blok 9 pbl

download blok 9 pbl

of 15

  • date post

    05-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    247
  • download

    9

Embed Size (px)

description

z

Transcript of blok 9 pbl

Tinjauan Pustaka

Sistem Pencernaan Manusia dan Fungsinya dalam Pencernaan LemakMikhail Halim (B-10) 102013162Mahasiswa Fakultas Kedokteran Ukrida, jalan Arjuna Utara No.6, Jakarta Barat 11510, Indonesia Alamat Korespondensi : ezramikhailhalim@gmail.comAbstrakDalam kehidupan ini kita senantiasa membutuhkan energi untuk bertahan hidup, untuk bergerak, bertumbuh, sintesis, regenerasi dan sebagainya. Terdapat 3 kompenen atau zat utama yang kaya akan energi yakni karbohidrat, protein, dan lemak, hanya saja manusia tidak dapat menghasilkan semua molekul-molekul atau zat tersebut karena manusia adalah mahkluk heterotrof yang membutuhkan energi dari luar, sedangkan mahkluk hidup lain seperti tumbuhan, dapat membuat energinya sendiri dengan fotosintesis. Karena manusia tidak dapat melakukan fotosintesis, harus ada suatu sistem atau suatu mekanisme yang di butuhkan untuk menjaga homeostasis dengan cara memindahkan dan menyederhanakan zat-zat tersebut dari luar, kedalam lingkungan intertnal tubuh kita, untuk kemudian melalui sistem metabolisme tubuh akan diubah menjadi energi. Dari molekul-molekul kaya energi tadi yang paling lambat dicerna dan diserap oleh tubuh ialah lemak. Karena itulah kita sering sekali merasa begah dan kembung yang lama sehabis makan-makanan yang berminyak. Berikut ini akan di bahas lebih lanjut mengenai sistem pencernaan dari struktur anatomi, mikroskopik, kemudian 4 proses umum pencenaan terutama pada organ-organ yang berhubungan langsung dengan pencernaan lemak yakni lambung, intestinum( duodenum, jejunum, ileum), serta organ-organ pencernaan tambahan yang juga terlibat langsung yakni pancreas, hati, dan vesica billiaris, atau vesica fellea, serta enzim-enzim apa yang dilepaskanya.Kata kunci: Sistem pencernaan, gaster, intestinum, vesica fellea.Abstractin this life we always need energy to survive, to move, grow, synthesis, regeneration and so on. There are 3 main molecule or substance thats can be used for energy carbohydrates, protein, and fat, humans cant produce all the molecules or substances, human require energy from outside, while other living things such as plants, can create its own energy by photosynthesis. Because humans cant perform photosynthesis, there must be a system or a mechanism is needed to maintain homeostasis by moving and simplify these substances from the outside environment into the body internal, and then through the body's metabolic system is converted into energy. Of energy-rich molecules was the most slowly digested and absorbed by the body is fat. That's why we often feel fullness and bloating after meals-old greasy food. This literature view will be discussed further about digestive system of anatomical structures, microscopic, then 4 general process of digestive especially in organs that are directly related to the digestion of fat, such is: stomach, intestine (duodenum, jejunum, ileum), as well as additional digestive organs which also involved the pancreas, liver, and vesica fellea.Key word : Digestive system, gaster, intestine, vesica fellea.PendahuluanSeorang laki-laki berusia 40 tahun mengeluh bila mengkonsumsi makanan berlemak terlalu banyak, perutnya akan terasa tidak enak (kembung dan agak penuh). Oleh dokter ia diberi obat yang mengandung enzim pencernaan dan di anjurkan mengurangi mengkonsumsi makanan yang berlemak. Sistem pencernaan sendiri adalah suatu sistem untuk menjaga homeostasis, dengan memindahkan dan menyederhanakan zat-zat tersebut dari luar, kedalam lingkungan intertnal tubuh kita, untuk kemudian melalui sistem metabolisme tubuh akan diubah menjadi energi.1 Hanya saja proses pencernaan dan penyerapan lemak lebih lambat dari pada molekul yang lain, kareana itu penyimpananya di lambung juga lebih lama, mungkin itulah yang menyebabkan orang tersesbut merasa kembung dan penuh. Tinjauan pustaka kali ini akan membahas tentang sistem pencernaan manusia, terutama yang berhubungan langsung dengan penceranaan lemak seperti lambung, intestinum( duodenum, jejunum, ileum), serta organ-organ pencernaan tambahan yang juga terlibat langsung yakni pankreas, hati, dan vesica billiaris, atau vesica fellea, serta enzim-enzim apa yang dilepaskanya. Secara makroskopik maupun mikroskopik, serta proses pencernaan yang terjadi pada organ-organ tersebut, sekresi-sekresi enzim serta pengaturan alat-alat tersebut.

