Bendungan Besar

Click here to load reader

  • date post

    17-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    88
  • download

    9

Embed Size (px)

description

Presentation

Transcript of Bendungan Besar

10 bendungan terbesar di indonesia Dibuat Oleh : Fajar Subastian Pratama 20120547 KAMPUS PENDIDIK STKIP PGRI PACITAN Jl. Cut Nya Dien No. 4A Ploso Pacitan

10 bendungan terbesar di indonesia

Dibuat Oleh :Fajar Subastian Pratama 20120547KAMPUS PENDIDIKSTKIP PGRI PACITANJl. Cut Nya Dien No. 4A Ploso Pacitan

Bendungan Jatiluhur di Jawa Barat

Bendungan atau Waduk Jatiluhur terletak di Kecamatan Jatiluhur, Kabupaten Purwakarta, Provinsi Jawa Barat (9 km dari pusat Kota Purwakarta). Bendungan ini mulai dibangun sejak tahun 1957 oleh kontraktor asal Perancis, dengan potensi air yang tersedia sebesar 12,9 miliar m3 / tahun dan merupakan waduk serbaguna pertama di Indonesia. Bendungan Jatiluhur berjarak 100 km tenggara Jakarta dan 60 km barat laut Bandung.

Bendungan Jatiluhur adalah bendungan terbesar di Indonesia. Bendungan itu dinamakan oleh pemerintah Waduk yaitu Ir. H. Juanda, Jatiluhur sendiri diresmikan 26 Agustus 1967 oleh Presiden Soeharto. Bendungan ini dapat menyediakan air untuk irigasi seluas 242.000 ha.

Bendungan Karangkates di Jawa Timur

Bendungan Karangkates atau yang sekarang biasa disebut dengan Bendungan Sutami terletak di Desa Karangkates, Kecamatan Sumberpucung, Kabupaten Malang, Jawa Timur. Bendungan yang airnya berasal dari Sungai Brantas. Bendungan ini dibangun tahun 1975-1977 dengan dana sekitar Rp.10 milyar untuk dijadikan sebagai Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA). Untuk dapat mencapai Bendungan Karangkates relatif mudah (menggunakan kendaraan umum), karena lokasinya berada di tepi jalan raya Malang-Blitar, sekitar 35 kilometer di sebelah selatan Kota Malang atau 16 kilometer arah barat obyek wisata Gunung Kawi.

Bendungan Karangkates kini dikenal sebagai objek wisata yang bernama Taman Wisata Bendungan Karangkates, Karena lokasinya yang strategis terletak di perbatasan antara Kota Malang dengan Kota Blitar menjadikan Taman Wisata Bendungan Karangkates selalu ramai dikunjungi oleh para wisatawan baik Domestik / Lokal maupun Mancanegara.

Bendungan Sigura-gura di Sumatera Utara

Bendungan Sigura-Gura adalah bendungan yang terletak 23,3 km dari hulu Sungai Asahan (Danau Toba). Bendungan ini merupakan bendungan terbesar di Indonesia setelah Bendungan Jatiluhhur dan Bendungan Ir. Sutami. Bendungan ini berfungsi untuk menjamin ketersediaan volume air dan besarnya energi air yang diperlukan bagi pembangkit tenaga listrik di PLTA Sigura-Gura. Mulai dibangun tahun 1978 dan selesai tahun 1981. Bendungan ini digunakan untuk pembangkit listrik yang dapat menghasilkan llistrik dengan daya 1868 GWH/thn.

4

Bendungan Batutegi di Lampung

Bendungan Batu Tegi ini terletak di Kabupaten Tanggamus, Lampung. Bendungan ini dibangun dari dana APBN dengan bantuan Japan Bank for International Cooperation. Bendungan ini berfungsi sebagai pembangkit listrik dan penyedia bahan baku untuk air minum wilayah Kota Bandar Lampung, Metro dan daerah Beranti di Kabupaten Lampung selatan.

Bendungan ini diresmikan oleh Presiden RI Ke-5, Ibu Megawati Soekarnoputri pada tanggal 8 Maret 2004. Memiliki volume normal 687,767 juta m3 serta luas genangan air seluas 16 km2. Ketika Banjir datang, volume akan meningkat 859,827 juta m3. Untuk mengoperasikan irigasi air membutuhkan air elevasi 274 mdpl dan untuk PLTA dibutuhkan 253 mdpl. Bendungan juga berfungsi menyediakan pasokan listrik untuk PLN sebanyak 2x 14 mw di Lampung.

Bendungan Riam Kanan di Kalimantan Selatan

Bendungan Riam Kanan terletak di Kalimantan Selatan. Mulai dibangun tahun 1963 dan selesai 1973. Di bendungan Riam Kanan ada tiga unit turbin yang setiap hari mengolah arus air dari bendungan sampai menghasilkan energi listrik yang selama ini sudah dinikmati. Waduk riam Kanan sendiri dibangun dengan membendung 8 buah sungai yang mengalir di kawasan Riam Kanan.

