Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

download Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

of 23

  • date post

    22-Feb-2018
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

  • 7/24/2019 Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

    1/23

  • 7/24/2019 Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

    2/23

    Volume VII Nomor 1 Tahun 2015

    BULETIN TRIWULANAN

    EKSPOR IMPORKOMODITAS PERTANIAN

    PUSAT DATA DAN SISTEM INFORMASI PERTANIAN

    SEKRETARIAT JENDERAL - KEMENTERIAN PERTANIAN

    2015

  • 7/24/2019 Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

    3/23

  • 7/24/2019 Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

    4/23

    i

    KATA PENGANTAR

    Dalam rangka meningkatkan pelayanan data dan informasi pertanian, Pusat

    Data dan Sistem Informasi Pertanian pada tahun 2015 kembali menerbitkan Buletin

    Triwulanan Ekspor Impor Komoditas Pertanian yang berisi ulasan dan

    perkembangan data ekspor dan impor komoditas pertanian. Pada Volume VII Nomor

    1 Tahun 2015 ini diulas data ekspor impor komoditas pertanian periode Januari

    Desember 2014 yang dijabarkan menurut komoditas, subsektor serta negara

    tujuan/asal. Data yang disajikan dalam buletin ini diolah oleh Pusat Data dan Sistem

    Informasi Pertanian, Kementerian Pertanian bersumber dari Badan Pusat Statistik

    (BPS).

    Semoga buletin ini dapat bermanfaat bagi para pengguna baik di lingkup

    Kementerian Pertanian maupun para pengguna lainnya. Kritik dan saran sangat kami

    harapkan demi perbaikan di masa mendatang.

    Jakarta, Maret 2015

    Kepala Pusat Data dan Sistem

    Informasi Pertanian,

    Ir. M. Tassim Billah, MSc

  • 7/24/2019 Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

    5/23

    ii

  • 7/24/2019 Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

    6/23

    iii

    DAFTAR ISI

    KATA PENGANTAR ............................................................................................................. i

    DAFTAR ISI ................................................................................................................. iii

    I. EKSPOR IMPOR KOMODITAS PERTANIAN MENURUT SUB SEKTOR .............................. 1

    II. EKSPOR IMPOR PERTANIAN MENURUT KOMODITAS ................................................. 3

    III. NEGARA TUJUAN EKSPOR KOMODITAS PERTANIAN INDONESIA ................................. 6

    IV. NEGARA ASAL IMPOR KOMODITAS PERTANIAN INDONESIA ..................................... 10

    V. EKSPOR - IMPOR KOMODITAS PERTANIAN UTAMA MENURUT NEGARA

    TUJUAN/ASAL .......................................................................................................... 13

  • 7/24/2019 Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

    7/23

    Buletin Triwulanan Ekspor Impor

    Volume VII Nomor 1 Tahun 2015

    Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian 1

    I. EKSPOR IMPOR KOMODITAS

    PERTANIAN MENURUT SUB

    SEKTOR

    Pencapaian ekspor komoditas

    pertanian selama bulan Januari

    Desember 2014 sebesar US$ 31,03

    milyar, yang sebagian disumbang dari

    ekspor komoditas perkebunan sebesar

    US$ 29,72 milyar, sementara sub sektor

    lainnya hanya menyumbang tidak lebih

    dari US$ 600 juta. Pada sisi impor, sub

    sektor tanaman pangan memberi

    sumbangan terbesar terhadap total

    impor komoditas pertanian, yakni

    mencapai US$ 7,66 milyar, diikuti oleh

    sub sektor peternakan sebesar US$ 3,8

    milyar, sub sektor perkebunan sebesar

    US$ 2,78 milyar dan sub sektor

    hortikultura sebesar US$ 1,63 milyar.

    Total impor komoditas pertanian pada

    periode tersebut mencapai US$ 15,87

    milyar (Tabel 1).

    Tabel 1. Ekspor, impor, dan neraca perdagangan komoditas pertanian menurut sub

    sektor, Januari - Desember 2014

    Volume (Ton)Nilai

    (US$ 000)Volume (Ton)

    Nilai

    (US$ 000)Volume (Ton)

    Nilai

    (US$ 000)

    1 Tanaman Pangan 367,690 206,174 18,169,821 7,658,856 -17,802,131 -7,452,681

    2 Hortikultura 433,342 512,190 1,646,485 1,632,166 -1,213,143 -1,119,975

    3 Perkebunan 35,027,211 29,721,915 1,232,500 2,777,185 33,794,711 26,944,729

    4 Peternakan 235,200 587,663 1,485,131 3,799,884 -1,249,930 -3,212,221

    TOTAL 36,063,443 31,027,942 22,533,937 15,868,091 13,529,506 15,159,851

    Sumber: BPS, diolah Pusdatin

    Neraca

    No Sub Sektor

    Ekspor Impor

    Berdasarkan keragaan data ekspor

    dan impor tersebut, neraca

    perdagangan komoditas pertanian

    selama bulan Januari - Desember 2014

    mengalami surplus sebesar US$ 15,16

    milyar. Seluruh surplus neraca

    perdagangan komoditas pertanian

    diperoleh dari sumbangan sub sektor

    perkebunan sebesar US$ 26,94 milyar,

    sementara sub sektor lainnya

    mengalami defisit. Sub sektor tanaman

    pangan mengalami defisit sebesar US$

    7,45 milyar, sub sektor hortikultura

    sebesar US$ 1,12 milyar, dan sub sektor

    peternakan sebesar US$ 3,21 milyar

    (Gambar 1).

