Budaya perusahaan dan etos kerja

of 55 /55
BUDAYA PERUSAHAAN DAN BUDAYA PERUSAHAAN DAN ETOS KERJA ETOS KERJA Analgin Ginting Motivator Level 5

description

Sebuah informasi tentang betapa pentingnya perusahaan menjadi ajang pendidikan karakter bangsa.

Transcript of Budaya perusahaan dan etos kerja

Page 1: Budaya perusahaan dan etos kerja

BUDAYA PERUSAHAAN DAN ETOS BUDAYA PERUSAHAAN DAN ETOS KERJA KERJA

Analgin GintingMotivator Level 5

Page 2: Budaya perusahaan dan etos kerja

Diskusi AwalDiskusi Awal

Apa yang membuat suatu perusahaan Apa yang membuat suatu perusahaan bisa bertahan lama (bahkan ada yang bisa bertahan lama (bahkan ada yang sudah berusia lebih 100 tahun)sudah berusia lebih 100 tahun)

Apa pula penyebab suatu perusahaan Apa pula penyebab suatu perusahaan hanya bertahan sebentar.hanya bertahan sebentar.

Page 3: Budaya perusahaan dan etos kerja

SasaranSasaran

1.1. Menemukan dan mengembangkan etos kerja Menemukan dan mengembangkan etos kerja sebagai bagian dari nilai-nilai pribadi dalam sebagai bagian dari nilai-nilai pribadi dalam kehidupankehidupan

2.2. Mengetahui pentingnya pengaruh etos kerja dan Mengetahui pentingnya pengaruh etos kerja dan budaya kerja dalam jangka panjangbudaya kerja dalam jangka panjang

3.3. Mampu menghadapi dan menyikapi seluruh Mampu menghadapi dan menyikapi seluruh perubahan secara positifperubahan secara positif

4.4. Mampu memberi teladan terhadap pembentukan Mampu memberi teladan terhadap pembentukan budaya perusahaan yang lebih baik.budaya perusahaan yang lebih baik.

Page 4: Budaya perusahaan dan etos kerja

Topik BahasanTopik Bahasan

1.1. Pengertian budaya perusahaanPengertian budaya perusahaan

2.2. Dasar budaya perusahaanDasar budaya perusahaan

3.3. Etos kerjaEtos kerja

4.4. Hubungan antara etos kerja dengan Hubungan antara etos kerja dengan budaya perusahaanbudaya perusahaan

5.5. Etos kerja IndonesiaEtos kerja Indonesia

6.6. Membangun etos kerja profesionalMembangun etos kerja profesional

Page 5: Budaya perusahaan dan etos kerja

Bagian Pertama : Budaya PerusahaanBagian Pertama : Budaya Perusahaan

Page 6: Budaya perusahaan dan etos kerja

Pengertian budaya Pengertian budaya perusahaanperusahaan

Suatu wujud anggapan yang dimiliki, Suatu wujud anggapan yang dimiliki, diterima secara implisit oleh diterima secara implisit oleh kelompok dan menentukan kelompok dan menentukan bagaimana kelompok tersebut bagaimana kelompok tersebut rasakan, pikirkan dan bereaksi rasakan, pikirkan dan bereaksi terhadap perubahan dan lingkungan terhadap perubahan dan lingkungan yang beraneka ragamyang beraneka ragam

Nilai dan keyakinan bersama yang Nilai dan keyakinan bersama yang mendasari identitas perusahaanmendasari identitas perusahaan

Page 7: Budaya perusahaan dan etos kerja

EXXON MOBILEEXXON MOBILE Coaching, mentoring and continuous learning Coaching, mentoring and continuous learning Focusing on doing everything we do better than Focusing on doing everything we do better than

anyone else anyone else Developing and applying work processes and new Developing and applying work processes and new

technology to keep us out in front technology to keep us out in front Responsible management Responsible management Leadership and success Leadership and success High standards of business conduct based on a High standards of business conduct based on a

guiding principle of compliance with all laws and guiding principle of compliance with all laws and regulations and adherence to the highest ethical regulations and adherence to the highest ethical standardsstandards

Page 8: Budaya perusahaan dan etos kerja

Hewlett-Packard'sHewlett-Packard's

1.1. Respect for others, Respect for others,

2.2. Sense of community, Sense of community,

3.3. Plain hard work Plain hard work (Fortune Magazine, May 15, 1995). (Fortune Magazine, May 15, 1995).

Page 9: Budaya perusahaan dan etos kerja

Nilai Pendukung dan Nilai Pendukung dan Nilai yang DiperankanNilai yang Diperankan

Nilai Pendukung (Espoused Values)Nilai Pendukung (Espoused Values) Menunjukkan nilai-nilai yang dinyatakan secara Menunjukkan nilai-nilai yang dinyatakan secara

eksplisit yang dipilih oleh organisasieksplisit yang dipilih oleh organisasi..

