budidaya salak

download

of 83

  • date post

    02-Dec-2015
  • Category

    Documents
  • view

    532
  • download

    6

Embed Size (px)

transcript

<ul><li><p>STUDI BUDIDAYA DAN PENANGANAN PASCA PANEN </p><p>SALAK PONDOH (Salacca zalacca Gaertner Voss.) </p><p> DI WILAYAH KABUPATEN SLEMAN </p><p>Oleh: </p><p>Oktafianti Kumara Sari </p><p>A34303035 </p><p>PROGRAM STUDI HORTIKULTURA </p><p>FAKULTAS PERTANIAN </p><p>INSTITUT PERTANIAN BOGOR </p><p>2008 </p></li><li><p>STUDI BUDIDAYA DAN PENANGANAN PASCA PANEN </p><p>SALAK PONDOH (Salacca zalacca Gaertner Voss.) </p><p> DI WILAYAH KABUPATEN SLEMAN </p><p>Skripsi sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar Sarjana Pertanian </p><p>pada Fakultas Pertanian Institut Pertanian Bogor </p><p>Oleh OKTAFIANTI KUMARA SARI </p><p>A34303035 </p><p>PROGRAM STUDI HORTIKULTURA FAKULTAS PERTANIAN </p><p>INTITUT PERTANIAN BOGOR 2008 </p></li><li><p>RINGKASAN </p><p> OKTAFIANTI KUMARA SARI. Studi Budidaya dan Penanganan Pasca panen Salak Pondoh (Salacca zalaca Gaertner Voss.) di Wilayah Kabupaten Sleman. Dibimbing oleh DARDA EFENDI. Penelitian ini bertujuan untuk mengetahui kondisi budidaya salak pondoh, penanganan pasca panen dan jumlah kehilangan hasil pada setiap lembaga pemasaran salak pondoh di wilayah Kabupaten Sleman. Lokasi penelitian berada di Kecamatan Turi, Pakem, Tempel, Sleman, dan Cangkringan. Penelitian ini dilakukan pada bulan Maret 2007 - Juni 2007. Penarikan sampel dilakukan pada lima kelompok responden yaitu petani, pedagang pengumpul, pedagang pemasok, pedagang pengecer, dan di tingkat supermarket. Penelitian ini menggunakan metode survei. Data-data yang digunakan dalam penelitian ini adalah data primer dan data sekunder. Data primer diperoleh dengan cara melakukan pengamatan langsung di lapang dan wawancara dengan menggunakan alat bantu kuesioner yang memuat daftar pertanyaan. Data sekunder diperoleh dari data statistik Dinas Pertanian Kabupaten Sleman dan literatur-literatur ilmiah yang mendukung penelitian. Analisis data dilakukan secara deskriptif. </p><p>Pola usahatani salak pondoh di Kecamatan Turi, Tempel, Pakem, Cangkringan, dan Sleman pada umumnya bertujuan untuk menghasilkan buah sekaligus bibit. Teknik budidaya yang dilakukan oleh responden meliputi: persiapan lahan dan penanaman, pemeliharaan tanaman; pemupukan; penyerbukan buatan; pengairan; penggemburan; penyiangan; pengendalian hama dan penyakit tanaman; serta penjarangan buah. </p><p>Kendala yang dijumpai pada kegiatan budidaya oleh petani yang menjadi responden yaitu pemupukan yang belum sesuai dengan anjuran Dinas Pertanian Kabupaten Sleman, dalam hal dosis dan waktu pemupukan, serta umur tanaman. Jumlah pohon salak jantan belum sesuai dengan perbandingan yang seharusnya karena kurangnya pemahaman petani mengenai keberadaan salak jantan di areal kebun, serta petani merasa keberadaan salak jantan akan mengurangi produktivitas. Respon petani terhadap penjarangan buah masih rendah meskipun mereka telah mengetahui manfaatnya. Petani tidak melakukan penjarangan buah karena tidak ingin membuang buah yang ada, dan penjarangan buah yang dilakukan petani relatif sudah terlambat. </p><p>Penanganan pasca panen terdiri atas pembersihan, sortasi, pengkelasan, penyimpanan, pengemasan, pengangkutan, dan pemasaran. Responden yang paling banyak melakukan kegiatan penanganan pasca panen yaitu pedagang pemasok dan pedagang pengecer. Seluruh petani responden tidak melakukan sortasi dan pengkelasan karena harga jual salak yang sudah disortir dan yang belum disortir tidak jauh berbeda, sehingga petani tidak ingin mengeluarkan biaya tambahan untuk penyortiran dan pengkelasan. </p></li><li><p>Rata-rata persentase kehilangan hasil terbesar terdapat di tingkat pedagang pengecer mencapai 8.1%, dan terendah berada di tingkat petani mencapai 4.1%. Kehilangan hasil di tingkat petani disebabkan karena kerusakan mekanis