Bond markets atau pasar obligasi ch. 10 (uts)

download Bond markets atau pasar obligasi   ch. 10 (uts)

of 52

  • date post

    01-Nov-2014
  • Category

    Education

  • view

    9
  • download

    0

Embed Size (px)

description

 

Transcript of Bond markets atau pasar obligasi ch. 10 (uts)

  • 1. OVERVIEW 1/51 Konsep pengertian obligasi. Karakteristik dan jenis obligasi. Hasil-hasil (yields) yang diperoleh dariinvestasi obligasi.

2. OBLIGASI PERUSAHAAN 2/51 Obligasi perusahaan merupakan sekuritasyang diterbitkan oleh suatu perusahaanyang menjanjikan kepada pemegangnyapembayaran sejumlah uang tetap padasuatu tanggal jatuh tempo di masamendatang disertai dengan pembayaranbunga secara periodik. 3. OBLIGASI PERUSAHAAN 3/51 Jumlah tetap yang dibayar pada waktujatuh tempo (maturity) merupakanpokok pinjaman (principal) obligasi,yang juga disebut nilai nominal ataunilai pari (par value atau face value). Pembayaran bunga periodik disebutkupon (coupon). 4. OBLIGASI PERUSAHAAN 4/51 Saham biasa menyatakan klaim kepemilikanpada suatu perusahaan, sedangkan obligasimenyatakan klaim kreditur pada suatuperusahaan. Banyaknya dan waktu pembayaran kas yangdiberikan pada pemegang obligasi, yaitu pokokpinjaman dan kupon, telah ditetapkan ketikaobligasi diterbitkan. Sedangkan banyaknya danwaktu dividen yang dibayar kepada pemegangsaham dapat berubah-ubah sepanjang tahun. 5. OBLIGASI PERUSAHAAN5/51 Obligasi perusahaan diterbitkan tanggaljatuh tempo, yang berarti investormempunyai batas waktu ketikamemegangnya. Sedangkan saham biasatidak mempunyai jatuh tempo sehinggainvestor bisa memegangnya selamahidup perusahaan. 6. CALL PROVISION6/51 Ketika menerbitkan obligasi, perusahaan jugamenyusun bond indenture yang ringkasannyadisediakan dalam prospektus. Bond indenture adalah dokumen legal yangmemuat perjanjian tertulis antara perusahaanpenerbit obligasi dan pemegangnya. Salah satuisi penting dari bond indenture adalah callprovision. Call provision memberikan hak kepadaperusahaan penerbitnya untuk membeli kembaliobligasi yang beredar dari para pemegangnyasebelum tanggal jatuh tempo. 7. CONTOH CALL PROVISION 7/51 Sebuah obligasi mempunyai nilai nominal Rp1jutadengan jatuh tempo 10 tahun. Obligasi ini dapatditarik sebelum jatuh tempo (callable) dalam 5tahun pada harga call (call price) adalah 110.Harga call ini dipotong sebanyak 2 persen dari nilainominalnya tiap tahun sampai harga call samadengan nilai parinya. Jika obligasi ini dihentikandalam 7 tahun. Berapa banyak yang akan diterimapemegangnya? Dalam kasus ini, pemotongan adalah dua tahun.Maka harga call akan menjadi 110% - (2 tahun x 2%)= 106% dari nilai nominal atau Rp1.060.000. 8. JENIS OBLIGASI PERUSAHAAN8/51 Obligasi dengan jaminan (mortgage bonds) Obligasi yang diterbitkan oleh perusahaandengan menggunakan jaminan suatu asetreal. Sehingga jika perusahaan gagalmemenuhi kewajibannya, maka pemegangobligasi berhak untuk mengambil alih asettersebut. Obligasi tanpa jaminan (debentures atauunsecured bond) Obligasi yang diterbitkan tanpa menggunakansuatu jaminan aset real tertentu. 9. JENIS OBLIGASI PERUSAHAAN 9/51 Obligasi konversi Obligasi yang memberikan hak kepadapemegangnya untuk mengkonversikan obligasitersebut dengan sejumlah saham perusahaanpada harga yang telah ditetapkan, sehinggapemegang obligasi mempunyai kesempatanuntuk memperoleh capital gain. Obligasi yang disertai warrant Dengan adanya waran, maka pemegangobligasi mempunyai hak untuk membelisaham perusahaan pada harga yang telahditentukan. 