golden tiket ke asean atas nama fadhil dan ha-rapan satu lomba K3.

Page 20: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

202020

Sisa sisa kitab yang masih terimpan

Koto Baru, PAB - Menyongsong masuknya bulan ramadhan, Senin (15/6) lalu menjadi hari bersejarah bagi MAN 1 Kabupaten Solok (MAN Koto Baru), karena hari itu pukul 07.45 Wib, Kepala MAN Drs. H. Syamsul Bahri menerima piagam pengharaag sebagai Ma-drasah Adiwiyata dari Gubernur Sumatera Barat Irwan Prayitno di halaman Kantor Gubernur Jl. Sudirman Padang. Dengan demikian MAN Koto Baru sudah menyandang status Madrasah Adiwiyata Propinsi.Turut mendampingi Syamsul Bahri pada upacara tersebut Wakil Bupati Solok Drs. H. Desra Ediwan Tanur, MM. Dengan bangga pejabat yang murah senyum ini merangkul H. Syamsul untuk berfoto sebagai bentuk ke-banggaan atas prestasi yang diraih MAN Koto Baru dan mengharumkan nama Kabupaten Solok.

“Ini perjuanzgan keras keluarga be-sar MAN Koto Baru Solok, Guru, Siswa, Tim Pengelola Adiwiyata dan terima kasih pada Kantor Lingkungan Hidup Kabupaten Solok yang telah memberikan dukungan penuh baik moril maupun materil terumata ke-pala KLH inuk Eni Suryani yang tak kenal lelah mengunjungi dan mendukung penuh

MAN Koto Baru menuju predikat adiwiyata ini”. Begitu Sambutan singkat H. Syamsul di-hadapan Wabup selesai Upacara.

Selang dua hari kemudian, giliran Pemer-intah Kabupaten Solok yang mengundang Ke-pala MAN Koto Baru untuk hadir pada Upaca-ra Hari Lingkungan Hidup tingkat Kabupaten Solok di Arosuka. Pada Kesempatan ini MAN Koto Baru yang telah menerima rediket Adi-wiayata Kabupaten dan Adiwiyata Propin-si diberi reward berupa satu unit Motor pen-gangkut Sampah Roda 3.

“Selamat untuk MAN Koto Baru, semo-ga motor ini menjadi penambah seman-gat untuk terus mengelola Adiwiyata dan Cinta Lingkungan di Madrasah. Tularkan semangat cinta lingkungan ini pada ma-drasah dan sekolah lainnya di Kabupaten Solok”. Begitu pesan Wabup Desra saat pe-nyerahan kunci motor pada Syamsul Bahri.

Kakankemenag Kabupaten Solok Drs. H. Kardinal, N, MM yang didampingi Kasubag TU H. Syamsir, S.Pd.I dan Kepala Seksi Pendidi-kan Madrasah Sesmadewita, S.Sos.I, M.Ap yang menyambut kedatangan motor pen-gangkut sampah sebagai wujud kesuksesan Adiwiyata ini di Kantor Kemenag Kabupat-en Solok.

Adiwiyata dalam Genggaman MAN 1 Kab. Solok

Kardinal dalam kegembiraannya men-gatakan semoga keberhasilan MAN Koto Baru tahun 2015 ini menjadimotivasi bagi 53 ma-drasah lainnya di Kabupaten Solok, begitu ju-ga dengan MTsN Koto Baru yang untuk tahun ini baru meraih prediket Adiwiyata Kabupat-en Solok, semoga ditahun berikutnya bisa ju-ga meraih Adiwiyata Propinsi. FENDI/Shika

Page 21: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

2121

Koto Baru, PAB - Jauhnya jarak antara Suri-an dan Koto Baru diwarnai liku jalan antara Lolo hingga Lubuk Selasih tak kendurkan semangat dan fisik duta MTsN Gadung Su-rian untuk tampil di AKSIOMA Kabupaten Solok tahun 2015. Kontingen yang dipimpin oleh Kepala MTsN Surian Kamsuir, M.Pd.I dengan manajer Atman Adrianto, S.Ag ampu membawa pulang 3 medali emas di tiga cabang berbeda.

Torehan Prestasi di Tapal Batas

MTsS Tiga Batur Hattrick, Nilai UN Tertinggi

2121

Medali emas pertama diraih oleh Tota-rahman dari cabang Tenis Meja Putra, putra Gaduang nagari Surian yang masih duduk dikelas VII ini meraih medali emas setelah difinal menundukan utusan MTsN Talang Babungo. Medali emas kedua masih dari Ca-bang Tenis Meja. Ihdina Maulani meraih juara satu mengikuti Totarahman setelah berhasil menundukan perlawanan dari MTsN Koto Baru. Berikutnya Widia Arifin Ahmad juga

mencatatkan namanya di papan skor cabang Atletik. Anak Suliti ini menjuarai juara lari 400 meter putra.

Kamsuir cukup bangga dengan perole-han prestasi ini. Seperti yang disampaikan Kakankemenag Drs H Kardinal N MM saat acara pembukaan, tiga putra putri dari Tapal Batas ini diharapkan mampu mengibarkan panji Kabupaten Solok ditingkat Propinsi nantinya dan segenap warga madrasah MTsN Gaduang Surian mendoakan ketinga juga mampu membawa nama Sumatera Barat ke Pentas Nasional.

Dengan adanya prestasi ini Kamsuir meminta guru olahraga sekaligus pelatih bagi ketiganya untuk menjaga kondisi dan meningkatkan kemampuan mereka untuk prestasi yang lebih baik lagi dengan tingka-tan yang lebih tinggi. Khusus untuk prestasi yang telah diraih Kepala Madrasah bersama guru pendamping akan membicrakan reward spesial untuk siswa-siswi ini dengan Komite Madrasah. Kita tak ingin prestasi anak-anak ini hanya sebatas mengangkat nama madrasah, kita ingin memberikan per-hatian lebih agar mampu menjadi motivasi bagi yang siswa lainnya untuk ikut berpresta-si dalam berbagai cabang dan kegiatan, begitu KAmsuir menutup pembicaraannya. FENDI/Shika

Sisa sisa kitab yang masih terimpan

Sariilamak, PAB - Bertepatan dengan upacara hari Kesadaran Nasional, yang diperingati pada tanggal 17 setiap bulanya, Kantor Kementerian Agama Lima Puluh Kota telahpun menjadikanya sebagai upa-cara rutin dan terjadwal setiap bulanya, yang dilebur dengan rapat koordinasi di lingkungan Kemenag Lima Puluh Kota. Pada rapat koordinasi bulan ini, Kemen-terian Agama melalui seksi pendidikan Madrasah memberikan piagam penghar-gan kepada madrasah peraih nilai tertinggi pada Ujian Nasioanal (UN) Tahun 2015. H.Gusman Piliang, Kakan Kemenag Lima Puluh Kota menyampaikan, atas nama pribadi dan kelembagaan saya sampaikan apresiasi serta rasa bangga yang setinggi-tingginya kepada madrasah yang tahun ini keluar sebagai peraih nilai tertinggi untuk setiap jenjang pendidikan pada UN Tahun 2015, prestasi tersebut tentu sangat membanggakan kita semua keluarga besar Kemenag Lima puluh Kota, madrasah mampu mengukir nilai terbaik ditenggah-tenggah persaingan ketat dengan Sekeloh umum di tingkat Kabupaten.

Ini bukti nyata, bahwa madrasah dengan segala kelebihan dan kekurang-anya tetap mampu menunjukan eksisten-sinya dalam sistem pendidikan Nasional yang majemuk, menukuk disampaikan, kedepanya kita semua tentu berharap prestasi ini dapat kita pertahankan dan kita tingkatkan untuk menjadi yang terbaik di tingkat Provinsi, pungkas Alumni MAN

Padang Japang ini penuh pengharapan. Terpisah H.Safrijon Kasi Pendidikan

madrasah mengurai, tahun ini alhamdulillah madrasah Lima Puluh Kota dapat mengukir prestasi presetius pada capaian nilai UN Tahun 2015, untuk SMA/MA program Ilmu Pengeta-huan Sosial (IPS), MAS As-Sa’adiyah meraih nilai tertinggi di Kabupaten Lima Puluh Kota, yang paling membanggakan lagi MTsS Tiga Batur meraih nilai tertinggi UN Tahun 2015 tinggkat SMP/MTs, prestasi MTsS Tiga Batur tersebut diperoleh tiga tahun berturut-turut, tidak ka-lah mentereng MIS Muhammadiyah Pangkalan meraih nilai tertinggi di tingkat MI

Lebih lanjut dipaparkan, prestasi yang kita raih hari ini merupakan pertaruhan dari kerja keras kita semua di madrasah, oleh se-bab itu kedepanya saya berharap agar seluruh insan madrasah untuk terus bekerja keras, bekerja cerdas serta bekerja ikhlas dalam melahirkan program penompang prestasi madrasah, apakah itu prestasi di bidang aka-demik, maupun prestasi di bidang yang lainya, simpul Bapak mudah senyum ini.(APP/Shika)

Page 22: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

22

Padang, PAB - - Bertempat di GOR Khatib sulaiman Kota Padang Panjang 14 sampai 17 Mei 2015 para karateka MIN Lubuk Buaya Padang akhirnya berhasil meraih 4 medali perunggu . Dalam lomba yang diikuti oleh lebih dari 200 peserta ini kontingen MIN Lubuk Buaya berhasil meraih 4 medali perunggu untuk nomor komite usia dini dan pra pemula atas nama M. Maulana Syafril, komite pra pemula plus 35 kg putra, Fadilah Muhamad Febri komite usia dini plus 35 kg putra, Hawa Kasya komite usia dini kelas min 35 kg. putri dan Oswaldo komite usia dini plus 30 kg putra.

Sebelum berangkat menuju kejuaraan wilayah Sumbar, Riau, dan Jambi yang memperebutkan piala Walikota Padang Pan-jang para karateka cilik ini dilepas langsung oleh Dansub Denpom 1/4 Padang Panjang, Lettu (CPM) Sudirman, SH yang mewaki Dandenpom Padang, juga turut hadir Kapol-sek Koto Tangah, Kompol Jhond Hendri SH, kepala MIN Lubuk Buaya Rusmatul Amri, S .Pd , Majelis Guru , dan orang tua murid.

Lettu (CPM) Sudirman SH, Mengatakan Denpom 1/4 Padang selaku Pembina Lem-kari dojo MIN Lubuk Buaya merasa senang dan bangga karena anak didik kita berhasih meraih prestasi. Pada kesempatan lain Dan-denpom Padang, Mayor (CPM) Didik Haryadi berjanji akan memberikan bonus kepada karateka yang meraih mendali dan diundang pada ulang tahun Polisi Militer nanti.

Kepala sekolah MIN Lubuk Buaya Rusmatul Amri tak bisa menyembunyikan kegembiraannya atas raihan siswa MIN lubuk Buaya ini. “Kami akan lebih memperhatikan ekstrakulikuler Karate ini kedepan agar bisa 22 2222

MIN Lubuk Buaya Sabet 4 Medali

Pengarahan dari Denpom 1/4 Padang, Kapolsek koto tangah, kepala MIN Lubuk Buaya, Serta pelatih sebelum keberangka-

tan ke Padang Panjang.

Foto bersama sebelum keberangkatan

meraih prestasi yang lebih baik” ungkap pria yang biasa dipanggil Pak Ujang ini.

Guru sekaligus pelatih karate MIN Lubuk Buaya Riko Syahputra DAN 1 Lemkari mengatakan bahwa siswa MIN Lubuk Buaya yang mengikuti eksra kurikuler karate men-capai 80 orang lebih, tapi yang ikut lomba hanya 17 siswa karena keterbatasan dana. (Riko S.)

Page 23: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

23

Kampus Idaman Sabet 2 Emas, 2 Perunggu di Ajang KSM

hasil yg terbaik” Ungkapan inilah yang mewakili kebahagiaan segenap sivitas kampus idaman.

Setelah beberapa hari usai kegiatan KSM ini, panitia telah mendapatkan pemuncak dari 28 bidang study yang dilombakan. Dari ajang KSM dan KPM (Kompetisi PAI Madrash) ini, siswa-siswi MTsN Payakumuh meraih 2 emas dan 2 perunggu. Juara 1 lomba bidang

Payakumbuh PAB - Euforia ivent Nasi-onal Kompetisi Sain Madrasah (KSM) juga dirasakan MTsN Payakumbuh. Kenapa tidak, dari kegiatan rutin yang diusung Bidang Pendidikan Madrasah Kanwil Kemenag ini, Kampus Idaman berhasil meraih prestasi yang cukup membanggakan. “Memban-gun kerjasama yang erat dalam semangat keakaraban untuk meraih

23

studi Fiqih, diraih Annisa Adrian. Juara 1 lomba bidang studi Al-qur’a Hadits, oleh Khoirunnisa. Juara 3 lomba bidang Akidah Akhlak, diwakili Tarisya Aulia dan Juara 3 lomba bidang SKI, diwakili oleh Putri Utami.

Walaupun siswa siswi MTsN Payakumbuh belum berhasil meraih prestasi di Bidang studi umum mewakili Sumatera Barat ke KSM tingkat nasional, namun prestasi ini menjadi tolak ukur dan bukti bahwa Kampus Idaman ini telah berhasil menanamkan nilai-nilai keagamaan kepada peserta didiknya. Karena mata pelajaran agama menjadi ciri khas madrasah.

Atas prestasi ini, Kepala MTsN Paya-kumbuh, Sahidin memberikan apresiasi kepada siswa/wi yang sudah berhasil meraih juara, meskipun untuk KSM tahun ini MTsN Payakumbuh belum berhsil mengutus siswanya ke janag Nasional, mudh-mudahan tahun depan ditingkatkan lagi persiapan yang lebih matang, ujar kepala madrasah dalam sambutanya. Sahidin juga mengu-capkan terimakasih kepada guru pembina yang telah mengayomi dan melatih siswa untuk olimpiade ini, semoga apa yang telah diperoleh ini menjadi jembatan untuk lebih berprestasi tahun yang akan datang.(Reni/rina)

Padang, PAB - Dharma Wanita Kemenag Provinsi Sumatera Barat, Elita Bustari secara langsung melantik 94 orang santri Raudhatul Athfal Hanifah Balai Baru tahun pelajaran 2014/2015 dalam acar Wisuda Iqra’ dan perpisahan yang dilaksanakan di Gedung Pramuka, jl pramuka khatib sulaiman Padang, pada hari Sabtu 6 juni 2015.Hadir dalam kesempatan ini Ketua Yayasan Ir. Hj Raudhati Ruslan, M.Pd dan Kepala RA Minzul Hamni S.PdI. Dalam sambutannya Kepala RA menyampaikan dari 159 santri RA Hanifah, 152 orang melanjutkan ke Sekolah Dasar dan 7 orang lainnya masih mengulang. Santri yang diwisuda pada kesempatan ini telah mencapai iqra’ 5 pertengahan sampai Al-quran.

Selama menjalankan pendidikan, RA Hanifah telah banyak prestasi yang diraih pada tahun pelajaran 2014/2015 antara lain, Juara Lomba Khaligrafi Tingkat Kota Padang, Juara lomba tingkat Kecamatan, Juara I lomba shalat berjamaah tingkat RA se-Kota Padang, Juara I lomba Hifzil Putra tingkat RA se-Kota Padang, Juara III lomba Hifzil Putri tingkat RA se-Kota Padang, Juara I lomba Azan tingkat Provinsi Sumatera Barat, Juara III lomba Hifzil Quran tingkat Provinsi Sumatera Barat

RA di Sumbar Mulai Menggeliat dengan Prestasi

Sekretaris, DWP Sumatera Barat, Elita Bustari dalam sambutannya mengatakan, dalam menghadapi era globalisasi harus dipersiapkan SDM anak-anak mulai usia dini.“Pendidikan Islam seperti ini sebagai wahana untuk mengem-bangkan dan membentuk karakter, berbudi pekerti dan berakhlak mulia anak-anak usai dini, yang nantinya menjadi generasi penerus bangsa,” ungkapnya.

Elita, mengucapkan selamat kepada santri Raudhatul Athfal Hanifah yang di wisuda dan perpisahan pada kesempatan ini, ”Semoga santri di RA ini, menjadi anak-anak soleh dan soleha,” pungkas Elita (Mira Humas).

Page 24: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

2424

Baju Lebaran untuk IbuOleh : Novitri, S.Hum (Riri)

Temaram senja mulai menyibak tirai malam. Siang yang menggarang telah tenggelam bersama mentari yang kem-

bali ke pembaringan.

Temaram senja mulai menyibak tirai malam. Siang yang menggarang telah tenggelam bersama mentari yang kembali ke pembaringan. Ia berjalan seorang diri menyusuri pasar yang penuh sesak. Tak peduli seberapa gerahnya orang-orang yang berde-sakan di sana, ia tetap melangkah dengan anggun. Masa bodoh seperti apa mata-mata liar memandanginya, ia sibuk dengan dirinya sendiri. Tak berbeda dengan mereka yang memadati pasar kala itu, ia pun sedang berburu baju lebaran. Namun mungkin bedanya mereka mencari keperluan lebaran untuk mereka sendiri, sedangkan ia mencari baju lebaran untuk calon mertuanya. Yah, calon mertuanya.

Ia begitu antusias memasuki tiap toko yang berjejer di sepanjang Jln. Permindo itu. Memang ia belum begitu paham betul selera calon mer-tuanya itu, akan tetapi setidaknya inilah sedikit dari wujud rasa syu-kurnya atas anugrah yang diberikan Allah atas dirinya di bulan Ramadhan tahun ini. Rasa bersyukur karena ia masih diamanahkan perasaan cinta kasih terhadap seorang pria, yang

menurut versinya. Ramadhan tahun lalu, ia bak

pengemis yang karena keadaan harus tunduk dan melebih-lebihkan perha-tian kepada keluarga si lelaki tadi. Sang lelaki yang secara fisik diakui dunia adalah lelaki yang tampan, memiliki jabatan di instansi yang juga bukan kantor sembarangan, mapan, dan sudah mempunyai segala harta pribadi, mewajibkan dirinya agar melakukan hal-hal yang bisa men-gambil hati keluarga si lelaki. Mulai dari mengunjungi ibu si lelaki secara rutin, mengajak berjalan-jalan dan shopping, sampai ikut mendanai per-jalanan umroh si lelaki dan ibunya, semua rela ia lakukan demi dirinya dapat dipantaskan bersanding dengan lelaki yang waktu itu benar-benar pu-jaan hatinya. Akan tetapi segalanya itu tiada arti bagi si lelaki dan keluar-ganya. Ia hanya dimanfaatkan dengan kepolosan sikapnya. Pernikahan yang terus ditunda, persyaratan yang tidak masuk akal, alasan demi alasan, setahun ia jalani dengan penuh ketabahan dan ikhlas. Hubungan yang ia bangun dengan pondasi keseriusan karena Allah itu pun harus kandas

walau sangat sederhana dan belum mapan namun mencintainya dengan tulus, tanpa alasan, tanpa syarat, dan tanpa azas manfaat. Dialah pria yang telah ia kenal sejak 9 tahun silam ke-tika ia masih SMA, seorang pria yang sebelumnya tak pernah ia sangka masih menyimpan rasa yang men-dalam untuknya. Inilah yang sangat ia syukuri di Ramadhan tahun ini.

