Biologi evolusi

download Biologi evolusi

If you can't read please download the document

Embed Size (px)

Transcript of Biologi evolusi

Petunjuk Teori Evolusi

Petunjuk Teori Evolusi Aisyah Dyva Diandra Chindy Aprialliani Elfa OktaviaTasya Misriah

1.PengertianEvolusi merupakan suatu proses yang panjang dan tidak dapat langsung dibuktikan di labolatorium namun ada fakta fakta evolusi yang dapat menjadi bukti bahwa evolusi benar terjadiPetunjuk evolusi digunakan untuk menjawab kebenaran tentang adanya evolusi. Petunjuk evolusi berupa fakta-fakta yang terdapat di bumi yang mendukung peristiwa evolusi sebagai berikut :

FAKTA EVOLUSIFAKTA TIDAK LANGSUNG EVOLUSIFAKTA EVOLUSI LANGSUNG

A. Fakta Langsung EvolusiFakta langsung yang dapat menjadi bukti adanya evolusi adalah adanya Variasi Makhluk Hidup & Fosil

1. Variasi Makhluk HidupMakhluk hidup di dunia ini beranekaragam, kenyataannya di alam tidak pernah ditemukan individu yang sama persis, meskipun dalam satu keturunan. Adanya perbedaan tersebut menimbulkan variasi. Individu yang mengalami variasi disebut varian. Darwin berpendapat variasi - variasi tersebut dipengaruhi oleh faktor dari luar, misalnya makanan, suhu, dan tanah.

Variasi di dalam satu spesies dalam perkembangan berikutnya akan menurunkan keturunan yang berbeda. Jika keturunan yang berbeda variasinya menghuni daerah yang berbeda, maka dalam perkembangan selanjutnya akan menghasilkan varian yang berbeda pula. Oleh karena itu antara makhluk hidup yang satu dengan yang lainnya memiliki hubungan kekerabatan Campur tangan manusia menyebabkan variasi yang tidak unggul menjadi tidak berkembang,sedangkan variasi yang unggul berkembang lebih cepat dan kalau dilakukan selama bertahun tahun akan menghasilkan varian yang semakin berbeda dengan moyangnya.

2. FosilFosil merupakan sisa makhluk hidup yang pernah hidup di zaman dahulu, dan sisanya ditemukan pada zaman sekarang. Fosil digunakan sebagai petunjuk evolusi karena merupakan sisa-sisa hewan dan tumbuhan yang telah membatu yang berada pada lapisan-lapisan bumi. Lapisan-lapisan bumi menunjukkan tingkat usia bumi sehingga dapat dijadikan petunjuk adanya hewan atau tumbuhan pada masa-masa tertentu. Umur fosil ditentukan berdasarkan lapisan bumi tempat fosil ditemukan. Dengan membandingkan macam - macam fosil dari berbagai lapisan bumi diperoleh petunjuk bahwa telah terjadi evolusi.

.Fosil menunjukan bahwa ada jenis jenis dan macam makhluk hidup yang dahulu pernah ada (misalnya dinosaurus dan mammoth) tetapi sekarang ini tidak ada. Sebaliknya, ada jenis makhluk hidup yang sekarang ada tetapi dahulu tidak ada. Kedua fakta di atas ditafsirkan menurut teori teori evolusi. Mengingat bahwa evolusi adalah sejarah biologi, maka banyak diantara kejadian evolusi bersifat tak kembali.

.Ditemukannya fosil kuda secara lengkap pada setiap zaman geologi menunjukkan adanya perubahan secara berangsur- angsur dalam waktu yang lama sesuai dengan perubahan masa. Kuda yang pertama ditemukan disebut Eohippus yang hidup pada zaman Eosin 60 juta tahun yang lalu. Perubahan yang terjadi dari Eohippus sampai Equus adalah sebagai berikut :

-Ukuran dari sebesar kucing berkembang sampai menjadi sebesar kuda seperti sekarang.-Perkembangan kepala makin besar sehingga jarak antara ujung mulut dengan mata makin panjang.-Leher makin tumbuh panjang dan mudah digerakkan.-Perkembangan geraham depan dan belakang makin sempurna untuk menghancurkan makanan (rumput) secara mekanis.-Anggota tubuh makin panjang, sehingga kemampuan berlari makin cepat.-Perubahan bentuk dan jumlah jari kaki dari berjumlah 5 hingga tinggal satu jari yang tumbuh membesar dan panjang. Jari ke-2 dan ke-4 mereduksi hingga tidak berfungsi lagi.

