Banjarmasin Post Jumat, 28 Maret 2014

download Banjarmasin Post Jumat, 28 Maret 2014

of 32

  • date post

    07-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    327
  • download

    11

Embed Size (px)

description

NO. 151407 TH XLII/ ISSN 0215-2987

Transcript of Banjarmasin Post Jumat, 28 Maret 2014

  • DEMI KEADILAN, KEBENARAN DAN DEMOKRASI

    Banjarmasin Post JUMAT28 MARET 2014/

    26 JUMADIL AWAL 1435 HNO. 151407 TH XLII/ ISSN 0215-298732 HALAMANRP 3.000

    SI PALUiiiii

    Anang Gayam

    12:29 18:3315:38 19:4105:10

    Hal 22 kol 1-3

    - Satpol PP kacaki gepeng, Lak ai+ Lapas kacak lapas kacak, Nang ai

    Hal 22 kol 4-7

    Penolak Api Hutan Amazon

    NET

    Pais Asli

    DI Indonesia ini banyaksekali umat Islam (mus-lim), katanya mayoritas,bahkan termasuk negaraterbesar berpendudukmuslim. Namun demi-kian, banyak di antaramereka yang tidak me-n g e t a h u iapa yang ha-rus dilaku-kan sebagais e o r a n gmuslim, se-hingga da-lam keseha-rian kehidu-pan mereka belum men-cerminkan kehidupan seo-rang muslim.

    Dalam kehidupan ber-bangsa dan bernegara pe-ranan umat Islam tidakmenonjol, bahkan dapatdikatakan terkebelakang

    ROADSHOW CEO (ChiefExecutive Officer) KompasGramedia Agung Adipraset-yo di Banjarmasin, berlanjut.

    Setelah Gathering Bisnis2014 yang diikuti tokoh dariberbagai kalangan di HotelMercure, pada Kamis (27/3)pagi, Agung mengisi kuliahumum sekaligus bincang bukukaryanya, Memetik Matahari.Acara ini digelar di GedungSultan Suriansyah.

    Apabila pada GatheringBisnis diikuti sekitar 200 orangdari berbagai kalangan seperti

    AKAN ada yang baru di Hutan Amazon, AmerikaSelatan. Di sana terdapat rainforest guardian sky-scraper atau bangunan penjaga hutan hujan.Tujuannya: melindungi hutan itu dari ancamankebakaran dan kekeringan.

    Tak hanya itu. Bangunan pen-cakar langit itu di tenggah hutan itu

    juga berfungsi sebagaimenara air, stasiuncuaca, pusat penelitianilmiah, serta laborato-rium pendidikan. Me-nurut NASA, selama

    12 tahun ini kebakaran telah menghancurkan 3 persendari hutan hujan Amazon.

    Musibah tersebut sulit diprediksi dan lebih sulitlagi untuk dikontrol. Untuk itulah, bangunan itu akanberfungsi sebagai perangkat yang mampu mencegah,memantau, serta memerangi kebakaran secara cepat.

    Rencananya, bangunan tersebut akan menangkapair hujan untuk kemudian disaring dan disimpan dalamwaduk tambahan. Struktur gedung dibuat untukmenyerap air tanpa mengganggu keseimbanganekosistem di kawasan tersebut. Di Laboratoriumpenelitian akan memungkinkan bagi ilmuwan untukselalu memantau perubahan iklim dan stabilitaslingkungan. (dsb/kps)

    AGUNG ADIPRASETYOCEO Kompas Gramedia

    Sekarang Eranya Perang SDMGubernur, Kapolda, Danrem,kepala daerah, pengusaha,bankir, akademisi, ulama,politisi dan pejabat, acara ku-liah umum diikuti sedikitnya1.000 mahasiswa dari ber-bagai perguruan tinggi pluskalangan profesional.

    Aura positif yang menga-jak orang untuk selalu ber-guna untuk sesama, termasukdalam berbisnis, kembali di-tebarkan Agung. Ajakan itupenting ditebarkan karenasaat ini persaingan di segalabidang sangatlah ketat, bah-

    kan terkadang tidak mengin-dahkan etika.

    Untuk menggambarkankondisi yang kini terjadi,Agung mengajak seluruh pe-

    serta mengangkat tangan kirisembari memegang ponsel.Sementara tangan kanan di-letakkan di atas tangan kiripeserta di sebelahnya. Begitudiberi aba-aba seluruh pe-serta diminta merebut ponseldi tangan peserta lain dan se-cara otomatis juga memper-tahankan ponsel miliknyakarena hendak diambil.