Nilai-Nilai Yang Diperankan (Enacted Nilai-Nilai Yang Diperankan (Enacted Values)Values) Menunjukkan nilai dan norma yang sebenarnya Menunjukkan nilai dan norma yang sebenarnya

ditunjukkan atau dimasukkan ke dalam prilaku ditunjukkan atau dimasukkan ke dalam prilaku karyawankaryawan..

Page 10: Budaya perusahaan dan etos kerja

NilaiNilai Adalah prinsip hidup seseorang yang Adalah prinsip hidup seseorang yang

menjadi standar prilakunya.menjadi standar prilakunya.

Page 11: Budaya perusahaan dan etos kerja

Lahirnya Budaya PerusahaanLahirnya Budaya Perusahaan

Every organization has its own unique Every organization has its own unique culture or value set. Most organizations culture or value set. Most organizations don't consciously try to create a certain don't consciously try to create a certain culture. The culture of the organization is culture. The culture of the organization is typically created unconsciously, based on typically created unconsciously, based on the values of the top management or the the values of the top management or the founders of an organization. founders of an organization.

Page 12: Budaya perusahaan dan etos kerja

3 Karakteristik Utama Budaya 3 Karakteristik Utama Budaya OrganisasiOrganisasi

1.1. Budaya organisasi diberikan kepada Budaya organisasi diberikan kepada karyawan baru melalui proses sosialisasikaryawan baru melalui proses sosialisasi

2.2. Budaya organisasi mempengaruhi prilaku Budaya organisasi mempengaruhi prilaku kerjakerja

3.3. Budaya organisasi berlaku pada 2 tingkat Budaya organisasi berlaku pada 2 tingkat yaitu terlihat dan tidak terlihatyaitu terlihat dan tidak terlihat

a)a) Terlihat : akronim, busana, penghargaan, dan Terlihat : akronim, busana, penghargaan, dan benda-benda fisik lainnyabenda-benda fisik lainnya

b)b) Tidak terlihat : merefleksikan nilai-nilai dan Tidak terlihat : merefleksikan nilai-nilai dan keyakinan yang dimiliki oleh seluruh karyawan.keyakinan yang dimiliki oleh seluruh karyawan.

Page 13: Budaya perusahaan dan etos kerja

4 Fungsi Budaya 4 Fungsi Budaya OrganisasiOrganisasi

1.1. Memberikan identitas organisasi Memberikan identitas organisasi kepada karyawannyakepada karyawannya

2.2. Memudahkan komitmen kolektifMemudahkan komitmen kolektif

3.3. Mempromosikan stabilitas sistem Mempromosikan stabilitas sistem sosialsosial

4.4. Membentuk prilaku dengan Membentuk prilaku dengan membantu manajer merasakan membantu manajer merasakan keberadaannya.keberadaannya.

Page 14: Budaya perusahaan dan etos kerja

Tipe Budaya OrganisasiTipe Budaya Organisasi

1.1. KonstruktifKonstruktif

2.2. Pasif-DefensifPasif-Defensif

3.3. Agresif DefensifAgresif Defensif

Setiap tipe budaya organisasi berhubungan dengan seperangkaf keyakinan normatif yang berbeda

Page 15: Budaya perusahaan dan etos kerja

Tipe Budaya OrganisasiTipe Budaya OrganisasiTipe Budaya Ciri-Ciri Keyakinan

Normatif

Konstruktif Karyawan didorong untuk berinteraksi dengan orang lain dan mengerjakan tugas dengan cara yang membantu mereka dalam memuaskan kebutuhan untuk berkembang.

