BATAM (perjuangan tokoh)

22
NILAI PERJUANGAN TOKOH MUHAMMADIYAH (PRM Kabil, PCM Nongsa, Kota Batam) Oleh Marpuji Ali Sekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah

description

Muhammadiyah Batam

Transcript of BATAM (perjuangan tokoh)

  • NILAI PERJUANGAN TOKOH MUHAMMADIYAH(PRM Kabil, PCM Nongsa, Kota Batam)OlehMarpuji AliSekretaris Pimpinan Pusat Muhammadiyah

  • MOTTO PRM KABILSEMANGAT MENCAPAI CITA-CITA, KERJA KERAS, KOMITMEN MORAL, KERJASAMA, DAN DILANDASI DENGAN NIAT IKHLAS

  • Cita-cita:Menuju Islam berkemajuan, yang gagah/kuat, terhormat dan bermartabatKerja Keras:Usaha yang tidak kenal lelah, seolah dalam waktu 24 jam selalu teringat/terbayang terhadap tanggung jawab dan cita-cita.Komitmen Moral:Ihsan yang meliputi; Jujur, amanah, adil, disiplin, sajaah (pemberani), sabar/tabah, fokus, totalitas dan syukur.Kerjasama:Mengedepankan persatuan, persaudaraan dan menghindari pertikaian serta perpecahan.Ikhlas:Semata mencari ridha Allah SWT, dengan jalan yang dibenarkan oleh Allah SWT.

  • MASJID RAYA KOTA BATAMMasjid Raya Kota Batam yang anggun ini terletak di depan kantor Peme-rintah Kota Batam.Masjid ini merupakan simbol masyarakat Kota Batam sebagai Kota yang religius.Namun pada waktu shalat subuh anggota jamaahnya tidak mampu memenuhi meski hanya satu shaf.

  • Sosio Kultural Masyarakat Desa KabilKeadaan masyarakat di Desa Kabil hidup dalam keadaan miskin, mayoritas masyarakatnya sebagai pedagang asongan, buruh srabutan, dan pemulung.Di Desa Kabil terdapat sekitar 2.000 KK pedagang kaki lima yang ditempatkan oleh Pemkot Kota Batam dari penertiban pedagang jalanan di Kota Batam.Di kampung yang kumuh itu telah berdiri 3 gereja besar bantuan dari misionaris luar negeri (2 dari Korea Selatan dan 1 dari Hongkong)Menghadapi keadaan tersebut PRM Kabil berupaya memberikan beberapa fasilitas untuk masyarakat dalam rangka dakwah Amar Maruf Nahi munkar.

  • tekun, santun, JUJUR, AMANAH dan bersahajaSosok Masrizal (gambar paling kanan), adalah Ketua PRM Kabil, Cabang Nongsa, Kota Batam.Masa pengabdiaanya telah memasuki tahun ke lima.Beliau drop out dari pendidikan Sekolah Dasar di pertengahan tahun ke empat.Pekerjaannya pedagang jajan-an di depan Perguruan Islam Ibnu Sina

  • LanjutanEtos kerjanya sangat tinggi, karena dia merasa bahwa modal utamanya adalah tulisan MUHAMMADIYAH di atas pundaknya, dengan mejaga Kepercayaan dan Kejujuran.Prinsip kerjanya tidak sekedar melaksanakan (Q.S. 94/al-Insyirah : 7-8), akan tetapi selalu berinovasi dan sudah melakukan inisiasi pekerjaan baru lainnya sebelum pekerjaan yang lama selesasi.Impiannya PRM Kabil memiliki lembaga pendidik-an dari tingkat non formal (PAUD) s/d Perguruan Tinggi Muhammadiyah.

  • PRM Kabil bermaksud membeli tanah bapak Harun sebagai pemilik pengelola tanah, akhirnya tanah tersebut hanya dipinjamkan.Tanah tersebut digunakan untuk merintis SD Muhammadiyah, dengan modal semangat dan kerja bersama.Targetnya, setiap tahun membangun 1 ruang kelas (3 tahun 3 ruang kelas) digunakan dari pagi sampai sore (pagi kelas 1 3 dan sore kelas 4 6).