Wisata alam yang terbentuk kemudian, setelah didaerah ini dibangun sebuah Pembangkit Tenaga Listrik untuk memenuhi kebutuhan masyarakat Kalimantan Selatan Untuk kepentingan mega proyek tersebut, tercatat ada Sembilan buah desa yang tenggelam (ditenggelamkan ?), akibat dibendungnya delapan buah daerah aliran sungai yang terdapat diwilayah itu Fungsi utama waduk ini, sebagai sumber air untuk menggerakan turbin Pembangkit Listrik Tenaga Air (PLTA)

Bendungan Gajah mungkur di Jawa Tengah

Bendungan Gajah Mungkur terletak 3 km di selatan Kota kabupaten Wonogiri, Provinsi Jawa Tengah. Perairan danau buatan ini dibuat dengan membendung sungai terpanjang di pulau Jawa yaitu sungai Bengawan Solo. Mulai dibangun pada akhir tahun 1970-an dan mulai beroperasi pada tahun 1978.

Selain untuk memasok air minum Kota Wonogiri juga menghasilkan listrik dari PLTA sebesar 12,4 MegaWatt. Untuk membangun waduk ini pemerintah memindahkan penduduk yang tergusur perairan waduk dengan transmigrasi bedol desa ke Sitiung, wilayah Provinsi Sumatera Barat.

Bendungan Wonorejo di Jawa Timur

Bendungan Wonorejo adalah bendungan yang terletak di Desa Wonorejo, Kecamatan Pagerwojo, Kabupaten Tulungagung, Provinsi Jawa Timur, Indonesia. Letak dari pusat kota diperkirakan sejauh 12 kilometer. Dengan kapasitas sekitar 122 juta meter kubik, Bendungan Wonorejo menjadi salah satu bendungan terbesar di Indonesia, bahkan Asia Tenggara.

Bendungan Wonorejo diresmikan pada tahun 2001 oleh Wakil Presiden Indonesia pada tahun tersebut, yaitu Megawati Sukarnoputri, setelah dibangun selama hampir 9 tahun sejak 1992. Bendungan Wonorejo memiliki fungsi penting sebagai salah satu pusat tenaga listrik dan sumber air minum di Provinsi Jawa Timur. Bendungan ini juga berfungsi sebagai sarana untuk pencegah banjir di Tulungagung yang dulu sering melanda kota tersebut, bersama Bendungan Neyama di Kecamatan Besuki.

Bendungan Batujai di Nusa Tenggara Barat

Bendungan Batujai tak lagi hanya bendungan semata. Kini tempat tersebut juga dimanfaatkan sebagai destinasi wisata. Keindahannya tak kalah dengan tempat wisata lain yang sudah populer lebih dulu. Waduk ini berada di desa Batujai, Praya Barat, Lombok Tengah, Nusa Tenggara Barat.

Waduk Batujai dibangun di Kali Penujak yang mengalir dari lereng gunung Kundo dan bermuara di selat Lombok dengan panjang sungai seluruhnya 54 km dan daerah aliran sungainya seluas 550 km persegi. Kali Penunjak ini mempunyai karakteristik debit sungai yang cukup besar perbedaannya antara musim hujan dan musim kemarau. Saat musim kemarau debit rata-ratanya mencapai 0,1 m/det bahkan kurang. Kondisi inilah yang membuat pemerintah setempat membangun waduk untuk menampung air dan mengairi sawah di Lombok bagian selatan ini. Dengan begitu gagal panen dan kekeringan dapat terhindarkan. Bendungan ini diresmikan oleh Presiden Soeharto pada tahun 1976.

Bendungan Tilong di Nusa Tenggara Timur

Bendungan Tilong terletak sekitar 16 km dari Ibukota Propinsi NTT Kupang. Bendungan ini senantiasa menjadi sebuah obyek wisata yang cukup digemari oleh masyarakat Kota Kupang, pada hari-hari libur bendungan ini mendapatkan angka kunjungan rata-rata 300 sampai 700 orang perhari. Memang pada musim kemarau debit airnya sangat kecil namun demikian pemandangan indah akan terlihat pada musim hujan ketika volume air Tilong meluap.

Bendungan Tilong juga sangat membantu masyarakat sekitarnya untuk mendapatkan suplay air bagi irigasi persawahan dan perkebunan. Disepanjang jalan menuju Tilong akan terlihat pemandangan berupa hamparan pohon lontar.

Bendungan Bili-Bili di Sulawesi Selatan

Bendungan Bili-bili adalah bendungan terbesar di Sulawesi Selatan, yang terletak di Kabupaten Gowa, sekitar 30 kimlometer ke arah timur Kota Makassar. Bendungan ini diresmikan Presiden Megawati Soekarnoputri tahun 1999. Bendungan dengan waduk 40.428 hektar ini dibangun dengan dana pinjaman luar negeri sebesar Rp 780 miliar kerja sama dengan Japan International Cooperation Agency (JICA). Bendungan Bilibili menjadi sumber air baku bagi Perusahaan Daerah Air Minum (PDAM) Gowa dan Makassar.

Demikianlah Daftar Bendungan Terbesar di Indonesia , semoga dapat menambah pengetahuan anda.Terima kasih