Banjarmasin Post edisi cetak Rabu 7 September 2011

download Banjarmasin Post edisi cetak Rabu 7 September 2011

of 28

  • date post

    06-Mar-2016
  • Category

    Documents

  • view

    421
  • download

    30

Embed Size (px)

description

Banjarmasin Post edisi cetak Rabu 7 September 2011

Transcript of Banjarmasin Post edisi cetak Rabu 7 September 2011

  • DEMI KEADILAN, KEBENARAN DAN DEMOKRASI

    Banjarmasin Post7 SEPTEMBER 2011/

    8 SYAWAL 1432 H

    RABU

    HALAMAN NO. 14391 TH XXXX/ ISSN 0215-2987RP 3.00028

    SI PALUiiiii

    Hal 14 kol 1-3

    Anang Gayam

    12:22 18:2405:03 15:36 19:32

    - Bupati Tanbunya masih bapikir, Lak ai+ Amun bararusak jangan dipikirakan,

    Nang ai

    Hal 14 kol 4-7

    Komentar lain di halaman 12 Hal 14 kol 4-7

    Hal 14 kol 7 Hal 14 kol 4-7 Hal 14 kol 1-3

    MamburungApam

    Sekolah GladiatorARKEOLOG Austria menemukan bangun-

    an di dalam tanah, yang diyakini sebagai pusatpelatihan gladiator (petarung) Romawi. Ba-ngunan yang maih utuh dan sangat besar. Bekassekolah gladiator yang terletak di timur Wina(Ibu Kota Aus-tria), ditemu-kan berkatpenggunaanradar imagery.

    Sekolah itum e r u p a k a nbagian dariKota Romawiyang merupa-kan pos terdepan militer dan perdaganganyang cukup penting pada 17 abad silam.Meskipun penggalian belum dilakukan, gam-bar yang diambil dari radar menunjukan,kompleks sekolah yang memiliki 40 sel untukpegulat itu dikelilingi tembok tebal.

    Di luar tembok, hasil pemidaian radarmenunjukan lokasi yang dipercaya rkeologsebagai tempat pemakaman bagi pegulat yangtewas dalam pelatihan. (bbc)

    Kalapas PasangPengacak Sinyal

    Saya BukanPembunuh

    KAWAL Paluinang bangaran SiTulamak ini mi-mang lain darinang lain. Makan-nya gancang banar,

    Dia Bilang Panas, Lalu...

    Hari ini Pemilik Amdal Bermasalah Dikumpulkan

    Sudah jelas dantidak perlu

    diverifikasi lagi.Yang diminta itubukan verifikasi,tetapi eksekusi

    IBNU SINAAnggota DPRD Kalsel

    Dewan Minta Mardani Tegas

    Meskipun Gubernur Kal-sel Kalsel H Rudy Ariffin jugatelah mengirim surat agarsanksi dijatuhkan terhadapdelapan perusahaan dan Ko-misi Amdal, Bupati TanbuMardani M Maming belumbersikap tegas.

    Dia memilih akan melaku-kan verifikasi terhadap dela-pan perusahaan yang Amdal-nya bermasalah, bahkan me-minta keringanan sanksi agarKomisi Amdal Tambu tidakdibubarkan.

    Langkah Mardani diperta-

    nyakan anggota Komisi IIIDPRD Kalsel yang membi-dangi lingkungan, pertam-bangan dan infrastruktur,Ibnu Sina.

    BANJARMASIN, BPOST - Tidak kunjungditindaklanjutinya rekomendasi Kemente-rian Lingkungan Hidup (LH) tentang analisismengenai dampak lingkungan (Amdal)bodong alias bermasalah di Tanahbumbu(Tanbu), bergulir menjadi polemik.

    Bupati Bisa TerancamSTAF Khusus Menteri

    Lingkungan Hidup (LH),Gusti Nurpansyah saatdihubungi BPost mene-gaskan kementerian akan

    terus memantau langkahPemkab Tanbu menyele-saikan masalah tersebut.

