BEDAH SKL PKN

download BEDAH SKL PKN

of 48

  • date post

    03-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    83
  • download

    2

Embed Size (px)

description

SKL

Transcript of BEDAH SKL PKN

Bedah SKL PKNSKL 1

Siswa dapat menentukan salah satu anggota muspika.

Muspida adalah singkatan dari musyawarah pimpinan daerah. Muspida adalah musyawarah pemimpin daerah... merupakan forum duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, berbagai kepala-kepala instansi di sebuah daerah.

Jika di kabupaten/kota, maka Muspida terdiri atas bupati/walikota, Komandan Korem, Kapolres, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, dan Ketua DPRD. Muspika adalah Musyawarah pemimpin kecamatan anggotanya adalah camat,danramil,kapolsek

Muspida adalah singkatan dari musyawarah pimpinan daerah. Muspida adalah musyawarah pemimpin daerah. merupakan forum duduk sama rendah, berdiri sama tinggi, berbagai kepala-kepala instansi di sebuah daerah. Jika di kabupaten/kota, maka Muspida terdiri atas bupati/walikota, Komandan Korem, Kapolres, Kepala Pengadilan Negeri, Kepala Kejaksaan Negeri, dan Ketua DPRD. Muspika adalah Musyawarah pemimpin kecamatan muspika adalah singkatan dari kata musyawarah pimpinan kecamatan. Istilah musyawarah pimpinan kecamatan apabila disingkat yaitu menjadi muspika. Akronim muspika (musyawarah pimpinan kecamatan) merupakan singkatan/akronim resmi dalam Bahasa Indonesia.

Akronim / Singkatan : muspikaNama Diri / Kepanjangan : musyawarah pimpinan kecamatanKependekan Alternatif : -Kepanjangan Alternatif : -Kesimpulan 1 : muspika adalah singkatan dari musyawarah pimpinan kecamatanKesimpulan 2 : musyawarah pimpinan kecamatan adalah kepanjangan dari muspikaKesimpulan 3 : musyawarah pimpinan kecamatan apabila disingkat menjadi muspikaKesimpulan 4 : muspika apabila dipanjangkan menjadi musyawarah pimpinan kecamatananggotanya adalah camat,danramil,kapolsek

SKL 2

Disajikan bagan rumpang struktur organisasi pemerintahan desa/kecamatan, siswa dapat menentukan salah satustruktur yang terdapat dalam bagan

Bagan Struktur Pemerintahan Desa

SKL 3

Siswa dapat menentukan salah satu tugas lembaga pemerintahan kabupaten, kota atau propinsi1. Pemerintahan Kabupaten/Kota

Kabupaten/kota gabungan dari beberapa Pemerintah Kabupaten (Pemkab) dipimpin oleh seorang bupati. Pemerintah Kota (Pemkot) dipimpin oleh seorang walikota.Kabupaten/kota merupakan daerah bagian langsung dari provinsi. Kabupaten/kota dipimpin oleh bupati/walikota yang dibantu oleh seorang wakil bupati/wakil walikota dan perangkat daerah lainnya.

Hak-hak suatu daerah adalah:a. Mengatur dan mengurusi sendiri urusan pemerintahannya.b. Memilih pemimpin daerah.c. Mengelola pegawai daerah.d. Mendapatkan sumber-sumber pendapatan lain yang sah.e. Mendapatkan hak lainnya yang diatur dalam peraturan perundang-undangan.

