BUS System (Yoga,Nizar,Ridho)

download BUS System (Yoga,Nizar,Ridho)

of 23

  • date post

    28-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    255
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of BUS System (Yoga,Nizar,Ridho)

BUS-BUS SISTEM Makalah Diajukan untuk Melengkapi Tugas Mata Kuliah Arsitekur dan Organisasi Komputer

Oleh : Yoga Sutrisna (109091000008) Nizar Daima Ridwan (109091000009) Moh. Ali Ridho (109091000023)

TEKNIK INFORMATIKA FAKULTAS SAINS DAN TEKNOLOGI UNIVERSITAS ISLAM NEGERI SYARIF HIDAYATULLAH JAKARTA 2010

KATA PENGANTAR Puji Syukur kehadirat Allah swt. Yang telah melimpahkan rahmat serta hidayahnya sehingga penulis dapat menyelesaikan makalah yang berjudul BusBus System ini. Sholawat serata salam semoga selalu tercurahkan kepada junjungan kita Nabi besar Muhammad saw. Penyusunan makalah ini tidak terlepas dari bantuan beberapa pihak, untuk itu penulis mengucapkan terimakasih kepada seluruh pihak yang turut serta membantu dalam pembuatan makalah ini. Penulis menyadari bahwa masih terdapat kekurangan dalam makalah ini. Oleh karena itu, penulis mengharapkan kritik dan saran yang membangun. Jakarta, Mei 2010 Penulis

2

DAFTAR ISIKATA PENGANTAR.................................................................1 DAFTAR ISI............................................................................2 PENDAHULUAN......................................................................3 PENGERTIAN BUS SISTEM.......................................................3 Bus Data.............................................................................................3 Bus Alamat..........................................................................................4 Bus Kontrol..........................................................................................4 OPERASI BUS........................................................................5 ELEMEN-ELEMEN RANGKAIAN BUS..........................................5 Jenis-Jenis Bus.....................................................................................6 Metode Arbitrasi..................................................................................6 Timing.................................................................................................7 Timing Sinkron.................................................................................7 Timing Asinkron...............................................................................7 Lebar Bus............................................................................................8 Jenis Transfer Data..............................................................................8 BEBERAPA BUS UTAMA DALAM SISTEM KOMPUTER MODERN....9 Bus Processor......................................................................................9 Bus AGP.............................................................................................10 Bus PCI..............................................................................................11 Bus ISA..............................................................................................14 Bus EISA............................................................................................16 Bus MCI.............................................................................................18 Bus SCSI............................................................................................19 KESIMPULAN.......................................................................20 DAFTAR PUSTAKA..................................................................1

A. PENDAHULUAN3

Dalam era globalisasi sekarang ini, hal yang paling di utamakan adalah jaringan informasi yang luas dan cepat. Agar dapat memiliki jaringan informasi yang baik, dibutuhkan suatu sistem yang dapat mengirimkan data-data dan informasi tersebut secara cepat dan akurat. Sistem tersebut adalah suatu sistem bus-bus yang ada dalam komputer yang dapat mengantarkan paket-paket data dan informasi kepada pengguna komputer. Untuk lebih jelasnya, penulis akan membahas lebih jauh mengenai bus-bus sistemtersebut. B. PENGERTIAN BUS SISTEM Bus merupakan lintasan komunikasi yang menghubungkan dua atau lebih perangkat. Bus merupakan media transmisi yang dapat digunakan bersama. Sejumlah perangkat yang terhubung ke bus, dan suatu signal yang ditransmisikan oleh salah satu perangkat ini dapat diterima oleh salah satu perangkat yang terhubung ke bus. Bila dua buah perangkat melakukan transmisi dalam waktu yang bersamaa, maka signal-signalnya akan bertumpang tindih dan menjadi rusak. Umumnya sebuah bus terdiri dari sejumlah lintasan komunikasi atau saluran. Masing-masing saluran dapat mentransimisikan signal yang menunjukkan biner 1 dan biner 0. Serangkaian digit biner dapat ditransmisikan melalui saluran tunggal. Dengan mengumpulkannya beberapa saluran dari sebuah bus dapat digunakan mentransmisikan digit biner secara bersamaan (secara paralel). Misalnya sebuah satuan data 8 bit dapat ditransmisikan melalui bus 8 saluran. Menurut fungsinya, bus diklasifikasikan menjadi 3, yaitu: 1. Bus Data Saluran yang memberikan lintasan bagi perpindahan data antara dua modul system. Umumnya bus data terdiri dari 8, 16, 32 saluran, jumlah saluran dikaitkan dengan lebar bus data. Karena pada suatu saat tertentu masingmasing saluran hanya dapat membawa 1 bit, maka jumlah saluran menentukan jumlah bit yang dapat diindahkan pada suatu saat. Lebar bus data merupakan factor penting dalam menentukan kinerja system secara keseluruahan. Bila bus