Masih membekas di ingatannya dan akan terus jadi memory hitam yang tak terlupakan, Ramadhan tahun lalu merupakan Ramadhan terberat dalam hidupnya. Ketika ia memper-juangkan perasaannya pada lelaki yang pernah berjanji menikahinya, berjuangkan menjadi yang layak untuk diterima di keluarga lelaki itu. Yah, sebut saja lelaki. Karena yang bisanya hanya berjanji muluk, ber-mulut manis, dan lari dari kenyataan itu ia namai lelaki, bukan pria. Kata pria adalah sebutan bagi kaum Adam yang telah dewasa pikiran dan batin-nya, yang tidak mudah dipengaruhi, yang tidak gentar dengan rintangan sebesar apapun, dan yang mampu mencintai seorang wanita dengan tulus. Itulah bedanya lelaki dan pria

Page 25: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

2525

saat ia tersadar betapa ia telah ikut menyakiti perasaannya sendiri demi menjaga perasaan lelaki yang tidak mau semati-matian berjuang seperti dia. Semua yang ia berikan dan ia tunjukkan berujung sia-sia, pernika-han apalagi impian berbulan madu ke negeri ginseng pun gagal total. Ia sempat terpuruk dan hancur, sempat menutup diri dari siapa saja yang ingin mendekatinya, sempat pula jadi wanita pemain hati yang seakan melampiaskan kekesalannya dengan mengiya-menidakkan yang menyu-kainya.

Namun selang 3 bulan setelah kepahitan itu ia lewati, Allah mem-pertemukannya kembali dengan cinta masa remajanya. Dialah pria yang sangat biasa dan jauh dari kata mapan. Namun meski demikian halnya, ia tampak begitu berbinar-binar semenjak kehadiran pria super cuek itu. Tak hanya berat badannya yang naik dengan drastis, tapi kelakuan-nya pun banyak berubah. Ia tak lagi seorang wanita yang pemikir keras dan takut dengan keadaan, ia bukan lagi gadis bodoh yang merasa tak berdaya apabila nantinya takdir tak menjodohkan mereka yang kini ber-sama, ia juga tidak lagi wanita yang merasa berumur karena masih belum menikah. Semua yang ada dalam dirinya berubah seketika. Kali ini ia benar-benar paham, semua yang terindah tak selalu diridhoi Allah tapi

semua yang diberikan Allah pasti yang terindah.

Ia tersentak dari lamunan-nya tentang masa suram itu ketika seorang pelayan toko menawarkan baju dengan model lain padanya. Ia terkagum-kagum dengan baju yang ia lihat tersebut. Mulai dari modelnya, assecoriesnya, sampai bahan kainnya, seutuhnya ia suka. Ia pun memutus-kan untuk membeli baju tersebut. Hatinya senang

bukan main setelah mendapatkan baju untuk calon mertuanya itu. Ia bergegas menuju pulang.

Di perjalanan pulang, azan magrib berkumandang. Tak terasa air matanya berlinangan. Dalam hati ia berujar, “Ya Allah terima kasih

hingga hari terakhir Ramadhan ini aku masih diberi kenik-matan hidup.” Sambil setengah memejamkan mata dan dengan bibirnya yang sedikit bergerak, ia melafadzkan doa berbuka puasa lalu meneguk es teh manis yang telah ia beli sebelumnya. Wanita 26 tahun itu tersenyum sendiri menikmati perjala-nan pulangnya dengan angkot yang padat penumpang sore itu. Hatinya berkata lagi, “Ya Allah semoga calon ibu mertuaku menyukai baju ini dan semoga di tahun-tahun berikutnya aku membe-likan baju untuk orang yang sama. Masih sebagai calon atau sudah menjadi mer-tuaku, aku ingin tahun-tahun setelah ini membelikan baju untuk orang yang sama. Amiin ya robbal alamin.” (Penulis : Pramu Tamu Kanwil Kemenag dan seniman Minang)

Ya Allah semoga calon ibu mer-tuaku menyukai baju ini dan semoga di tahun-tahun berikutnya aku mem-belikan baju untuk orang yang sama. Masih sebagai calon atau sudah men-jadi mertuaku, aku ingin tahun-tahun setelah ini membelikan baju untuk orang yang sama. Amiin ya robbal alamin.

Page 26: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

26262626 2626

HujanPuisi : Harnina, SHI

Staf Kemenag Kab. 50 Kota

Pada rintik satu-satuMerdu tasbih berlabuh

Gersang meradang bimbangKuyup dalam sajadah panjang

Pada bulir satu-satuSyahdu rintih mengadu pilu

TertegunDalam dekap selimut ragu

Tentang salah segunung membisuKhilaf terumbar beribu-ribu

Hati mati keras membatuAku terpaku membungkam malu

dihadapanMu

kurangkai untaian do’atak henti lisan mengurai salah

hati membara dibakar sesalakankah ada cahaya kemaafan

menyinari jiwa yang gelap tanpa lentera

pada rintik satu-satukulabuhkan segala penghambaan

pembasuh jiwa gersangagar basah bermandi hidayah

dan kala ajal datang menjelangsaat itu amal mulai diperhitungkan

Ramadhan KitaPuisi : Harnina, SHI

Staf Kemenag Kab. 50 Kota

Sayup-sayup menyapaDesau hembusan wangimu

Lesap bersama aroma Pada relung-relung jiwa

Yang kerontang haus maghfirohEntah tahun keberapa

Rinduku menancap padamuTetap beku direlung qalbu

Hadirmu memagut rindukuTumpah bersama tangis yang mem-

buncahTerlalu erat buhul yang tercipta

Hingga sanubariku bergidikGemetar jika waktu tak lagi mem-

pertemukan kita

Ini resahku yang kesekian kaliBukan karena pertemuan ini

Tapi lebih kepada ketak mampuan diri

Takut bila aku tak mampu men-jagamu

Melewatkan sedetik cumbu bersa-mamu

Bahkan mungkin menggores ke-cewa

Pertemuan ini merangkai kisahTentang perjalanan diri

Membasuh jiwa berlumur dosaMengupas segala salah

Membaur pada keampunan

IllahipadaMu kuserahkan diri

memohon agar perjumpaan inimembawa bahagia

bukan sekedar perjumpaan tanpa makna

tapi membekaskan lekat di sukmaterlahir kembali suci

PUISI

26

Page 27: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

27272727

Dharmasraya, PAB - Lembutnya sinar matahari pagi mewarnai bumi dhar-masraya, Kantor Kementerian Agama yang berada di jalur Lintas Sumatera seakan sibuk mengiringi padatnya lalu lintas di jalan raya. Semua seksi di jajaran kemenag tersebut berpacu melaksanakan kewajiban dan tupok-sinya masing-masing melalui kegiatan yang telah direncanakan dan dituang-kan dalam RUP.

Dalam kesempatan apel pagi itu (8/06) Ruhil Kudus sebagai nahkoda kantor tersebut dengan nada yang santun dan tegas kembali mengin-gatkan stafnya untuk melaksanakan kegiatan yang terdapat dalam DIPA sesuai dengan jadwal yang telah ditetapkan dan mengacu kepada aturan yang ada. Saya ingatkan kepada bendahara untuk mencairkan anggaran kegiatan, bila administras-inya sudah lengkap seperti TOR dan RAB, SK Kegiatan, bila belum jangan dicairkan anggarannya ungkapnya.

Dalam beberapa kurun waktu ini setiap seksi semenjak disahkannya DIPA sudah mulai melaksanakan keg-iatan. Bak gayuang basambuik, kato bajawab seksi Bimas-pun bergerak meluncur melaksanakan kegiatan, bagai tak kenal lelah kasi Bimas Islam H. Hamid Arwani, MA dibantu beberapa orang staf berjibaku me-nyelesaikan semua tugas yang telah diamanatkan.

Penilaian Keluarga Sakinah pertengahan Mei lalu, dengan langsung turun kerumah nominasi kecamatan dibawah kordinasi Hamid Arwani tim penilai beraksi mencari sosok keluarga sakinah teladan yang akan ujuk prestasi ditingkat propinsi. Sosok yang dicari adalah keluarga teladan yang akan ditiru dan diikuti oleh masyarakat yang berdampak baik bagi penciptaan karakter bangsa ditengah terpaan pengaruh budaya-budaya negatif yang sering keluar dari nilai-nilai agama dan akhlakul karimah.

Keluarga yang beruntung kali ini yakni pasangan Drs. Syarbaini dan Dra. Rosmawati dari sikabau yang selanjutnya didampingi untuk mengi-kuti penilaian pada tingkat propinsi. Walaupun ketika berita ini ditulis pasangan tersebut belum berhasil pada tingkat propinsi namun suatu kebanggan tersendiri bagi warga nagari sikabau karena ada diantara keluarganya yang maju pada tingkat propinsi.

Pembinaan Remaja Usia Pra Nikah

Ruhil Kudus :Kegiatan harus Proporsional

dan Profesional

(22/05) beranjak dari kondisi kekinian kehidupan berumah tangga dengan tingginya angka perceraian yang salah satu penyebabnya terjadinya kekerasan dalam rumah tangga, ke-kerasan suami terhadap isteri, orang tua terhadap anak. Semua hal terse-but dijawab dengan dilaksanakannya pembinaan terhadap remaja usia pra nikah sebagai langkah antisipasi dalam mengarungi kehidupan rumah tangga.

Suasana romantispun terlihat karena diwarnai pasangan calon pengantin yang siap melaksanakan pernikahan. Para remaja ini dibekali dengan materi UU Perkawinan, kes-ehatan reproduksi, Undang-Undang penghapusan KDRT dan Undang-undang Perlindungan Anak.

Pembinaan Pemanfaatan Potensi Aset Wakaf Produktif (27-28/05), mencermati kekayaan tanah wakaf di kabupaten ini lebihkurang 388.985 M2 dengan 114 lokasi yang dimanfaatkan untuk pembangunan sarana pendidi-kan, rumah ibadah dan perkuburan. Setiap lokasi tanah wakaf yang digunakan tidak semua terpakai habis untuk bangunan, ada sisa tanah atau bahkan ada tanah wakaf yang dibiarkan kosong begitu saja padahal sebenarnya kita dapat memberday-akan secara optimal. Tentu tidak semua tanah wakaf harus dikelola secara produktif, dalam artian harus menghasilkan uang, tetapi setidaknya dari jumlah tersebut sekitar 10 % dapat dikelola secara produktif.

Lomba Karya Tulis Penghulu dan Kepala KUA (30/05), Semangat refor-masi birokrasi yang terus digalakan pemerintah karena adanya tuntutan

masyarakat telah menetapkan arah kebijakan penataan dan pengem-bangan jabatan fungsional penghulu dan kepala KUA Kecamatan. Hal ini dimaksudkan untuk meningkatkan profesionalisme, transparansi dan akuntabilitas layanan penghulu dan Kepala KUA kepada masyarakat di kecamatan.

Upaya pengembangan profesi penghulu dan jabatan Kepala KUA Kecamatan melalui kegiatan penu-lisan karya ilmiah menjadi sesuatu yang harus mendapatkan perhatian penting dalam meningkatkan kualitas layanan penghulu dan Kepala KUA Kepada masyarakat.

Dalam melaksanakan tugas dan fungsinya penghulu dan kepala KUA bukan hanya menjadi petugas admin-istrasi yang mengawasi proses pen-catatan pernikahan, akan tetapi juga memiliki tugas dan tanggungjawab mengembangkan visi, wawasan keil-muan dan pemahaman agama untuk memenuhi tuntutan masyarakat di bi-dang pelayanan keagamaan terutama di era globalisasi sehingga terwujud pelayanan prima di bidang penas-ehatan, pembinaan dan kelestarian keluarga, serta pelayanan pencatatan nikah rujuk. (Zulhendri/rina)

Page 28: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

Berbeda dengan Halal Bihalal sebelumnya, kali ini Kakanwil menghampiri pegwai Kanwil ke tempat duduknya usai pembinaan di Aula

Amal Bhakti I (Rina)

28

Kakanwil bersama Ketua DWP Meninjau Tenda Kontingen PPSN Sumbar di Lokasi Perkemahan Pramuka Santri Nasional di

Banjar(Ulil)

Peserta Orientasi Produk Halal menyimak Materi dari Kakanwil Kemenag Sumbar H.

Salman di edotel Padang 28 I 5).ulil

Kabag TU bersama Kabid, Pembimas, Kasubbag dan Tim Penyusun Renstra Kanwil sedang berdiskusi menyusun Renstra di Aula

Amal Bhakti II (Rina)

Suasana Tadarus kerjasama Kanwil Kemenag, RRI dan STAIPIQ yang disiarkan langsung dari

RRI Padang (Rina)

Kakanwil Kemenag didampingi Ketua DWP Ny. Agrina Salman, melantik wisuda Iqra RA Ikhlas

di Aula Kanwil Kemenag (Rina)

Kasubbag Keuangan dan IKN Idris Nazar bersama staf dan tim penyusun

laporan keuangan berfoto usai menerima penghargaan (Ef)

Page 29: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

Staf Honorer Subbag Umum (Office Boy, Satpam dan Supir) diberikan pembinaan oleh Kakanwil Kemenag Sumbar bersama Kasubag

Umum di Ruangan Kakanwil. UA

Kabid Penmad, bersama Kakan Kemenag dan Kepala Madrasah berfoto usai pembukaan

KSM tingkat Sumatera Barat di MAN 2 Padang (Rina)

Peserta Workshop Jurnalistik dan Humas praktek Fotografi dengan objek Kasubbag

Inmas di greatwall, Ngarai-Agam (rina)

29

Suasana Pembinaan pegawai dan silaturrahmi yang diikuti seluruh pegawai

Kanwil dalam rangka menyambut ramadhan di Aula Amal Bhakti I (Rina)

Kakanwil Kemenag memberikan sambutan pada acara Rukyatul Hilal oleh Tim BHR dan

Jajaran Kanwil kemenag Sumbar di Bukit Lampu, Bungus (16/6)U. A

Kakanwil bersama Ketua DWP Meninjau Tenda Kontingen PPSN Sumbar di Lokasi Perkemahan Pramuka Santri Nasional di

Banjar(Ulil)

Suasana Tadarus kerjasama Kanwil Kemenag, RRI dan STAIPIQ yang disiarkan langsung dari

RRI Padang (Rina)

Page 30: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

303030

PIMPINAN DAN REDAKSI MAJALAH PENUNTUN AMAL BHAKTI (PAB)

KANWIL KEMENAG PROVINSI SUMATERA BARATMENGUCAPKAN

SELAMAT HARI RAYA IDUL FITRI 1436 H

SATUKAN TANGAN, SATUKAN HATI, JALIN SILATURRAHMI DI HARI NAN FITRI INI

LEBURKAN KEIKHLASAN UNTUK

SALING MEMAAFKAN

MOHON MAAF LAHIR DAN BATHIN

PEMIMPIN REDAKSI SEKRETARIS REDEAKSI

H. M. RIFKI, M. AG RISNA YANTI, S. SOS.I

KELUARGA BESAR KANTOR WILAYAH KEMENTERIAN AGAMAPROVINSI SUMATERA BARAT

Mengucapkan

Selamat Hari Raya Idul Fitri 1436 H

Satukan Tangan, Satukan Hati, Jalin Silaturrahmi di Hari Nan Fitri ini

Leburkan Keikhlasan untuk Saling Memaafkan

Mohon Maaf Lahir dan Bathin

Kepala Kabag TU

Drs. H. Salman, MM Drs. H. Bustari, MM

Page 31: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

31313131

Hadapi Hari nan fitri dengan Menu sederhana

Pembaca PAB yang kami cintai. Ketika majalah ini berada ditangan pembaca, rasa bahagia telah menyelimuti hati putih dan suci. Pembaca telah meraih hari kemenangan sebagai kado terindah dari satu bulan menjalankan ibadah puasa dan menahan diri dari semua hawa nafsu.Namun terkadang di hari raya idul fitri, kaum muslimin terlalu melepaskan belenggu nafsu selama bulan ramadha. Akibatnya berbagai persiapan menyita banyak waktu dan materi untuk meyambut hari kemenangan ini. Mulai dari makanan, pakaian dan peralatan seraba baru. Kebanyakn kita lupa bahwa akan ada hari esok yang harus dihadapi. Sederhana tak ada salahnya dalam menghadapi hari kemenangan ini. Lebaran merupakan puncak dari usaha untuk memenuhi kewajiban dan perjuangan menahan nafsu satu bulan lamanya, khususnya keinginan untuk makan dan minum. Saat bulan suci

Hindari Makan Berlebih Saat Idul Fitri

Pesta hari raya umat muslim ini, lekat dirayakan dengan menghidangkan makanan dan minuman mewah yang lain dari hari-hari yang biasa. Menanggapi hal ini, Spesialis Penyakit Dalam Rumah Sakit Siloam

Kebon Jeruk, Dr. Epistel Simatupang mengingatkan agar tidak berlebihan mengonsumsi makanan kendati tengah merayakan hari raya.

“Meski Idul Fitri tetapi jangan makan yang berlebihan. Tetap pada pola diet yang sehat,” ujar Epistel,Saat Idul Fitri memang kerap menghidangkan makanan bersantan dan pedas, seperti opor ataupun

rendang. Selain itu, juga banyak dihidangkan kue-kue dan minuman bersoda yang mengandung kadar gula yang tinggi.