Kewajiban suatu daeraha. Menyediakan sarana sosial dan sarana umum yang layak.b. Mengembangkan sistem jaminan sosial.c. Menyusun perencanaan dan tata ruang pada daerah yang bersangkutan.d. Melestarikan lingkungan hidup.e. Membentuk dan menerapk an berbagai peraturan perundang-undangan yang sesuai

dengan kewenangannya.2. Pemerintahan ProvinsiJumlah provinsi di Indonesia sekarang sekitar 33 provinsi.Dalam pemerintahan provinsi terdapat dua lembaga pemerintahan, yaitu kepala daerah (gubernur) dan Dewan Perwakilan Rakyat (DPRD).a. Gubernur

Pemerintah daerah di wilayah provinsi dipimpin oleh seorang gubernur dan wakil gubernur. Mereka dipilih dalam satu pasangan secara langsung olehrakyat di daerah yang bersangkutan.

Gubernur bertanggung jawab kepada presiden, melalui Menteri Dalam Negeri (Mendagri).Dalam menjalankan tugas dan kewenangan sebagai kepala daerah, gubernur bertanggung jawab langsung kepada DPRD Provinsi.

Tugas dan wewenang gubernur.1) Pembinaan dan pengawasan penyeleng- garaan pemerintahan daerah di tingkat

kabupaten/ kota.2) Penyelenggaraan urusan pemerintah di daerah provinsi dan kabupaten/kota.3) Pembinaan dan pengawasan penyeleng- garaan tugas pembantuan di daerah provinsi dan kabupaten/kota.

Susunan Organisasi Kabupaten, Kota, dan Provinsi

1. Pemerintahan Kabupaten/Kota

Pemerintahan kabupaten/kota memiliki kepala daerah dan wakil kepala daerah.

a. Kepala Daerah dan Wakil Kepala Daerah

Pemerintah daerah terdiri atas kepala daerah dan wakil kepala daerah. Kepala daerah dibantu oleh seorang wakil kepala daerah. Kepala daerah provinsi disebut gubernur, dan wakilnya disebut wakil gubernur., kepala daerah kabupaten/kota disebut bupati/walikota dan wakilnya disebut wakil

bupati/wakil walikota.Wakil kepala daerah bertanggung jawab kepada kepala daerah.Wakil kepala daerah dapat menggantikan kepala daerah apabila kepala daerah tidak dapat menjalankan tugasnya selama enam bulan berturut-turut.

b. Perangkat Daerah

Pemerintahan daerah memiliki perangkat daerah. Adapun perangkat daerah kabupaten/ kota adalah sebagai berikut.1) Sekretariat daerah2) Sekretariat DPRD3) Dinas daerah4) Lembaga teknis daerah5) Kecamatan6) Kelurahan7) Polisi pamong praja

Adapun penjelasannya sebagai berikut.

1) Sekretariat Daerah

Sekretariat daerah dipimpin oleh sekretaris daerah. Sekretaris mempunyai tugas dan kewajiban membantu kepala daerah dalam menyusun kebijakan dan mengoordinasikan dinas daerah dan lembaga teknis daerah. Dalam melaksanakan tugas dan kewajibannya, sekretaris daerah bertanggung jawab kepada kepala daerah.

Bupati sebagai kepala daerah mempunyai tugas antara lain:

1. Memimpin penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan kebijakan yang ditetapkan bersama DPRD.

2. Mengajukan rancangan peraturan daerah (perda).

3. Menetapkan peraturan daerah yang telah mendapat persetujuan bersama DPRD.

4. Menyusun dan mengajukan rancangan peraturan daerah tentang APBD kepada DPRD untuk dibahas dan ditetapkan bersama.

5. Mengupayakan terlaksananya kewajiban daerah.

6. Mewakili daerahnya di dalam dan di luar pengadilan, dapat menunjuk kuasa hukum untuk mewakili sesuai dengan peraturan perundang - undangan.

7. Melaksanakan tugas dan wewenang lain sesuai dengan peraturan perundang - undangan.

Bupati sebagai kepala daerah mempunyai tugas antara lain:

a) Memimpin penyelenggaraan pemerintahan daerah berdasarkan kebijakan yang

ditetapkan bersama DPRD.

b) Mengajukan rancangan peraturan daerah (perda).

c) Menetapkan peraturan daerah yang telah mendapat persetujuan bersama DPRD.

d) Menyusun dan mengajukan rancangan peraturan daerah tentang APBD kepada

DPRD untuk dibahas dan ditetapkan bersama.

e) Mengupayakan terlaksananya kewajiban daerah.

