Buku Pengantar Kuliah Geologi Teknik

download Buku Pengantar Kuliah Geologi Teknik

of 156

  • date post

    02-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    1.540
  • download

    629

Embed Size (px)

Transcript of Buku Pengantar Kuliah Geologi Teknik

156 BUKU PENGANTAR KULIAHGEOLOGI TEKNIKNama Pemilik buku: Sigit Agung PrasetiaNomor Mahasiswa: 410008003

SEKOLAH TINGGI TEKNOLOGI NASIONALYOGYAKARTA2010Kata Pengantar

Telah lama kami berkeinginan menyempurna kan diktat kuliah Geologi Teknik tahun 2002, untuk lebih dapat berpartisipasi dalam bidang pekerjaan geologi teknik dan dapat menambah pengetahuan dalam kaitannya kerekayasaan bangunan teknik.Buku ini khusus untuk kalangan sendiri, bertujuan untuk membantu mahasiswa Jurusan Teknik Geologi memahami materi kuliah yang kami ajarkan. Materi ini kami ambil dari beberapa literatur, jurnal dan beberapa teori praktis pengalaman kami pada waktu bekerja di Proyek Bengawan Solo termasuk Departemen Pekerjaan Umum.Kami menyadari isi buku ini masih banyak kekurangannya dan kesalahan untuk itu kami sangat terimakasih apabila pembaca berkenan untuk mengkritik demi lebih baik.Semoga buku ini bermanfaat bagi para mahasiswa dan pembaca.

Yogyakarta, 5 Agustus 2009

DAFTAR ISI (maaf nomorx g sesuai)HalamanKata Pengantar ............. Daftar Isi .......Daftar Tabel ......Daftar Gambar ......BAB I. PENDAHULUAN . .........1.1. Maksud dan Tujuan .... ........ 1.2. Ahli Geologi Teknik .................................................................... ........1.3. Ruang lingkup 1.4. Penelitian Lapangan ..1.5. Tahapan Penelitian .1.6. Berbagai cara Penelitian Lapangan 1.7. Mineral 1.8. Mineral Pembentuk Batuan 1.9. Prinsip Dasar Geologi Teknik ...BAB II. GEOLOGI .............................2.1. Batuan Beku .........................................................................................2.2. Batuan Sedimen ....................................................................................2.3. Batuan Metamorf ..................................................................................2.4. Struktur Sedimen ............5. Struktur Batuan .........................................................................................2.6. Ketidak selarasan (Unconformities) ......................................................2.7. Paleontologi ...........................................................................................2.8. Gempa Bumi ..BAB III. PENYELIDIKAN GEOLOGI .......................................................3.1. Peta Geologi Teknik .............................................................................3.2. Analisa Besar Butir Tanah ....................................................................3.3. Batas-batas Atterberg ............................................................................3.4. Keaktifan ...............................................................................................3.5. Mineral Lempung ..................................................................................3.6. Tingkat Pengembangan ...........................................................................3.7. Knsolidasi ...............................................................................................3.8. Kuat Geser Tanah ...................................................................................3.9. Bor Tangan .............................................................................................3.10. Pengambilan Contoh Tanah .................................................................3.11. Pemboran Inti/Pemboran Mesin ...........................................................3.12. Daya Dukung ........................................................................................BAB IV. GERAKAN TANAH ......................................................................4.1. Definisi ............ .......................4.2. Faktor Penyebab Gerakan Tanah .......................4.3. Secara mekanika ..............4.4. Macam Gerakan Tanah .................4.5. Klasifikasi Gerakan Tanah ............................................4.6. Kemampuan Geologi Teknik . ...........4.7. Evaluasi Zona Geologi Teknik Untuk RUTR .......................................4.8. Analisa Kestabilan Lereng ....................................................................4.9. Penetuan Bidang Gelincir ...........4.10. Penetuan Kondisi Geohidrologi ........ 4.11. Struktur Geologi ........4.12. Geometri lereng .................................................................................4.13. Mencegah Runtuhnya Sebuah Lereng ...............................................4.14. Pengenalan Gejala Gerakan Tanah.....4.15. Analisis Karakteristik Medan ............................................................BAB. V . KONSTRUKSI BANGUNAN TEKNIK ..........5.1. Tanah ......................................................................................................5.2. Batuan .....................................................................................................5.3. Pembebanan Terhadap Bawah Tanah .............5.4. Pondasi ............BAB VI. BENDUNGAN DAN GROUTING ...............................................6.1. Bendungan ..............5.2 Grouting ...........BAB. VII. MATERIAL GEOLOGI 7.1. Material Tanah 7.2. Material Batu 7.3. Peledakan (Balsting) .DAFTAR PUSTAKA ...........................................................................