Menurut Epistel jika jenis makanan dan minuman ini dikonsumsi dalam jumlah yang banyak, maka akan memicu asam lambung berlebih dalam tubuh ataupun mengakibatkan stroke. Karena itu, dia mengingatkan agar pintar memilih makanan dan tetap menghindari makanan yang memiliki kadar

gula tinggi dan berlemak. “Perlu juga tetap konsumsi makanan berserat dan minum yang cukup untuk menjaga hidup sehat,” katanya.

Berikut tips hidangan lebaran bagaimana supaya selalu tetap sehat pada saat kita mengkonsumsi makanan pada hari raya idul fitri tiba:

Makan dengan porsi seperti pada hari biasa, jangan makan dengan porsi yang terlalu besar. Atau istilahnya makan balas dendam setelah sebulan lamanya kita ber puasa. Sebaiknya makan pada saat sesudah shalat ied, kemudian makan selingan pagi, kemudian juga makan siang, terus selingan makanan sore hari dan terakhir yaitu makan malam. Semuanya usahakan makan dengan porsi yang sedang saja, seperti porsi setiap hari kita biasa makan.

Makan dgn komposisi seimbang, usahakan makan nasi atau ketupat lebih banyak dari pada makan yang mengandung protein dan lemak seperti contohnya opor dan gulai. Kurangi makan gula, minyak dan juga garam dan termasuk juga memakan kue khas lebaran yang berasa manis.

Makan sayur dan buah

Selalu ingatkan jika memakan makanan dengan kandungan lemak yang tinggi akan menambah jumlah kalori pada tubuh kita sangat signifikan.(rina_risna berbagai Sumber)

1 2

34

Ramadhan 2009 berakhir dan batasan untuk bersantap di pagi dan siang hari telah hilang, mulailah kebiasaan lama muncul kembali: mengkonsumsi makanan tanpa berpikir akibat atau dampaknya karena dilakukan secara berlebihan dan terus-menerus!Hal ini dapat dimaklumi karena biasanya makanan dan masakan yang disajikan saat Lebaran lain dari biasanya dan ditambah aneka kue kering Lebaran yang sangat mengundang selera :)Namun demikian, yang paling penting adalah jangan menjadikan Hari Idul Fitri sebagai ajang balas dendam karena telah menjalankan kewajiban berpuasa. NIkmati sajian hari Lebaran dengan cerdas dan tetap menjaga kesehatan agar senantiasa kuat dan bertenaga paska atau setelah puasa dan Lebaran.Mudah-mudahan artikel berikut ini membuka hati kita untuk senantiasa menjaga tubuh agar tetap sehat fit bugar di Hari Lebaran Idul Fitri 1430H. Amin.

Page 32: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

3232

TMMD Berakhir, Tigo Lurah Kembali Sunyi

Koto Baru, PAB - Rabu 27 Mei 2015 kegiatan TMMD ditutup olehWakil Bupati Solok Drs. H. Desra Ediwan Anan Tanur, MM. Ratusan kendaraan berbagai jenis terutama dengan double gardan memenuhi nagari Batu Bajanjang ibukota kecamatan Tigo Lurah. Raungan kendaraan yang ter-jebak lumpur selama hampir sebulan pelaksanaan TMMD memecah kesuny-ian nagari yang menjadi paru-paru dunia ini. Kini dengan dengan berakh-irnya TMMD Tigo Lurah kembali pada kesunyiannya.

Ketika nama Tigo Lurah disebut, beragam bayangan menarik dibenak mulai dari kondisi daerah tanpa listrik, jalan becek berhias lumpur serta be-ragam kejadian yang aneh yang dite-mui sepanjang jalan menuju kesana. Sehingga tak ayal bagi para pegawai ditugaskan di Tigo Lurah dianggap sebagai hukuman alias “pembuangan”. Menurut Mak Mansua salah satu tokoh masyarakat Tigo Lurah yang ditemui disela-sela acara TMMD/N mengatakan kalau dulunya nagari di Tigo Lurah seperti Garabak, Batu Bajanjang dan dan jorong Tigo Jangko merupakan daerah persembunyian pejuang merah putih dari serangan Penjajah. Sampai-sampai di daerah Solok dan sekitarnya muncul istilah Ijok ka Garabak atau Batu Janjjang Baliak (Bersembunyi ke Garabak atau Batu Bajanjang).

Seiring dengan waktu berjalan daerah ini sedikit demi sedikit mulai terbuka dan tumbuh. Walau hubungan antar jorong dan nagari dengan jarak paling ekat 30 km masih dihubungkan oleh jalan setapak diantara belantara hutan lindung yang dipertahankan sebagai paru-paru dunia untuk me-masok oksigen yang dihasilkan oleh hutan yang masih rimbun yang dihuni ratusan jenis flora dan fauna. Pemer-intah bukan tak ingin membuka akses penghubung antar jorong dan nagari namun kendalanya adalah hutan lind-

ung yang tak boleh dirusak.Kemarin tanggal 7 Mei 2015 hampir

seribuan orang dengan ratusan kenda-ran berbagai jenis berkunjung ke Tigo Lurah untuk menghadiri pembukaan Tentara Manunggal Membangun Desa/Nagari yang ke 94. Mulai dari Kasrem 032 Wirabraja, Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat, Bupati Solok, Kepala Kantor Kement-erian Agama Kabupaten Solok beserta jajaran ikut meramaikan acar yang dipusatkan di lapangan Muaro nagari Batu Bajanjang. Beragam acara dibuat untuk mensukseskan TMMD/N mulai Korem 032 Wirabraja, Kodim 0309 Solok, Kementerian Agama, Pemerin-tah Daerah, BAZ dan berbagai pihak berkolaborasi untuk memberi hadiah bagi Tigo Lurah.

Di acara pembukaan dengan disaksikan Kasrem dan Bupati Solok serta undangan dan Tokoh masyara-kat, Kakanwil Kementerian Agama Sumatera Barat menyerahkan bantuan untuk pembangunan mushalla senilai Rp. 25.000.000,- yang berasal dari DIPA Kanwil dan diterima oleh Kepala KUA Kecamatan Tigo Lurah Hendri Lefi, S.Ag.

Ketika TNI bersama masyara-kat bersatu membangun fisik untuk kebutuham masyarakat di Tigo Lurah, pada hariSabtu 16 Mei 2015 berteotan dengan 27 Rajab 1436 H Pemerintah Daerah Kabupaten Solok memper-ingati Isra’ Mikraj Nabi Muhammad SAW di Masjid Raya Batu Bajanjang yang dihadiri oleh Wakil Bupati Solok Desra Ediwan Anan Tanur, MM yang didampingi olrh para Pejabat dan dan Kepala Dinas di Pemerintah Daerah. Bersamaan dengan acara ini BAZDA Kabupaten Solok menyalurkan dana zakat untuk mustahiq di Tigo Lurah. Total Dana yang disalurkan sebanyak 60,4 Juta yang terdiri bantuan biaya pendidikan SD, SLTP dan SLTA serta bantuan konsumtif.

Sehari kemudian giliran Kantor Kementerian Agama yang mengisi acaraTMMD/N ini dengan pembinaan mental kerohanian. Dimulai pada hari Minggu 17/5 rombongan Kantor Kementerian Agama Kabupaten Solok yang dipimpin oleh Kasubag Tu H. Syamsir S.Pd.I yang didampingi oleh beberapa Kepala KUA antara lain Jamhur, S.Pd.I Kepala KUA Lembah Gumanti, Zulfatmai, S.Ag Kepala KUA Kubung, dan Hendri Lefi, S.Ag selaku tuan rumah menggelar wirid di Masjid Raya Batu Bajanjang. Disini keharuan muncul melihat banyaknya jamaah yang membludak memenuhi masjid raya ini, jamaah yang bukan hanya berasal dari Batu Bajanjang tapi dari nagari dan jorong lain. Mereka men-empuh pekatnya malam berjalan kaki demi mendengar tausiah dan wirid yang digelar oleh Kementerian Agama Kabupaten Solok.

Kasubag TU dalam sambutanyya menyampaikan rasa haru atas sambu-tan dan anstusias masyarakat untuk ikut wirid dan mendengarkan cemarah yang disampaikan oleh ustadz MAnsur Wahid pengelola Pondok Pesantren Daruttauhid Salayo yang putra asli nagari Garabak. Mansur Wahid me-nyemangati jamaah MAsjid Raya Tigo Lurah, bahwa kondisi yang ditemui sekarang ini belu sesulit kondisi di zaman Nabi Muhammad. Untuk itu kita harus tetap optimas dan terus berusaha untuk kondisi yang lebih lagi, begitu ustad yang akrab disapa BMW ini tausiahnya.

Besok siangnya atau Senin 18/5 Ke-menag Kabupaten Solok mengadakan penyuluhan Dampak Pernikahan Dini di SMA 1 Tigo Lurah. Tampil sebagai

Page 33: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

33

Kabag TU buka RAKER Kabupaten SolokKoto Baru, PAB - Dalam balutan kesederhanaan namun tetap semangat dengan motivasi penuh sebanyak 55 peserta Raker serta seluruh Kepala Madrasah berkumpul di Aula Hubbul Wathan Gedung Hijau 73 Koto Baru guna mengikuti pembukaan Raker 2015. Raker yang berlangsung dua hari ini (30-31 Mei 2015) ini dibuka oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Sumatera Barat yang diwakili oleh Kabag TU Drs. H. Bustari, MM. Acara pembukaan pada hari Sabtu 30/5 dimulai tepat pukul 08.00 Wib yang diawali dengan lagu Indonesia Raya.

Kepala Kantor Kementerian Agama Drs. H. Kardinal. N, MM dalam laporannya mengatakan bahwa ini merupakan Raker pertama Kemenag Kabupaten Solok yang dilaksanakan di kantor, pada Raker terdahulu dilak-sanakan di hotel. Namun ini sebagai wujud mematuhi himbauan Pemer-intah. Melihat antusiasnya peserta semoga tidak mengurani makna dari Raker ini dan hasil yang dicapai nanti tetap hasil terbaik. H. Kardinal juga melaporkan bahwa peserta yang 55 orang ini terdiri dari Kepala Seksi, Kepala KUA, Kepala Madrasah Negeri, Ketua Pokjawas, Ketua Pokjahulu dan Ketua Pokjaluh serta perwakilan kepala madrasah swasta.

Bustari dalam sambutannya mengatakan kalau Kabupaten Solok yang pertama membuka Raker namun waktu pelaksanaan bersamaan dengan Kota Padang. Namun jangan sampai waktu pelaksanaan yang dipertand-ingkan. Berpaculah dalam membuat terbosan terbaik dan melahirkan ide-ide kreatif untuk kemajuan Kementerian Agama, gerakan semua lini dan gali semua potensi. Agar dari tahun ke tahun citra Kementerian Agama semakin baik, selain itu juga terus lakukan instrospeksi pada semua jajaran dalam memberikan pelayanan pada masyarakat. Jangan sampai

33

nara sumber H. Syamsir, S.Pd.I yang mengupas dan menjlaskan tentang pernikahan baik dari segi Hukum, Agama dan Adat. Termasuk bahaya nikah pada usia dini yang ditinjau dari hukum, dan kesehatan.

Memasuki hari-hari terakhir pelaksanaan TMMD/N ini BAZ kembali mengadakan kegiatan. Kali ini pela-tihan Khatib dan Imam pada MAsjid di jorong tertinggal untuk kecamatan Tigo Lurah dan Payung Sekaki. Ketua BAZ Kabupaten Solok Drs. H. Khairi Yusri, MM dan Sekretaris Drs. H. Rifa’i Mahyunar, M.Pd.I rela bermalam di Batu Bajanjang demi suksesnya pelatihan ini. Selain dua Alumni IAIAN

IB tersebut, materi juga diisi oleh Drs. Suharmen Kasi Penylenggaraan Haji dan Umrah pada Kantor Kemenag Kabupaten Solok.

Acara yang berpusat di nagari Batu Bajanjang ini baru sebagian kecil sisi Tigo Lurah yang disentuh, masih ada nagari Data yang jauh dibalik sana dengan jarak 60 kmdari Batu Bajan-jang butuh waktu seharian dengan jalan kaki. Atau Tigo Jangko sebuah jorong di Sumiso yang hingga saat ini masih ada masyarakatnya yang belum pernah berkunjung ke Solok sebagai kota karena sulitnya akses transpor-tasi. Serta dibalik sana sekira 80 km dari Garabak dan Batu Bajanjang

ZI-WBK ini hanya slogan dan wacana, tapi ditunggu tindakan nyata.

Dalam sambutannya Kabag juga mengapresiasi kerja jajaran Kanke-menag Kab.Solok dalam mewujudkan ZI-WBK. Tak salah kalau Kabupaten Solok ditunjuk sebagai Pilot Project di Sumatera Barat, karena cukup gencar untuk memperkenalkan ZI-WBK ini mulai dari Baliho, spanduk hingga gambar dinding di ruangan dan aula. Semoga dengan banyaknya kalimat ZI WBK yang diiringi dengan motivasi dari lima nilai budaya kerja, maka cita-cita Kementerian Agama dengan semangat lima nilai budaya kerja terwujud.

Kasubag TU H. Syamsir, S.Pd.I mentatakan bahwa dalam acara yang digelar dua hari ini akan diisi oleh beberapa pemateri diantaranya, Kakanwil Kemenag Sumbar H. Salman, MM yang akan menyajikan materi tentang Kebijakan Kemenag dalam mewujudkan SDM Aparatur. Kabag TU dengan materi Strategi Pelayanan Publik untuk mewujudkan Akuntabili-tas Kinerja. Berikutnya Mulyono dari Perencana Kanwil Kemenag Sumbar dengan materi Penyusunan Action

Plan 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama menuju ZI-WBK serta Ka-kankemenag dengan makalah berjulul Peningkatan Kinerja melalui 5 Nilai Budaya Kerja Kementerian Agama.

H. Syamsir juga menambahkan bahwa dalam pelaksanaan Raker 2015 ini, Panitia menyediakan absen finger print untuk para peserta, serta sertifi-kat yang langsung dicetak dengan foto peserta langsung. Jadi dengan dua hal ini peserta betul-betul serius mengi-kuti kegiatan tidak bisa keluar masuk seenaknya karena absen finger print per season. Untuk sertifikat ini sudah yang ketiga kalinya dan kalau finger print baru yang pertama.

Dalam kesempatan itu, Kabag TU juga secara simbolis menerima laporan dari Pengelola HUMAS sebagai contoh pertanggung jawaban pe-kerjaan diakhir tahun. “Ini contoh dari pertanggung jawaban SOP yang menjadi standar kerja setiap ASN, di-buktikan dengan laporan yang disertai dengan bukti fisik, semoga ini menjadi contoh buat seluruh ASN di Kementer-in Agama”, begitu kata H. Bustari saat menerima buku itu dari H. Kardinal. FENDI/Shika

sebuah jorong bernama Lubuk Tareh haru melewati Pulau Punjung Kabbu-paten Dharmasraya bila ingin menaiki kendaraan. Kini dengan berakhirnya TMMD/N pada tanggal 26 Mei 2015 Tigo Lurah kembali dengan kesunyian-nya seraya menunggu kunjungan beri-kutnya dengan oleh-oleh pencerahan agar Tigo Lurah bisa setara dengan dunia luar. FENDI/Shika

Page 34: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

34

Penilaian Keluarga Sakinah dan Mesjid Percontohan Upaya Motivasi

34

Kota Solok, PAB - Program Unggu-lan dari Kementerian Agama yang diselenggarakan oleh seksi Bimbingan Masyarakat Islam adalah program penilaian keluarga sakinah dan Pe-nilaian Mesjid Percontohan, program ini bertujuan untuk mewujudkan cita-cita dan tujuan pembangunan Nasional yang sedang dan akan terus dilaksanakan oleh pemerintah, cita- cita dan tujuan tersebut adalah mewujud masyarakat yang adil dan makmur, bahagia, sejahterah lahir dan bahtin serta memperoleh kesela-matan hidup dunia dan akhirat.Untuk mewujudkan cita- cita dan tu-juan pembangunan Nasional tersebut diatas, maka pemerintah dalam hal ini Kementerian Agama terus beru-paya dengan berbagai macam usaha, diantaranya adalah dengan program penilaian lomba keluarga sakinah, lomba ini dilaksanakan secara berta-hap , mulai dari tingkat kecamatan Kabupaten/ kota, provinsi sampai ketingkat Nasional. Begitu juga ter-hadap mesjid yang dijadikan sebagai mesjid percontohan yang dilakukan beberapa tahap.

Tim penilai yang di SK kan oleh Kepala Kemenag Kota Solok telah melakukan penilaian, dengan cara langsung turun dan melihat kondi-si di lapangan terhadap peserta yang ikut lomba. Setelah mengadakan pe-nilaian langsung kelapangan kemudian Tim penilaian menentukan pemenang, dari hasil rapat Tim muncullah tiga pemenang.

Ketiga pemenang keluarga saki-nah tersebut adalah : Juara per-tama diraih oleh pasangan H. Arizal dan Hj. Yurnita, S.Ag, juara kedua pa-sangan H. Basyir dan Hj Das Endiarti dan juara ke tiga H.Syahril Tandra dan Hj.Hidayati. Ketiga para pemenag di-pasangkan salempang, diserahkan tro-pi dan hadiah oleh Kabid Penais Zawa Kanwil Kemenag Prov. Sumbar H. Mas-war, MA, Kepala Kankemenag Kota Solok Drs. H. M. Nasir dan kasi Bimas H. Afrizen pada saat apel HKN (Hari Kesadaran Nasional), Rabu (17/06) di-halaman Kankemenag Kota Solok.

Bukan keluarga sakinah juga yang dinilai, untuk memotivasi dan me-ningkatkan pembinaan terhadap mes-jid yang sebagai pusat peribadatan dan pembinaan umat serta evaluasi dan apresiasi usaha pada ta’mir mes-jid maka tlah diadakan lomba peanu-grahan Mesjid percontohan Tingkat Ko-ta Solok tahun 2015.

3434

Yang dalam penyerahan penganu-grahan langsung di serahkan oleh Wa-likota Solok H.Irzal Ilyas, Kepala Kan-tor Kementerian Agama Kota Solok H. M. Nasir, yang didampingi oleh Kasub-ag Tata Usaha Samsidir, S.Ag dan Kasi Bimas H. Afrizen bertempat di Mesjid Syura Pandan Kota Solok, Kamis Malam (11/06)

3 Mesjid dengan memiliki profil yang sangat bagus dan memenuhi kri-teria penilaian. Juara pertama diraih oleh Mesjid Syura Pandan, juara ked-ua Mesjid Almanar Sawah Sianik dan ketiga Mesjid Istiqamah Tanah Garam. Masing-masing mesjid menerima tro-pi, piagam dan bingkisan yang diserah-kan oleh Walikota Solok, Kepala Kanke-menag Kota Solok dan Kasi Bimas ke-pada masing-masing pengurus mesjid.

