Budidaya Nanas

download Budidaya Nanas

of 25

  • date post

    24-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    33
  • download

    4

Embed Size (px)

description

mulok, budidaya nanas sma

Transcript of Budidaya Nanas

MAKALAH

BUDIDAYA NANAS

Oleh :1. SITI NUR ANISAH 2. SUTRIA YANAWATI

Guru Pembimbing :BU DIAN, S.Pd.

SMA NEGERI 1 LALAN TAHUN PELAJARAN 2014 / 2015

KATA PENGANTAR

Puji dan syukur penulis panjatkan kehadirat Allah SWT yang telah memberikan rahmat taufik dan hidayah-Nya sehingga makalah ini dapat terselesaikan tepat pada waktunya. Makalah ini kami susun guna mempelajari proses budidaya nanas yang merupakan tanaman yang sangat mudah tumbuh di iklim tropis Indonesia, dan tentu saja di lahan yang sangat luas di lingkungan kita berada. Kami menyampaikan banyak terima kasih kepada Kepala Sekolah, Bapak/Ibu Guru, khususnya Ibu Dian, S.Pd. selaku guru pembimbing yang telah mengarahkan kami dalam penyusunan makalah ini, serta kepada orang tua kami yang tak henti-hentinya mendoakan atas kesuksesan anak-anaknya. Tak lupa kepada teman-teman, terima kasih atas kerja sama dan andilnya dalam pembuatan makalah ini. Tiada gading yang tak retak. Kami menyadari akan kekuarangan penyusunan makalah ini lantaran kemampuan penulis yang terbatas. Hanya kritik, saran dan arahan dari pembaca dapat membangun kesempurnaan makalah ini. Penulis berharap dengan penulisan makalah ini dapat bermanfaat khususnya bagi penulis sendiri dan bagi para pembaca umumnya serta semoga dapat menjadi bahan pertimbangan untuk mengembangkan dan meningkatkan prestasi di masa yang akan datang.

Lalan, Maret 2015

Penulis

DAFTAR ISI

Halaman Judul iKata Pengantar iiDaftar Isiiii

Bab IPendahuluan 1A.Latar Belakang1B. Tujuan 1

Bab IIPembahasan 2A. SEJARAH , KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI NANAS21. Sejarah Tanaman22. Klasifikasi dan Morfologi2B. JENIS DAN SYARAT TUMBUH NANAS31. Jenis atau Varietas Nanas32. Syarat Tumbuh43. Kesuburan Tanah4C. TEKNIK BUDIDAYA NANAS51. Teknik Perbanyakan Tanaman.52. Pembibitan Tanaman.53. Penanaman Tanaman.6D. HAMA DAN PENYAKIT91. Hama92. Penyakit11E. PANEN DAN PASCA PANEN NANAS131. Panen132. Pascapanen14

F. MANFAAT NANAS141. Kandungan Bromelin Pada Tanaman Nanas 142. Manfaat Enzim Bromelin pada Tanaman Nanas153. Manfaat Lain dari Nanas164. Hal-hal yang perlu diwaspadai dalam nanas17Bab IIIPenutup 18A. Kesimpulan 18b. Saran 18Daftar Pustaka 19

BAB IPENDAHULUAN

1.1Latar BelakangNanas merupakan tanaman buah berupa semak yang memiliki nama ilmiahAnanas comosus. Memiliki nama daerah danas (Sunda) dan neneh (Sumatera). Dalambahasa Inggris disebut pineapple dan orang-orang Spanyol menyebutnya pina.Nanas berasal dari Brasilia (Amerika Selatan) yang telah di domestikasi disanasebelum masa Colombus. Pada abad ke-16 orang Spanyol membawa nanas ini keFilipina dan Semenanjung Malaysia, masuk ke Indonesia pada abad ke-15, (1599).Di Indonesia pada mulanya hanya sebagai tanaman pekarangan, dan meluasdikebunkan di lahan kering (tegalan) di seluruh wilayah nusantara. Tanaman ini kinidipelihara di daerah tropik dan sub tropik.Sentra penanaman nanas di dunia berpusat di negara-negara Brazil, Hawaii, Afrika Selatan, Kenya, Pantai Gading, Mexico dan Puerte Rico. Di Asia tanaman nanas ditanam di negara-negara Thailand, Filipina, Malaysia dan Indonesia terdapat di daerah Sumatera utara, Jawa Timur, Riau, Sumatera Selatan dan Jawa Barat. Pada masa mendatang amat memungkinkan propinsi lain memprioritaskan pengembangan nanas dalam skala yang lebih luas dari tahun-tahun sebelumnya.Luas panen nanas di Indonesia + 165.690 hektar atau 25,24% dari sasaran panen buah-buahan nasional (657.000 hektar). Beberapa tahun terakhir luas areal tanaman nanas menempati urutan pertama dari 13 jenis buah-buahan komersial yang dibudidayakan di Indonesia.

