Bali Clean and Green Peta Jalan

download Bali Clean and Green Peta Jalan

of 21

  • date post

    18-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    221
  • download

    1

Embed Size (px)

description

PDF file Bali Clean & Green Province . Bahasa Indonesian.

Transcript of Bali Clean and Green Peta Jalan

  • PETA JALAN ( ROAD MAP ) MENUJU BALI GREEN PROVINCE KATA PENGANTAR Om Swastiastu Sebagai tindak lanjut dari komitment Pemerintah Republik Indonesia untuk menurunkan emisi karbon sebesar 26 % sampai dengan tahun 2020, Pemerintah Provinsi Bali bersama dengan Pemerintah Kabupaten/kota se Bali, swasta, LSM, Desa Pekraman, sekolah, Perguruan Tinggi dan seluruh komponen masyarakat Bali telah mencanangkan program menuju Bali Green Province. Program ini bertujuan menciptakan lingkungan hidup Daerah Bali yang bersih, sehat, nyaman, lestari dan indah sesuai dengan nilai nilai filosofi Tri Hita Karana . Dalam buku saku ini disajikan latar belakang, tujuan, kebijakan dan strategi menuju Bali Green Province sekaligus dilampirkan peta jalan (road map) menuju Bali Green Province. Melalui buku saku ini diharapkan adanya kesamaan persepsi, gerak dan langkah secara terpadu, sinergis dan berkelanjutan dari semua komponen masyarakat, sehingga tujuan dan sasaran Bali Green Province dapat tercapai secara efektif dan berkelanjutan Disadari buku saku ini masih sangat terbatas baik dalam isi maupun teknis penyajiannya, oleh karena itu masukan dan saran dari berbagai pihak sangat diharapkan untuk penyempurnaannya.Akhirnya kepada semua pihak yang telah membantu/memfasilitasi penyusunan buku saku ini diucapkan terimakasih. Semoga buku saku ini memberikan manfaat kepada kita semua Om Shanti, Shanti, Shanti, Om Denpasar, Feb 2011 Badan Lingkungan Hidup Provinsi Bali A.A.Gede Alit Sastrawan -------- SAMBUTAN GUBERNUR BALI Om Swastiastu Komplesitas permasalahan lingkungan secara kuantitatif maupun kualitatif mengalami eskalasi yang signifikan, salah satu permasalahan lingkungan yang secara global kini menjadi kepedulian banyak pihak adalah terjadinya pemanasana global akibat adanya peningkatan konsentrasu gas rumah kaca ( GRK) Bali Road Map 2007 yang merupakan hasil deklarasi UNFCCC mengingatkan kepada kita bahwa bumi sudah tidak mampu lagi mengabsorpsi beban pencemaran yang di

  • hasilkan dari aktifitas manusia, oleh karena itu upaya adaptasi dan mitigasi perubahan iklim menjadi suatu kewajiban kita semua Sebagai tindak lanjut komitment Pemerintah menurunkan emisi karbon sebesar 26 %, Pemerintah Provinisi Bali telah mencanangkan Program Bali Green Province, yang tujuan utamanya adalah menciptakan Bali yang bersih, sehat, nyaman, lestari dan Indah . Saya Optimis Bali Green Province dapat terwujud bilamana semua pihak bersungguh sungguh dan konsisten, peduli dan berbuat nyata guna perbaikan lingkungan hidup daerah Bali. Semoga Ida Sang Hyang Widhi Wasa/Tuhan Yang Maha Esa senantiasa memberikan tuntunan dan Perlindungan Nya kepada kita semua. Om Shanti, Shanti, Shanti, Om Denpasar, Pebruari 2011 Gubernur Bali Made Mangku Pastika ------- DAFTAR ISI KATA PENGANTAR SAMBUTAN GUBERNUR BALI DAFTAR ISI I. PENDAHULUAN a. Latar Belakang b. tujuan . II. VISI & MISI a. Visi b. Misi III. Kebijakan dan strategi a. Kebijakan b. Strategi c. Sasaran IV. Program / kegiatan Green Culture Green Economy Clean & Green V. indicator Kerja a. Jangka Pendek ( 2010-2013 ) b. Jangka Menengah ( 2014-2018) c. Jangka Panjang ( 2018-2028 ) VI. Pembiayan VII. Monitoring dan evaluasi VIII. Penutup

  • Lampiran --------- I. PENDAHULUAN

    1. Latar belakang Pronvinsi Bali memiliki luas wilayah +/- 5.636.66 km2 atau 0.29% dari luas daratan Indonesia dengan jumlah penduduk 3.891.428 jiwa(2010). Dalam periode 10 tahun terakhir(2000-2010) pertumbuhan penduduk provinsi Bali mmencapai 2.15% per tahun Dalam kurun 2 tahun terakhir pertumbuhan ekonomi Bali telah mengalami peningkatan masing masing 5.33 % (2009 ) dan 5.64 % (2010). Sementara itu angka kemiskinan di Bali mengalami penurunan masing masing 5.13 % (2009 ) dan 4.88 % ( sampai dengan Maret 2010 ). Pertumbuhan penduduk dan pembangunan ekonomi telah menimbulkan berbagai isu lingkungan, antara lain : Hal 1