Dalam hal ini Walikota Solok juga memberikan tropi bergilir dan bantuan

kepada mesjid Syura Pandan, “dimana setiap tahunnya akan diadakan lomba mesjid percontohan se Kota Solok dan tropi ini akan dipergilirkan, “ ujar Irzal Ilyas orang nomor satu di Kota Solok ini.

Terhadap program ini, Kepala Kankemenag Kota Solok H.M Nasir men-gatakan bahwa , Kementerian Agama Kota Solok telah melakukan berbagai pembinaan dan motivasi , baik itu ke-luarga sakinah dan penilaian dalam terhadap mesjid percontohan, dengan berbagai pertimbangan dan hasil dari penilaian maka diputuskan sebagai mesjid percontohan itu adalah Mesjid Syura Pandan dan pasangan H. Arizal dan Hj. Yurnita, S.Ag yang akan me-wakili Kota Solok ke tingkat Propinsi. Diana/Shika

Page 35: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

35

Sawahlunto, PAB - Meskipun duduk di atas selembar tikar dan saling berdesakan di bawah terik matahari, tak menyulutkan sedikitpun ribuan massa membubarkan diri dari Lapan-gan Segitiga (Lapseg) PT. Bukit Asam Unit Penambangan Ombilin (PTBA UPO) Kota Sawahlunto, Sabtu (13/6). Pasalnya, kehadiran sosok Laki-laki bernama Wijayanto di tengah keru-munan massa terasa sejuk bagi siapa saja menyaksikan langsung pada saat itu termasuk para pejabat yang kerap menghapus cucuran keringat dikening akibat cuaca panas.

Kendati bukan seperti pedagang kaki lima menjajal barang dagangan atau pembagian Sembako gratis un-tuk menarik simpatisan, penyampaian pesan dakwah oleh Pria kelahiran So-lo tahun 1968 itu membuat orang ter-kesima dan betah, tak kalah pula me-nariknya dengan atraksi pesulap mau-pun goyang gergaji ala artis ternama, ditambah lagi penampilan Gadis can-tik “Aulya Devira Yolanda (Yola)”, Pela-jar kelas XI SMAN 1 Sawahlunto, Fina-lis 32 besar kontestan Akademi Sahur Indonesia (AKSI) yang tayang di Stasi-un TV Indosiar

Diawali pemberian motivasi serta teknik menarik simpati, memakai gaya bahasa mudah dimengerti tapi penuh imjinasi, Dosen Magister Manajemen Universitas Gadjah Mada (UGM) terse-but mengingatkan, negara Indonesia saat sekarang terusik dengan empat hal, yakni perceraian, perselingkuhan, nikah siri dan hubungan tidak baik ses-ama manusia.

Menurutnya, dalam satu jam ter-jadi perceraian suami isteri akibat dis-harmonisasi, padahal mereka may-oritas muslim. “Allah Swt memben-ci perceraian, perceraian disebab-kan tidak adanya kebersamaan dalam rumahtangga, makan bersama keluar-ga, tahajud bersama suami isteri dan anak, serta keluarga berjalan sendi-ri-sendiri tanpa musyawarah maupun kompromi, padahal Rasulullah Saw se-tiap hendak shalat malam senantiasa membangunkan isterinya untuk shalat berjamaah,” ulasnya.

Terkait perselingkuhan dan nikah siri, kebanyaan dilakukan oleh laki-laki bukan karena syari’ah melainkan syah-wat. “Rumput tetangga lebih hijau dari rumput sendiri, terutama di Padang Golf. Makanya banyak orang-orang ka-ya yang suka main Golf karena rumput-nya lebih hijau,” sindirnya.

Menyambut kedatangan bulan suci Ramadhan 1436 H, ustad dengan tinggi

Ustadz Wijayanto : Indonesia Terusik dengan Empat Hal

165 cm, sering tampil di beberapa sta-siun televisi swasta menjelaskan peri-hal penyebab amal puasa tidak diteri-ma. “Ada tiga hal puasa seseorang ti-dak sampai ke langit, diantaranya anak durhaka kepada orangtua, suami isteri tidak bermaaf-maafan dan hubungan tidak baik antar sesama,” terangnya. Sebelumnya, selain menyinggung pro-gram magrib mengaji, Walikota Sawah-lunto Ali Yusuf pun memberikan apre-siasi kepada Yola asal Nagari Kolok Mu-dik Kecamatan Barangin karena telah membawa nama baik Sawahlunto. Wa-ko didampingi Wawako berjanji akan memberikan reward berupa beasiswa kepada bersangkutan sampai perguru-an tinggi.

Sementara, Kepala Kantor Kemen-terian Agama H.Ramza Husmen men-gucapkan terimakasih kepada pemer-intah daerah atas atensinya dalam mengembangkan nilai-nilai agama di tengah-tengah masyarakat. Beliau ber-harap, tabligh akbar kali ini lebih ber-makna bagi warga Sawahlunto sekal-igus menjadi inspirasi maupun motiva-si memasuki Bulan Suci Ramdhan 1436 H. Selama ceramah berlangsung, ses-ekali Pengasuh pesantren Bina Anak Sholeh Yogyakarta itu menyinggung masalah humanisme dan tanggapan berbagai masyarakat tentang poligami. f@hmiǀǀMetra

3535

Page 36: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

363636

FASILITAS DUKUNG PERCEPATAN KERJA KUA

RIBUAN MUSTAHIQ TERIMA ZAKAT DARI BAZNAS SIJUNJUNG

Muaro Sijunjung, PAB - Kantor Uru-san Agama (KUA) merupakan Kantor terkecil Kementerian Agama yang berada di Kecamatan. Secara organ-isasi, KUA merupakan unit pelaksana teknis Direktorat Jenderal Bimbin-gan Masyarakat Islam pada tingkat Kecamatan. Sebagai salah satu unit pelayanan publik, KUA dituntut mam-pu memberikan pelayanan kepada masyarakat dengan optimal.

Pelayanan di KUA meliputi pelayan-an pernikahan, perwakafan, kemasji-dan, bimbingan calon pengantin, pem-binaan pengamalan agama, majelis ta’lim, pengukuran arah kiblat, sosia-lisasi produk halal dan bimbingan ma-nasik haji, serta konsultasi keagamaan.

Sebagai penunjang besarnya tugas dan fungsi KUA, serta untuk percepa-tan pelayan, maka Kantor Kemente-rian Agama Kabupaten Sijunjung ses-uai dengan Dipa tahun 2015 pada Sek-si Bimas Islam, membekali masing-ma-sing KUA dengan Laptop. Selain itu em-pat dari delapan KUA dengan tingkat peristiwa nikah tertinggi juga diberi-kan UPS.

Kepala Kantor Kementerian Aga-ma Kabupaten Sijunjung menyerahkan langsung laptop dan UPS kepada Ke-pala KUA Kecamatan. Berlangsung di halaman Kantor Kemenag usai pelak-sanaan Apel Pagi Senin (15/6). H. Af-rizal, S.Ag, MM didampingi oleh Kepala Seksi Bimas Islam, berpesan agar se-luruh KUA dapat meningkatkan pelay-anan kepada masyarakat. Manfaatkan fasilitas yang diperoleh dengan semak-simal mungkin.

Secara global KUA diharapkan dapat memberikan pencitraan yang

baik untuk Kementerian Agama, khu-susnya Kementerian Agama Kabupat-en Sijunjung.

Penyelenggara Syari’ah gelar pembinaan Badan Hisab

Rukyat

Sementara itu dihari yang sama Pe-nyelenggara Syari’ah menggelar pem-binaan Badan Hisab dan Rukyat (BHR). Bertempat di Aula Kantor Kemenag, panitia pelaksana mendatangkan pe-materi ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) kab. Sijunjung, sekaligus juga se-bagai Ketua BHR H. Hidayatullah, Lc.

Kegiatan berlangsung satu hari penuh diikuti oleh peserta berjumlah 30 orang. Terdiri dari Kepala KUA Ke-

camatan, Penyuluh Agama Fungsional, Tokoh Masyarakat dan Pengurus Organ-isasi Islam.

Pembinaan bertujuan menambah ilmu dalam menyongsong dan mengisi bulan Ramadhan, dan diharapkan selu-ruh pihak tidak mengetengahkan per-bedaan, tetapi mengutamakan per-saudaraan. Demikian penuturan Ke-pala Kantor Kemenag Kab. Sijunjung H. Afrizal, S.Ag, MM saat memberikan arahan dan membuka acara secara res-mi. (nori|ef)

Muaro Sijunjung, PAB - Senin (15/6) Badan Amil Zakat Nasional (BAZNAS) Kabupaten Sijunjung, menyalurkan dana kepada mustahiq. Pembagian zakat tahap I tahun 2015 bertepa-tan dengan menyambut bulan suci Ramadhan, Rp. 801.300.000 (delapan ratus satu juta tiga ratus ribu rupiah) diserahkan kepada 2.836 mustahiq.

Gedung Pancasila Muaro Sijunjung penuh sesak oleh masyarakat. Dengan membawa surat undangan dari pen-gurus Baznas, para mustahiq penuh harap, bantuan zakat yang diterima dapat membantu memenuhi kebutu-han sebelum Ramadhan.

Penyerahan diawali secara simbolis oleh Sekda Kab. Sijunjung didampingi oleh Kepala Kantor Kemenag Kab. Si-junjung H. Afrizal, S.Ag, MM, dan be-

Penyerahan Laptop Pada KUA

berapa kepala SKPD lainnya.Penyerahan zakat kali ini merupak-

an program Sijunjung Cerdas dan Sijun-jung peduli.

Mustahiq penerima zakat adalah usulan dari UPZ UPTD Pendidikan Ke-camatan, SLTP/SLTA, Kantor Camat dan Kantor urusan Agama, serta usu-lan UPZ SKPD/Instansi/BUMD yang ada di Kabupaten Sijunjung.

Ketua Baznas Kab. Sijunjung AT. Rohendi berpesan supaya seluruh mus-tahiq, mempergunakan zakat yang diterima untuk hal-hal yang betul-bet-ul dibutuhkan, bukan berdasarkan ke-inginan. Dalam kesempatan sama juga mengajak mustahiq untuk mendo’akan para muzakki diberi kemudahan reski oleh Allah SWT. (nori|ef)

Page 37: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

37

50 Kota, PAB - Lebih kurang 27 hari Tentara Manunggal Masuk Desa/Nagari (TMMD/N)berada di Kenagar-ian Koto Tinggi Kecamatan Gunuang Omeh Kabupaten Lima Puluh Kota. Merupakan suatu kebanggaan bagi Pemerintah Lima Puluh Kota khusus-nya masyarakat Koto Tinggi dengan masuknya anggota TMMD/N. Kegiatan yang bertujuan membangun daerah terpencil sangat dirasakan manfaat-nya oleh masyarakat. Di Kenagarian Koto Tinggi sendiri kegiatan terfokus kepada pembenahan sarana transpor-tasi berupa perbaikan jalan yang me-mang sangat memerlukan perbaikan.

Program TMMD/N adalah program Pemerintah bekerja sama Kementeri-an Agama RI dalam upaya peningkatan kesejahteraan masyarakat. Sebagai wujud kepedulian Kementerian Aga-ma agar masyarakat tahu bahwa lem-baga Kementerian Agama juga peduli lingkungan dan lebih jauh dari itu Ke-mentrian Agama secara tidak langsung mengutarakan bahwa ini adalah salah satu misi penanaman nilai-nilai agama ditengah masyarakat. Adalah hal yang patut diacungi jempol bahwa dengan melibatkan aparatur negara, Kement-erian Agama mampu berbaur dengan masyarakat. Kementerian Agama bu-kan hanya berdakwah dari masjid ke masjid, tapi berdakwah dengan terjun lansung ketengah masyarakat. Inilah

37

dakwah Bil Hal yang semestinya semua kita mampu menerapkannya sebagai khalifah dimuka bumi ini.

Hari ini Rabu 27 Mei 2015 berkahir sudah kegiatan TMMD/N yang ke 94 di Kabupaten Lima Puluh Kota. Acara di-tutup lansung oleh Bupati Lima Puluh Kota DR. Alis Marajo. Dalam sambutan-nya beliau menyampaikan ucapan teri-ma kasih kepada seluruh anggota TNI yang telah berpartisipasi dalam mem-bangun daerah khususnya di Lima Pu-luh Kota.

Ucapan terima kasih juga kepada seluruh lapisan masyarakat Kenagar-ian Koto Tinggi yang telah ikut ser-ta berperan aktif membantu kelan-caran pelaksanaan TMMD/N. Terima kasih juga kepada Kementerian Agama RI yang telah menyelenggarakan keg-iatan ini. Harapan kita semoga kede-pan kegiatan ini akan tetap berlanjut dan mampu meningkatkan kesejahter-aan masyarakat, pungkas Alis Marajo menutup arahannya.

Dalam penutupan kegiatan ini ju-ga dihadiri oleh Kepala Kantor Wilayah Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat Drs. H. Salman K. Memet, MM, Kepala Kantor Kementerian Agama Ka-bupaten Lima Puluh Kota Drs. H. Gus-man Piliang, MM, Kepala Kantor Uru-san Agama Kecamatan Gunuang Omeh Jonefendi, S. Ag serta seluruh unsur Muspika, Muspida dan para undangan

lainnya.Usai menutup kegiatan, Bupati, Ke-

pala Kanwil Kementerian Agama, Ke-pala Kantor Kemenag Lima Puluh Ko-ta dan beberapa undangan lainnya lan-sung bergerak menuju lokasi pelaksa-naan TMMD/N yang Alhamdulillah 100 % terlaksana.(Nina/Shika)

TMMD/N Berakhir, Sarana Transportasi Membaik

3737

Page 38: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

3838

Seleksi PORSADIN Lima Puluh Kota Digelar

38

Ssrilamak, PAB - Pekan Olah Raga dan Seni Santri Diniyah (PORSADIN) Tingkat Kabupaten Lima Puluh Kota digelar. Sebanyak 166 orang peserta dari 10 Kecamatan siap berkompetisi. Kegiatan yang dinahkodai Seksi Pen-didikan Diniyah dan Pondok Pesantren bekerjasama dengan Forum Komuni-kasi Diniyah Takmiliyah ini adalah kali yang pertama digelar di Lingkungan Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota. Merupakan suatu ajang yang sangat edukatif bagi santri Dini-yah dalam mengembangkan potensi mereka dibidang akademis, seni dan ketangkasan berolah raga. Disamp-ing itu kegiatan ini juga merupakan wadah untuk mewujudkan shilatur-rahim antar santri dan guru yang secara sadar akan melahirkan rasa kebersamaan, peningkatan kompe-tensi lembaga, memupuk nilai-nilai ukhwah dan menciptakan kompetisi yang sehat.

Bertempat di Mushalla Amanah, kegiatan ini dibuka lansung oleh kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Lima Puluh Kota Drs. H. Gusman Pil-iang, MM. Dalam arahannya beliau me-nyampaikan rasa bangga yang berbeda dari kebanggaannya menghadiri acara yang lain. Saya selalu merasakan suka yang mendalam setiap kali menghadi-ri kegiatan yang dilaksanakan oleh gu-ru-guru MDTA, nuansanya selalu berbe-da. Para generasi tua yang selalu ber-jiwa muda, itulah yang saya banggakan dari para “mesin pencetak generasi Qur’ani” ini, ungkap bapak tiga putra ini berbinar-binar.

Menukuk Gusman menekan kan bahwa meskipun kegiatan ini sudah dianggarkan dalam DIPA Kementerian Agama tapi niatkanlah sebagai ladang amal dalam menciptakan anak cucu ki-ta yang Islami. Peletekan Batu Perta-ma dasar agama bagi generasi ini ada ditangan guru-guru RA/MI termasuk guru-guru MDTA. Menutup, pencinta batu akik ini berharap semoga selek-si berjalan lancar, awalilah segala ke-giatan dengan niat yang ihklas, jujur dan sandarkan semuanya pada agama, jangan pernah lepas dari koridor aga-ma, karena apapun gerak langkah hid-up sudah diatur oleh agama.

Dihubungi diruang kerja, Ke-pala Seksi Pendidikan Diniyah dan Pondok Pesantren Drs. H. Zakaria menjelaskan bahwa Seleksi PORSADIN sengaja digelar lebih awal karena ki-ta ingin menyiapkan santri untuk ajang PORSADIN Tingkat Provinsi Sumatera Barat. Saya mengharapkan agar kafilah yang kita bawa nanti benar-benar siap

berkompetisi di Tingkat Provinsi. Den-gan dilaksanakannya seleksi lebih aw-al, santri akan mempunyai waktu yang panjang untuk berlatih. Lebih lanjut beliau menjelaskan bahwa santri yang akan dikirim nanti adalah para pemun-cak hari ini. Kita harus komitmen den-gan aturan. Terakhir beliau menyam-paikan ucapan terima kasih kepada se-luruh kecamatan yang telah mengirim peserta. Meskipun dalam suasana per-siapan ujian kenaikan kelas, tapi mer-eka tetap antusias mengikuti kegiatan PORSADIN.

Tercatat ada 9 cabang lomba yang diseleksi dalam kegiatan PORSADIN. Empat cabang lomba diantaranya Tah-fizh Juz 30, Pidato Bahasa Indonesia, Pidato Bahasa Arab dan Kalighrafi di-laksankan tanggal 23 Mei 2015. Sedan-gkan dihari kedua 24 Mei 2015 dilak-sanakan lima cabang lomba yaitu Mu-ratthal wal Imla’, Puisi Islami, Cerdas Cermat, Atletik dan Futsal. Kegiatan

PORSADIN difokuskan dibeberapa titik, yaitu Aula VIP, Mushalla, Aula Baznas, Aula FKUB dan Lapangan Hijau Politani Unand Payakumbuh.(Nina/Shika)

Page 39: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

39

39

Payakumbuh, PAB - Suasana bumi perkemahan Jorong Tajung Ateh Ken-egarian Taram Kabupaten Lima Puluh Kota memberikan kesan tersendiri bagi Pramuka Gugus Depan (Gudep) 03-007-03-008 pangkalan MAN 3 Paya-kumbuh. Karena dari delapan puluh peserta anggota pramuka penegak yang aktif mengikuti kegiatan ke-pramukaan sebelas orang dinyatakan lulus dari berbagai disiplin ilmu kepramukaan dan dilantik menjadi Ambalan Pramuka Penegak Bantara. Acara pelantikan berlangsung Minggu (17/05) oleh pembina Gudep Amrial, S.Ag.S.Pd atas nama Ka. Kwarcab dan Kamabigus.