1.2TujuanAdapun tujuan dari makalah ini adalah :1.2.1Untuk mengetahui sejarah nanas1.2.2Untuk mengetahui cara budidaya tanaman nanas.1.2.3Untuk mengetahui manfaat dari nanas1.2.4Untuk mengetahui perkembangan nanas di Indonesia

BAB IIBUDIDAYA TANAMAN NANAS

A. SEJARAH , KLASIFIKASI DAN MORFOLOGI NANAS1. Sejarah TanamanNanas berasal dari Amerika Selatan, tepatnya di Brasil. Tanaman ini telah dibudidayakan penduduk pribumi disana sejak lama. Kemudian pada abad ke-16 orang Spanyol membawa nanas ini ke Filipina dan Semenanjung Malaysia, masuk ke Indonesia pada abad ke-15, (1599).2. Klasifikasi dan MorfologiDalam klasifikasi atau sistematika tumbuhan (taksonomi), nanas termasuk dalam famili bromiliaceae. Kerabat dekat spesies nanas cukup banyak, terutama nanas liar yang biasa dijadikan tanaman hias, misalnyaA. braceteatus(Lindl) Schultes,A. Fritzmuelleri, A.Adapun secara lengkap, klasifikasi tanaman Nanas adalah sebagai berikut :Kingdom : Plantae (tumbuh-tumbuhan)Divisi : Spermatophyta (tumbuhan berbiji)Kelas: Angiospermae (berbiji tertutup)Ordo : Farinosae (Bromeliales)Famili: BromiliaceaeGenus : AnanasSpecies :Ananas comosus(L) Merr.Tanaman nanas berbentuk semak dan hidupnya bersifat tahunan (perennial). Tanaman nanas terdiri dari akar, batang, daun, batang, bunga, buah dan tunas-tunas. Akar nanas dapat dibedakan menjadi akar tanah dan akar samping, dengan sistem perakaran yang terbatas Akar-akar melekat pada pangkal batang dan termasuk berakar serabut (monocotyledonae). Kedalaman perakaran pada media tumbuh yang baik tidak lebih dari 50 cm, sedangkan di tanah biasa jarang mencapai kedalaman 30 cm .Batang tanaman nanas berukuran cukup panjang 20-25 cm atau lebih, tebal dengan diameter 2,0 -3,5 cm, beruas-ruas (buku-buku) pendek. Batang sebagai tempat melekat akar, daun bunga, tunas dan buah, sehingga secara visual batang tersebut tidak nampak karena disekelilingnya tertutup oleh daun. Tangkai bunga atau buah merupakan perpanjangan batang .Daun nanas panjang, liat dan tidak mempunyai tulang daun utama. Pada daunnya ada yang tumbuh dari duri tajam dan ada yang tidak berduri. Tetapi ada pula yang durinya hanya ada di ujung daun. Duri nanas tersusun rapi menuju ke satu arah menghadap ujung daun .Daun nanas tumbuh memanjang sekitar 130-150 cm, lebar antara 3-5 cm atau lebih, permukaan daun sebelah atas halus mengkilap berwarna hijau tua atau merah tua bergaris atau coklat kemerah-merahan. Sedangkan permukaan daun bagian bawah berwarna keputih-putihan atau keperak-perakan. Jumlah daun tiap batang tanaman sangat bervariasi antara 70-80 helai yang tata letaknya seperti spiral, yaitu mengelilingi batang mulai dari bawah sampai ke atas arah kanan dan kiri .Nanas mempunyai rangkaian bunga majemuk pada ujung batangnya. Bunga bersifat hermaprodit dan berjumlah antara 100-200, masing-masing berkedudukan di ketiak daun pelindung. Jumlah bunga membuka setiap hari, berjumlah sekitar 5-10 kuntum. Pertumbuhan bunga dimulai dari bagian dasar menuju bagian atas memakan waktu 10-20 hari. Waktu dari menanam sampai terbentuk bunga sekitar 6-16 bulan.Pada umumnya pada sebuah tanaman atau sebuah tangkai buah hanya tumbuh satu buah saja. Akan tetapi, karena pengaruh lingkungan dapat pula membentuk lebih dari satu buah pada satu tangkai yang disebutmultiple fruit( buah ganda). Pada ujung buah biasanya tumbuh tunas mahkota tunggal, tetapi ada pula tunas yang tumbuh lebih dari satu yang biasa disebutmultiple crown(mahkota ganda).B.JENIS DAN SYARAT TUMBUHNANAS1. Jenis atau Varietas NanasBerdasarkan habitat tanaman, terutama bentuk daun dan buah dikenal 4 jenis golongan nanas, yaitu :Cayenne(daun halus, tidak berduri, buah besar),Queen(daun pendek berduri tajam, buah lonjong mirip kerucut), Spanyol/Spanish(daun panjang kecil, berduri halus sampai kasar, buah bulat dengan mata datar) danAbacaxi(daun panjang berduri kasar, buah silindris atau seperti piramida). Varietas kultivar nanas yang banyak ditanam di Indonesia adalah golonganCayenedanQueen. Golongan Spanish dikembangkan di kepulauan India Barat, Puerte Rico, Mexico dan Malaysia. GolonganAbacaxibanyak ditanam di Brazilia. Dewasa ini ragam varietas/kultivar nanas yang dikategorikan unggul adalah nanas Bogor, Subang dan Palembang

