Banjarmasin Post Edisi Rabu 27 Oktober 2010

download Banjarmasin Post Edisi Rabu 27 Oktober 2010

of 28

  • date post

    14-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    368
  • download

    40

Embed Size (px)

description

Banjarmasin Post Edisi Rabu 27 Oktober 2010

Transcript of Banjarmasin Post Edisi Rabu 27 Oktober 2010

  • Banjarmasin Post27 OKTOBER 2010/

    19 ZULKAIDAH 1431 H

    RABU

    RP 3.000

    HALAMAN28DEMI KEADILAN, KEBENARAN DAN DEMOKRASI

    NO. 14081 TH XXXIX/ ISSN 0215-2987

    Anang Gayam

    SUBUH ZUHUR ASAR MAGRIB ISYA

    12:08 18:14 19:2404:44 15:22

    Komentar lain di hal 4

    Kita Hal 14 kol 4-7

    Hal 14 kol 1-3

    Hal 14 kol 4-7

    Ruly AsmaraniKASUS..kasus..dan kasus lagi.Rakyat pusing mikirin makan..pemimpin bingung tak adkekompakan. Kapan slesainya ???

    Dewi DhifaDEPONERING sudah terlambatkenapa tidak dari awal dilakukan.Menurut saya, lanjutkan sajakasusnya ke pengadilan tapijaksanya menuntut bebas.

    Badar Adar EdogawaKOK ga kompak seh, knalan ajadlu pak atau skalian tkeran no hp.Biar kompak gtuu.

    PENDAFTARAN CalonPegawai Negeri Sipil (CPNS)tahun ini mulai dibuka. Ri-buan kaum terpelajar pe-nyandang gelar sarjana kem-bali mengadu nasib.

    Semua kiranya sadar, bah-wa jumlah lowongan yangtersedia amatlah sedikit di-banding para pendaftar yang

    Kepedasan, RumahMakan Digugat

    SEPELE tetapi berbuntut panjang. Gara-garamenyajikan saus sambal, Restoran Steak n Shakedi Cleveland, Tennessee, Amerika Serikat, dituntutoleh Tim danMary KatherineGann. Suami-istri itu tidakterima anakmereka yangmasih bocahkepedasankarenamemakan saussambal itu.Bahkan, bocah itu sesak napas dan sakit.

    Mereka sengaja menaruh saus sambal kemeja kami. Padahal saus itu jarang disajikan.Akibatnya, anak kami memakannya hinggakepedasan dan sakit perut, kata Tim.

    Mereka menuntut kompensasi sebesar10.000 dolar AS atau sekitar Rp 90 juta. Selainitu, mereka menuntut ganti rugi sebesar 50.000dolar AS atau Rp 450 juta untuk penderitaan yangsudah dialami. (kps/ap)

    JAKARTA, BPOST - Pemeriksaan kasus du-gaan korupsi pengalihan lahan eks PabrikKertas Martapura (PKM) terus berlanjut. Saatini, Kejaksaan Agung(Kejagung) terus meme-riksa saksi, dengan ter-sangka Gubernur Kal-sel, Rudy Ariffin.

    Jika selama ini, pe-meriksaan dilakukan diJakarta, Kejagung da-lam waktu dekat mengi-rim tim penyidiknya keKalsel. Penyidik sudahmemanggil lima saksi,tetapi tidak datang. Me-reka beralasan biaya. Karena itu kami akan kirimpenyidik ke sana, ujar Kapuspenkum Ke-jagung, Babul Khoir Harahap, Selasa (26/10).

    Ditegaskannya, para saksi diperiksa terkaitdugaan keterlibatan Rudy. Ya, untuk gubernurKalsel masih pemeriksaan saksi. Mungkin adabeberapa saksi lagi yang akan dipanggil, kataBabul.

    Mengenai pencekalan, Babul kembali me-negaskan surat sudah dikirim ke Ditjen Imigrasi.Jaksa Agung Muda Intelijen (JAM Intel) KejagungEdwin Pamimpin Situmorang membenarkan haltersebut. SK cekal sudah saya tandatangani dandikirim ke Ditjen Imigrasi, tegasnya.

    Mujiburrahman

    Labirin PNSmembeludak. Tapi apa bolehbuat. Namanya juga untung-untungan.

    Kita semua tentu maklum,bahwa di negeri ini mencarikerja bukanlah hal yang mu-dah, termasuk bagi para sar-jana.