“Tanda Kecakapan Umum (TKU) Bantara yang telah terpa-sang di pundak anda bukanlah untuk gagah gagahan. Akan teta-pi, mengandung makna dan tu-gas berat yang harus dipertang-gungjawabkan baik secara mo-ril maupun secara kelembagaan. TKU Bantara yang telah terpas-ang di pundak anda berbentuk trapesium berwarna dasar hijau dengan gambar bintang, sepas-ang cikal kelapa berwarna kun-ing emas, bagian bawah tunas ke-lapa bertuliskan Bantara. Hal ini bermakna Warna hijau melam-bangkan kesegaran hidup, war-na kuning melambangkan ke-cerahan hidup menuju keagun-gan dan kemuliaan budi, bintang bersudut lima melambang Ketu-hanan Yang Maha Esa. Dua buah tunas kelapa yang berpasangan mengibaratkan keselarasan ke-satuan gerakan pramuka putra dan putri yang sedang membi-na dirinya sebagai makluk prib-adi, makluk sosial,makluk Al-lah, SWT menuju cita- cita bang-sa yang tinggi, setingi bintang di langit kemudian mengabdikan dirinya ke dalam dan ke luar or-ganisasi kepramukaan”, ungkap Amrial.

“Artinya secara filosofi se-bagai anggota pramuka Pen-egak Bantara harus memiliki cita – cita dan semangat yang tinggi, fisiknya tangguh dan kei-manannya kokoh. Eksistensinya dapat memberikan keteladan-an di tengah – di tengah keluar-ga, masyarakat bangsa dan neg-ara. Hidupnya tak ubahnya se-batang pohon kelapa. Seluruh unsur yang ada pada pohon kela-pa dapat memberi manfaat dan dimanfaatkan oleh manusia. Mulai dari batang, tempurung , sabut, daun basah, daun ker-

ing, lidi, air, isi, arai dan apapun bentuknya yang ada pada kelapa semua bermanfaat. Sebagai ang-gota pramuka penegak dirinya harus memberikan manfaat dan dapat dimanfaatkan oleh kelu-arga dan masyarakat. Dari satu biji buahnya menghasil ratusan bahkan ribuan buah artinya se-bagai kader estapet kepemimp-inan pada gudep 03-007-03-008 harus memiliki rasa tanggung jawab tugas yang diberikan un-tuk generasi berikutnya. Dipun-dak andalah letak maju mun-durnya gudep -03-007-03-008 pangkalan MAN 3 Payakumbuh” tegas pembina.

Acara tersebut dihadiri para pembi-na, majelis guru, puluhan ambalan se-nior dari berbagai angkatan serta pulu-han anggota pramuka penegak. Peserta yang dilantik terdiri dari taufik Hiday-at, Leni Putri.Afrinaldo, Andani kelas X IPK, Silfi Nadya Utari, Rathika Magrifa, Yana Yutisa, Arifah Cristhy, Melina Lat-ifa dari kelas X IA. Leo Afandi, Syailal Arimi, Diko Fajar Anugrah, Mulydia Fitri dari kelas X IPS. Kamabigus yang di wakili waka Kamabigus Yelvia Roza,S.Pd dalam acara pengesahan pelantikan di halaman kampus biru MAN 3 Paya-kumbuh Senin (18/05) dalam sambutan menyatakan terima kasih kepada pa-ra pembina yang telah melakukan tu-gasnya sebagai pembina pramuka pa-

da gudep 03-007-03-008 MAN 3 Paya-kumbuh dengan baik. “Mudah - mu-dahan ke depan pramuka MAN 3 Payakumbuh semakain jaya. Kepada anggota pramuka yang telah dilantik agar dapat menga-plikasikan ilmunya dalam berb-agai kompetisi di berbagai per-lombaan bidang kepramukaan. Anggota pramuka yang telah di-lantik menjadi bantara dituntut agar memiliki rasa tanggung-jawab terhadap kemajuan ke-giatan kepramukaan di MAN 3 Payakumbuh” ungkap Yelvia Roza (Humas MAN 3 Payakumbuh ).

PENEGAK BANTARA MAN 3 PAYAKUMBUH DILANTIK

39

Pemasangan TKU bantara oleh pembina Pramuka Amrial,S.Ag.S.Pd. kepada putra terbaik Taufik Hidayat

kelas X

39

Page 40: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

Payakumbuh, PAB-Pancaran sinar men-tari pagi Rabu (17/6) tepat pukul 7.30 WIB puluhan ASN Kemenag Kota Pay-akumbuh terpaku serius mendengar sambutan Kepala Kakankemenag Ko-ta Payakumbuh H. Asra Faber. Upaca-ra yang digelar dengan berpakaian se-ragam lengkap korpri itu berlangsung di halaman Kantor Kementerian Agama Kota Payakumbuh.

“Selamat menunaikan ibadah pua-sa Ramadhan dengan cara saling ber-maafan, memberbersihkan hati, men-jalin kebersamaan, dan berfikir secara positif atau positif thingking. Selama bulan suci Ramadhan terjadi peruba-han jam masuk dan pulang kerja bagi ASN”, ungkap Asra Faber. “Senin sam-pai Kamis masuk kerja jam 08.00 WIB dan pulang pukul 15.00 WIB sedangkan hari Jum’at pulang pukul.15.30 WIB. Perubahan ini dilakukan untuk menja-ga kualitas ibadah puasa kita kepada Allah SWT” tambah Asra Faber menga-wali sambutannya.

“Selanjutnya yang harus diperhati-kan adalah perlu dibentuknya panitia buka bersama dan acara halal bi halal. Kenaikan gaji 6 persen dibayarkan pa-da bulan Juli. Gaji dan Tunjangan Kin-erja ke-13 dibayarkan pada bulan juli 2015” tegas Asra Faber.

Dalam upacara tersebut hadir Ke-pala Sub Bagian Tata Usaha Jufrimal, MA, para Kepala Seksi dan penyeleng-gara, seluruh staf pegawai Kantor Ke-menag Kota Payakumbuh, para Kepala KUA, Pengawas, Kepala Madrasah dan Kepala Urusan Tata Usaha se - Kota

Jalankan Bulan Maghfirah dengan Positif Thinking

40

Payakumbuh.“Setiap kita sebagai ASN dituntut

Melaksanakan PP 53 tahun 2010 ten-tang disiplin ASN. Untuk itu, buku ca-paian kinerja harian harus diisi setiap hari kerja dan ditanda tangani atasan langsung. Jika terlambat masuk atau cepat pulang kantor, akan dikuran-gi pembayaran tunjangan kinerjan-ya, sesuai dengan PMA Nomor 49 ta-hun 2014.

“Untuk hal ini, kita telah menetap-kan satu orang ASN yang akan menga-wasi. BMN Kementerian Agama har-us dijaga dan dipelihara sebaik mung-kin. Administrasi persuratan harus ses-

uai dengan PMA 16 tahun 2006 dan SOP. Setiap surat harus melalui Ka-subag Tata Usaha,” tegas mantan Ka-kankemenag Kab. Agam ini mengakhi-ri. ( Amrial|ef)

4040

penaikan sang merah putih pada upacara 17 Juni 2015 di halamnan kantor kemenag Payakumbuh.

( photo humas Kemenag

Page 41: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

Batusangkar, PAB - Orientasi Pem-binaan Kepegawaian dilingkungan Kemenag Kab. Tanah Datar Jumat ( 29/5 ) dibuka secara resmi oleh Ka Kankemenag Kab. Tanah Datar Drs. H. Malikia, MA di aula utama SMK Negeri 2 Batusangkar di Bukit Gombak. Ketua Panitia Pelaksana Alinardius, MA dalam laporannya mengatakan kegiatan orientasi tersebut dilak-sanakan selama tiga hari ( 28/5 – 30/5 ) dan dengan jumlah peserta sebanyak 60 orang peserta terdiri dari Kaur TU Madrasah tingkat MA, MTs dan Pegawai Aministrasi pada tingkat MI, Penyuluh Agama Kantor KUA Kecamatan dan pegawai pada Kantor Kemenag Kab. Tanah Datar. Adapun dasar dari penyelenggaraan Orientasi Kepegawaian itu adalah KMA 570 tentang Asesmen Aparatur Sipil Negara ( ASN ) dan DIPA Ke-menag Kab. Tanah Datar tahun 2015. Dalam kesempatan itu Alinardius, berharap dengan adanya kegiatan Orientasi Pembinaan Kepegawaian tersebut diharapkan mampu mencip-takan PNS /ASN Kementerian Agama Kab. Tanah Datar yang berkualitas dan berdisiplin tinggi sehingga tidak ada lagi PNS/ASN Kemenag yang bermasalah dan mencemarkan nama baik Kementerian Agama .

Kemudian ia juga melaporkan se-lama berlangsungnya Kegiatan Orien-tasi itu, ada empat orang narasumber menyampaikan materi masing-masing Drs. H. Malikia, MA Kepala Kemenag Tanah Datar dengan judul materi KMA. 207 tahun 2013 tentang Asesmen Kom-

MENCIPTAKAN ASN YANG BERKUALITAS DAN BERDISIPLIN TINGGI

petensi, Dra. Hj. Artina Burhan, M.Pd Widyaiswara Balai Diklat Keagamaan Padang dengan judul materi Pengem-bangan Kepribadian Pegawai Negeri Sipil Dilingkungan Kementerian Aga-ma Kab. Tanah Datar dan Drs. Eldison, M.Ag juga Widyaiswara Balai Diklat-Keagamaan padang dengan judul ma-teri Etos Kerja PNS serta Alinardius, MA Kasubbag TU Kemenag Tanah Datar dengan judul materi Sosialisasi 5 Buda-ya Kerja .

Sementara itu Kepala kantor Ke-menag Kab. Tanah Datar Drs. H. Mali-kia, MA dalam arahnnya mengatakan Kegiatan Orientasi kepegawaian itu adalah merupakan hal yang san-gat penting untuk diikuti oleh setiap PNS. Dengan adanya kegiatan orien-tasi kepegawaian tersebut diharap-kan dapat menjadikan PNS / ASN Ke-

menag yang berkualitas , profesion-al dan berdisiplin dalam melaksanakan tugasnya .

Pegawai Kemenag , khususnya Ke-menterian Agama Kab. Tanah Datar ha-rus mampu merobah paradigma lama ‘yang ingin dilayani, menjadi pelay-an masyarakat yang baik dalam pelak-sanaan tugas sesuai dengan Jabatan Fungsional Umum ( JFU ) yang diem-bannya.

Diakhir arahannya Ka kankemenag menambahkan , sebagai PNS/ASN ke-menterian Agama yang telah diberi-kan tambahan kesejahteraan berupa Tunjangan Kinerja / Remunirasi ke-padanya diharapkan mampu mening-katkan kinerjanya sesuai dengan JFU-nya. ( Yon )

4141

Ka Kankemenag Tanah Datar Drs. H. Malikia,MA memb erikan arahan. (

Yon )

Page 42: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

42

Agam, PAB - Al Qur’an merupakan ref-erensi terlengkap bagi umat muslim. Beribadah membacanya walaupun satu huruf apalagi hitungan ayat, lebih uta-ma dihafal. Mengisi libur Ramadhan ta-hun ini, pondok pesantren Darul Mak-mur Sungai Cubadak kecamatan Baso, memberi kesempatan pada santri un-tuk menghafal al Qur’an selama sebu-lan. Kegiatan yang diberi nama Daurah Tahfidzul Qur’an itu, bertujuan mem-beri bimbingan pada santri khusus dalam menghafal.

Tidak kalah penting kegiatan Dau-rah Tahfidz memotifasi generasi Islam agar lebih mencintai, memahami serta mengamalkan al Qur’an. Kegiatan ini juga menjaga fadilah puasa Ramadhan. Kegiatan dalam metoda pembelajaran bebas, menggunakan sistem mengha-fal, disetor pada pembimbing. Disamp-ing hafalan juga diterapkan pola musa-baqah tahfidz secara nasional.

Kegiatan yang diperkirakan menel-an biaya 25 juta rupiah bersumber dari sumbangan donatur dan lembaga yang tidak mengikat, mendapat respon posi-tif dari yayasan, orang tua santri. Kuo-ta santri maksimal 25 orang. Kegiatan ini direncanakan, 11 Juli dan dihadiri

Daurah Tahfidz I Efektifkan Ramadhan Santri

42

Bupati, Kakankemenag, Pengurus BA-ZNAS Agam serta aparatur kecematan. Hal itu diungkapkan panitia pelaksana M. Zakir dan Syafrizal.

Ketua panitia M. Zakir mengatakan, sampai saat ini kesiapaan tenaga pendamping selama satu bulan su-dah positif, namun masih ada pos keg-iatan yang belum tertutupi diantaran-ya biaya transportasi pendamping se-cara bergantian diadopsi daerah lain disamping anak nagari kecamatan Ba-so sendiri. Antusias masyarakat ter-gabung dalam jamaah juga sangat tinggi, terbukti dengan membanjirnya sumbangan melalui infak, begitu juga melalui partisipasi jamaah masjid IPDN tambahnya.

Pondok pesantren satu-satunya di kecamatan Baso itu, optimis mengi-kuti jejak pondok yang sudah berusia puluhan tahun walaupun Darul Mak-mur baru tiga tahun. Bentuk kepedu-lian masyarakat serta kegigihan alum-ni pondok simpang Batuhampa ter-gabung pada guru tuo, sulit ditandingi anak nagari lain. Itu dibuktikan den-gan kehadiran para guru tuo menghad-iri panggilan ceramah ke luar kabupat-en Agam, antara lain nagari Suayan Li-

ma Puluh Kota, dan Tanjuang Alai ka-bupaten Solok.

Tampilan santri juga sangat mem-banggakan, pada Kompetisi Sains Ma-drasah (KSM) baru ini, ada masuk sepu-luh besar beberapa bidang studi. Bakat santri sebagian dapat disalurkan, dis-amping masuk cabang lomba pada kegiatan kabupaten juga memperke-cil waktu luang santri hal tidak efektif seperti ke warnet dan hura-hura den-gan sebaya. Komitmen penerapan dis-iplin sesuai kerjasama pelaku pendidi-kan Madrasah pondok pesantren den-gan orang tua dan santri, tentang tata tertib dan sangsi, telah berjalan sesuai kesepakatan, tambah kepala Madrasah Darul Makmur Ridha Albiy didampingi pimpinan ponpes Marwan Abbas. (syf/rina)

4242

KELUARGA BESAR KEMENTERIAN AGAMA KANTOR KABUPATEN AGAM

Mengucapkan Turut Berduka Cita Atas Berpulangnya ke Rahmatullah

MUFTI, S. Ag (52 Th) PENGAWAS PAI KECAMATAN TIL. KAMANG & PALUPUAH

JUMAT, 12 JUNI 2015,DI KEDIAMAN KELUARGA NAGARI GADUT TIL. KAMANG

Hj. BISMAWATI.M, S.Pd (50 Th) STAF SEKSI PENDIDIKAN MADRASAH

SELASA, 16 JUNI 2015, DI KEDIAMAN KELUARGA BALAI SALASA NAGARI LB. BASUNG

ARAFAH (96 Th)Orang Tua / Ibu Drs. H. Jasmi. AN Mantan kakandepag Agam SENIN, 08 JUNI 2015, DI KEDIAMAN KELUARGA NAGARI KAMANG MUDIAK KAMANG MAGEK

KEPALA KASUBAG TU

H. HENDRI, S.Ag, M.Pd EDI ZALMAN, S.Ag

Page 43: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

43

Agam, PAB - Jika kamu bersyukur atas nikmatKu, akan Ku Tambah, jika kamu kufur adzabKu amat pedih. memahami ayat ini, keluarga besar MTsN IV Angkek Candung bersama pemuka masyara-kat, pemerintah kecamatan, KUA dan kepala Puskesmas melaksanakan syu-kuran atas keberhasilan meraih Adiwi-yata mandiri nasional.

Melengkapi kebersamaan rasa syu-kur dan rasa terima kasih atas kebers-amaan, disempurnakan dengan tausiah oleh ustad kondang H. Rista Wardi dari Padang, Rabu (10/6) di mushalla ma-drasah setempat.

Kepala MTsN IV Angkat Candung Hj. Yesi Makhmi, M.Pd mengatakan, Adiwiyata mandiri diperoleh setelah memperoleh adiwiyata nasional 2013, dan melakukan pembinaan dari tahun 2014-2015 terhadap 11 sekolah dan ma-drasah di Agam. Perjuangan dan saling mendukung setiap kelompok kerja se-lalu berbenah untuk membuat lingkun-gan tetap terjaga semakin rindang dan asri. Program Jumat bersih, berdasar-kan SOP, MOU dengan berbagai instan-si menjadi pendukung aspek penilaian.

Terobosan MTsN IV Angkek Candung menggunakan kompor gas dari biogas “kotoran ternak” memasak di kantin madrasah, disamping tetap membena-hi Green house, gazebo, kolam ikan, galeri, komposting, bank sampah, to-ga, pembibitan sumber air bersih, ru-ang belajar yang mempunyai pojok hi-jau, mushala alam, ruang UKS yang representatif, labor perpustakaan, toi-let, kantor serta ruang labor komputer.

Masing kelompok ekstra kurikul-er juga punya taman yang harus mere-ka rawat per dua minggu sekali terma-suk juga hutan sekolah. Penilaian keg-iatan pembinaan yang dilakukan pada sekolah binaan secara kontiniu lengkap dengan segala bukti fisiknya.

Semboyan segataito (see gabride take it out) dan visi berkarakter Isla-mi, berprestasi sehat dan berwawasan lingkungan, mampu menanamkan bu-daya peduli serta cinta lingkungan ter-tular pada masyarkat sekitar, keluarga dan sekolah binaan. Penghargaan dari presiden di Istana Bogor baru-baru ini bukti kesuksesan keluarga besar MTsN IV Angkat Candung. Ini semua tak terlepas dari support Pemda dan ke-menag agam, tambah Hj.Yesi Makhmi.