    Hal 14 kol 1-3

    Novum AntasariNovum AntasariNovum AntasariNovum AntasariNovum Antasariz Tidak ada SMS ancaman dari

    dia, jaksa menyatakan SMS ituada

    z Nasruddin ditembak 3 kalisebelum meninggal, jaksamenyatakan 2 kali tembakan

    z Jenazah dimanipulasi sebelumdiautopsi

    Jejak KasusJejak KasusJejak KasusJejak KasusJejak Kasus

    z 14 Maret 2009: NasruddinZulkarnaen dibunuh usai maingolf

    z 1 Mei 2009: Kejagungmengumumkan cekal terhadapAntasari, KPK menonaktifkanAntasari

    z 4 Mei 2009: Antasaridiperiksa penyidik Polda MetroJaya,Kapolda mengumumkanstatus tersangka, Antasariditahan

    z 6 Mei 2009: Presidenmemberhentikan sementaraAntasari dari KPK

    z 3 Juli 2009: Berkas Antasaridilimpahkan ke Kejagung

    Keluarga NasruddinBela Antasari

    JAKARTA, BPOST - Perlawanan hukumterus dilakukan mantan KetuaKPK, Antasari Azhar. Selasa (6/9), sidang peninjauan kembaliterhadap kasusnya --pembu-nuhan terhadap Nasruddin Zul-karnaen-- digelar di PengadilanNegeri Jakarta Selatan. Secara tegas Antasari memban-

    tah telah menyuruh orang lainmenembak direktur PT RajawaliPutra Banjaran itu. Saya tidakmembunuh dan menyuruh mem-bunuh. Apakah tugas memberan-tas korupsi harus dibayar denganhukuman di penjara, tegasnya.

    Gempa Aceh Tewaskan 10 OrangSUBULUSSALAM, BPOST- Nasib nahas dialami CokAbang alias Dedi, warga KotaSubulussalam, Nangroe AcehDarussalam (NAD).

    Belum sempat mendapatpenanganan medis, bocahberumur sepuluh tahun itumengembuskan nafas ter-akhirnya.

    Saat dibawa ke sini kon-disi korban sudah sangat le-mah, dia hanya bilang panas-panas, setelah itu melemahdan meninggal. Jadi belummendapat pengobatan, kataseorang mantri keseharan,Hasbi, Selasa (6/9).

    Dedi dibawa ke rumahHasbi setelah tertimpa betonbangunan Akademi Kebi-danan (Akbid) Medica Bakti

    Persada yang berada persis disamping rumahnya.

    Bangunan runtuh saatgempa 6,7 skala richter (SR)

    mengguncang Aceh Singkil,Selasa dini hari.

    Antasari Azhar

    Hal 2Gabung di Pages BPost Online

    KASUS aktifnya facebookLihan membuat KalapasTeluk Dalam berencana

    memasang pengacak sinyal.

    SheMyChubbyMoodyLikeCoklaaddSETUJUUU...klw mshmnggunakan

    hp bz ajj para napiimnjalankan bisnis nyaa ex/sabu2... klw mwmnghubungii klwrga knpara napi msh bz pketelepon dLP...

    Kita

    SERAMBI/KHALIDIN

    TANGIS - Siti (30), warga Desa Subulussalam Utara, Subulussalam,NAD, menangisi anaknya, Dedi (10), yang tewas karena tertimpa re-runtuhan bangunan akibat gempa, Selasa (6/9).

    NET

    AP PHOTO

    TRIBUN BATAM/IMAN SURYANTO

    TRIBUNNEWS/DANY PERMANA

    STRIKER Timnas Indonesia, Bambang Pamungkas (kaus merah) ber-usaha menyundul bola ke gawang lawan, Selasa (6/9) malam.TRIBUNNEWS/WILLEM JONATASYAHRINI ikut antre membeli tiket di Gelora Bung Karno, Selasa (6/9).

    Yudhoyono Marah Lihat MerconTEPUK tangan langsung

    bergema di Stadion UtamaGelora Bung Karno, Senayan,Jakarta, Rabu (6/9). Tepuktangan itu bukan ditujukanke para pemain timnas Indo-nesia dan Bahrain yang ber-laga di lapangan.

    Tepuk tangan sedikitnya 80ribu penonton itu ditujukan

    kepada rombongan PresidenSusilo Bambang Yudhoyonoyang tiba di tribun Royale Boxselang lima menit setelah wa-sit meniup peluit tanda lagaGrup E Pra Piala Dunia 2014Zona Asia itu dimulai.

    Selain Yudhoyono, datangjuga Ibu Negara Ani Yudho-yono yang membawa sang

    cucu (putri anak pertama,Agus Harimurti), AlmiraTunggadewi. Juga ada putrabungsu Yudhoyono, EdhieBaskoro bersama tunangan-nya, Aliya Rajasa serta Men-pora Andi Mallarangeng danMensesneg Sudi Silalahi.