    Hal 14 kol 4-7

    Gabung di FB Banjarmasin Post

    SI PALUiiiii

    KETIDAKKOMPAKAN terjadi di Kejagung.Plt Jaksa Agung, Darmono dan JAM PidusAmari berbeda sikap dalam putusan kasus

    Bibit-Chandra.

    Wajar GubernurJarang Ngantor Kejagung Kirim Tim Penyidik

    Rudy Ariffin

    BANJARMASIN POST GROUP/AYA SUGIANTO

    MENDARAT DARURAT - Pesawat Trigana Air jurusan Pangkalambun-Semarang, yang mengangkut 116 penumpang mendarat darurat diBandara Syamsudin Noor, Banjarbaru, Selasa (26/10). Hal 14 kol 1-3

    BANJARBARU, BPOST -Cuaca cerah. Sebanyak 116calon penumpang dengansantai memasuki Boeing 737-200 milik Maskapai Penerbang-an Trigana Air.

    Selasa (26/10) sekitar pu-

    kul 10.20 WIB, pesawat me-ninggalkan Bandara Iskan-dar, Pangkalanbun, Kabu-paten Kotawaringin Barat,Kalteng

    PenumpangTrigana Gemetar Boeing Terbang dengan Satu Mesin

    Selain itu sedikitnya 502orang, sembilan di antaranyaturis asal Australia, dikabar-kan hilang.

    Data tersebut diungkap-kan Ketua DPRD KabupatenMentawai, Dendri Dori Sa-toko saat dihubungi pers,Selasa (26/10).

    Kami mendapat laporandari posko yang tersebar dibeberapa pulau, ujarnya.

    Hendri menyesalkan si-kap Badan Klimatologi, Me-teorologi dan Geofisika(BKMG) yang mencabut pe-ringatan potensi tsunami ha-nya dalam hitungan menit.

    Kami akan membahaspencabutan itu. Kami sangatmenyesalkan cepatnya pen-cabutan itu, tegasnya.

    Menanggapi hal tersebut,Kepala Sub Direktorat Infor-masi Gempa BMKG RachmatTriono menegaskan penca-butan sudah sesuai standaroperasional dan prosedur(SOP).

    Tsunami muncul 15 sam-pai 20 menit setelah terjadi-nya gempa. Oleh karena ti-

    YOGYAKARTA, BPOST - Wargasekitar Gunung Merapi berusahamenyelamatkan diri. Petugas punberupaya mengevakuasi wargasecepat mungkin.

    Kesibukan itu sontak terjadi saatGunung Merapi meletus, Selasa(26/10) pukul 17.50 WIB. Letusanitu diikuti semburan awan panas(sekitar 600 derajatcelcius) ke arahSamburejo danKinahrejo ataudesa Juru Kun-ci Gunung Me-rapi, Mbah

    Turis Bertahan di Atas Pohon Tsunami Mentawai Tewaskan 108 OrangPADANG, BPOST -Gempa 7,2 SkalaRichter (SR) di Ke-pulauan Mentawai,Sumbar, Senin (25/10) malam, menyisa-kan duka. Sedikitnya108 orang tewas dipuluhan desa disaputsunami setinggi duahingga tiga meter.

    MESKI terganggu oleh sinyal teleponyang putus-sambung, warga DesaSikakap, Pagai Utara, SupriLindra (30) mengungkap-kan detik-detik da-tangnya tsunami yangmenyapu desanya,Senin (25/10) malam,

    Untung saja, saatitu kami sudah beradadi perbukitan setelahterjadi gempa. Airsetinggi sekitar duameter menerjang desakami hingga hancurlebur. Hanya sekitar 15menit namun hancursemuanya, katanya,Selasa (26/10).

    Maridjan.Warga pun panik. Pengendara

    sepeda motor melaju sembari terusmembunyikan klakson. Semuaingin selamat.

    Mobil EvakuasiMalah Kabur

    AFP PHOTO / RUS AKBAR

    HINDARI TSUNAMI - Warga berusaha menghubungi keluarga mereka melalui telepon seluler setelah berhasil mencapai perbukitan di Padang, Sumatera Barat,Senin (26/10) malam. Mereka lari ke dataran tinggi setelah terjadi gempa guna menghindari tsunami.

    15 MenitHancur Semua

    Hal 14 kol 5-7

    Hal 14 kol 1-3

    Mbah MaridjanBertahan di Musala

    Halaman 14

    Jalan Ditutup- Banyak banar musibah, Lak-ai+ Makanya haragu banua, Nang-ai

    BPOST GROUP/APUNK

    NET

    SI Palui wayah musim razia, lalu kadamengaluarakan sapeda motornya tu. Inyakada wani mamakainya. Bininya kadadibariakannya jua mamakai, takutan kalukana rajia. Uyuh kaena baurusan.