Pencapaian tujuanAktualisasi diriPenghargaan yang manusiawiPersatuan

Pasif Defensif Karyawan didorong untuk berinteraksi dengan karyawan lain dengan cara yang tidak mengancam keamanan kerjanya sendiri

PersetujuanKonvensionalKetergantunganPenghindaran

Agresif Defensif

Karyawan didorong untuk mengerjakan tugasnya dengan keras untuk melindungi keamanan kerja dan status mereka

OposisiKekuasaanKompetitifPerfeksionis

Page 16: Budaya perusahaan dan etos kerja

Menanamkan Budaya Menanamkan Budaya OrganisasiOrganisasi

1.1. Pernyataan filosofi formal, misi, visi dan nilaiPernyataan filosofi formal, misi, visi dan nilai2.2. Desain ruangan fisik, lingkungan kerja dan bangunanDesain ruangan fisik, lingkungan kerja dan bangunan3.3. Membentuk slogan, bahasa dan akronim dan perkataanMembentuk slogan, bahasa dan akronim dan perkataan4.4. Pembentukan peranan secara hati-hatiPembentukan peranan secara hati-hati5.5. Memberikan penghargaan secara eksplisitMemberikan penghargaan secara eksplisit6.6. Menyampaikan cerita, legenda, mitos mengenai suatu Menyampaikan cerita, legenda, mitos mengenai suatu

peristiwa pentingperistiwa penting7.7. Menyadari bahwa aktivitas, proses atau hasil organisasi Menyadari bahwa aktivitas, proses atau hasil organisasi

sangat diperhatikan oleh karyawansangat diperhatikan oleh karyawan8.8. Reaksi pimpinan atas insiden yang kritis dalam organisasiReaksi pimpinan atas insiden yang kritis dalam organisasi9.9. Membentuk struktur organisasi dan aliran kerjaMembentuk struktur organisasi dan aliran kerja10.10. Sistem dan prosedur organisasi (misal : kontes sekretaris Sistem dan prosedur organisasi (misal : kontes sekretaris

terbaik)terbaik)11.11. Tujuan organisasi dan bagaimana kriteria dikembangkanTujuan organisasi dan bagaimana kriteria dikembangkan

Page 17: Budaya perusahaan dan etos kerja

Kuat-Lemah Budaya Kuat-Lemah Budaya OrganisasiOrganisasiDitentukan olehDitentukan oleh

1.1. KeterpaduanKeterpaduan

2.2. Konsensus nilaiKonsensus nilai

3.3. Komitmen terhadap tujuan bersamaKomitmen terhadap tujuan bersama

Page 18: Budaya perusahaan dan etos kerja

Pengembangan Budaya Pengembangan Budaya Baru Organisasi Melalui Baru Organisasi Melalui MentoringMentoringMentoring adalah : proses membentuk dan Mentoring adalah : proses membentuk dan

mempertahankan hubungan yang mempertahankan hubungan yang berkembang yang berlangsung secara berkembang yang berlangsung secara intensif antara karyawan senior dengan intensif antara karyawan senior dengan junior.junior.

Page 19: Budaya perusahaan dan etos kerja

Tahapan MentoringTahapan Mentoring

1.1. PermulaanPermulaan

2.2. PerkembanganPerkembangan

3.3. PemisahanPemisahan

4.4. RedefinisiRedefinisi

Page 20: Budaya perusahaan dan etos kerja

Mengembangkan Iklim Mengembangkan Iklim Etika OrganisasiEtika Organisasi

1.1. Bertingkah laku etisBertingkah laku etis

2.2. Penyaringan karyawan yang potensialPenyaringan karyawan yang potensial

3.3. Mengembangkan kode etik yang berartiMengembangkan kode etik yang berarti

4.4. Menyediakan pelatihan etikaMenyediakan pelatihan etika

5.5. Meningkatkan prilaku etisMeningkatkan prilaku etis

6.6. Membentuk posisi, unit, dan mekanisme Membentuk posisi, unit, dan mekanisme struktural lain yang menggunakan struktural lain yang menggunakan etika.etika.