    Seperti itulah kondisi saatini, terutama di dunia usaha.Di satu sisi mempertahankanmilik kita, tetapi di sisi lainhendak merebut aset orang

    Pemenang daripertempuran ituadalah SDM yang

    kreatif dan inovatif.Mampu mengubahkelemahan menjadi

    keunggulan Hal 22 kol 4-7

    KH HusinNaparin

    AktivitasSeorangMuslim

    PABILAtakum-pulan di warung,buhan Palui kadahabis-habisnyamarutit. Sampaimahantup wadaiwan minuman

    BANJARMASIN, BPOST -Bawang merah impor ilegaldi sentra bawang Pasar Ha-rum Manis II Banjarmasinkini sulit ditemui. Itu setelahdiungkap BPost dan kemudi-an diselidiki polisi.

    Menurut beberapa peda-gang, pedagang besar ba-wang ilegal mengubah caradistribusinya. Mereka jugamemindahkan tempat bong-kar muat dari yang tadinyadi depan pasar ke kawasanPelabuhan Lama.

    Mereka kini bongkarmuat di Pelabuhan Lamaatau di tempat lain lalu di-distribusikan langsung kepasar-pasar kecil. Sedikit-sedikit saja. Di antaranyamenggunakan mobil kecilatau juga motor beroda tiga.Biasanya magrib atau su-buh mereka beraksi, ujar

    MARTAPURA, BPOST - Ma-tahari mulai meninggi. Jarumjam menunjuk pukul 09.20Wita. Tetapi, murid-murid filialSDN Pulau Nyiur 2, Karang-intan, Banjar, masih berada diluar kelas. Mereka bermain dihalaman sekolah dan perke-bunan karet. Proses belajarmengajar belum dimulai.

    Tidak seperti murid di se-kolah lain, banyak di antaramereka yang mengenakanseragam lusuh. Bahkan seba-gian bersandal jepit. Ketidak-laziman itu melengkapi kon-disi bangunan sekolah merekayang memprihatinkan.

    Betapa tidak, sebagaimanadiwartakan koran ini, kema-rin, bangunan milik PonpesNoor Hidayah yang dipinjamuntuk aktivitas belajar meng-ajar itu tidak memiliki kursidan meja yang representatif.

    Murid-murid di sana ter-paksa belajar secara lesehandengan alas karpet plastikcompang-camping dan kar-dus bekas. Tidak sedikit pulayang langsung duduk di lantaisemen. Kondisi bangunan puntidaklah layak dijadikan se-kolah.

    Aktivitas persekolahanbukan berdasar jam belajaryang sudah ditentukan. Tetapitergantung kedatangan guru.Begitu tiba di sekolah, paraguru itu juga tidak langsungmengajar. Mereka beristirahatsejenak untuk menghilang-kan penat.

    Maklum saja, perjalananyang harus mereka tempuhcukup panjang, sekitar 20 kilo-meter dari pusat Kecamatan

    Truk Menunggu DekatJembatan Barito Anak-Istri Makan Apa?

    TerpaksaMenorehSebelumMengajar

    ANGGOTA Komisi IV(membidangi pendidikan)DPRD Banjar, H Jamharigeram. Dia mengakujengkel saat membacaBPost yang me-ngungkap kondisimengenaskan yangdialami murid danguru filial SDN PulauNyiur 2 Karang-intan.

    Dia mengaku sudahbeberapa kali mengi-ngatkan Dinas Pendidikan(Disdik) Banjar jugamemperhatikan sekolah-sekolah di kawasan per-desaan, tidak hanya di

    seorang pedagang yang takmau disebutkan namanya.

    Sebenarnya jika polisimau memberantas perda-gangan bawang ilegal terse-but, menurutnya, sangatmudah. Sejumlah pedagangbesar bawang ilegal berjual-an di Pasar Harum Manis II.

    Koordinator Pedagang

    Jalur Bawang Merahdari Malaysia:

    Hal 22 kol 1-3

    Transaksi di perbatasandengan Kalbar

    Truk pengangkut menujuPangkalan Bun, terus keSampit, Palangka Rayahingga ke Banjarmasin

    Menggunakan jalurpenyelundupan rotan dariKalteng

    TETAP SEMANGAT - Meski belajardalam kondisi serbaterbatas, murid danguru filial SDN Pulau Nyiur 2 Karangintan,Banjar, tetap semangat melaksanakanproses belajar mengajar, Kamis (27/3).

