BY. djunijanto

download

of 25

  • date post

    06-Jan-2016
  • Category

    Documents
  • view

    45
  • download

    0

Embed Size (px)

description

BY. djunijanto. PERILAKU EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN. Perilaku ekonomi. Dalam rangka mendapatkan alat pemuas kebutuhan yg relatif terbatas . Kecenderungan orang menggunakan prinsip ekonomi yaitu berupaya melakukan pengorbanan yg sekecil-kecilnya utk mendptkan keuntungan sebesar-besarnya . - PowerPoint PPT Presentation

transcript

Slide 1

BY. djunijantoPERILAKU EKONOMI DAN KESEJAHTERAAN1Perilaku ekonomiDalam rangka mendapatkan alat pemuas kebutuhan yg relatif terbatas. Kecenderungan orang menggunakan prinsip ekonomi yaitu berupaya melakukan pengorbanan yg sekecil-kecilnya utk mendptkan keuntungan sebesar-besarnya.Perilaku Ekonomi terdiri dari 3 konsepKonsep produksiKonsep distribusiKonsep konsumsi

2ProduksiPengertian sempitPenciptaan barang dan jasaPengertian luasSetiap tindakan yg ditujukan utk menciptakan atau menambah nilai guna suatu barang dan jasa utk kebutuhan manusia.3Nilai Barang dan JasaNilai penggunaan subjektif atau guna ialah kesanggupan barang dan jasa utk memuaskan kebutuhan manusia.Nilai penggunaan objektif, yaitu arti yg diberikan seseorang kpd suatu barang atau jasa ttt utk memuaskan kebutuhannya.4Tindakan menciptakan dan atau menambah nilai gunaMenggubah bentuk barang menjadi barang baru (kegunaan bentuk/form utility)Memindahkan suatu barang dari suatu tempat ke tempat lain (kegunaan tempat/place utility)Mengatur waktu penggunaan barang (kegunaan waktu/time utility)Menciptakan suatu jasa (kegunaan jasa/service utility)5Barang2 yg dihasilkan dlm suatu proses produksi menjadi 2 jenis:Barang2 yg langsung dpt memuaskan pemakai (konsumen) disebut barang konsumsiBarang2 yg sengaja diproduksi utk proses produksi disebut barang-barang produksi.6Faktor ProduksiLand (alam) : tanah dan seluruh sda.Labour (tenaga kerja) : jumlah maupun kualitasCapital (modal) : pabrik, peralatan dan bangunan kantor.Enterprise : yg melibatkan kemampuan mencari dan menciptakan kesempatan bisnis.

7Tenaga kerja digolongkan menjadi 3:Tenaga kerja terdidik (skill labour)Tenaga kerja terlatih (trained labour)Tenaga kerja yg tidak terdidik dan terlatih (unskilled labour)8Fungsi produksiSuatu fungsi atau persamaan yg menunjukkan sifat berkaitan antara faktor-faktor produksi dg tingkat produksi yg diciptakan.Faktor2 produksi dikatakan sebagai inputJumlah produksi dikatakan sebagai outputQ = f(L,C,R,S)Q = tingkat produksi yg dihasilkan (output)L = Tenaga kerjaC = Jumlah modalR = Kekayaan alamS = Kewirausahaan (entrepreneuship)Q =f{X1, X2, X3,Xn}

X1, X2, X3,Xn = faktor-faktor produksi (input) yg digunakan9PENGARUH PERUBAHAN TENAGA KERJA TERHADAP PERUBAHAN OUTPUTTanah (T)Tenaga Kerja (L)Total Produk (TP)Produk Rata-Rata (AP)Produk Marginal (MP)Tahap1110010-Tahap 1123015201360203014882228Tahap 2151052117161141991711917518119150Tahap 31911012-911077-4010TP AP = ----------LAP = produk rata-rata (Average product)L= Tenaga Kerja (Labour)TP= Produk keseluruhan (Total product) TPMP = --------- LMP adalah tambahan produksi yg diakibatkan oleh penambahan satu tenaga kerja yg digunakan.AP adalah produk keseluruhan untuk faktor tenaga kerja.L= perubahan Tenaga Kerja TP= perubahan total Produk11distribusiDistribusi bersinonim dg pembagian, pengiriman, penyebaran dan penyaluran.