Page 21: Budaya perusahaan dan etos kerja

OrganisasiOrganisasi Kode etik Budaya organisasiBudaya organisasi Model peranModel peran Tekanan untuk mencapai

hasil yang diharakan Sistem

penghargaan/hukuman

IndividuIndividu Kepribadian NilaiNilai MotifMotif Sejarah yang

menguatkan Keyakinan

Perilaku Perilaku EtisEtis

Pengaruh BudayaPengaruh Budaya Keluarga PendidikanPendidikan AgamaAgama Media Massa/Hiburan

Pengaruh Pengaruh ekonomi/politis/hukuekonomi/politis/huku

mm

Page 22: Budaya perusahaan dan etos kerja

Bagian Kedua : Etos KerjaBagian Kedua : Etos Kerja

Page 23: Budaya perusahaan dan etos kerja

Defenisi Etos KerjaDefenisi Etos Kerja

Etos kerja adalah PERILAKU KERJA Etos kerja adalah PERILAKU KERJA

POSITIF yang lahir sebagai buah dari POSITIF yang lahir sebagai buah dari

keyakinan dan komitmen total pada keyakinan dan komitmen total pada

PARADIGMA KERJA tertentuPARADIGMA KERJA tertentu..

Jansen SinamoJansen Sinamo

Page 24: Budaya perusahaan dan etos kerja

DiskusikanDiskusikan

1.1. Apa yang Anda yakini mengenai Apa yang Anda yakini mengenai kerja?kerja?

2.2. Dari mana keyakinan itu muncul?Dari mana keyakinan itu muncul?

3.3. Apa dampak keyakinan itu kepada Apa dampak keyakinan itu kepada hidup Anda sejauh ini?hidup Anda sejauh ini?

Page 25: Budaya perusahaan dan etos kerja

ContohContoh Pardigma Kerja : Kerja adalah rakhmatPardigma Kerja : Kerja adalah rakhmat

Prilaku KerjaPrilaku Kerja : Aku bekerja tulus penuh : Aku bekerja tulus penuh

rasa syukurrasa syukur

Page 26: Budaya perusahaan dan etos kerja

Tentang Etos Kerja

Kompetensi Luar

Kompetensi Dalam

KETERAMPILANPENGETAHUAN

ETOS KERJA:•Kepribadian

•Nilai•Motif•Sejarah yang menguatkan•Keyakinan

20 %

80 %

Page 27: Budaya perusahaan dan etos kerja

MasalahMasalah

Umumnya perusahaan di Indonesia belum Umumnya perusahaan di Indonesia belum menyusun paradigma kerja dengan benar, sehingga menyusun paradigma kerja dengan benar, sehingga etos kerja yang baik belum berkembang. etos kerja yang baik belum berkembang.

Apa yang terjadi sebagai kenyataan di Apa yang terjadi sebagai kenyataan di organisasi/perusahaan adalah etos kerja individu organisasi/perusahaan adalah etos kerja individu sangat dipengaruhi etos kerja Indonesia secara sangat dipengaruhi etos kerja Indonesia secara umum.umum.

Page 28: Budaya perusahaan dan etos kerja

Etos Kerja Indonesia Etos Kerja Indonesia Menurut Mochtar LubisMenurut Mochtar Lubis

1.1. MunafikMunafik

2.2. Enggan bertangung jawabEnggan bertangung jawab

3.3. Berjiwa feodalBerjiwa feodal

4.4. Senang takhyulSenang takhyul

5.5. Lemah watakLemah watak

6.6. Menyukai EstetikaMenyukai Estetika

Page 29: Budaya perusahaan dan etos kerja

Etos Kerja Etos Kerja

Dikembangkan dari nilai-nilai utama Dikembangkan dari nilai-nilai utama perusahaanperusahaan

Dilakukan secara bersama oleh Dilakukan secara bersama oleh seluruh karyawanseluruh karyawan

Menjadi standar prilaku etis Menjadi standar prilaku etis karyawankaryawan

Akhirnya menjadi budaya baru Akhirnya menjadi budaya baru perusahaan.perusahaan.

Page 30: Budaya perusahaan dan etos kerja

Nilai I : Kejujuran dan Nilai I : Kejujuran dan IntegritasIntegritasPernyataan BatinPernyataan Batin

Aku mengutamakan kejujuran dan Integritas Aku mengutamakan kejujuran dan Integritas tinggi dalam pekerjaanku, sebab aku tinggi dalam pekerjaanku, sebab aku meyakini bahwa pekerjaanku adalah meyakini bahwa pekerjaanku adalah pemberian dari yang Maha Kuasa.pemberian dari yang Maha Kuasa.