    MERINTIS LEMBAGA PENDIDIKAN

  • LanjutanTahun keempat sudah terbangun 7 kelas, dengan persiapan pendirian SMP.Tahun kelima jumlah siswa SD 130 anak (kelas 1-5), dan SMP 30 anak (kelas 1).40% dari siswa SD dan SMP orang tuanya tidak mampu. PRM dan sekolah berhasil mencarikan orang tua asuh untuk membiayai sejumlah siswanya sampai selesai.Sejumlah peristiwa spiritual dialami Masrizal karena yakin janji Allah dalam al-Quran, sehingga mampu: (1) menebus biaya Rumah Sakit 25 juta untuk duafa yang akhirnya datang dermawan mengganti membangun atap sekolah 30 juta; (2) membiayai sejumlah anak jalanan bersekolah dan di masa sulit, tiba2 datang seorang ibu berinfaq di sekolahnya; dan (4) bermaksud beli tanah kpd Pak Harun, tetapi setelah tiga tahun tidak mampu bayar, justru tanah 4.6 hektar tersebut diwakafkan.

  • RINTISAN PANTI ASUHANMelihat realitas masyarakat yang mayoritas miskin, PRM Kabil menggagas mendirikan Panti AsuhanDengan semangat, ketekunan, keuletan dan kepedulian yang tinggi berdirilah Panti Asuhan Muhammadiyah di Kabil.Bangunan Panti Asuhan direncanakan 2 lantai, (gambar di atas terlihat bangunan Panti Asuhan), sampai sekarang PRM sudah menyelesaikan bangunan lantai 1.Bangunan Panti Asuhan tersebut mendapat support dari Asia Muslim Charity Foundation (AMCF).

  • RINTISAN PANTI JANDAKepeduliannya terhadap kaum terlantar, tinggi. PRM menggagas berdirinya Panti Janda (belum dikenal di Muhammadiyah).Gagasan mulia ini disampaikan kepada AMCF (Syekh Khoory) saat berkunjung di komplek AUM PRM Kabil, direspons positif.Syekh Khoory bertanya kepada PRM berapa rumah janda yang diperlukan?Dengan pertimbangan PDM Batam, PRM Kabil menyampaikan untuk tahap awal diperlukan 8 peket rumah.Di luar dugaan, Syekh Khoory memberikan bantuan untuk bangunan 26 paket rumah janda.

  • RINTISAN MASJIDInisiasi dan rintisan PRM Kabil tak ada padamnya.Setelah berbagai rintisan amal usaha berjalan pembangunannya, masih merasa ada yang kurang yaitu masjid.PRM Kabil merintis fasilitas Masjid sebagai tempat pembinaan umat.Keinginan merintis membangun masjid disampaikan (diajukan) ke AMCF.Syekh Khoory merespon positif dan memberikan bantuan Masjid dengan ukuran 11 X 11 M.Saat gambar ini diambil, bangunan Masjid baru menyelesaikan galian fondasi untuk dilanjutkan tahap berikutnya.

  • HIKMAH PERJUANGAN PRM KABILSetelah 3 tahun, PRM Kabil memanfaatkan tanah bpk Harun dan tidak pernah bertemu, Bapak Masrizal silaturahim.Ketika bertemu, bpk Masrizal menyampaikan capaian PRM dalam pemanfaatan tanah tersebut, PRM juga menyampaikan bahwa sampai saat ini belum bisa membeli tanah tsb.Mendengar cerita tersebut, Pak Harun tertegun (antara kagum, heran dan bangga)Esok hari keduanya sepakat ke lokasi untuk mengukur tanah yang akan dibeli oleh Muhammadiyah.Setelah diukur ternyata tanah yang dimanfaatkan Muhammadiyah seluas 4,6 Ha.Melihat kemajuan pemanfaatan tanah untuk sekolah, panti asuhan, rencana masjid, maka Pak Harun menyatakan tanah tersebut dihibahkan/diwakafkan ke Muhammadiyah.

  • MUHAMMADIYAH BOARDING SCHOOL (MBS) PDM KLATENPembangunan dimulai hari Jumat, 12 Maret 2010 diawali dengan pengajian diisi oleh Dr. H. Fattah Wibisono (alm) dan diresmikan pada hari Jumat, 30 Mei 2014 dengan pengajian oleh Prof. Dr. Syamsul Anwar, MA.Pembangunan berlangsung selama 4 tahun 2 bulan (Empat Tahun Dua Bulan)Luas Bangunan 2 lantai 1000 m2 Contoh tempat lain

  • LanjutanRealisasi anggaran sebesar Rp. 1.662.949.307,-Sumber pendanaan:Simpatisan Muhammadiyah Rp. 1.172.244.000,-Institusi Muhammadiyah Rp. 230.800.000Pemerintah (Kemendikbud) Rp. 180.000.000,-Purto Wayah H. Syarief (alm) Rp. 172.575.000,-PCM/Umat Islam Karanganom Rp. 85.889.000,-