    Indonesia 0 2 BahrainVS

    0709/B01

  • 2Banjarmasin PostRABU 7 SEPTEMBER 2011

    Banjarmasin Bungas

    Harapkan Kebaikan Hati Rudy Kembali Minta Hibah Gedung Pemprov

    Anjar Langsung Rangkul Istri Dituntut 7 Tahun Jual Barang Bukti Sabu

    Pasang Pengacak Sinyal Hp Tak Ingin Kasus Lihan Terulang

    Pemasok Berhasil Kabur

    BANJARMASIN, BPOST - Masih adanyawarga binaan di Lembaga Pemasyarakatan(lapas) yang menggunakan handphone atauperangkat komunikasi lain, sebagaimanadugaan dilakukan Lihan, menjadi persoalandi sejumlah penjara.

    Razia pun berulangkalidigelar, namun masih sajaditemukan hp yang ditemu-kan di dalam penjara. KiniLapas Banjarmasin bermak-sud membuat terobosan de-ngan memasang alat penga-cak sinyal Hp. Harapannya,walaupun mereka bisa me-nyelundupkan masuk alatkomunikasi tersebut, namunwarga binaan tak bisa leluasamenggunakan Hp.

    Berkaca dari itu, untuk diLapas Teluk Dalam ini akunantinya dipasang alat pe-ngacak sinyal HP, atau yangdisebut dengan (jammer),ujar Kalapas Sugino, Selasa(6/9).

    Namun diakui, alat ter-sebut radiusnya cukup luas,sehingga masih dicari alter-natif, agar tak menggangulingkungan sekitar.

    Namun kami masih men-cari di Jakarta. Informasinyaada jammer yang radiusnyalokal sekitar 500 meteran. Inisupaya tidak menggagu war-ga sekitar lapas. Nah, kamimencari itu, sambung Su-gino.

    Mengenai pengawasan

    terhadap warga binaan yangmembawa Hp, Sugino me-ngaku masih adanya alat ko-munikasi yang lolos. Namun,tambah Sugino, petugas la-pas terus melakukan raziasebulan sebanyak empat kalidengan waktu yang diraha-siakan. Bulan Agustus saja,terjaring 36 HP. Kami teruslakukan razia, karena itu ba-rang yang dilarang di da-lam, tegas Sugino.

    Mengenai adanya HP didalam penjara, seorang man-tan narapidana, Taufik wargaKelayan, mengakuinya. Bah-kan ketika di dalam lapas diajuga sempat menggunakanHP milik temannya yang di-sembunyikan dari petugas.Waktu dulu bulan Februari,ada teman yang menawarkanpakai HP, aku coba saja,mumpung gak ada petugasyang tau, ujar Taufik.

    Tak ada Akses InternetAdapun pada pemerik-

    saan tim lapas Martapura danKanwil Hukum dan HAMKalsel, terkait aktifnya akunfacebook Lihan Cindai Alus,Lihan tetap mengaku tidaktahu aktifnya akun tersebut.

    Selain mengaku dibobol,alasan kuat lainnya yang di-lontarkan Lihan kepada pe-tugas yakni tidak ada saranauntuk akses internet.

    Lihan memang diperban-tukan untuk bekerja di lapas.Sewaktu-waktu diminta ban-tuan mengerjakan laporan diruang administrasi. Itupuntidak ada internetnya, ujarKepala Satuan KeamananLapas, A Herriansyah.

    Bahkan ruang kerja KepalaLapas Klas II Anak Marta-pura Agus Wiryawan puntidak ada fasilitas internet.

    Di lapas ini yang memi-liki internet, hanya kom-puter di ruang bendaharadan registrasi saja untukmengirim data dan lapo-ran, katanya.

    Pascakejadian ini, penga-manan di lapas juga diper-ketat. Razia per minggu danrazia insidentil pada malamhari akan kami tingkatkan ,janjinya. (kur/qq)

    Mengaku Stres dan PusingLIMA petugas yang tergabung dalam

    tim pemeriksa kasus facebook Lihan Cin-dai Alus menggiring Lihan masuk ruangadministrasi Keamanan dan ketertibansel tahanan Lapas kelas IIA anak, Mar-tapura. Pemeriksaan dilakukan secaratertutup.

    Kurang lebih satu jam mantan pengusahaIntan Asal Cindai Alus Martapura ini dihujaniberbagai pertanyaan oleh petugas seputarakun facebook itu.

    Lihan mengakui sejak bermasalah de-ngan hukum, akun facebook miliknya sudah

    tidak aktif. Saya tidak tahu menahu me-ngenai facebook itu. Kini dimanfaatkan olehorang yang tidak bertanggung jawab dantidak tahu siapa