BUMN, BUMS & Koperasi

of 42 /42
BUMN, BUMS & KOPERASI EKONOMI

Embed Size (px)

Transcript of BUMN, BUMS & Koperasi

BUMN, BUMS & KOPERASI

Ciri ciri BUMN :Penguasaan badan usaha dimiliki oleh pemerintah.Pengawasan dilakukan, baik secara hirarki maupun secara fungsional dilakukan oleh pemerintah.Kekuasaan penuh dalam menjalankan kegiatan usaha berada di tangan pemerintah.Pemerintah berwenang menetapkan kebijakan yang berkaitan dengan kegiatan usaha.Semua risiko yang terjadi sepenuhnya merupakan tanggung jawab pemerintah.

Fungsi BUMN :Penyedia barang ekonomis dan jasa yg tidak dapat disediakan swasta.Pengelola cabang-cabang produksi sumber daya kekayaan alam yang menyangkut hajat hidup orang banyak dengan efektif dan efisien.Alat pemerintah untuk menata kebijakan perekonomian.Penyedia layanan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Jenis Koperasi Menurut Teori Klasik :

Koperasi PemakaianKoperasi Penghasilan atau ProduksiKoperasi Simpan PinjamKoperasi Berdasarkan Jenis Usahanya :1) Koperasi Simpan Pinjam (KSP)Koperasi yang memiliki usaha tunggal yaitu menampung simpanan anggota dan melayani peminjaman. Anggota yang menabung akan mendapatkan imbalan jasa dan bagi peminjam dikenakan jasa. Besarnya jasa bagi penabung dan peminjam ditentukan melalui rapat anggota. Dari sinilah, kegiatan usaha koperasi dapat dikatakan dari, oleh, dan untuk anggota.2) Koperasi Serba Usaha (KSU)Koperasi yang bidang usahanya bermacam-macam. Misalnya, unit usaha simpan pinjam, unit pertokoan untuk melayani kebutuhan sehari-hari anggota juga masyarakat, unit produksi, unit wartel.3) Koperasi KonsumsiKoperasi yang bidang usahanya menyediakan kebutuhan sehari-hari anggota. Kebutuhan yang dimaksud misalnya kebutuhan bahan makanan, pakaian, perabot rumah tangga.4) Koperasi ProduksiKoperasi yang bidang usahanya membuat barang (memproduksi) dan menjual secara bersama-sama.Anggota koperasi ini pada umumnya sudah memiliki usaha dan melalui koperasi para anggota mendapatkan bantuan modal dan pemasaran.Jenis koperasi berdasarkan tingkat dan luas daerah kerja :1) Koperasi PrimerKoperasi primer ialah koperasi yang yang minimal memiliki anggota sebanyak 20 orang perseorangan.2) Koperasi SekunderAdalah koperasi yang terdiri dari gabungan badan-badan koperasi serta memiliki cakupan daerah kerja yang luas dibandingkan dengan koperasi primer.Koperasi sekunder dapat dibagi menjadi :Koperasi pusat adalah koperasi yang beranggotakan paling sedikit 5 koperasi primerKoperasi gabungan adalah koperasi yang anggotanya minimal 3 koperasi pusatKoperasi indik adalah koperasi yang minimum anggotanya adalah 3 gabungan koperasi

Peta Konsep BUMN :Peta Konsep Jenis jenis BUMN :Kelebihan & Kekurangan Perusahaan Negara Jawatan (PERJAN) :Kelebihan:- Modal perjan terjamin oleh negara, tidak mencari keuntungan (profit) karena mengutamakan pelayanan pada masyarakat, sehingga perjan tidak terpengaruh oleh keadaan pasar.Kekurangan:- Sebagai suatu perusahaan kurang mandiri termasuk dalam pengembangannya.Kelebihan & Kekurangan Perusahaan Negara Umum (PERUM) :Kelebihan:- Seluruh keuntungan perum menjadi keuntungan Negara.- Menyediakan jasa-jasa bagi masyarakat.- Merupakan sarana untuk melaksanakan pembangunan.Kekurangan:- Pengelolaan perum sangat ditentukan oleh kemampuan keuangan Negara.- Sejumlah besar aturan (birokrasi) dapat menghambat pengembangan Perum.- Pengelolaan perum secara ekonomis sulit untuk dipertanggungjawabkan.Kelebihan & Kekurangan Perusahaan Negara Terbatas (PERSERO) :Kelebihan:- Mencari keuntungan dan yang kedua memberi pelayanan kepada umum. Modal pendiriannya berasal sebagian atau seluruhnya dari kekayaan negara yang dipisahkan berupa sahamsaham.Kekurangan:- Tidak memperoleh fasilitas Negara dan Pegawainya berstatus sebagai pegawai swasta.Peta Konsep BUMS :Kelebihan & Kekurangan Firma (Fa) :Kelebihan:Karena jumlah modalnya lebih besar dibandingkan dengan usaha perseorangan, badan usaha firma lebih mudah untuk memperluas usahanya.Badan usaha firma tidak memerlukan akte, jadi pendiriannya relatif lebih mudah.Kekurangan:Tanggung jawab pemilik tidak terbatas terhadap seluruh utang perusahaan.Apabila salah seorang anggota membatalkan perjanjian untuk menjalankan usaha bersama maka secara otomatis badan usaha firma menjadi bubar sehingga kelangsungan perusahaan tidak menentu.Jika salah satu anggota membuat kerugian, maka kerugian tersebut juga ditanggung oleh anggota yang lain.Kelebihan & Kekurangan CV :Kelebihan:Lebih mudah menerima suntikan dana dikarenakan badan usaha persekutuan komanditer sudah cukup populer di Indonesia.Kemampuan manajemennya lebih besar.Pendiriannya relatif lebih mudah jika dibandingkan dengan perseroan terbatas (PT).Kekurangan:Kelangsungan hidupnya tidak menentu.Sulit untuk menarik kembali modal yang telah ditanam, terutama bagi sekutu pimpinan.Kelebihan & Kekurangan Perusahaan Terbatas (PT) :Kelebihan:Kelangsungan perusahaan sebagai badan hukum lebih terjamin. Pemilik dapat berganti-ganti.Mudah untuk memindahkan hak milik dengan menjual saham kepada orang lain.Mudah memperoleh tambahan modal untuk memperluas volume usahanya. Misal: mengeluarkan saham baru.Kelemahan:PT merupakan subyek pajak tersendiri, perusahaan dan dividen atau pemegang saham juga terkena pajak.Pendiriannya jauh lebih sulit dari bentuk kepemilikan usaha lainnya, memerlukan akte notaris dan ijin khusus untuk usaha tertentu.Biaya pembentukannya relatif tinggi.Peta Konsep Koperasi :TERIMA KASIH