  • 7/24/2019 Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

    8/23

    Buletin Triwulanan Ekspor Impor

    Volume VII No. 1 Tahun 2015

    2 Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian

    -10,000

    -5,000

    0

    5,000

    10,000

    15,000

    20,000

    25,000

    30,000

    Tanaman Pangan Hortikultura Perkebunan Peternakan

    (US$ Juta)

    Gambar 1. Neraca perdagangan komoditas pertanian menurut sub sektor,Januari - Desember 2014

    Jika dilihat besaran persentase nilai

    ekspor komoditas pertanian bulan

    Januari Desember 2014, maka ekspor

    pertanian didominasi oleh komoditas

    perkebunan yang mencapai 95,79%.Sub sektor lainnya mempunyai

    kontribusi yang jauh lebih kecil, yakni :

    sub sektor peternakan sebesar 1,89%,

    sub sektor hortikultura sebesar 1,65%

    dan sub sektor tanaman pangan

    merupakan sub sektor dengan

    kontribusi terkecil yakni sebesar 0,66%(Gambar 2).

    Tanaman

    Pangan

    0.66%

    Hortikultura

    1.65%

    Perkebunan

    95.79%

    Peternakan

    1.89%

    Gambar 2. Kontribusi sub sektor terhadap ekspor sektor pertanian,

    Januari - Desember 2014

  • 7/24/2019 Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

    9/23

    Buletin Triwulanan Ekspor Impor

    Volume VII Nomor 1 Tahun 2015

    Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian 3

    Berdasarkan nilai impor komoditas

    pertanian pada bulan Januari

    Desember 2014, kontribusi impor sub

    sektor tanaman pangan menduduki

    peringkat pertama terhadap total impor

    komoditas pertanian, yakni sebesar

    48,27%. Posisi berikutnya adalah

    kontribusi impor sub sektor perternakan

    sebesar 23,95%, sub sektor perkebunan

    sebesar 17,50%. Kontribusi terkecil

    adalah dari impor komoditas

    hortikultura sebesar 10,29% (Gambar 3).

    Tanaman Pangan

    48.27%

    Hortikultura

    10.29%

    Perkebunan17.50%Peternakan

    23.95%

    Gambar 3. Kontribusi sub sektor terhadap impor sektor pertanian,

    Januari-Desember 2014

    II. EKSPOR IMPOR KOMODITAS

    PERTANIAN MENURUT

    KOMODITAS

    Andalan ekspor utama komoditas

    tanaman pangan bulan Januari -

    Desember 2014 adalah kedelai yang

    mencapai US$ 44,21 juta, diikuti

    kemudian oleh Gandum/meslin sebesar

    US$ 43,93 juta, dan ubi kayu sebesar

    US$ 35,99 juta. Ekspor kedelai dan

    gandum/meslin dominan dalam wujud

    olahan, sementara ubi kayu diekspor

    dalam bentuk segar. Dari sisi impor,

    kedelai juga memberikan kontribusi

    yang cukup besar yakni mencapai US$

    3,37 milyar yang didominasi oleh kedelai

    segar. Impor berikutnya adalah

    gandum/meslin utamanya dalam wujud

    segar sebesar US$ 2,51 milyar, jagung

    sebesar US$ 854,04 juta dan beras US$

  • 7/24/2019 Buletin Ekspor Imporl TWI 2015

    10/23

    Buletin Triwulanan Ekspor Impor

    Volume VII No. 1 Tahun 2015

    4 Pusat Data dan Sistem Informasi Pertanian

    375,22 juta. Gambaran keragaan ekspor

    dan impor tersebut, menyebabkan

    neraca perdagangan komoditas kedelai

    mengalami defisit selama bulan Januari -Desember 2014 sebesar US$ 3,32

    milyar, yang merupakan defisit terbesar

    pada sub sektor tanaman pangan.

    Surplus neraca perdagangan komoditas

    tanaman pangan pada bulan Januari

    Desember 2014 dicapai dari komoditas

    ubi jalar sebesar US$ 8,33 juta (Tabel 2).

    Andalan utama ekspor sub sektor

    hortikultura bulan Januari Desember

    2014 adalah nenas yang mencapai US$

    193,35 juta, disusul kemudian oleh cabe

    yang mencapai US$ 25,66 juta, manggis

    US$ 6,55 juta dan kentang US$ 6,09

    juta. Nenas merupakan komoditas

    hortikultura yang mengalami surplus

    neraca perdagangan yakni sebesar US$

    193 juta. Sementara, neraca

    perdagangan yang mengalami defisit

    terbesar adalah bawang putih yang

    mencapai US$ 361,54 juta, diikuti oleh

    apel yang mencapai US$ 201,94 juta,

    jeruk sebesar US$ 201,36 juta, anggur

    sebesar US$ 158,38 juta, dan kentang

    sebesar US$ 76,72 juta.

    Sub sektor perkebunan merupakansub sektor yang memberikan kontribusi

    surplus neraca perdagangan komoditas

    pertanian, utamanya disumbang dari

    komoditas kelapa sawit sebesar US$

    19,56 milyar. Komoditas lainnya yangmemberikan kontribusi positif bagi

    neraca perdagangan komoditas

    perkebunan adalah karet sebesar US$

    4,69 milyar, kelapa sebesar US$ 1,35

    milyar, kopi sebesar US$ 993,18 juta dan

    kakao sebesar US$ 776,15 juta.

    Sementara itu, komoditas kapas dan

    tembakau merupakan komoditas yang

    mengalami defisit terbesar yakni

    masing-masing mencapai US$ 1,36

    milyar dan US$ 369,34 juta.

    Sub sektor peternakan mempunyai

    komoditas unggulan yang menyumbang

    surplus terhadap neraca perdagangan

    yakni lemak, babi hidup dan daging

    kodok de