2. Syarat TumbuhDaerah penyebaran nanas ialah 300LU dan 300LS dari khatulistiwa. Tanaman nanas memerlukan beberapa persyaratan iklim yang harus dipenuhi agar dapat tumbuh baik. Faktor iklim ini mencakup curah hujan, ketinggian, kelembapan, suhu dan cahaya matahari.Pada umumnya tanaman nanas ini toleran terhadap kekeringan serta memiliki kisaran curah hujan yang luas sekitar 1000-1500 mm/tahun. Akan tetapi tanaman nanas tidak toleran terhadap hujan salju karena rendahnya suhu.0C.Nanas tumbuh pada daerah dataran rendah dengan ketinggian 100-200 m di atas permukaan laut. Di daerah dataran tinggi, tanaman ini masih dapat tumbuh sampai ketinggian 1200 m dpl. Pertumbuhan optimum tanaman nanas antara 100-700 m dpl.Kelembapan tanah yang berlebihan pada awal pembungaan dapat menghambat pertumbuhan buah dan menghasilkan daun yang berlebihan. Sedangkan kelembapan yang berlebihan pada saat pembungaan akan menurunkan mutu. Suhu yang sesuai untuk budidaya tanaman nanas adalah 29-320C, tetapi juga dapat hidup di lahan bersuhu rendah sampai 10.Tanaman nanas dapat tumbuh dengan baik dengan cahaya matahari rata-rata 33-71% dari kelangsungan maksimumnya, dengan angka tahunan rata-rata 2000 jam.3. Kesuburan TanahPada umumnya hampir semua jenis tanah yang digunakan untuk pertanian cocok untuk tanaman nanas. Meskipun demikian, lebih cocok pada jenis tanah yang mengandung pasir, subur, gembur dan banyak mengandung bahan organik serta kandungan kapur rendahKesuburan tanah dapat meningkatkan produktivitas, oleh karenanya tanah yang digunakan untuk menanam nanas sebaiknya memenuhi kriteria tanah subur. Tanah yang subur terdiri atas hawa (udara) 25%, air 25 %, mineral 45%, dan bahan organic 5 %. Atas dasar tersebut, maka kesuburan tanah dinilai atas dasar tinggi rendahnya kadar mineral (unsur hara essensia makro dan mikro) dan mudah sukarnya mineral diserap tanaman.Derajat keasaman yang cocok adalah dengan pH 4,5-6,5. Tanah yang banyak mengandung kapur (pH lebih dari 6,5) menyebabkan tanaman menjadi kerdil dan klorosis. Sedangkan