yang tinggi pada saat panen dan buah sudah terserang peyakit sebelum dipanen. Di tingkat pedagang disebabkan oleh kegiatan sortasi yang masih dilakukan secara visual sehingga sering tercampur antara buah yang berkualitas baik dengan buah yang kualitasnya rendah, serta pengemasan yang melebihi kapasitas. </p></li><li><p>Judul : STUDI BUDIDAYA DAN PENANGANAN PASCA PANEN </p><p>SALAK PONDOH (Salacca zalacca Gaertner Voss.) </p><p> DI WILAYAH KABUPATEN SLEMAN Nama : Oktafianti Kumara Sari NRP : A34303035 </p><p> Menyetujui, </p><p>Dosen Pembimbing </p><p>Dr Ir Darda Efendi, MSi </p><p>NIP : 131841755 </p><p>Mengetahui, Dekan Fakultas Pertanian </p><p>Prof. Dr Ir Didy Sopandie, MAgr </p><p>NIP : 131124019 </p><p>Tanggal Lulus : </p></li><li><p>RIWAYAT HIDUP </p><p> Penulis dilahirkan di Klaten pada tanggal 1 Oktober 1985, anak pertama </p><p>dari Bapak Sugimin dan Ibu Wahyu Haryanti. Penulis memulai pendidikan </p><p>pertama di TK Infitek pada tahun 1990, pada tahun 1991 penulis melanjutkan </p><p>pendidikan ke SD Negeri 3 Selong dan lulus pada tahun 1997, kemudian pada </p><p>tahun yang sama penulis melanjutkan pendidikan ke SLTP Negeri 1 Selong dan </p><p>lulus pada tahun 2000. Setelah lulus penulis melanjutkan pendidikan ke SMU </p><p>Muhammadiyah 1 Klaten dan lulus pada tahun 2003. </p><p> Pada tahun 2003 penulis diterima menjadi mahasiswa pada program studi </p><p>Hortikultura, Departemen Agronomi dan Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut </p><p>Pertanian Bogor melalui jalur USMI (Undangan Seleksi Masuk IPB). Selama </p><p>menjadi mahasiswa penulis aktif menjadi anggota Organisasi Mahasiswa KMK </p><p>(Keluarga Mahasiswa Klaten). </p></li><li><p>KATA PENGANTAR </p><p>Puji syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT karena atas karunia </p><p>Nya penulis dapat menyelesaikan skripsi ini yang berjudul ``Studi Budidaya dan </p><p>Penanganan Pasca Panen Salak Pondoh (Salacca zalacca Gaertner Voss.) Di </p><p>Wilayah Kabupaten Sleman``. Sebagai salah satu syarat untuk memperoleh gelar </p><p>Sarjana Pertanian pada Program Studi Hortikultura, Fakultas Pertanian, Institut </p><p>Pertanian Bogor. </p><p>Pada kesempatan ini, penulis mengucapkan terimakasih yang sebesar-</p><p>besarnya kepada : </p><p>1. Ibu Wahyu Haryanti, Bapak Sugimin, Bapak Sarjito, beserta keluarga atas </p><p>do`a, dukungan moril, dan materiil. </p><p>2. Dr Ir Darda Efendi, MSi sebagai dosen pembimbing dalam pelaksanan </p><p>penelitian yang telah memberikan saran, bimbingan, dan pengarahan. </p><p>3. Prof. Dr Ir Bambang S. Purwoko, MSc dan Ir Ketty Suketi, MSi sebagai </p><p>dosen penguji yang telah memberikan saran dan kritik untuk </p><p>menyempurnakan skripsi ini. </p><p>4. Dinas Pertanian Kabupaten Sleman, warga di Kecamatan Turi, Tempel, </p><p>Pakem, Sleman, dan Cangkringan, serta pihak Mirota Kampus </p><p>Supermarket, terimakasih atas segala bantuan dan kerjasamanya selama </p><p>penelitian berlangsung. </p><p>5. Rekan-rekan di KMK dan Hortikultura angkatan 40 yang telah memberikan </p><p>bantuan, semangat, dan persahabatan yang indah selama di IPB. </p><p>Penulis berharap semoga hasil penelitian ini dapat bermanfaat bagi semua </p><p>pihak yang memerlukan. </p><p>Bogor, Mei 2008 </p><p>Penulis </p></li><li><p>DAFTAR ISI </p><p>Halaman </p><p>PENDAHULUAN ........................................................................................... 1 </p><p>Latar Belakang ........................................................................................ 1 Tujuan ..................................................................................................... 2 </p><p> TINJAUAN PUSTAKA ................................................................................. 3 </p><p> Botani dan Morfologi .............................................................................. 