10. JENIS OBLIGASI PERUSAHAAN 10/51 Obligasi tanpa kupon (zero coupon bond) Obligasi yang tidak memberikan pembayaranbunga. Obligasi ini umumnya ditawarkan padaharga dibawah nilai parnya (discount). Obligasi dengan tingkat bunga mengambang(floating rate bond) Obligasi yang memberikan tingkat bunga yangbesarnya disesuaikan dengan fluktuasi tingkatbunga pasar yang berlaku. 11. JENIS OBLIGASI PERUSAHAAN11/51 Putable bond Obligasi yang memberikan hak kepadapemegang obligasi untuk menerimapelunasan obligasi sesuai dengan nilai parsebelum waktu jatuh tempo. Junk Bond Oligasi yang memberikan tingkat keuntungan(kupon) yang tinggi, tetapi juga mengandungrisiko yang sangat tinggi pula. 12. JENIS OBLIGASI PERUSAHAAN 12/51 Sovereign Bonds Obligasi yang diterbitkan oleh suatu negaradalam mata uangnya sendiri, tetapi dijual dinegara lain dalam mata uang negaratersebut. Yankee bonds: obligasi yang diterbitkandalam mata uang US$ oleh pihak yangmemerlukan dana di luar negeri untuk parainvestor Amerika. Eurobonds: obligasi yang diterbitkan olehpihak asing dan obligasi ini dijual di luarnegara yang mata uangnya digunakansebagai denominasi obligasi. 13. JENIS OBLIGASI PERUSAHAAN13/51 Samurai bonds: obligasi dalamdenominasi yen, yang diterbitkan diJepang oleh pemerintah atauperusahaan negara lain. Dragon bonds: obligasi yang harganyaditetapkan di Asia untuk para investorAsia selain Jepang. 14. TRANSAKSI OBLIGASI DI INDONESIA, 200814/51 Jumlah Obligasi Tercatat danVolume Rata-rata per Rata-rataBulanFrekuensiJumlah Hari Diperdagangkan (US$ juta)hari (US$ juta) Frekuensi(US$ juta)Panel A: dalam $ jutaJanuari 105220,0950,09521Februari105000,0000,00020Maret 100 12 120,6670,66718April 100220,0910,09122Mei 100220,1000,10020Juni100000,0000,00021Total transaksi 18 18 0,1475 0,1475 122Panel B: dalam Rp milyar Jumlah ObligasiRata-rata per Tercatat dan VolumeRata-rataBulanFrekuensi hari (Rp Jumlah Hari Diperdagangkan (Rp (Rp milyar) Frekuensi Milyar)milyar)Januari79.873,864.514,22 1 .076 214.96 5121Februari 80.149,393.720,25844 186.01 4220Maret84.071,395.898,87 1 .092 327.72 6118April86.447,145.470,57 1 .295 248.66 5922Mei86.547,724.880,54 1 .026 244.03 5120Juni 82.531,525.217,47932 248.45 4421Total transaksi29.701,92 6.265243.46 51 122 15. PERINGKAT OBLIGASI15/51 Tiga komponen utama yang digunakanoleh agen pemeringkat untukmenentukan peringkat (rating) obligasi: Kemampuan perusahaan penerbit untukmemenuhi kewajiban finansialnyasesuai dengan yang diperjanjikan. Struktur dan berbagai ketentuan yangdiatur dalam surat hutang. 16. PERINGKAT OBLIGASI 16/51 Perlindungan yang diberikan maupunposisi klaim dari pemagang surathutang tersebut bila terjadipembubaran/likuidasi serta hukumlainnya yang mempengaruhi hak-hakkreditur. 17. PERINGKAT OBLIGASI PEFINDO 17/51Kemampuan dalam memenuhi kewajiban finansial Peringkat obligasi jangka panjang idAAASuperior, peringkat tertinggi idAA Sangat kuat idAKuatidBBB MemadaiidBBAgak lemah idBLemah idCCCRentan idSD Gagal sebagian idDGagal bayar (default)Peringkat dari idAAA sampai idB dapat dimodifikasi dengan tambahantanda plus (+) atau minus (-) untuk menunjukkan kekuatan relatif dalamkategori peringkat. Ini disebut rating outlook.PositivePeringkat bisa ditingkatkan Negative Peringkat bisa diturunkan Stable Peringkat mungkin tidak berubahDevelopingPeringkat bisa dinaikkan atau diturunkan 18. PERINGKAT OBLIGASI 18/51 Peringkat obligasi bukanlah suatu saran untukmembeli atau menjual obligasi. Meskipun begitu, lembaga pemeringkat efekdapat menjembatani kesenjangan informasiantara emiten atau perusahaan penerbit daninvestor melalui penyediaan informasi standaratas tingkat risiko kredit suatu perusahaan. Investor umumnya memanfaatkan peringkatsuatu obligasi untuk mengukur risiko yangdihadapi dalam pembelian obligasi tersebut. 