Struktur Makroskopis Alat-Alat PencernaanSistem pencernaan terdiri dari saluran pencernaan (tractus digestivus) dan organ-organ pencernaan tambahan seperti kelenjar-kelenjar pencernaan. Alat-alat tersebut sebagian besar terdapad dalam rongga perut atau abdomen, pertama-tama makanan akan masuk melalui cavum oris atau yang dikenal sebagai mulut, kemudian makanan akan melewati oropharynx, oesophagus atau kerongkongan, kemudian makanan dikirim masuk dan disimpan sementara di dalam gaster atau lambung, kemudian dilanjutkan makanan akan melalui intestine yang terdiri dari duodenum, jejenum ileum, kemudian makanan yang telah diserap akan masuk ke caecum, dan akhirnya mencapai colon, kemudian rectum, dan sisa makanan (faces) akan dikeluarkan dari dalam tubuh melalui anus. Selain itu dalam sistem pencernaan juga terdapat organ-organ tambahan yang tidak di lalui makanan tetapi sangat berperan dalam proses pencernaan karena sekresinya, antara lain kelnjar-kelenjar saliva, hepar, pancreas, dan vesica fellea.2 (lihat gambar 1). Fungsi alat-alat tersebut akan di bahas pada subbab berikutnya. Berikutnya akan dibahas lebih lanjut mengenai struktur organ-organ pencernaan yang terlibat secara langsung atau kerjanya di pengaruhi dan mempengaruhi pencernaan lemak, antara lain gaster, intestinum, hepar, pancreas, dan vesica fellea.1GasterSebelumnya perlu diketahui bahwa perut kita terbagi menjadi 4 kwardan hayal. Yakni kwardan kanan atas, kiri atas, kanan bawah, dan kiri bawah, hal ini digunakan untuk memudahkan mengelompokan organ-organ dalam. Gaster atau yang biasa disebut ventriculus atau lambung,terletak pada kwardan kanan dan kiri atas, akan tetapi lebih banyak bagian yang terletak pada kwardan kiri. Gaster memiliki bagian 3 bagian utama, yakni pars cardiaca yang merupakan muara dari oesophagus, kemudian corpus gastricum yang merupakan ruangan utama lambung tempat penyimpanan makanan, dan pada bagian ini terdapat fundus yang berfungsi sebagai atap, kemudian yang terakhir adalah pars pylorica yang merupakan bagian terbawah atau terdistal dari gaster terbagi menjadi 2 bagian lagi yakni yang tebal disebut sebagai antrum pylorus dan yang merupakan canal saluran menuju duodenum yakni canalis pylorus atau sphincter pylorus. Gaster memiliki 2 sisi atau 2 tepi yakni tepi kanan yang terdapat lekukan kecil disebut sebagai curvature minor sedangkan sisi lateral sebelah kiri, membentuh huruf c disebut sebagai curvatura major. Pada gaster juga terdapat 2 lekukan yakni incisura angularis yang terdapat pada curvatura minor dan incisura cardiaca yang sesuai dengan namanya berada di antara pars cardiaca dengan fundus. Pada bagian dalam lambung akan terlihat struktur seperti lekuk-lekukan atau jalan (rugae) yang di kenal sebagai plicae gastricae. Struktur ini terputus-putus akan tetapi pada daerah bagian dalam curvature minor, rugae ini berjalan lurus dan tidak terputus-putus sehingga namanya berubah menjadi canalis gatricae. Biasanya organ-organ pencernaan memiliki 2 lapis otot yakni lapisan yang sirkular dan longitudinal akan tetapi pada lambung ototnya menjadi 3 lapis yakni terdapat lapisan otot oblique.2(lihat gambar 2) Gambar no.1 digestivus tract.3

Gambar no.2 Gaster bagian luar dan dalam.3Vaskularisasi dan Inervasi GasterLambung di darahi oleh arteri-arteri percabangan dari truncus coeliacus yang sebenarnya merupakan percabangan dari arteri besar Ao.abdominalis. Truncus coeliacus akan bercabang menjadi 3 cabang yakni A.gastrica sinistra yang akan secara langsung mendarahi lambung, A. lienalis, dan A.hepatica communis A.hepatica communis juga akan bercabang menjadi A.gastrica dextra kemudian akan beranastomosis dengan yang sinistra tadi. Cabang berikutnya dari arteri A.hepatica communis juga mempercabangkan A.gastroduodenale yang nantinya akan mempercabangkan A.gastro epiploica dextra. Yang akan beranastomosis dengan A. gastro epiploica sinistra yang merupakan percabangan dari A.lienalis yang juga mempercabangkan A.gastrica brevis.2 Sama halnya seperti Organ otonom lain, lambung dipersarafi oleh persarafan simpatis(menghambat) dan parasimpatis(merangsang). Persarafan simpatis oleh N.splanchnicus thoracalisi(preganglionic), dan ganglion plexus celiacus (post ganglionic). Sedangkan persarafan parasimpatisnya oleh N.X kanan dan kiri yang di bagian depan.2IntestineUsus halus merupakan tempat terjadinya sebagian besar pencernaan, dan penyerapan makanan fungsi usus halus akan di bahas lebih lanjut pada subbab berikutnya. Usus halus atau intestinum terdiri dari 3 bagian organ utama yakni bagian pertama yang dilewati makanan ketika pertama 4keluar dari lambung ialah duodenum atau biasa disebut sebagai usus 12 jari karena panjangnya kira-kira 12 jari atau sekitar 25 cm. Berikutnya setelah melewati duodenum makanan akan masuk ke jejunum, kemudian ke ileum. Duodenum memiliki 4 pars atau 4 bagian utama yakni pars superior, pars descendens, pars horizontalis, dan pars ascendens. Pars superior adalah bagian yang berbatasan langsung dengan pylorus lambung. Bagian dalam dari duodenum, jejunum, ileum adalah sama yakni terdapat plica circularis, vili, dan microvili yang sudah tidak terlihat. Disamping itu mengingat enzim-enzim pencernaan di usus sebagian besar di hasilkan oleh pancreas, dan hati atau hepar, maka harus ada saluran dan pintu masuk bagi enzim-enzim tersebut pada duodenum oleh karena itulah, pada permukaan dalam duodenum terdapat 2 muara ductur yakni papilla vateri atau papilla duodeni major yang merupakan tempat bermuaranya ductus pancreas dan ductus billiaris atau ductus choledocus. Dan papilla duodeni minor yang hanya merupakan tempat be