4

data lebarnya 8 bit, dan setiap instruksi panjangnya 16 bit, maka CPU harus 2 kali mengakses modul memori dalam setiap siklus instruksinya. 2. Bus Alamat Digunakan untuk menandakan sumber atau tujuan data pada bus data, misalnya CPU akan membaca sebuah word (8, 16, 32 bit) data dari memori, maka CPU akan menaruh alamat word yang dimaksud pada saluran alamat. Lebar bus alamat menentukan kapasitas memori maksimum sitem. Selain itu umumnya saluran alamt juga digunakan untuk mengalamati port-port I/O. 3. Bus Kontrol Digunakan untuk mengontrol akses ke saluran alamat, penggunaan data dan saluran alamat. Karena data dan saluran alamat digunakan bersama oleh seluruh komponen, maka harus ada alat untuk mengontrol penggunaannya. Signal-signal kontrol melakukan transmisi baik perintah mauun informasi pewaktuan meliputi : Memory Write : menyebabkan data pada bus akan dituliskan ke dalam lokasi alamat. Memory Read : menyebabkan data dari lokasi alamat ditempatkan pada bus I/O Write : menyebabkan data pada bus di output kan ke port I/O yang beralamat. I/O Read : menyebabkan data dari port I/O yang beralamat ditempatkan pada bus. Transfer ACK : menunjukkan bahwa data telah diterima dari bus atau telah ditempatkan di bus.5

diantra

modul-modul

system.

Signal-signal

pewaktuan

menunjukkan validitas data dan informasi alamat. Umumnya, saluran kontrol

Interrupt Request : menandakan bahwa sebuah interrupt ditangguhkan. Interrupt ACK : memberitahukan bahwa interrupt yang ditangguhkan telah diketahui.

Clock : digunakan untuk mensinkronkan operasi-operasi. Reset : menginisialisasi seluruh modul.

C. OPERASI BUS Bila sebuah modul akan mengirimkan data ke modul lainnya, maka modul itu harus melakukan dua hal : 1. memperoleh penggunaan bus, dan 2 memindahkan data melalui bus. Bila sebuah modul akan meminta data dari modul lainnya, maka modul itu harus 1 memperoleh penggunaan bus, dan 2 memindahkan sebuah request ke modul lainya melalui saluran kontrol dan saluran alamat yang sesuai. Kemudian modul harus menunggu modul kedua untuk mengirimkan data. Secara fisik, sebenarnya bus system merupakan sejumlah konduktor listrik parallel. Konduktor-konduktor ini berupa kawat logam yang berakhir pada kartu atau papan PCB. Bus melintasi seluruh komponen system yang masing-masing disambungkan ke beberapa atau semua saluran bus.

D. ELEMEN-ELEMEN RANCANGAN BUS Walaupun terdapat bermacam-macam perbedaan implementasi bus, hanya terdapat sedikit parameter dasar atau elemen rancangan yang dapat dipakai untuk mengklasifikasikan dan membedakan bus.

1. Jenis-Jenis Bus

Dedicated : Saluran data dan alamat terpisah.

6

Multiplexed : Alamat dan informasi data dapat ditransmisikan melalui sejumlah saluran yang sama dengan menggunakan saluran ?Address Valid Control?. Pada awal pemindahan data, alamat ditempatkan pada bus dan ?Address Valid Control? diaktifkan. Pada saat ini setiap modul memiliki periode waktu tertentu untuk menalin alamat dan menentukan apakah alamat tersebut merupakan modul beralamat. Kemudian alamat dihapus dari bus, dan koneksi bus yang sam adigunakan untuk transfer data pembacaan atau penulisan berikutnya. Metoda penggunaan saluran yang untuk berbagai keperluan ini dikenal sebagai time multiplexing.

Keuntungan time multiplexing adalah hanya memerlukan saluran sedikit sehingga menghemat ruang dan biaya. Kerugiannya adalah diperlukan rangkain yang lebih kompleks dalam setiap modul, terdapat juga penurunan kinerja yang cukup besar karena even-even tertentu yang menggunakan saluran secara bersama-sama tidak dapat berfungsi secara paralel.2. Metode Arbitrasi

Didalam semua system kecuali system yang paling sederhana, lebih dari satu modul diperlukan untuk mengontrol bus. Misalnya I/O mungkin diperlukan untuk membaca atau menulis secara langsung ke memori, dengan tanpa mengirimkan data ke CPU. Karena pada satu sat hanya sebuah unit yang berhasil mentransmisikan data melalui bus, maka diperlukan beberapa metode arbitrasi. Metode Arbitrasi dapat digolongkan sebagai metode tersentralisasi dan metode terdistribusi. Pada metode tersentralisasi, sebuah perangkat hardware yang dikenal sebagai pengontrol bus atau arbitrer bertanggung jawab atas alokasi waktu pada bus. Mungkin perangkat berbentuk modul atau bagian CPU yang terpisah. Pada metode terdistribusi, tidak terdapat pengontrol sentral, setiap modul terdiri dari acces control logic dan modul-modul bekerja sama untuk memakai bus bersama-sama. 3. Timing

7

Timing be