    Bujur haja pang polisi tu ada banyak hajakakawanan si Palui macam Surawin um-

    pamanya, tapi inya kada mau kukuranglabih. Ngaran tugas, amun tadapat urangbabuat salah atawa malanggar paraturanwaktu inya batugas, kada pilih bulu lagi,musti digawinya.

    dak terjadi, ancaman tersebutdicabut. Tsunami terjadi lebihsatu jam sejak gempa, kata-nya.

    Terlepas dari pencabutanitu, jumlah korban tewas ma-sih bisa bertambah. Ini karenaair bah menyapu puluhandesa di empat kecamatanyakni Pagai Selatan, PagaiUtara, Sikakap dan Sipora.

    Data lain disampaikan Ya-yasan Citra Mandiri (YCM)yang memiliki jaringan dihampir semua dusun dandesa di Kepulauan Menta-wai. Menurut data mereka,jumlah sementara korbantewas sebanyak 31 orang.

    Ratusan rumah hancur

    disapu air, kata DirekturEksekutif Yayasan Citra Man-diri Roberta Sarokdok.

    Informasi yang diperolehdari Kepala PenanggulanganBencana Wilayah Pagai Sela-tan, Joskamatir, sebanyak 27jenazah ditemukan terdam-par di pinggir pantai, Selasa(26/10).

    Kabarnya, sembilan turissudah ditemukan dalamkondisi selamat, ujarnya.

    Sedangkan data yang di-miliki Pusat PengendalianOperasional Sumbar menun-jukkan korban tewas seba-nyak 23 orang.

    2710/B01

  • 2Banjarmasin Post Banjarmasin Bungas

    RABU 27 OKTOBER 2010

    Polisi Bagi-bagi Buku di Jalan

    Bedah Buku Pak Beye

    Tak Menyangka Karyanya Best SellerWISNU Nugroho memasti-

    kan hadir pada acara bedahbuku Pak Beye dan Istananyaserta Pak Beye dan Politiknya,Sabtu (30/10). Pengarang ke-dua buku itu akan berbagi pe-ngalaman pada acara yang di-gelar Kompas Gramedia dan

    Banjarmasin Post Group itu.Sudah saya susun jad-

    wal untuk datang ke Ban-jarmasin menghadiri aca-ra bedah buku, ujarnyasaat dihubungi BPost,Selasa (26/10).

    Di kedua buku ter-

    sebut, Inu --demikian wartawan ha-rian Kompas ini akrab disapa-- men-ceritakan pengalamannya selama limatahun meliput berita di Istana Kep-residenan era kepemimpinan PresidenSoesilo Bambang Yudhoyono.

    Inu akan membedah lebih dalam isidari dua buku karyanya pada acarayang diselenggarakan di Gedung HJDjok Mentaya (kantor BanjarmasinPost Group) di Jalan AS Musyafa,Banjarmasin.

    Menurut Inu, buku Pak Beye danIstananya serta Pak Beye dan Politiknyamerupakan catatan hariannya yangrajin dia tulis di blog Kompasiana.Kemudian, atas permintaan bloggerKompasiana maka kumpulan tulisanitu dibukukan.

    Saya tidak menyangka juga ter-nyata ketika dibukukan justru menjadibest seller. Niat saya menulis catatandan buku itu hanya untuk berbagi

    kegelisahan selama meliput di IstanaKepresidenan. Saya tidak ingin kege-lisahan saya rasakan sendiri, ujarnya.

    Dicontohkannya, cerita tentangseorang Pak Mayar yang dikunjungiPresiden Yudhoyono, ketika hendakmaju dalam pencalonan presiden. Inimampu mengangkat citra Yudhoyonosebagai pemimpin yang dekat denganrakyat. Tapi setelah duduk sebagaipresiden RI, ada pertanyaan apakahrakyat terus dibela atau tidak.

    Buku itu juga menceritakan siapasaja para tamu yang datang ke istana.Publik selama ini hanya menduga-duga bahwa si A, si B dekat denganistana. Setelah buku itu ditulis lanjutInu, seakan menjadi konfirmasi bahwabenar si A, si B dekat dengan istana.

    Semua tulisan dalam kedua bukuitu adalah hal-hal yang remeh temehkeseharian di istana yang tidak ter-cover dalam berita media massa,

    katanya.Pada acara bedah