Kepala kantor Kementerian Aga-ma Kabupaten Agam H. Hendri, S. Ag, M. Pd mengatakan, program adiwi-yata yang ditorehkan MTsN IV Angkek Candung, bentuk dukungan berbagai prestasi sesuai misi Agam. Keberhasi-lan dalam bidang kebersihan lingkun-gan serta hal yang menyangkut bidang

keagamaan, sudah sewajarnya berawal dari madrasah, mengutip ucapan Bu-pati Indra Catri.

Kehebatan madrasah ibarat penya-kit menular. torehan kerjasama dan kerja keras aparatur madrasah MTsN Matur dan Kamang menerima piagam Adiwiyata Gubernur Sumatera Barat baru-baru ini.

Kebanggaan yang diperoleh ber-kat kerjasama madrasah, lingkungan dan jajaran pemerintah, nilai tertinggi dan tak dapat tergantikan. Hal ini ha-rus tetap dipertahankan dalam mewu-judkan madrasah lebih baik, lebih baik madrasah. Tidak tertutup bagi apara-tur dilingkungan Kantor Kementerian Agama Kabupaten maupun kecamatan, jika bisa cepat kenapa harus ditunda selagi ketentuan terpenuhi, imbuh H. Hendri. (syf/rina)

DUO MTsN AGAM DUTA ADIWIYATAGuru dan Siswa Tularkan Cinta Lingkungan

43 4343

Dua Madrasah Agam MTsN Matur dan Kamang kembali toreh prestasi, menerima penghargaan adi-wiyata sumbar diserahkan Gubernur Irwan Prayitno

(foto. syafrizal)

Page 44: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

44

Bukittinggi, PAB - Madrasah Aliyah Negeri (MAN) 2 Bukittinggi yang berlokasi di Jalan Panorama baru, ke-lurahan Puhun Tembok yang beridiri di lahan yang sangat luas asri. Tidak hanya terus mempercantik diri, MAN 2 terus berinovasi melahirkan lulusan berkualitas.

Mulai pembinaan bidang akdemik, melalui oliempiade yang berlangsung selama ini, dilakukan kepada siswa baru. Sekaligus klasifikasi olimpiade apa yang akan diikuti, ekonomi, fisi-ka, kimia, matematika ataupun biolo-gi. Dalam pembinaan olimpiade, MAN 2 Bukittinggi memiliki guru berkualifi-kasi S2 lulusan ITB, UI dan Timur Ten-gah. diantaranya Murni Dian, S. Pd. M. Fis, Hj. Kurniati, S. Pd, MKim, Fadhlina, S. Pd, M. Pkim, Firda Roza, S. Si dan H. Irsyad Lc, yang tanpa lelah melatih dan mendidik siswanya.

Bagi siswa yang berhasil meraih prestasi, baik iven di tingkat kota, provinsi apalagi nasional, pihak seko-lah memberikan reward termasuk ke-pada guru pembimbing. “Ini salah-satu dari empat program ung-gulan kita,” ungkap Kepala MAN 2 Bukittinggi Dra. Roslindawati RS, S.Pd.

Program unggulan lainnya Eng-lish Clinic, terang Roslinda didampingi

MAN 2 Bukittinggi,Lahirkan Lulusan Berkualitas

melalui English Clinic dan Darul Arabi

Wakil Kepala (Waka) Bidang Humas Candra, S. Pd.Ii, Waka Srapras Drs. Jon Mawardi, waka kurikulum Deswati, SP dan kesiswaan Drs. Asmudin yakni.

Program ini dibina Mister Arian-to dan kawan-kawan, jelasnya. siswa juga dilatih percakapan dengan men-datangkan turis asing kesekolah. Se-tiap siswa program englis clinik yang sudah diberi PIN wajib melakukan per-cakapan menggunakan bahasa Inggris baik dilingkungan maupun luar seko-lah, pidato dan drama Bahasa Inggris. Hasilnya tak sia-sia, setiap iven ini dii-kuti selalu meraih prestasi.

Program unggulan berikutnya yang tak kalah lanjutnya, Darul Arabi. Sa-ma halnya dengan English clinic, Siswa dilengkapi PIN harus menggunakan ba-hasa arab dalam percakapan. Khusus dalam program Darul Arabi, disamping Pembina yang ada, pihak sekolah akan mendatangkan syekh dari Arab, mini-mal dua kali sebulan.

Selanjutnya program Tahfis Al Qur’an yang dilaksanakan pada mata pelajaran Mulok (Muatan Lokal) den-gan target setoran hafalan AlQur’an kepada guru pembimbing khsusus. Se-tiap akhir semester diadakan ujian tahfis hingga 10 juz, dan kepada peser-ta yang lulus diberikan sertifikat.

Sedangkan upaya terus melaku-kan kegiatan memperindah lingkun-gan sekolah dengan pembuatan taman dilengkapi gazebo tambahnya, bertu-juan agar siswa dapat mengikuti PBM dialam terbuka dengan nyaman.

“Alhamdulillah dari pro-gram unggulan yang telah diterapkan ini serta lingkun-gan sekolah semakin can-tik, prestasi MAN 2 Bukit-tinggi terus meningkatkan menggembirakan serta ma-suk penilaian adiwiyata nasi-onal 2015,” tutupnya. (Candra/Rina)

4444

Siswa MAN 2 Bukittinggi tengah mengikuti Proses Belajar Mengajar (PBM) program Eng-

lish Clinic di labor Bahasa Inggris penuh antu-sias. (Foto :Candra)

Page 45: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

45

Kepala MAN 1 Bukittinggi Drs. Syukri sangat senang dan bahagia telah dikunjungi saudara sendiri. Ia berharap masa datang persaudara-an ini semakin erat. “Kedepan di-harapkan akan berkelanjutan dengan kunjungan balasan gu-ru-guru MAN 1 dan pertukaran pelajar antar 2 sekolah ini”, ha-rap Syukri. Dalam paparannya, Syukri menyampaikan beberapa program ke-agamaan dan ketrampilan madrasah. Hal ini disambut baik Pengetua SMK Seksyen Norlia Binti Abu Bakar. Terima kasih, atas sambutan yang menghibur dengan nyanyi minang dan melayu ser-ta nasyid. Noorlia juga juga menyam-paikan kurikulum SMK Seksyen. Hara-pannya, kunjungan ini membawa pro-gram positif dan meningkatkan silatur-ahim serta mengundang semua warga sekolah untuk datang ke SMK Seksyen.

Sebagai orang melayu, pantun menjadi penutup paparannya. “Ke Ba-tusangkar naik pedati, Pagaruyung

SMK SEKSYEN SHAH ALAM MALAYSIA KUNJUNGI MAN 1 BUKITTINGGI

menawan Sukma, Silaturahim terjaga menamban hati, Agenda pendidikan dicanang bersama.

Diakhir pertemuan sinkat ini di-lakukan penandatanganan kerjasama (MoU) antar pengetua SMK Seksy-en, Norlia Binti Abu Bakar dengan Ke-pala MAN 1 Bukittinggi. Kegiatan di-tutup dengan penyerahan Plakat ma-sing-masing sekolah. Rombonganpun diajak melihat lingkungan madrasah dan Alhamdulillah memberikan waqaf untuk pembangunan mushalla MAN 1 Bukittinggi. (Desi/Rina)

4545

Bukittinggi, PAB - Tatkala ujian ujian semester genap, MAN 1 Bukittinggi kedatangan tamu istimewa. Sekolah Menengah Kebangsaan Seksyen 24 (2) Shah Alam Selangor Malaysia berkunjung ke Madrasah Pavorite Kota Sanjai ini, Senin (1/6) lalu. Suasana ujian tidak mengurangi kemeriahan penyambutan yang diawali dengan penampi-lan tahfiz siswa MAN 1. Rombongan yang terdiri dari 18 guru dan 14 siswa – siswi melakukan kunjungan pertama ke MAN 1 Bukittinggi dan disambut gembira keluarga besar MAN 1 Bukittinggi.

Page 46: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

4646

Pasaman Barat, PAB -Globalisasi memberikan dampak kemajuan arus informasi dan komunikasi sekal-igus telah merubah etika, mental dan prilaku generasi muda saat ini. Raudatul Adfal (RA) dan lembaga pendidikan pengelola Pendidikan Anak Usia Dini (PAUD) adalah sarana epektif, efisien dan professional untuk memperbaiki sikap juga mental anak bangsa.

Paling tidak itulah komentar Mim-in, orangtua murid RA Al-Ikhlas DW (Darma Wanita) Persatuan Kementeri-an Agama Kabupaten Pasaman Barat pada acara perpisahan murid lemba-ga pendidikan non formal itu di kom-plek Kantor Kementerian Agama Pas-aman Barat, Simpang Ampek, Senin (8/6) lalu.

Dijelaskan Mimin, RA Al-Ikhlas, se-baga lembaga pendidikan untuk anak usia dini, rasanya sudah tepat. Kendati demikian, agar RA Al-Ikhlas makin ma-ju dan berkembang, tentu harus ada dukungan dan kerjasama semua pihak. Dari pengalaman yang telah dirasakan, terutama orangtua murid memang su-dah tepat rasanya jika anak-anak mer-eka diasuh dan dibimbing di RA Al-Ikh-

las Unit DW Persatuan Kementerian Agama Pasaman Barat.

Selain bimbingan pengetahuan dasar umum, dan pengetahuan aga-ma, dijadikan program unggulan di lembaga pendidikan ini, diantaranya praktek membaca Al Quran, bacaan dan gerakan Shalat, dan sebagainya. Hal ini merupakan modal dasar yang akan mereka ingat hingga mereka de-wasa. “Kita mengakui, pengetahuan dasar agama, bukanlah diperoleh keti-ka anak bangsa itu berada di lembaga pendidikan formal, mulai SD atau Ma-drasah Ibtidaiyah (MI) hingga seterus-nya”, katanya.

Pengurus RA Al-Ikhlas DW Persatu-an unit Kementerian Agama Pasaman Barat, Driva Susila, usai acara itu me-nyampaikan, kendati perjalanan lem-baga pendidikan yang mereka kelola masih baru, namun, pihaknya bersama pihak terkait terus berupaya mema-jukan lembaga pendidikan ini ke arah lebih baik.

Pada tahun ajaran 2014/2015 ini, jelas Driba Susila, perpisahan murid RA Al-Ikhlas kali ini diikuti sebanyak 16 orang. Pada perpisahan serupa ta-

46

RA Al-Ikhlas Gelar Wisuda Kedua

Setiap Sesuatu, Dilengkapi Bukti Fisik

Pasaman Barat, PAB - Setelah 10 hari berada di Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, tugas Tim Auditor dari Inspektorat Jenderal (Irjen) Kementerian Agama RI, Kamis (28/5) tuntas.

Ketua Tim Auditor, Farida Nugra-hin, dalam ekspos hasil auditnya dih-adapan Kepala, para Kasi, kepala Kan-tor Urusan Agama (KUA) bersama ke-pala madrasah negeri se Kabupaten Pasaman Barat, menyampaikan, bahwa selama di Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, memang ada kejangga-lan, baik secara kelembagaan maupun pribadi pegawai. Namun, paparnya, dari kejanggalan itu hanya kesalah-an administrasi, dan masih bisa diper-baiki sekaligus dilengkapi. Dari catatan yang dihasilkan dari audit kinerja se-lama beberapa hari terakhir, Kemen-terian Agama Pasaman Barat mampu meraih peringkat sangat baik, dengan nilai 72,83. Berarti tingkat pencapaian kerja secara kelembagaan maupun ha-sil pencapaian kerja pegawai di jajaran Kementerian Agama Pasaman Barat tinggi, melebih peringkat yang diraih beberapa kabupaten/kota lain di Su-matera Barat.

hun lalu, jumlah anak yang diwisuda adalah 15 orang. Hingga saat ini jum-lah tamatan mencapai 31 orang. Ken-dati demikian, anak baru dan akan dapat bimbingan dari tenaga pengas-uhnya mencapai 15 orang. Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Marjanis, mengajak semua pihak, termasuk pejabat dan staf Kementerian Agama memikirkan maju dan berkembang-nya. RA milik sekaligus kebangaan keluarga besar Kementerian Agama Pasaman Barat. Tanpa bantuan, du-kungan dan kerjasama semua pihak, otomatis aktivitas dan perkembangan lembaga pendidikan ini akan jalan di tempat. Zar

Kendati demikian, yang patut jadi perhatian dan ditingkatkan bagi se-tiap pegawai di lingkungan Kemente-rian Agama Pasaman Barat ke depan adalah meningkatkan kinerja dan ke-mampuan masing-masing. Sebenarnya, tembah Farida, mempertahankan ke-berhasilan adalah sesuatu yang sulit, tapi merebut kesuksesan terhadap ses-uatu, asal dilaksanakan secara bersa-ma bisa diraih.

Kepala Kantor Kementerian Agama Pasaman Barat, Marjanis, didampingi Kasubbag Tata Usaha, Ronaldi kepada Haluan menyampaikan, pemeriksaan dilakukan tim auditor, seperti saat ini, bukanlah hal baru. Hal seperti ini wa-jar terjadi, artinya aparat pemerin-tah, termasuk pejabat atau staf har-us diperiksa, sesuai pajabat dan beban tugas yang diamanahkan kepada yang bersangkutan.

Sebagai aparatur pemerintah, kata Marjanis dikuatkan Ronaldi, tidak ada alasan untuk tidak mau diperiksa atau diaudit oleh tim audit. Ke depan, ses-uai perubahan dan perkembangan za-man, bentuk aturan yang dibebankan kepada

setiap aparatur, juga berkembang.

“Sejalan dengan hal itu,laksanakannlah tugas pokok dan fungsi yang dibe-banlan kepadanya dengan baik dan maksimal,sehingga setiap ada pemer-iksaan atau audit dilakukan pihak ter-tentu, dirinya dinyatakan sukses”, tu-kas Marjanis. Zar

Page 47: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

47

Pasaman, PAB - Terpilihnya pasan-gan H. Bujang Paman, S.Ag dan Hj. Elisabet, S.Pd sebagai keluarga saki-nah tingkat Kabupaten Pasaman dan masuk dalam nominasi enam besar di tingkat Provinsi Sumatera Barat disambut suka cita jajaran Kement-erian Agama dan pemerintah daerah ranah saiyo.

Bahkan berpeluang besar terpil-ih sebagai utusan Sumatera Barat pa-da penilaian di tingkat nasional pada tahun ini, sampai Kepala Seksi Bimas Islam Sulpan Amri, S.Ag saat dijump-ai PAB di ruang kerjanya, Selasa (16/6).

Menurut penilaiannya, dari krite-ria dan syarat penilaian tim di bawah koordinator H. Damri Tanjung yang telah meninjau langsung ke kedia-man Kasi Pendidikan Agama Islam itu di kota Lubuk Sikaping beberapa wak-tu lalu sangat memenuhi. Pasangan Bujang Paman telah berhasil memban-gun rumah tangganya hingga 33 tahun, pasangan ini pun sukses dalam mem-berikan bimbingan serta menanam-kan nilai-nilai pendidikan kepada anak-anaknya termasuk ajaran Islam. Ia ber-hasil menyekolahkan putera-puterinya yang berjumlah empat orang hingga ke perguruan tinggi.

Tidak itu saja, Sulpan Amri bersa-ma tim penilai kabupaten yang telah melakukan survei memberikan ni-lai tertinggi disebabkan pasangan Bu-jang Paman dan Elisabet berperan ak-tif dalam sosial masyarakat dan dunia pendidikan dengan dibuktikan berdirin-ya sebuah yayasan bernama Raudhatul Ibadah. Yayasan tersebut memiliki sa-saran tembak pengembangan di bidang pendidikan dan sosial.

“Oleh karena itu, besar harapan kita terhadap duta Pasaman ini untuk mampu menembus hingga ke level na-sional”, tukasnya.

Sementara, Kepala Kantor Kemen-terian Agama Kabupaten Pasaman H. Abdel Haq, S.Ag, MA menyampai-kan dukungannya dan harapannya se-raya sedikit mengulas tentang lang-kah-langkah dalam membangun rumah tangga dan keluarga sakinah sebagai idaman bagi seluruh pasangan dianta-ranya bisa menjadi teladan buat ma-syarakat.

Lebih lanjut H. Abdel Haq men-gatakan, mengayuh bahtera rumah tangga dalam mengarungi samudera tidaklah mudah, banyak aral melint-ang yang bisa saja menenggelamkan serta menghancurkan kehidupan pa-sutri. Apalagi dalam hal ingin mewu-judkan keharmonisan dan kesakinah-an keluarga tidaklah segampang mem-balikkan kedua telapak tangan ini. Dan semuanya itu bergantung kepada pa-

Keluarga yang Sakinah Teladan Masyarakat

sutri itu sendiri. “Terpenting, di dalam menjalank-

an kehidupan berumah tangga suami dan istri menanamkan nilai-nilai syar-iat Islam, mengamalkan apa yang telah diperintahkan Nya dan menjauhkan se-gala larangan Nya. Si pasangan harus bisa menjadi contoh baik di tengah-tengah masyarakat sekitarnya, mere-ka mampu bersosialisasi dengan bagus, menampilkan akhlak yang terpuji se-hingga tetangga dan masyarakat mera-sa senang dan bahkan menjadikannya panutan. Dan keteladanan itu harus ju-ga mencakup seluruh aspek baik sosial, ekonomi, pendidikan, agama dan lain sebagainya”, tambahnya.

Sekilas profil keluarga H. Bujang Paman yang sempat PAB baca, beliau adalah seorang ustad kelahiran Sim-pang Empat Pasaman Barat tanggal 14 Mei 1960 anak dari seorang petani ber-nama Ahmad dan ibunya Dahari, ting-gal nun jauh dipelosok kampung berna-ma Katimahar Pasaman Barat.

Tepatnya pada tanggal 06 Febru-ari 1983, Bujang Paman mempersunt-ing gadis idamannya bernama Elisabet dan sampai 33 tahun lamanya keduan-ya mampu memupuk kerukunan, kele-starian rumah tangganya hingga memi-liki 4 anak, meski perjuangan kehidu-pan mereka tidak terlepas dari gon-cangan, onak dan duri, suka duka, pa-hit dan manis.