Distribusi : pengiriman barang-barang kepdaa orang banyak atau beberapa tempat.Misal : menyalurkan bahan makanan ke pedagang kecil ke beberapa tempat ttt.Distribusi : sebagai setiap tindakan atau usaha yg dilakukan baik oleh orang atau lembaga ditujukan utk menyalurkan barang2 dan jasa2 dari produsen ke konsumen.12Membangun saluran distribusi

Keputusan2 saluran distribusi biasanya melibatkan :Jumlah pedagang perantara yg akan dilibatkan.Bagaimana memelihara saluran2 komunikasi antara berbagai tingkat dari pedagang perantara.Seleksi pedagang perantara yg khususPenempatan menurut letak geografis dari persediaan barang.Lokasi dan pusat2 distribusi.13Jenis-jenis saluran distribusiBentuk intensif, saluran yg memanfaatkan banyak pedagang besar dan kecil.Bentuk selektif, hanya memanfaatkan beberapa grosir dan sejumlah kecil pengecer (retailer)Bentuk ekslusif, hanya melibatkan satu perantara dlm lingkaran masy ttt.14Saluran distribusiDari produsen langsung ke konsumenSaluran tidak langsungdari produsen ke pengecer ke konsumendari produsen ke grosir ke pengecer ke konsumen.

15Lembaga Distribusi1. Wholesaler (grosir)pedagang perantara yg membeli barang dagangan utk dijual kembali terutama kepada pengusaha.2. AgenPedagang perantara yg tdk membeli dan memiliki barang yg mereka jual.3. Retailer (pedagang eceran)suatu perusahaan yg membeli barang-barang dari produsen atau dari grosir kemudian menjual ke konsumen.1. Toserba2. Supermaket (pasar swalayan)3. Toko Khusus

16Memilih distributorReputasi dari tim manajemen perusahaanJangkauan pedagang perantara pd pasar yg diinginkanLokasi usahaKebijakan produksi dan lini produksi dari pedagang perantaraLuasnya pelayanan yg akan diberikan kepada pelanggan.Kebijakan promosi dari perusahaan17konsumsiTindakan untuk memenuhi kebutuhan.Kebutuhan manusia dibagi menjadi 3:Kebutuhan biologisKebutuhan yg timbul dari peradaban dan kebudayaan manusiaKebutuhan lain yang khas menurut masing-masing perorangan.

18Prilaku konsumenHukum permintaan Bila suatu barang naik maka jumlah barang yg diminta konsumen thp barang tsb akan turun, dan bila harga barang turun, maka jumlah barang yg akan diminta akan naikMengapa konsumen berprilaku seperti hukum permintaan:1. Pendekatan marginal utility (pendekatan Marginal)2. Memaksimalkan utility (nilai guna)19Pendekatan marginal utility (pendekatan Marginal)Nilai guna total : jumlah seluruh kepuasan yg diperoleh dari mengkonsumsi sejumlah barang ttt.Nilai guna marginal : pertambahan kepuasan sebagai akibat dari pertambahan konsumsi satu unit barang ttt.20TOTAL UTILITY DAN MARGINAL UTILITYROTI (N)TOTAL UTILITY (TU)MARGINAL UTILITY (MU)00-130302502036515475105838687478928901989-11086-321MUxMUy------- = ---------PxPyM = (Px.Qx) + (Py.Qy)Pak Munir mengkonsumsi 2 macam barang:Harga barang x (Px) per unit Rp. 4,-Harga barang y (Py) per unit Rp. 2,-Uang yang dibelanjakan Rp. 24,-22Pendekatan indifference curve (pendekatan ordinal)Model pendekatan yg tidak memerlukan adanya anggapan bahwa kepuasan konsumen bisa diukur.indifference curve adalah kurva yg menunjukkan kombinasi konsumsi dua jenis barang utk memperoleh tingkat kepuasan yg sama.KombinasiBarang XBarang YA16B23C32D41,523KESEJAHTERAANDalam rangka mencapai kesejahteraan indonesia menggunakan konsep ekonomi kerakyatan.Pembangunan yg berorientasi kerakyatan dimana kebijaksanan pembangunan yg berpihak pada kepentingan rakyat.Pemberdayaan masyarakat :Menciptakan suasana atau iklim yg memungkinkan potensi masy berkembangMemperkuat potensi atau daya yg dimiliki oleh masyarakat.Melindungi yg lemah dalam menghadapi yang kuat24Terima kasih atas perhatiannya25