Page 31: Budaya perusahaan dan etos kerja

Pengalaman Bersikap Pengalaman Bersikap JujurJujur

Menceritakan pengalaman melakukan suatu tindakan jujur dalam bekerjaMenceritakan pengalaman melakukan suatu tindakan jujur dalam bekerja

Tantangan Makna/nilai

Page 32: Budaya perusahaan dan etos kerja

Godaan untuk bersikap Godaan untuk bersikap jujurjujur

Godaan Upaya Menanggulangi

Page 33: Budaya perusahaan dan etos kerja

Langkah segera yang dibuat Langkah segera yang dibuat secara personalsecara personal

Kebiasaan buruk yang akan ditinggalkan

Kebiasaan baru yang akan dibiasakan

Komitmen

Page 34: Budaya perusahaan dan etos kerja

Nilai II : Kerja keras dan Nilai II : Kerja keras dan prestasi kerjaprestasi kerja

Pernyataan BatinPernyataan Batin

Aku mempraktekkan kerja keras untuk Aku mempraktekkan kerja keras untuk mewujudkan prestasi kerjaku.mewujudkan prestasi kerjaku.

Page 35: Budaya perusahaan dan etos kerja

Mengapa Harus Bekerja KerasMengapa Harus Bekerja Keras

Jauh Jauh di dalamdi dalam diri manusia terdapat kekuatan-kekuatan yang diri manusia terdapat kekuatan-kekuatan yang

masih masih tertidur nyenyaktertidur nyenyak; kekuatan yang akan membuat mereka ; kekuatan yang akan membuat mereka

takjubtakjub, dan yang tidak pernah mereka bayangkan bahwa mereka, dan yang tidak pernah mereka bayangkan bahwa mereka

memilikinyamemilikinya; kekuatan yang apabila ; kekuatan yang apabila digugahdigugah dan ditindaklanjuti dan ditindaklanjuti

akan akan mengubahmengubah kehidupan mereka dengan kehidupan mereka dengan cepatcepat. (Kekuatan . (Kekuatan

yang masih berupa potensi yang hanya dapat diubah dengan yang masih berupa potensi yang hanya dapat diubah dengan

Bekerja Keras.)Bekerja Keras.) * * Orison MardenOrison Marden

Page 36: Budaya perusahaan dan etos kerja

Penyebab Tidak Mau Bekerja Keras Penyebab Tidak Mau Bekerja Keras

DiskusikanDiskusikan

Page 37: Budaya perusahaan dan etos kerja

Disempowering & EmpoweringDisempowering & Empowering(RH Wiwoho)(RH Wiwoho)

Terimalah nasib apa adanyaTerimalah nasib apa adanya Kegagalan itu pahitKegagalan itu pahit Ikuti air mengalirIkuti air mengalir Tak ada gading yang tak retakTak ada gading yang tak retak Hidup segan mati tak mauHidup segan mati tak mau Tak ada orang menolong tanpa Tak ada orang menolong tanpa

pamrihpamrih Pikiran saya buntuPikiran saya buntu Santai sajaSantai saja Saya terlalu tuaSaya terlalu tua Saya terlalu mudaSaya terlalu muda Saya terlalu gemukSaya terlalu gemuk Saya terlalu kurusSaya terlalu kurus Hidupku penuh deritaHidupku penuh derita Bagai telur diujung tandukBagai telur diujung tanduk Bagai buah simalakamaBagai buah simalakama Saya takut memulaiSaya takut memulai Sudah suratan takdirSudah suratan takdir Trauma itu membelenggukuTrauma itu membelengguku Itu hal yang mustahilItu hal yang mustahil Masih ada waktuMasih ada waktu Cobaan ini terlalu beratCobaan ini terlalu berat Hidup ini kejamHidup ini kejam

• Hari esok harus lebih baik dari hari ini• Kegagalan adalah sukses yang tertunda• Lebih baik gagal daripada tidak mencoba• Hanya saya yang mampu mengubah

hidupku• I’ll do my best• Hidup ini romantika yang penuh tantangan• Nikmatilah hidup karena hidup ini indah• Pada dasarnya semua orang itu baik• Dimana ada usaha disitu ada jalan• Sambil menyelam minum air• Lebih cepat lebih baik• Justru karena tua maka saya lebih

pengalaman• Umur boleh tua tapi semangat harus muda• Tuhan tidak akan memberi cobaan diluar

batas kemampuan umatNya• Permainan belum usai• Kesempatan selalu terbuka• Masa depan di tangan kita• Anything is possible