Dia pernah mengatakan kunci suk-ses berumah tangga itu adalah senan-tiasa mengamalkan nilai-nilai aga-ma, ketaatan pada Sang Pencipta akan melahirkan insan-insan yang mau berikhtiar secara giat dan tekun. Aga-ma akan selalu membentengi diri dari kebusukan duniawi yang dapat meru-sak dan meruntuhkan pondasi rumah tangga. Dan baginya penanaman syar-iat kepada istri serta anak-anaknya menjadi resep yang mujarab sehing-ga mampu menjaga ikatan perkawi-nan dan keutuhan rumah tangga sam-pai sekarang.

Dalam perjalanan kehidupan rumah tangganya, dia juga telah ber-hasil mendirikan sebuah yayasan Raud-hatul Ibadah yang include di dalamnya Madrasah Ibtidaiyah, MDA dan panti asuhan. Itu dia dirikan untuk berharap ridho Nya dan sebagai ladang ibadah, bukan semata-mata untuk kepentingan memperkaya keduniawian dirinya saja.

Pada saat menyampaikan ekspos beberapa waktu lalu dihadapan tim penilai Kanwil Kementerian Agama Provinsi Sumatera Barat, Bupati dan Kepala Kankemenag Pasaman, Bu-jang Paman menitikkan air mata keti-ka mengenang Kenikmatan besar dia

dapatkan yakni sudah sebanyak lima kali menapakkan kaki di tanah suci Me-kkah Al Mukarramah menunaikan iba-dah haji. tahun 2003 awal dirinya me-lihat dengan dekat Ka’bah dan berhaji yang pada waktu itu berangkat melalui embarkasi haji polonia Medan.

Ditahun 2004 kembali dia berang-kat bersama sang istri juga mertua la-ki-lakinya dan pada saat itu menjalank-an amanah sebagai petugas haji. Suk-sesnya menjalankan tanggung jawab sebagai petugas ternyata memberikan rejeki yang besar bagi dirinya karena pada tahun 2009 dan 2010 kembali di-percaya sebagai TPHI dan Ketua rom-bongan dan terakhir pada tahun 2011 dia diberangkatkan ke tanah suci seb-agai TPIHI.

Begitu juga dibidang karir PNS nya di Kementerian Agama, pada tang-gal 1 Agustus 1989 dia diangkat seb-agai pegawai yang ditempatkan seb-agai staf Penais. Pada tahun 1990 dia meniti karir sebagai guru dan pimpi-nan Ponpes Langgam Kinali, kemudi-an menjabat sebagai Kepala KUA Keca-matan Lubuk Sikaping dan Bonjol pada tahun 1992 dan 1994.

Tanpa dia sangka karirnya sema-kin meningkat di tahun 1998 diper-caya memegang jabatan Kasubsi siaran tamadun pada seksi Penais Kemenag ranah Pasaman berlanjut tahun 2003 sebagai Kasi Pekapontren. Selama ti-ga tahun berkecimpung membidangi pendidikan pontren, tahun 2006 dilan-tik sebagai Kasi PHU menjabat selama delapan tahun. Barulah pada tahun ini tepatnya pada tanggal 21 Februari la-lu dipercaya mengemban tugas sebagai Kasi Pais. (abie78)|DW

Page 48: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

4848

Pasaman, PAB - Ingat pesan Ra-sulullah Muhammad SAW, bahwa kebersihan itu adalah sebahagian dari iman. Maka sudah barang tentu sebagai umat Islam harus mengim-plementasikan hal tersebut dalam kehidupannya.

Pesan Nabi Muhammad SAW itu, ternyata ditindaklanjuti MTsN Langsat Kadap yang terletak di Kecamatan Rao Kabupaten Pasaman. Lembaga pendi-dikan berada di bawah naungan Ke-menterian Agama ranah saiyo itu sa-tu dari empat madrasah yang sukses meraih penghargaan Adiwiyata, kare-na mampu menjadi sekolah bersih, hi-jau dan ramah lingkungan tingkat Su-matera Barat. Piagam Adiwiyata pun langsung diserahkan Gubernur Suma-tera Barat H. Irwan Prayitno kepada Kepala madrasah Drs. Yurnalis di hal-aman kantor gubernur di kota Padang, Senin (15/6).

Ucapan selamat dan apresiasi pun disampaikan Kepala Kantor Kement-erian Agama Kabupaten Pasaman H. Abdel Haq, S. Ag, MA., Selasa (16/6), karena menurutnya prestasi tersebut menunjukkan bahwa madrasah dis-amping telah mengamalkan hadits Ra-sulullah juga menanamkan pendidi-kan kepada siswanya untuk senantia-sa mencintai serta melestarikan ling-kungannya agar tetap bersih, asri dan sehat. Anugerah diraih itu, menjadikan MTsN Langsat Kadap sebagai barom-eter sekaligus motivator buat seko-lah dan madrasah lainnya yang bera-da di ranahnya paru-paru dunia menu-ju green campus.

Hemat Abdel Haq, sejatinya pemer-intah ranah Minangkabau ini melaku-kan penilaian dan memberikan peng-haragaan Adiwiyata memiliki hara-pan penting yakni untuk menciptakan lembaga pendidikan baik di madrasah maupun sekolah memiliki lingkungan hijau, bersih, asri dan sehat sekaligus mengajarkan peserta didik untuk men-cintai dan membudayakan kebersihan. Juga program adiwiyata itu bertujuan untuk mewujudkan kondisi baik, seko-lah sebagai tempat pembelajaran dan penyadaran warga sekolah agar sela-lu sadar serta turut bertanggung jaw-ab dalam upaya-upaya penyelamatan lingkungan hidup dan pembangunan berkelanjutan.

“Memiliki madrasah bersih, mem-berikan efek bagi kesehatan dan ke-nyamanan dalam proses belajar men-gajar. Dan MTsN Langsat Kadap telah melakukan hal itu, seluruh kompo-nen mulai dari Kepala, guru, pegawai maupun siswanya bekerjasama mem-bangun sebuah lembaga yang bersih lingkungan, dengan memiliki beragam

Madrasah Bersih, Belajarpun Nyaman

tanaman hijau, apotik hidup, serta membiasakan siswanya untuk menja-ga lingkungan, dibuktikan adanya bank sampah seterusnya melakukan pengo-lahan sampah menjadi pupuk”, tandas-nya.Disambungnya kembali, madrasah yang bersih, sehat, bebas polusi serta ramah lingkungan akan membuat para siswa dapat belajar dengan tenang dan nyaman. Efeknya juga akan muncul di dalam hati siswa rasa rindu untuk belajar di sekolahnya dan menjadikan rumah keduanya.Mengutip dari program Kementerian Lingkungan Hidup RI, sekolah dan madrasah yang dikategorikan adiwi-yata apabila memenuhi indikator dan kriteria yakni melakukan pengem-bangan kebijakan sekolah peduli dan berbudaya lingkungan, memiliki visi, misi peduli dan berbudaya lingkun-gan. Menelurkan kebijakan sekolah

dalam mengembangkan pembelajaran pendidikan lingkungan hidup, kebi-jakan sekolah dalam upaya penghe-matan sumber daya alam, kebijakan sekolah yang mendukung terciptanya lingkungan yang bersih dan sehat. Selanjutnya melakukan pengem-bangan kurikulum berbasis lingkun-gan, kegiatan berbasis partisipatif dan melakukan pengelolaan atau pengembangan sarana pendukung sekolah untuk mewujudkan sekolah bersih lagi sehat.(abie78)|DW

Page 49: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

49

Mutiara Indah Pertiwi Banggakan Pariaman

49

Pariaman, PAB - Perkemahan Pramuka Madrasah Nasional tahun 2015 telah dilaksanakan di Bumi Perkemahan Lapangan Tembak Militer Magelang Jawa Tengah pertengahan Mei lalu. Alhamdulillah akhirnya Mutiara Indah Pertiwi bersama tim PPB Sumatera Barat memperoleh Juara I cabang PBB pada Perkema-han Pramuka Madrasah Nasional tersebut. Ini prestasi Sumatera Barat yang dipersembahkan Indah bersama teman-temannya.

Kankemenag Kota Pariaman cukup berbangga karena Mutiara Indah Per-tiwi merupakan Siswi MAN Padusunan merupakan salah seorang utusan Sum-bar dalam mengikuti ajang Perkemah-an Pramuka Tingkat Nasional.

Saat di wawancarai Kontributor PAB, Indah begitu panggilan akrab-nya telah melalui seleksi ketat beru-pa PBB, Paski, Lomba yel-yel, Hymne dan Mars Madrasah serta lomba pen-tas Seni, akhirnya Indah lolos dan ber-hak mewakili Sumbar Tingkat Penegak pada lomba Perkemahan Pramuka Ma-drasah Nasional .

Putri dari pasangan Drs. Elwi Yan-dri (Kep Sek Sei. Rambah Sei. Limau) dan Dra. Fitmawati (Guru MTsN Tha-walib) memang telah banyak mengukir prestasi, diantaranya pernah mengi-kuti lomba Perkemahan Pramuka Ma-drasah TK Sumbar tahun 2012, 2013, dan 2014), mengikuti Jambore OSIS Madrasah TK Nasional tahun 2014 di Jatinangor Sumedang Bandung. Selain itu, Indah juga berprestasi dalam bi-dang Mading. Buktinya MAN Padusunan meraih juara I pada lomba Mading TK Sumbar tahun lalu dan harapan III pada tahun 2015 ini.

Dalam bidang akademis Indah ju-ga berprestasi dengan pernah meraih juara satu di kelasnya. Demikian di-ungkapkan gurunya Yurniati, S.Pd.I, MA didampingi Kepala MAN Padusu-nan Zalkhairi, saat di wawancarai Kon-tributor PAB ketika pamit kepada Ka-kan Kemenag Kota Pariman Drs. H. Ye-trizal Khatib untuk bertolak pergi ke Magelang, awal bulan Mei lalu.

Kepala MAN Padusunan Pariaman Zalkhairi merasa senang dan gembi-ra dengan prestasi Indah. Zal begi-tu panggilan akrabnya berharap agar muncul Indah-Indah lain yang dapat mengharumkan dan membawa nama baik MAN Padusunan Pariaman khusus-nya dan Kankemenag Kota Pariaman umumnya ke Tingkat Nasional lagi.

Zalkhairi yang baru lebih kurang ti-ga bulan memimpin MAN Padusunan telah banyak toreh prestasi. Selain In-dah Dewi Pertiwi menyabet Juara Na-sional pada Perkemahan Pramuka Ma-drasah pada cabang PBB, juga dalam rangka memperingati Hari Pendidi-

kan Nasional tanggal 1 Mei, Dinas Pen-didikan Pemuda dan Olah Raga Kota Pariaman mengadakan berbagai ma-cam lomba, diantaranya lomba March-ing Band antar SLTA Tingkat Kota Paria-man, maka MAN Padusuanan Pariaman meraih Juara 1 dengan menyingkirkan SLTA sederajat lainnya.

Lebih menggembirakan lagi pa-da Upacara Peringatan Hari Lingkun-gan Hidup MAN Padusunan Pariaman menerima Penghargaan sebagai Ma-drasah yang memperoleh Adiwiyata dari Gubernur Sumbar Irwan Prayit-no di Halam Kantor Gubernur Sumbar, Senin (15/6).

Kakan Kemenag Kota Pariaman Drs. H. Yetrizal Khatib memberikan apresiasi dan mengucapkan penghar-gaan setinggi-tingginya dengan presta-si telah diperoleh oleh MAN Padusu-nan Pariaman. Prediket Juara I Nasion-al merupakan prestasi spektakuler dan luar biasa ditambah lagi dinobatkan-nya MAN Padusunan sebagai Sekolah yang memperoleh Prediket Adiwiyata TK Sumbar. Semoga ke depannya bisa dipertahankan dan lebih ditingkatkan lagi,ulas bapak dua anak ini penuh ha-rap lagi.(Rita)|DW

Mutiara Indah Pertiwi di dampingi Kepala MAN dan pembimbingnya foto bersama dengan Kakankemenag dan Kasubag TU Pariaman sebelum bertolak ke Magelang

Jawa Tengah.(foto Rita)

Putri dari pasangan Drs. Elwi Yandri (Kep Sek Sei. Rambah Sei. Li-mau) dan Dra. Fitmawati (Guru MTsN Thawalib) memang telah banyak

mengukir prestasi, diantaranya pernah mengikuti lomba Perkemah-an Pramuka Madrasah TK Sumbar tahun 2012, 2013, dan 2014), mengiku-ti Jambore OSIS Madrasah TK Nasional tahun 2014 di Jatinangor Sumed-

ang Bandung. Selain itu, Indah juga berprestasi dalam bidang Mading. Buktinya MAN Padusunan meraih juara I pada lomba Mading TK Sum-

bar tahun lalu dan harapan III pada tahun 2015 ini.

Page 50: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

505050

Tadarus dan Tausiyah Warnai Ramadhan

SOSIALISASI PENDATAAN ZAKAT DIGELAR

Padang Pariaman, PAB - Hari Pertama Ramadhan terasa berbeda. Inilah yang tercipta di Kantor Kementerian Agama Kabupaten Padang Pariaman Kamis (18/06). Apel Pagi tetap dilak-sanakan seperti biasa, dipimpin oleh Kasubag TU Kankemenag Kab. Padang Pariaman Drs. H. Alianis, hanya saja yang berbeda dalam hal ini apel dilaksanakan tepat jam 08.00 WIB.

Setelah Apel, suasana berbeda kembali dirasakan ketika terdengar lantunan ayat-ayat suci al-Qur an di seluruh ruangan. Ternyata selu-ruh pegawai di jajaran Kankemeng melaksanakan Tadarus al-Qur an sesuai dengan anjuran Ka. Kanke-menag Kab. Padang Pariaman Drs. H. Masrican. Drs. Masrican juga berharap semua pegawai mentada-ruskan al-Qur an dan mampu Khatam menjelang hari Lebaran.

Waktu Zuhur pun tiba, Muazzin yang dipergilirkan dari Pegawai

Kiambang, PAB - Umat Islam meru-pakan umat yang mulia yang dipilih Allah SWT untuk mengemban risalah Agama kepada umat yang lain, agar mereka menjadi saksi atas segala umat. Tugas mulia yang diemban umat Islam adalah mewujudkan ke-hidupan yang adil, makmur, tentram dan sejahtera lahir dan batin, karena itu sudah seyogyanya umat Islam menjadi Rahmatan Lil Alamin. Hal ini senada dengan kegiatan Sosialisasi pendataan zakat yang dilaksanakan Kantor Kementerian Agama Padang Pariaman selasa (16/06) di aula Sekber FKUB Kab. Padang Pariaman diikuti oleh 50 orang peserta terdiri dari seluruh Kepala KUA Kecamatan dan Kepala Madrasah Se-Kab. Padang Pariaman.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Kepala Kantor Kementerian Aga-ma Kab. Padang Pariaman diwakili oleh Epi Mayardi selaku Kasi Bimas Islam. Dalam Sambutannya, Epi Mayardi me-nyampaikan informasi bahwa sampai saat ini zakat yang terkumpul di Kab. Padang Pariaman belum optimal, kare-na sampai saat ini baznas belum berha-sil menyentuh hati para pengusaha un-tuk menyalurkan zakatnya melalui Ba-znas. Harapan juga disampaikan kepa-da seluruh peserta agar dapat menso-sialisasikan kepada masyarakat melalui forum/mimbar dakwah untuk menga-jak dan menyentuh hati para muzak-ki agar mau menyalurkan zakatnya me-lalui Baznas.

Dalam kegiatan ini bertindak seb-

Kankemenag mengumandangkan Ad-zan di Aula Sekber FKUB Kab. Padang Pariaman. Setelah mendirikan shalat Sunat kegiatan dilanjutkan dengan penyampaian Tausiyah yang pada hari pertama ini di isi oleh Pengawas PAI TK/SD Syamsuar, S.Pd.I, selang juga berjalan pengumpulan infaq shadaqah untuk

pendirian Mushalla yang Insya Al-lah akan dilaksanakan peletakan batu pertamanya pasca lebaran dengan lo-kasi di samping kanan Kantor Kemen-terian Agama Kab. Padang Pariaman.

Patut menjadi renungan, dalam Taushiyah yang disampaikan bahwa yang harus dikejar ialah mencapai predikat Taqwa. Untuk mampu men-capai cita-cita luhur itu tentu dibu-tuhkan Iman dan kesungguhan dalam melaksanakan rangkaian ibadah di bulan ini, sehingga puasa Ramadhan bisa juga disebut dengan jihad atau bermujahadah dalam mancapai ridha

Allah,SWT. Semoga cita-cita dan impian ini menjadi kenyataan hingga datang waktunya Aidil Fitri diiringi Fitrahnya hamba Allah yang bermuja-hadah di bulan Ramadhan. (Lisma|ef)

agai pemateri Kabid Penaiszawa Kan-wil Kemenag Sumbar Drs. H. Maswar, MA dengan materi “Optimalisasi Per-an Baznas dalam Mengelola Potensi Za-kat”. Drs. Maswar, MA dalam materin-ya menyampaikan bahwa masyarakat diharapkan mampu membedakan anta-ra zakat dan sedekah biasa dan henda-knya zakat itu memang diberikan ke-pada yang berhak menerima yang dike-nal dengan “Asnaf delapan” dan hen-daknya zakat yang disalurkan itu bersi-fat produktif, jangan hanya bersifat konsumtif.

Sementara itu Ketua Baznas Kab. Padang Pariaman Suhatri Bur, SE, MM dengan judul materi ”Perkemban-gan Zakat di Kab. Padang Pariaman” menyampaikan program Baznas Kab. Padang Pariaman yaitu Padang Paria-man Sehat, Padang Pariaman Cerdas, Padang Pariaman Makmur, Padang Pariaman Taqwa, Padang Pariaman Sejahtera, Padang Pariaman Peduli dan ZCD ( Zakat Community Develop-ment)....semoga cita-cita ini terwujud.(Lisma|ef)

Page 51: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

51

Kemenag Kota Padang Sosialisasikan Ekonomi Syariah

Kemenag Kota Padang Tadarus Satu Bulan di Padang TV

5151

Padang, PAB - Ketika sistem ekonomi sosialis hancur yang ditan-dai dengan runtuhnya Uni Sovyet, maka orang melirik sistem eko-nomi kapitalis yang berkiblat pada negara barat. Kedua sistim ekonomi ini ternyata terbukti tidak mampu memuaskan dan mensejahterakan umat manusia. Tidak satupun negara yang mampu bertahan dari krisis eko-nomi yang membuat beberapa negara didunia hampir saja gulung tikar, termasuk Amerika sebagai negara adidaya yang mengaku pusat dari segala peradaban dan kemajuan baik dari sisi ekonomi maupun politik. Di Indonesia juga telah membuktikan bahwa sistim ekonomi yang dianut se-lama ini juga tidak mampu bertahan dari gempuran krisis ekonomi. Be-tapa banyak bank di Indonesia pada saat krisis melanda saat bergulirnya reformasi “tersungkur” tidak mampu bertahan.