3 Syarat Tumbuh ........................................................................................ 4 Budidaya Salak Pondoh .......................................................................... 4 Panen ....................................................................................................... 6 Pasca Panen ............................................................................................. 6 Pemasaran ............................................................................................... 8 Lembaga Pemasaran ................................................................................ 9 Pola Saluran Pemasaran .......................................................................... 9 Kehilangan Hasil ..................................................................................... 9 METODOLOGI ............................................................................................. 10 </p><p> Waktu dan Tempat .................................................................................. 10 Metode Penarikan Sampel....................................................................... 10 Metode Pengumpulan dan Analisis Data ................................................ 11 KONDISI UMUM LOKASI ......................................................................... 12 </p><p> Kondisi Umum Kabupaten Sleman ......................................................... 12 Profil Kecamatan Turi ............................................................................. 13 Profil Kecamatan Pakem ......................................................................... 13 Profil Kecamatan Tempel ....................................................................... 13 Profil Kecamatan Sleman ........................................................................ 14 Profil Kecamatan Cangkringan ............................................................... 14 HASIL DAN PEMBAHASAN ..................................................................... 15 </p><p> I. BUDIDAYA SALAK PONDOH ...................................................... 15 Persiapan Lahan dan Penanaman ................................................ 15 Pemeliharaan Tanaman ............................................................... 22 Penyerbukan dan Pembuahan ..................................................... 28 II. PANEN DAN PENANGANAN PASCA PANEN ............................ Panen ........................................................................................... 33 Penanganan Pasca panen ............................................................. 37 Pemasaran ................................................................................... 46 Kehilangan Hasil ......................................................................... 49 Harga ........................................................................................... 51 </p></li><li><p>KESIMPULAN DAN SARAN ...................................................................... 53 </p><p> Kesimpulan .............................................................................................. 53 Saran ......................................................................................................... 54 DAFTAR PUSTAKA ..................................................................................... 55 </p><p> LAMPIRAN .................................................................................................... 57 </p></li><li><p>DAFTAR TABEL </p><p>Nomor Halaman </p><p>Teks </p><p>1. Dosis dan Jenis Pupuk pada Tanaman Salak ...................................... 5 2. Kelas Mutu Salak Berdasarkan SNI 01 3167 1992 ...................... 7 3. Aktivitas Pembibitan Salak Pondoh di Kecamatan Turi, Tempel, </p><p>Pakem, Sleman, dan Cangkringan .................................................... 