    BANJARMASIN POST GROUP/APUNK

    Karangintan. Baru sekitarpukul 09.30 Wita, proses bela-jar mengajar dimulai di bilik-bilik kelas bersekat tripleks.

    Ada delapan guru di se-kolah itu. Semuanya bersta-tus honorer. Tiap hari merekaharus berjibaku melewati be-berapa desa yang kondisi ja-lannya tidaklah mulus. Penuhbebatuan. Perjalanan pun ha-rus dijalani selama sekitarsatu jam.

    Masih mending sekarangjalannya berbatu. Dulu lebihsusah lagi untuk bisa sampai kesekolah. Jalannya benar-benarlicin (karena berlumpur), ujarguru kelas V, Syahlani kepadakoran ini, Kamis (27/3).

    Delapan guru itu dihonor

    Galuh PunyaNanangYg penting harustetap semangatbelajarnya.

    mudahan jadi orang sukseskelaknya.amienn

    KitaGabung di Pages BPostOnline

    Komentar lain di hal 4

    MURID bawa kardus buatalas duduk

    Ini Sudah Pembiaranperkotaan. Jamhari menilaikarena kondisi mempri-hatinkan di sekolah itusudah berlangsung sekitarlima tahun, yang terjadi

    bukan lagi kurangperhatian, tetapipembiaran.

    Kasihan murid-muridnya. Merekamau bersekolah sajaharusnya sudah

    syukur. Makanya, janganhanya memperhatikansekolah-sekolah di per-kotaan, tegas dia, Kamis(27/3).

    Hal 22 kol 5-7 Hal 22 kol 4-7

    TENSI di Stadion RamonSanches Pizjuan, Kamis (27/3) mencapai titik didih ketikaReal Madrid mendapat ten-dangan bebas di luar kotakpenalti. Itu terjadi sekitar 22meter dari gawang, saat per-panjangan waktu.

    Saat itu papan skor me-nunjukkan menit 91, denganskor 2-1 untuk Sevilla. Itulahkesempatan terakhir Los Blan-cos menyamakan kedudukan.Siapa yang akan menjadi ek-sekutor di saat krusial ter-sebut? Ternyata Gareth Baleyang mengambil insiatif.

    Para pemain Sevilla mem-bentuk pagar hidup. Bale me-ngambil ancang-ancang. Seba-

    Madrid Mulai Frustrasi Kans Juarai Liga Spanyol Makin Berat

    nyak 38 ribu penonton di sta-dion menahan napas.

    Bola ditendang keras, tetapimelayang di atas mistar ga-wang. Bale tertunduk lesu.Ronaldo mencak-mencak danmengumpat dia.

    Peluit panjang pun ke-mudian berbunyi. Dan Ro-naldo terus menunjuk-kan emosi tinggi hing-ga ke kamar ganti.

    Ronaldo marahkarena kami mene-lan kekalahan, katapelatih Madrid, Car-lo Ancelotti.

    Ronaldo dan pe-

    Hal 22 kol 1-3AFP PHOTO / JORGE GUERRERO

    Gareth Bale

    KUALA LUMPUR, BPOST- Saat keluarga penumpangMalaysia Airlines dengannomor penerbangan MH-370 berduka lantaran nasib Hal 22 kol 1-3

    Ratu MalaysiaMalah Asyik Golf Satelit Foto 300 Objek yang Diduga MH370

    kerabatnya belum diketa-hui, ratu nagari itu asyikbermain golf.

    BANJARMASIN POST GROUP/AYA SUGIANTO

    SALAMI MAHASISWA - CEO Kompas Gramedia Agung Adiprasetyo (berkacamata) men

    yalami mahasiswa

    yang mengikuti bincang buku dan kuliah umum di Gedung Sultan Suriansyah,

    Banjarmasin, Kamis (27/3).

    DAILYMAIL.CO.UK

    PUKUL BOLA - Ratu Malaysia Hajah Haminah memukul bola golfdi Glenmarie Golf dan Country Club, Kuala Lumpur, Kamis (27/3).

    Roadshow dalam Bingkai 21

    2803/B01

  • 2 ribun Kota Banjarmasin PostJUMAT 28 MARET 2014

    MARABAHAN, BPOST -Dua PNS Pemkab Batola di-b