19. OBLIGASI NEGARA19/51 Surat utang negara (SUN) adalah surat berhargayang berupa surat pengakuan utang dalammata uang rupiah maupun valuta asing yangdijamin pembayaran bunga dan pokoknya olehNegara Republik Indonesia, sesuai dengan masaberlakunya. SUN dan pengelolaannya diatur oleh Undang-Undang No. 24 Tahun 2002 tentang Surat UtangNegara. 20. OBLIGASI NEGARA 20/51 Secara umum SUN dapat dibedakan ke dalamdua jenis: Surat perbendaharaan negara (SPN), yaituSUN berjangka waktu sampai dengan 12 bulandengan pembayaran bunga secara diskonto.Di Amerika Serikat, SPN ini dikenal dengansebutan Treasury Bills (T-Bills). Obligasi negara (ON), yaitu SUN berjangkawaktu lebih dari 12 bulan. Di AmerikaSerikat, obligasi negara ini dikenal dengansebutan Treasury Bonds (T-Bonds). 21. PENTINGNYA OBLIGASI NEGARA 21/51 Bagi pemerintah: Membiayai defisit APBN. Menutup kekurangan kas jangka pendek. Mengelola portofolio utang negara. Pemerintah pusat berwenang untukmenerbitkan SUN setelah mendapatpersetujuan DPR dan setelah berkonsultasidengan Bank Indonesia. Atas penerbitan SUN,pemerintah berkewajiban untuk membayarbunga dan pokok pinjaman dengan dana yangdisediakan dalam APBN. 22. PENTINGNYA OBLIGASI NEGARA22/51 Beberapa hal penting mengenai obligasinegara: Obligasi negara harus mencerminkan investasibebas risiko. Obligasi negara digunakan sebagaibenchmark. Obligasi negara dapat digunakan sebagai alatdalam menata ekonomi. 23. PENTINGNYA OBLIGASI NEGARA 23/51 Obligasi negara diharapkan dapatmemudahkan pricing dan evaluasiobligasi, baik di pasar primer maupunsekunder. Obligasi negara dapat menjadi alatmanajemen risiko. 24. PENERBITAN DAN PERDAGANGANOBLIGASI NEGARA 24/51 Obligasi negara dengan kupon dapat dibedakan: Obligasi negara berbunga tetap, yaitu obligasinegara seri FR (fixed rate). Kupon obligasi initelah ditetapkan ketika diterbitkan. Contohnyaadalah obligasi negara Th. 2005 Seri FR0028dengan tingkat kupon 10%. Obligasi berbunga mengambang, yaitu obligasinegara seri VR (variable rate). Pembelian obligasi negara dapat dilakukan baikdi pasar perdana maupun di pasar sekunder. 25. TRANSAKSI SUN, 2008 25/51 Jumlah Obligasi Rata-rata Tercatat dan VolumeRata-rata JumlahBulan Frekuensi per hari Diperdagangkan (Rp milyar) FrekuensiHari(Rp milyar)(Rp Milyar)Januari 472.348,29 89.824,214.732 4.277,34225 21Februari482.948,29 73.376,203.875 3.668,81194 20Maret 498.404,05 83.381,594.385 4.632,31244 18April 499.397,05 80.308,458.014 3.650,38364 22Mei 511.678,25 91.462,263.614 4.573,11181 20Juni519.053,25 84.302,123.603 4.014,39172 21Total transaksi 502.654,8328.2234.120,12231122 26. YIELD OBLIGASI26/51 Ada dua istilah yang terkait dengankarakteristik pendapatan suatu obligasi, yaituyield obligasi (bond yield) dan bunga obligasi(bond interest rate). Yield obligasi merupakan ukuran pendapatanobligasi yang akan diterima investor, yangcenderung bersifat tidak tetap. Yield obligasi tidak bersifat tetap, sebagaimanalayaknya bunga (kupon) obligasi, kar