B. Fakta Tidak Langsung Fakta tidak langsung yang dapat menjadi bukti adanya evolusi dibagi atas 5 hal : Kajian biogeografi Paleontologi Homologi (perbandingan struktur) anatomiHomologi (perbandingan struktur) molekul5. Homologi (perbandingan struktur ) embriologi

1. Kajian BiogeografiBiogeografi merupakan pengetahuan geografi makhluk hidup yang mencoba menerangkan mengapa suatu jenis organisme (hewan/tumbuhan) berada dan hidup di suatu tempat tetapi tidak di tempat lain.Biogeografi menjelaskan keberadaan setiap makhluk hidup dibatasi oleh pola distribusi yang dipengaruhi oleh daerah penyebarannya (distribusi areal atau habitat areal dan daerah habitat potensialnya). Pada dasarnya setiap spesies tidak hanya hidup di daerah penyebarannya, tetapi juga dapat hidup di daerah potensialnya, asalkan faktor distribusi mendukungnya.

2. Kajian PaleontelogiPaleontologi merupakan ilmu tentang fosil . Proses geologis yang membentuk fosil Proses fisika misalnya proses yang menyebabkan bangkai makhluk hidup mengalami pembekuan (misalnya bangkai tertimbun salju abadi) dan pengeringan (misal bangkai tertimbun diatas tanah geologis yg kering sehingga mikroba dekomposer tidak dapat bekerja membusukkan bangkai tersebut). Akibat proses fisika tersebut berarti bangkai mengalami pengawetan secara fisik .Proses kimiawi , misalnya oleh adanya zat pengawet alami sehinggabangkai tdk dpt di dekomposisi oleh mikroba.

Adapun macam macam fosil :Fosil biologis Fosil tubuh makhluk hidup , baik yang utuh maupun tidak utuh. Fosil sisa atau tandaAdanya kehidupan misalnya jejak telapak kaki , alat , perkakas Kegunaan fosil dalam evolusi adalah untuk membantu merekonstruksi kehidupan masa lalu . Namun, fosil juga memiliki kelemahan sebagai salah satu bukti adanya evolusi yaitu: Rekaman fosil tidak selalu lengkap Urutan fosil tidak selalu menggambarkan urutan filogeni yang utuh

Penentuan usia fosil dapat dilakukan dg Penentuan umur relatifUmur absolut

2.Homologi Organ TubuhUnsur persamaan yang dimiliki semua sel makhluk hidup adalah adanya protoplasma,yang didalamnya terdapat materi genetik berupa molekul DNA dan molekul RNA. Adanya unsur persamaan dapat dipakai untuk menentukan hubungan kekerabatan. Makin banyak persamaan,makin dekat hubungan kekerabatannya.

Pada kasus homolog, Apabila kita amati struktur organ gerak bagian depan dari vertebrata, masing-masing mempunyai fungsi yang berbeda. Pada manusia untuk memegang, burung untuk terbang,kelelawar untuk terbang,dan pada kucing untuk berjalan dan memegang. Bentuk asal organ tersebut sama, tetapi fungsinya berbeda.

Sedangkan pada kasus analog, apabila kita amati struktur organ gerak, masing masing berasal dari struktur yang berbeda namun secara fungsional sama. Sayap kelelawar analog dengan sayap kupu kupu, keduanya berfungsi untuk terbang.

4. Homologi Molekul Tubuh makhluk hidup tersusun atas molekul, diantara molekul tersebut ada yang penting karena berfungsi sebagai pembawa informasi genetik. Molekul pembawa itu merupakan DNA, RNA, dan protein yang bersifat universal, tetapi beraneka ragam untuk setiap kelompok makhluk hidup. Dengan demikian, molekul pembawa informasi genetik ini dapat dianggap sebagai REKAMAN EVOLUSI. Dengan memperbandingkan struktur molekul tiap kelompok organisme, kita dapat mengetahui hubungan kekerabatan antara kelompok makhluk hidup tersebut

5. Homologi EmbriologiJika kita membandingkan perkembangan embrio antara berbagai makhluk hidup yang berbeda (misalnya embrio ikan, salamander, kura kura, kelinci, dan manusia) kita akan memperoleh gambaran persamaan tentang perkembangan embrio tersebut.

ZigotMorulaBlastulaGlastula

Embrio

Pada dasarnya untuk pola pengembangan embrionya ialah sama, yang membuat mereka berbeda adalah tahap deferensiasi dan spesialisasi jaringan embrional menjelang janin siap menetas atau lahir. Ini berarti makhluk hidp memiliki asal usul ontologi yang sama. Semua anggota vertebrata dalam perkembangan embrionya menunjukkan adanya persamaan. Adanya persamaan perkembangan pada semua golongan vertebrata, menunjukkan adanya hubungan kekerabatan. Perkembangan individu mulai dari ovum dibuahi hingga individu tersebut disebut ontogeni.

Para ahli menganalogikan ontogeni dengan filogeni

Ontogeni adalah perkembangan individu dari satu sel menjadi individu dewasa

Filogeni adalah sejarah perkembangan makhluk hidup dari makhluk hidup sebelumnya,

Organ tubuh tersisa merupakan organ yang dulunya pernah dimiliki,tetapi sekarang sudah menghilang meski masih ada bekasnya. Contohnya : usus buntu pada manusia,tulang ekor,gigi taring dan lain lain.

Makasih Teman Teman Atas Partisipasinya