21 4. Dosis Pupuk Kimia yang Diberikan per Tahun pada Setiap </p><p>Tanaman Salak Pondoh yang berumur &gt; 36 bulan dalam Dua Tahap Pemupukan ............................................................................ 23 </p><p> 5. Dosis Pupuk Kimia yang Direkomendasikan oleh Dinas Pertanian </p><p>Kabupaten Sleman ............................................................................ 24 6. Kegiatan Pengairan Petani pada Pertanaman Salak Pondoh ............ 19 7. Metode Pengendalian Organisme Pengganggu Tanaman (OPT) </p><p>yang Dilakukan oleh Petani .............................................................. 27 </p><p>8. Persentase Jumlah Petani yang Melakukan Kegiatan Penjarangan Buah. ................................................................................................. 31 </p><p> 9. Produktivitas Salak Pondoh di Lima Kecamatan Contoh </p><p> Tahun 2006-2007 ............................................................................. 32 </p><p>10. Penanganan Pasca Panen di Setiap Pelaku Pemasaran..................... 37 </p><p>11. Standar Pengkelasan di Tingkat Pedagang ....................................... 39 </p><p>12. Jenis Kemasan yang Digunakan di Kecamatan Turi, Tempel, Pakem, Sleman dan Cangkringan ..................................................... 41 </p><p> 13. Karakteristik 42 Petani di Lima Kecamatan Contoh ........................ 47 14. Karakteristik 19 Pedagang yang Menjadi Responden .................... 48 15. Total Kehilangan Hasil pada Masing Masing Pola Pemasaran ..... 50 </p><p> 16. Rata-rata Harga Salak Pondoh pada Masing Masing Pelaku </p><p>Pemasaran Tahun 2007 .................................................................... 52 </p></li><li><p>Lampiran </p><p>1. Volume Panen Salak Pondoh di Kecamatan Turi Tahun 2006 -2007 ........................................................................... 58 2. Volume Panen Salak Pondoh di Kecamatan Sleman Tahun 2006 -2007 ........................................................................... 58 3. Volume Panen Salak Pondoh di Kecamatan Tempel Tahun 2006 -2007 ........................................................................... 59 4. Volume Panen Salak Pondoh di Kecamatan Pakem Tahun 2006 -2007 ........................................................................... 59 5. Volume Panen Salak Pondoh di Kecamatan Cangkringan Tahun 2006 -2007 ........................................................................... 60 </p><p> 6. Jumlah Kehilangan Hasil Salak Pondoh Super di Tingkat petani Pada Masing-Masing Pelaku Pemasaran.........................................61 7. Jumlah Kehilangan Hasil Salak Pondoh Hitam di Tingkat petani Pada Masing-Masing Pelaku Pemasaran........................................62 </p><p> 8. Jumlah Kehilangan Hasil Salak Pondoh di Tingkat Pedagang Pemasok (PD. Agro Tama).............................................................63 </p><p> 9. Jumlah Kehilangan Hasil Salak Pondoh Super di Tingkat </p><p> Pedagang Pengumpul Pada Pola Pemasaran I.................................64 </p><p>10. Jumlah Kehilangan Hasil Salak Pondoh Hitam di Tingkat Pedagang Pengumpul Pada Pola Pemasaran I.................................65 </p><p> 11. Jumlah Kehilangan Hasil Salak Pondoh di Tingkat Pedagang Pengecer Pada Masing-Masing Pola Pemasaran............................66 </p><p> 12. Jumlah Kehilangan Hasil Salak Pondoh Super di Supermarket.....67 13. Rata-rata Harga Salak Pondoh per Kg di Masing-Masing PelakuPemasaran..................................................68 14. Perkembangan Tanaman Salak Pondoh di Kabupaten Sleman Tahun 2001-2006.............................................................................69 </p></li><li><p>DAFTAR GAMBAR </p><p>Nomor Halaman </p><p>Teks </p><p>1. Penanaman Salak Pondoh dengan Sistem Bedengan ......................... 16 2. Pengolahan Lahan dengan Sistem Guludan ....................................... 17 3. Proses Pencang...</p></li></ul>