.i.iivvi11122331011111320242627283536384245454748505152545557577175757576797986889094969797101105111120120120121124131131133138138139145151

BAB IPENDAHULUAN

Geologi adalah ilmu pengetahuan yang mempelajari tentang masa sekarang atau masa lampau dari bentuk-bentuk morfologi, struktur bumi, lingkungan dan kehidupan fosil yang terdapat pada batuan. Bidang utama yang dipelajari adalah semua jenis batuan, tanah dan air dalam tanah/batuan yang bermanfaat bagi kehidupan manusia. Studi bidang geologi ini juga bermanfaat untuk pencarian bahan-bahan tambang minyak dan gas, endapan mineral maupun dapat sebagai konsultan bidang geologi teknik. Ahli geologi dapat mengungkapkan fenomena alam tentang bencana gempa bumi dan tsunami, gunung meletus, banjir, gerakan tanah dll.Geologi sebagai ilmu pengetahuan bumi, karena yang dipelajari segala sesuatu yang berkenaan dengan gejala-gejala yang ada di bumi baik asal, proses hasil. Geologi didefinisikan sebagai ilmu yang mempelajari tentang bumi baik mengenahi susunannya, komposisi, sejarah, proses terjadinya maupun bentuknya. Cabang cabang ilmu geologi antara lain: Mineralogi adalah ilmu yang mempelajari tentang kristal mineral batuan Petrologi adalah ilmu yang mempelajari tentang batuan Paleontologi adalah ilmu yang mempelajari tentang fosil Hidrologi adalah ilmu yang mempelajari tentang air tanah Geomorfologi adalah ilmu yang mempelajari tentang bentang alam Volkanologi adalah ilmu yang mempelajari tentang gunung api Geologi Teknik adalah ilmu yang mempelajari tentang penggunaan geologi dalam lapangan Teknik Sipil dan sebagainyaGeologi teknik adalah salah satu cabang ilmu geologi yang mempelajari tentang batuan yang berhubungan dengan bangunan /rekayasa bidang teknik sipil dan di definisikan sebagai berikut : 1. Geologi teknik adalah suatu cabang geologi sebagai ilmu terapan dalam teknik sipil yang mempergunakan data-data geologi untuk memecahkan persoalan yang berhubungan dengan konstruksi teknik.2. Geologi Teknik adalah penerapan ilmu geologi pada praktek rekayasa dengan tujuan agar faktor-faktor geologis yang mempengaruhi lokasi, desain, konstruksi, pengoperasian dan pemeliharaan pekerjaan-pekerjaan rekayasa telah benar-benar dikenali dan disediakan dengan cukup.(The American Geological Institute).Sebenarnya pengetahuan ini sudah dimengerti dan dipergunakan beberapa abad yang lalu baik di Indonesia maupun di negeri-negeri lain. Di Indonesia misalnya pada pembuatan candi-candi pada waktu itu sudah dapat memilih batu-batu yang berkualitas baik demikian pula di negeri ina, Eropa dan sebagainya. Pemakaian ilmu geologi untuk bidan Teknik Sipil dilakukan oleh Ahli Teknik sipil Ingris yang bernama William Smith (1839) yang juga dikenal sebagai Bapak Geologi Inggris. Dengan pembuatan terowongan Kereta Api di Swiss, Bendungan di California (1928). Di Indonesia kira-kira 50 tahun yang lalu baru mulai ada kesadaran pentingnya geologi dalam pekerjaan-pekerjaan Sipil. 1.1. Maksud dan TujuanMemberikan gambaran keadaan geologi di daerah rencana suatu konstruksi yang akan dibangun, termasuk didalamnya bahaya-bahaya yang akan timbul dalam pembangunannya, dengan tujuan memberi informasi tingkat keamanan hasil suatu konstruksi pembangunan serta efisien biaya rencana pembangunan.

1.2. Ahli Geologi Teknik Ahli Geologi teknik menangani masalah yang bersifat teknik sipil dengan dilatarbelakangi dengan ilmu geologi. Ahli Geoteknik lebih condong pada segi rekayasa tentang material yang digunakan. Sebutan Ahli geologi teknik diperuntukkan bagi mereka yang bekerja dalam bidang yang berada diantara geologi dan teknik sipil, dalam hal pekerjaan meliputi pendirian bangunan sipil dan pemeliharaan material konstruksi yang tepat. Semua bangunan sipil didirikan sebagian besar di atas tanah dan sering kali dibangun dengan materialmaterial yang diambil dari dalam tanah. Seorang ahli geologi teknik harus dapat menentukan reaksi dari bawah tanah dan memahami perilaku sebuah bangunan ( gedung, bendungan, terowongan, jalan dsb.) serta harus mampu mengantisipasi faktor-faktor geologis yang dapat mempengaruhi letak rencana konstruksi, penggunaan maupun pemeliharaan bangunan-bangunan tersebut.Menurut LEGGET (1939), Tugas Ahli Geologi adalah melihat apa adanya dengan menarik kebelakang , tahu asal dan proses terjadinya sehingga dapat menduga apa yang akan terjadi dimasa mendatang atau menduga kesulitan yang akan dihadapi kelak. Ahli Teknik Sipil menggunakan untuk apa dan mengusahakan untuk mengatasi kesulitan yang timbul pada waktu ini dan masa mendatang.Menurut KEY (1954), Ahli Geologi menyelidiki keadaan