Page 38: Budaya perusahaan dan etos kerja

Langkah segera yang dibuat Langkah segera yang dibuat secara personalsecara personal

Kebiasaan buruk yang akan ditinggalkan

Kebiasaan baru yang akan dibiasakan

Komitmen

Page 39: Budaya perusahaan dan etos kerja

Nilai III :DisiplinNilai III :Disiplin

Pernyataan BatinPernyataan BatinAku menjalani disiplin dalam proses kerjaku, Aku menjalani disiplin dalam proses kerjaku, sebab aku mencintai pekerjaanku.sebab aku mencintai pekerjaanku.

Page 40: Budaya perusahaan dan etos kerja

Fondasi DisiplinFondasi Disiplin

Disiplin datang dari rasa cinta. Seseorang yang mampu Disiplin datang dari rasa cinta. Seseorang yang mampu berdisiplin adalah seseorang yang mencintai. Ibarat berdisiplin adalah seseorang yang mencintai. Ibarat seorang remaja yang sedang jatuh cinta, maka apapun yang seorang remaja yang sedang jatuh cinta, maka apapun yang diminta pacarnya dia akan penuhi dengan rasa cinta. diminta pacarnya dia akan penuhi dengan rasa cinta. Diminta datang jam berapa pun, maka dia akan bersedia Diminta datang jam berapa pun, maka dia akan bersedia untuk datang.untuk datang.

Lance Amstrong sang legendaris Balap Sepeda sanggup Lance Amstrong sang legendaris Balap Sepeda sanggup bersepeda selama 4 jam setiap hari karena dia sangat bersepeda selama 4 jam setiap hari karena dia sangat mencintai pekerjaannya sebagap pembalap sepeda.mencintai pekerjaannya sebagap pembalap sepeda.

Seseorang yang mencintai pekerjaannya adalah seseorang Seseorang yang mencintai pekerjaannya adalah seseorang yang dapat melakukan tindakan dengan disiplin yang dapat melakukan tindakan dengan disiplin tinggi.Baginya bekerja adalah mewujudkan ras cinta, sama tinggi.Baginya bekerja adalah mewujudkan ras cinta, sama dengan seseorang yang beribadah. Seseorang akan taat dengan seseorang yang beribadah. Seseorang akan taat dan berdisiplin dalam Ibadah karena Dia mencintai Tuhan.dan berdisiplin dalam Ibadah karena Dia mencintai Tuhan.

Page 41: Budaya perusahaan dan etos kerja

Keagungan TuhanKeagungan TuhanInsyaflah wahai manusiaInsyaflah wahai manusia

Jika dirimu bernodaJika dirimu bernoda

Dunia hanya naunganDunia hanya naungan

Tuk Makhluk ciptaan TuhanTuk Makhluk ciptaan Tuhan

Dengan tiada terdugaDengan tiada terduga

Dunia ini kan binasaDunia ini kan binasa

Kita kembali keasalnyaKita kembali keasalnya

Menghadap Tuhan yang EsaMenghadap Tuhan yang Esa

ReffReff

Dialah Pengasih dan PenyayangDialah Pengasih dan Penyayang

Kepada semua insanKepada semua insan

Janganlah ragu atau bimbangJanganlah ragu atau bimbang

Pada Keagungan TuhanPada Keagungan Tuhan

Betapa maha besarnyaBetapa maha besarnya

Kuasa segala alam smestaKuasa segala alam smesta

Siapa selalu mengabdiSiapa selalu mengabdi

Berbakti pada IlahiBerbakti pada Ilahi

Sentosa selama-lamanyaSentosa selama-lamanya

Di dunia dan akhir masaDi dunia dan akhir masa

Page 42: Budaya perusahaan dan etos kerja

Langkah segera yang dibuat Langkah segera yang dibuat secara personalsecara personal

Kebiasaan buruk yang akan ditinggalkan

Kebiasaan baru yang akan dibiasakan

Komitmen

Page 43: Budaya perusahaan dan etos kerja

Nilai IV : Kreatif dan Nilai IV : Kreatif dan InovatifInovatif

Pernyataan BatinPernyataan BatinAku bekerja penuh kegembiraan sehingga Aku bekerja penuh kegembiraan sehingga lahir ide-ide kreatif dan inovasiku.lahir ide-ide kreatif dan inovasiku.