Sedangkan tugas wakil bupati adalah sebagai berikut.

a)Membantu kepala daerah dalam menyelenggarakan pemerintahan daerah.

b)Membantu kepala daerah dalam mengoordinasikan kegiatan instansi vertikal di daerah, menindaklanjuti laporan dan atau temuan hasil pengawasan aparat pengawas, melaksanakan pemberdayaan perempuan dan pemuda, serta mengupayakan pengembangan dan pelestarian sosial budaya dan lingkungan hidup.

c) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan kabupaten dan atau kota bagi kepala daerah provinsi.

d) Memantau dan mengevaluasi penyelenggaraan pemerintahan di wilayah kecamatan, kelurahan dan atau desa bagi wakil kepala daerah kabupaten atau kota.

e)Memberikan saran dan pertimbangan kepada kepala daerah dalampenyelenggaraan kegiatan pemerintah daerah.

2. Pemerintahan Kota

Kota secara umum adalah sebuah area urban yang berbeda dari desa ataupun kampung baik ukurannya, kepadatan penduduk, kepentingan, atau status hukum. Kota adalah pembagian wilayah administratif di Indonesia di bawah provinsi, yang dipimpin oleh seorang walikota. Dahulu di Indonesia istilah kota dikenal dengan daerah tingkat II kotamadya. Sejak diberlakukannya Undang Undang Nomor 22 Tahun 1999 tentang Pemerintahan Daerah (yang kemudian digantikan oleh Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah), istilah daerah tingkat II kotamadya pun diganti dengan kota saja. Istilah kota di Provinsi Nanggroe Aceh Darussalam disebut juga dengan banda. Walikota dipilih secara langsung oleh rakyat melalui pemilihan umum kepala daerah (pilkada). Masa jabatan walikota adalah 5 tahun. Dalam menjalankan tugasnya walikota dibantu oleh wakil walikota. Tugas dan wewenang walikota dan wakil walikota pada dasarnya sama dengan tugas dan wewenang bupati dan wakil bupati. Perangkat daerah di kota tidak jauh beda dengan perangkat daerah di kabupaten. Dalam menyelenggarakan urusan pemerintahan, yang menjadi kewenangan daerah, pemerintahan daerah menjalankan otonomi seluas - luasnya untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan berdasarkan asas otonomi dan tugas pembantuan. Seperti yang sudah dijelaskan di bab 1, otonomi daerah adalah hak, wewenang, dan kewajiban daerah otonom untuk mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahan dan kepentingan masyarakat setempat sesuai dengan peraturan perundang - undangan. Sedangkan tugas pembantuan adalah penugasan dari pemerintah kepada daerah dan atau desa, dari pemerintah provinsi kepada kabupaten/kota dan atau desa, serta dari pemerintah kabupaten/kota kepada desa untuk melaksanakan tugas tertentu.

Hak dan kewajiban pemerintah kabupaten/kota diatur dalam pasal 21 dan 22 Undang Undang Nomor 32 Tahun 2004 tentang Pemerintahan Daerah. Hak pemerintah kabupaten/kota sendiri antara lain:

1. Mengatur dan mengurus sendiri urusan pemerintahannya.

2. Memilih pimpinan daerah.

3. Mengelola aparatur daerah.

4. Mengelola kekayaan daerah.

5. Memungut pajak daerah dan retribusi daerah.

6. Mendapatkan bagi hasil dari pengelolaan sumber daya alam dan sumber daya lainnya yang berada di daerah.

7. Mendapatkan sumber - sumber pendapatan lain yang sah.

8. Mendapatkan hak lainnya yang diatur dalam p