Namun pada saat bank-bank besar terpaksa dimerger justru bank Mua-malat yang menganut sistem syariah tetap bertahan.

Ketika itu para ekonom tersadar ternyata apa yang dilakukan selama ini meyelamatkan negara dari krisis. Ini-

Padang, PAB - Abu Huraiarah radhial-lahu ‘anhu berkata, Rasulullah SAW bersabda,”Telah datang Ramadan yang penuh keberkahan, Allah me-wajibkan kalian berpuasa padanya, pintu-pintu sorga dibuka pada bulan itu, pintu neraka ditutup, dan para setan dibelenggu...”.(HR.Ahmad 92/385).

Kutipan sabda Rasul diatas adalah sebuah motivasi bagi umat Islam untuk memaksimalkan ibadahnya di bulan Ramadan, disamping puasa, sholat tarwih. Dan tak kalah pent-ingnya adalah menggiatkan tadarus dirumah, dimasjid atau dimanapun ada kesempatan. Dengan demikian akan terasa bahwa suasana Ramadan itu memang berbeda dengan yang lain.

Dalam rangka mendukung sema-rak Ramadhan tersebut Kementerian Agama Kota Padang menjalin ker-jasama khusus untuk program tadarus dengan salah satu stasiun TV swasta lokal selama satu bulan penuh. Kegiatan tadarus diisi oleh siswa/i madrasah Kota Padang baik tingkat MTs maupun MA .

lah titik awal orang mulai belajar ten-tang sistem ekonomi yang dibangun islam dalam menata perekonomian yang berkeadilan. Tidak hanya di In-donesia, dipusat ekonomi kapitlis pun orang mulai mempelajari bagaima-na Islam membangun ekonominya se-hingga melahirkan peradaban yang hampir menguasai dua pertiga belah-an bumi ini dimasa lalu.

Kakankemenag Kota Padang Drs. H. Japeri, MM menyambut baik ke-giatan yang digagas oleh Hendri Ya-zid, S.PdI, MM yang juga pejabat Pe-nyelenggara Syariah. Menurut Ka-kankemenag, ekonomi syariah itu ti-dak hanya berkaitan dengan simpan pinjam tapi menyangkut seluruh ke-giatan muamalah, apakah itu perda-gangan, warisan, hibah dan lain seb-againya. Semua itu harus sesuai den-gan sistem syariah.

Acara yang dilaksanakan pada Sabtu (13/6) lalu berlangsung di Au-la Kemenag Kota Padang yang di-hadiri oleh utusan KJKS, Bank Syari-ah dan Ormas Islam yang ada di Ko-ta Padang dengan menghadirkan pa-ra pembicara dari Fakultas Syariah IAIN Imam Bonjol Padang dan praktisi keuangan syariah. Hal ini merupakan

upaya dari Kemenag untuk memastikan bahwa lembaga keuangan syariah yang ada memang menjalankan sistem syari-ah. “Jangan hanya merk saja tapi dalam prakteknya tidak jauh dari apa yang ada selama ini. Karena pada prinsipnya eko-nomi syariah itu saling menguntungkan. Kalau rugi sama rugi,kalau untung juga sama-sama menikmati”, tukas Japeri. DAǀǀMetra

Menurut Kakankemenag Kota Padang Drs. H. Japeri, MM shoot-ingnya sudah selesai dilaksanakan sebelum Ramadan. “Kegiatan tadarus ini bertujuan untuk untuk menghidupkan suasana Ramadhan disamping memotivasi anak-anak dan masyarakat untuk meningkatkan kemampuan baca Al Qurannya. Mer-eka yang mengisi tadarus tersebut adalah yang memiliki kemampuan terstandar. Ini adalah kali pertama Kemenag Kota Padang bekerjasama mengadakan kegiatan tadarus satu bulan penuh dengan media”, ungkap kakankemenag.

Acara ini diharapkan mampu memberikan nuansa yang lebih semarak, karena acara tadarus yang dibulan biasanya belum tentu ada ditayangkan setiap hari. Masyarakat akan disuguhkan lantunan ayat suci Al Quran oleh anak-anaknya yang sekolah di Madrasah. Hal ini tentu akan jadi kebanggaan tersendiri bagi orang tua saat anaknya tampil mem-baca Al Quran dilayar televisi.

Shooting yang dilaksanakan di Aula Kemenag Kota Padang tersebut

diharapkan juga memiliki nilai dakwah tersendiri karena dengan adanya siaran tersebut akan memberikan kesejukan bagi masyarakat sambil mengerjakan pekerjaan dirumahnya. DAǀǀMetra

Page 52: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

5252

Khatam Qur’an Massal Tapan Sukses dan Meriah

Pesisir Selatan, PAB - Cerahnya mentari pagi, minggu (24/5) menam-bah warna kebahagian Santri TPQ/TPSQ Kecamatan Basa Ampek dan Kecamatan Ranah Ampek Hulu Tapan dalam wilayah kerja KUA Kecamatan Basa Ampek Balai pada acara Apel Akbar di lapangan bola kaki Bakir pada jam 07.00. Setelah apel akbar dilanjutkan dengan pawai ta’ruf dengan jarak tempuh lebih kurang 2.5 km menuju Masjid Raya Jami’atul Bilad Pasar 60 Tapan Nagari Batang Arah. Kemudian dilanjutkan dengan peresmian Khatam Qur’an dan pembi-naan oleh Kepala Kantor Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan.Pawai ta’ruf yang yang dilepas secara resmi oleh Ketua Kerapan Adat Nagari Tapan, Ir. Nasution Dt. Rajo Nan Kayo. Acara Pawai Ta’ruf dikawal oleh mobil patroli Polsek Tapan dan Pukesmas Tapan. Kemeriahan pawai ta’ruf bertambah ketika diringi oleh grub Drumband MTsN Tapan dan TPQ Al Ikhlas Padang Leban membuat masyarakat terpesona melihat dan menyaksikan pawai tersebut.

Peresmian Khatam al Qur’an Massal Kecamatan Basa Ampek Balai dan Kecamatan Ranah Ampek Hulu telah dipersiapkan dari awal tahun, ditandai dengan pendaftaran peserta khatam al Qur’an dan seleksinya yang dilaksanakan dari tanggal 23 Maret sampai 30 Maret 2015 yang dibagi dalam 8 wilayah. Hal ini dilakukan

dalam rangka memaksimalkan pema-haman anak-anak TPQ/TPSQ terha-dap pemahaman dasar keagamaan dan Bacaan al Qur’an. Dari 581 santri pada 44 TPQ/TPSQ di Kecamatan Basa Ampek Balai dan Kecamatan Ranah Ampek Hulu.

Kepala Kantor Kementerian Aga-ma Kabupaten Pesisir Selatan, Drs. Syahrul mengapresiasi program yang dilaksanakan oleh KUA Kecamatan Basa Ampek Balai. Dalam sambutan yang beliau sampaikan pada acara peresmian Khatam Al Qur’an tersebut beliau menyampaikan bahwa Perda No 08 Tahun 2015 Kabupaten Pesisir Selatan menuntut anak-anak dalam usia sekolah harus pandai baca tulis Al Qur’an, sehingga tidak ada alasan bagi panitia penerimaan siswa baru di sekolah lanjutan tidak melampir-kan piagam tanda lulus Baca Tulis Al Qur’an yang dikeluarkan oleh Kasi Pendidikan Diniyah dan Pon-dok pesantren Kementerian Agama Kabupaten Pesisir Selatan, sebagai persyaratan penerimaan siswa baru.

Kakankemenag Kabupaten Pesisir Selatan pada kesempatan tersebut juga menyampaikan bahwa untuk menjaga keimanan, akhlak dan budi pekerti generasi kedepan dalam rangka mewujutkan generasi yang Qur’ani untuk menghadapi tantangan globalisai, anak-anak TPQ/TPSQ di-harapkan agar melanjutkan pendidi-

kan di Madrasah. Walaupun ada isu yang berkembang bahwa anak-anak yang melanjutkan pendidikan ke SLTP saja yang bisa melanjutkan pendidikan ke SMA. Hal itu tidaklah benar karena telah ada jaminan dari Pemeritahan Daerah Kabupaten Pesisir Selatan yang tidak membeda-kan pendidikan pada Sekolah Agama ataupun Sekolah Umum. Yossef YudaǀǀMetra

Page 53: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

5353

Pemahaman Zakat Pada Era Modern, Tradisi atau Fardhiyah Yang Hak

Oleh: Benny Malwa

Semua orang selalu membicara-kan betapa terbantunya mereka dengan keberadaan fasilitas canggih yang dimilikinya. Luar biasanya lagi dibuat ritual yang sistematis untuk merekonstruksi fungsinya, layaknya computer yang telah terkontaminasi virus mesti melalui prosedur scanning untuk mengembalikan performanya. Semuanya diberlakukan seperti itu tanpa terkecuali, sehingga dijadi-kan rutinitas yang memenuhi hidup manusia.

Tak terpikirkankah oleh mereka yang men-dewa-kan ‘dunia’, demikian itu adalah suatu ‘permainan’ yang dilakoni oleh Yang Maha Kuasa. Allah SWT sebenarnya mengilhami manusia untuk merancang teknologi canggih itu untuk membantu mereka untuk mencapai kebahagiaan dunia dan akhirat. Layaknya computer tadi, bukan komputernya yang memberi-kan kemudahan tetapi kemudahan itu didapat dari computer atas rahmat-Nya. Maka yang dibutuhkan seka-rang adalah ‘penyeimbang’ semua

‘kebaikan’ fasilitas canggih yang ada sekarang ini agar tidak berobah men-jadi penghancur kehidupan kita.

Mudah saja, Allah SWT meng-gariskan rukun kehidupan melalui perintahnya untuk menjadi seorang muslim yang kaffah. Setelah bersya-hadat, ‘mengakui’-Nya sebagai ilah Yang Tiada Tanding, ibadahi-Nya dengan bersujud dalam shalat yang diperintahkan-Nya sebagai wujud penghambaan individu. Lalu wu-judkan dalam ibadah ijtima’iyyah atau sosial, keluarkan hak-hak orang fakir, miskin, amil, muallaf, orang yang pailit, orang yang siksa dalam perbudakan, berusaha di jalan Al-lah SWT dan yang terdampar dalam perjalannya agar membersihkan harta kekayaan (tazkiyatul mal) kita dari mengundang murka Allah SWT. Lengkapi kesemuanya itu dengan taz-kiyatun nafsiyah (puasa) disamping tazkiyatul mal. Puncaknya, puji Dia dengan penyerahan diri di ‘rumah-Nya’ yang agung baitullah.

Salahnya entah dimana, semakin

canggih sarana penunjang itu hanya memuat manusia modern saat ini se-makin jauh dari rasa syukur. Berbagai alasan menutupi kebejatan hati yang tidak mau patuh pada Allah SWT, ketika diperintahkan untuk shalat, puasa, membayar zakat dan segera memenuhi panggilan Allah SWT ke baitullah.

Khususnya ibadah untuk mem-bersihkan harta (tazkiyatul mal), zaman dahulu ketika belum ada lagi diilhamkan sarana-prasarana yang canggih seperti saat sekarang ini, manusia sangat antusias sekali untuk mengusahakan untuk selalu mampu besedeqah dan mencatat zakat yang harus dikeluarkan dari harta yang telah diperoleh kemudian diserah-kan kepada tuangku atau malin yang ditunjuk untuk membina keberaga-maan masyarakat. Sesaat setelah berjalannya puasa Ramadhan telah mulai dihitung zakat fitrah yang harus dikeluarkan.

Rasa syukur yang sangat tinggi apabila segala kewajiban itu dapat

Era teknologi canggih saat ini benar-benar menjadi pilar kehidupan dan menempati posisi terpenting dalam kehidupan manusia. Seolah-olah kehidupan ini tidak akan

ada lagi apabila tidak menggunakan kecanggihan teknologi. Fasilitas penunjang itu diciptakan menjadi ‘Ilah’ yang dipuja-puja, bukan lagi dinilai sebagai rahmat Allah

SWT Yang Maha Kuasa.

Page 54: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

54

ditunaikan. Tidak ada fitnah sosial yang mendera seseorang di dalam lingkungan masyarakat, karena ibadah yang dibuat untuk memenuhi kewajiban sosial itu juga disaksikan secara seksama secara bersama. Apabila ada seseorang atau seke-lompok orang dalam masyarakat itu yang tidak bersedia membayarkan kewajibannya serta merta dihukum dengan cara disisihkan dari per-gaulan sehari-hari. Tudingan demi tudingan negatif masyarakat men-ghukum nilai sosial oknum ‘orang berpunya duit’ itu.

Lambat laun, memang perge-seran konsep hidup masyarakat yang dahulunya lebih tradisional berubah menjadi masyarakat modern, juga menggeser nilai-nilai agama yang ada. Tenggang rasa yang menjadi primadona masyara-kat, bergeser kepada sikap individu-alistis. Keinginan untuk mengelu-arkan sedekah bukan lagi didasari keikhlasan dan sama rasa terhadap penderitaan orang lain, tetapi hanya sebuah tameng dan poster cantik penghias keangkuhan orang kaya terhadap orang miskin. Mereka bersedekah karena memperlihatkan kedermawanan dusta yang diiringi suatu keinginan yang tersembunyi.

Seorang politikus, lebih suka bersedekah kepada massa yang ingin mendukungnya di pentas percaturan politik. Sehingga apabila setelah mereka terpilih tidak dira-gukan lagi mereka seolah-olah tidak disempatkan lagi untuk mender-makan hartanya. Begitu juga ke-pada para pengusaha yang sukses, mereka sungguh sudah tidak mau tau lagi aturan bersedakah yang baik itu, berzakat dari usaha mer-eka dikeluarkan hanya berdasarkan apa yang mereka suka tidak melalui perhitungan nisab dan haul-nya. Mereka memiliki usaha kedai baju, dengan enaknya menyatakan bahwa zakat mereka dalam bentuk pakaian dan seterusnya.

Apa yang terjadi di tengah masyarakat kita? Memang sudah-kah sedemikian parahnya? Aturan Allah SWT dan Rasul-Nya sudah

sangat jelas tentang semua itu. Tidak akan ada yang tersakiti atau bahkan disengsarakan dengan menjalankan syariatnya. Dia menyandingkan kewajiban shalat dan zakat (sedekah-red), tentu untuk tujuan mulia bagi hamba-Nya yang patuh dan taat, tidak pernah dalam sejarah hidup manusia yang bersyariatkan Islam hidup dalam keluh kesah. Mereka suka dalam duka apabila diuji dengan segala kekuran-gan, menikmati perjalanan hidup menggunakan skenario yang Allah SWT buatkan. Mereka bersahaja dalam da-nau harta ketika diuji dengan gemer-lap harta benta. Mereka menganggap semua harta itu hanya titipan saja yang boleh dimanfaatkan semata-mata hanya untuk menghambakan diri pada-Nya.

Momen Ramadhan adalah cemeti dan pembungkus sifat syaitaniyyah bagi umat yang beriman kepada-Nya. Jalan pintas yang sangat mudah untuk mereka yang mau menjalankan syariat-Nya, karena syaitan terbeleng-gu dan dibatasi kemampuannya untuk

menggoda umat manusia. Sungguh masa-masa yang sangat merugi bagi orang-orang yang menutup diri dari peluang kebaikan dari Rahmat Allah SWT. Mari kita perjuangkan iman kita, ibadah kita, beristighfar dari keburukan yang dititipkan pada alam semesta serta mohon perlindungan kepada-Nya. Wallahua’lam

Apa yang terjadi di tengah masyarakat kita?Memang sudahkah sedemikian parahnya?

Aturan Allah SWT dan Rasul-Nya sudah sangat jelas tentang semua itu.

Tidak akan ada yang tersakiti atau bahkan dis-engsarakan dengan menjalankan syariatnya.

Dia menyandingkan kewajiban shalat dan zakat Mereka suka dalam duka apabila diuji dengan segala kekurangan

Mereka bersahaja dalam danau harta ketika diuji dengan gemerlap harta benta.

Mereka menganggap semua harta itu hanya titi-pan saja yang boleh dimanfaatkan

Page 55: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

55

Kakankemenag bersama Bupati Pasaman H.Benny Utama kunjungi MAS Andilan dan pemerintah daerah bersedia memberi bantuan pembuatan sarana jalan

menuju madrasah

Wali kota solok H.Irzal Ilyas berfoto bersama Kakan Kemenag Kota Solok dan jajarannya usai penyerahan tropi pemenag mesjid percontohan tingkat kota solok

.diana

Kakankemenag, Kasubag TU dan Ksi PHU Kemenag Kab. Solok didepan salah satu indokator penialaian ZI WBK

yang diapresiasi Irjen. FENDI

Kemenag 50 Kota saat menggodok guru pengelola tahfiz di madrasah. H. Abdel Haq bersama Peny.Syariah sedang menggu-

nakan alat melihat hilal penentuan awal ramadhan di puncak telkom muara manggung Lubuk Sikaping (16-6)

Rihlah Ilmiah Dharmawanita 50 Kota ke Air Terjun Bayang Sani

BLBidik Lensa

55

Page 56: CATATAN LEBARAN Menu Bahagia di Hari Raya · cerpen, puisi dan artikel ... Menu Bahagia di Hari Raya ABDULLAH KHUSAIRI S iapa yang pernah mengalami hal ini? ... dengar kabar siapa

56

Kakanwil Kemenag Sumbar didampingi Ketua DWP, Kasi Pada Bidang Penmad berfoto bersama Panitia dan Peserta

PPMN di Magelang (Doc)

Kasubbag Inmas, panitia dan peserta Workshop Jurnalistik dan Humas mengabadikan kebersamaan usai praktek

fotografi di Greatwall, Ngarai Agam (Rina)

Murid RA Al-Ikhlas berfoto usai wisuda iqra dan membaca Al-qur’an yang dibagikan saat Wisuda Iqra dan perpisahan di

Aula Amal Bhakti I Kanwil Kemenag(Rina)