Page 44: Budaya perusahaan dan etos kerja

Makna Bekerja Dengan Makna Bekerja Dengan Riang GembiraRiang Gembira

Ahli ahli Ahli ahli emotional inteligent emotional inteligent mengatakan prestasi mengatakan prestasi seseorang yang bekerja dengan hati yang riang seseorang yang bekerja dengan hati yang riang gembira rata rata lebih tinggi, daripada orang gembira rata rata lebih tinggi, daripada orang yang bekerja dengan tertekan, terpaksa atau yang bekerja dengan tertekan, terpaksa atau bersungut sungut..bersungut sungut..

Page 45: Budaya perusahaan dan etos kerja

Langkah segera yang dibuat Langkah segera yang dibuat secara personalsecara personal

Kebiasaan buruk yang akan ditinggalkan

Kebiasaan baru yang akan dibiasakan

Komitmen

Page 46: Budaya perusahaan dan etos kerja

Nilai V : Kerja samaNilai V : Kerja sama

Pernyataan BatinPernyataan BatinAku merasa bagian dari seluruh karyawan Aku merasa bagian dari seluruh karyawan perusahaan dan aku akan tulus bekerja perusahaan dan aku akan tulus bekerja sama.sama.

Page 47: Budaya perusahaan dan etos kerja

ELEMEN TEAMWORK

1. Kesetaraan (equality)

2. Komunikasi terbuka dan transparansi

3. Kepercayaan sesama anggota (trust)

4.4. Kepemimpinan model Kepemimpinan model teamworkteamwork

Page 48: Budaya perusahaan dan etos kerja

Change To a “Team Culture:"Change To a “Team Culture:"

Common and consistent goalsCommon and consistent goals Organizational commitmentOrganizational commitment Role clarity among team membersRole clarity among team members Team leadershipTeam leadership Mutual accountability with the teamMutual accountability with the team Complementary knowledge and skillsComplementary knowledge and skills Reinforcement of required behavioral competenciesReinforcement of required behavioral competencies Power (real and perceived)Power (real and perceived) Shared rewardsShared rewards

Page 49: Budaya perusahaan dan etos kerja

Langkah segera yang dibuat Langkah segera yang dibuat secara personalsecara personal

Kebiasaan buruk yang akan ditinggalkan

Kebiasaan baru yang akan dibiasakan

Komitmen

Page 50: Budaya perusahaan dan etos kerja

Nilai VI : MelayaniNilai VI : Melayani

Pernyataan BatinPernyataan BatinPekerjaan adalah tempat bagiku untuk Pekerjaan adalah tempat bagiku untuk mengaktualisasikan jati diriku, oleh sebab itu mengaktualisasikan jati diriku, oleh sebab itu aku akan tulus melayaniaku akan tulus melayani

Page 51: Budaya perusahaan dan etos kerja

Melayani, melayani dengan tulus

Melayani, melayani dengan sungguh

Aku melayani sempurna dan rendah hati

Agar senyum, agar senang, agar puas

MELAYANIMadekdek ma gambiri da hasian

Sai madekdek tu bonana da

hasian

Molo dung hubege soarami da

hasian

Lobian na butong mangan da

hasian

Page 52: Budaya perusahaan dan etos kerja

Refleksi DiriCeritakanlah sebuah pengalaman unik Anda saat

DILAYANI

Hal-hal yang membuat orang senang dilayani adalah

Page 53: Budaya perusahaan dan etos kerja

Langkah segera yang dibuat Langkah segera yang dibuat secara personalsecara personal

Kebiasaan buruk yang akan ditinggalkan

Kebiasaan baru yang akan dibiasakan

Komitmen

Page 54: Budaya perusahaan dan etos kerja

Komitmen SayaUntuk bekerja lebih profesional

Page 55: Budaya perusahaan dan etos kerja

THANK YOU, GOD BLESS YOUTHANK YOU, GOD BLESS YOU