    1. Masih lemahnya kesadaran masyarakat dalam perlindungan dan pengelolaan lingkungan hidup

    2. Pelanggaran pemanfaatan ruang 3. Masih lemahnya system pengelolaan sampah 4. Kemacetan lalu lintas 5. Pencemaran sumber daya air 6. Menurunnya daerah resapan air 7. Makin luasnya daerah rawan bencana 8. Meningkatnya kerusakan sumber daya pesisir dan laut 9. Menurunnya keanekaragaman hayati 10. Terbatasnya data dan informasi lingkungan hidup 11. Belum optimalnya upaya adaptasi dan mitigasi dampak perubahan iklim 12. Belum optimalnya pengawasan dan penegakan hukum lingkungan 13. Makin terbatasnya sumber daya manusai bidang lingkungan hidup

    Dalam rangka mewujudkan bali yang maju, aman, damai dan sejatera ( Bali mandara) dan sesuai dengan RPJMD Provinsi Bali tahun 2008-2013, prioritas pembangunan Daerah Bali, meliputi :

    1. Peningkatan penanggulangan kemiskinan dan pengangguran 2. Peningkatan akses serta kualitas pendidikan dan kesehatan

  • 3. Peningkatan pembangunan pertanian , industri kecil dan pariwisata serta pengembangan dunia usaha

    4. Pelestarian dan pengembangan budaya daerah 5. Peningkatan pembangunan infrastruktur pengelolaan lingkungan hidup dan

    penataan ruang 6. Peningkatan kinerja aparatur dalam pelayanan publik 7. Peningkatan ketentraman dan ketertiban masyarakat

    Guna mewujudkan prioritas pembanguan tersebut di atas, maka telah dicanangkan program Bali green province pada tanggal 22 feb 2010 bertepatan dengan pembukaan Konferensi PBB tentang Pengelolaan Lingkungan Hidup ( United Nation Environmental Programme / UNEP) ke 11 di Nusa Dua

    1. Tujuan Bali Green province adalah komitmen Pemerintah province Bali bersama Pemerintah kabupaten/Kota se- Bali, swasta, LSM, Perguruan Tinggi, sekolah, Desa Pekraman dan seluruh komponen masyarajat, dengan segala daya dan upaya untuk mewujudkan pembangunan Daerah Bali yang berkelanjutan ( bersih, sehat, nyaman, indah, dan lestari ) bagi generasi kini dan akan dating menuju tercapainya Bali yang maju , aman, damai dan sejahtera ( Bali mandara ) II. VISI & MISI A.Visi Tercipatanya pembangunan Daerah Bali yang berkelanjutan ( bersih, sehat, nyaman, lestari, dan indah ) sesuai dengan nilai nilai Tri Hita Karana

    1. MISI 2. Membangun masyarakat yang berbudaya bersih dan cinta lingkungan hidup (

    Green Culture ) 3. Mengembangkan perekonomian yang sesuai dengan daya dukung dan daya

    tampung ligkungan hidup Daerah Bali ( Green economy ) 4. Mewujudkan Daerah Bali yang bersih , sehat, nyaman, lestari dan indah (

    Clean dan Green ) III. KEBIJAKAN DAN STRATEGI A, Kebijakan

  • Dalam mewujudkan Bali Green Province di kembangkan 3 ( tiga ) kebijakan dasar yang meliputi :

    1. Meningkatkan kesadaran masyarakat dalam pembangunan Lingkungan hidup Daerah Bali

    2. Mengembangkan kerjasama dan kemitraan dalam pengelolaan sumber daya alam dan lingkungan hidup

    3. Meningkatkan partisipasi masyarakat dalam mengatasai berbagai permasalahan lingkungan hidup Daerah Bali

    B. Strategi 1. Green Culture : Melestarikan dan mengembangkan nilai-nilai budaya (keariafn lokal) yang berwawasan lingkungan hidup, termasuk berbagai aktivitas keagamaan baik yang berskala kecil, menengah maupun besar. 2. Green Economy : Mewujudkan perekonomian Daerah Bali yang mampu meningkatkan kesejahteraan masyarakat dan mengentaskan kemiskinan, serta mengembangkan investasi yang ramah lingkungan. 3. Clean & Green : Mengintegrasikan dan mensinergikan program pembangunan lingkungan hidup kedalam seluruh sektor pembangunan (pemerintah), swasta dan masyarakat. Ketiga strategi tersebut saling mempengaruhi dan tidak terpisahkan satu dengan yang lain, dan secara skematis dapat digambarkan seperti di bawah ini : Guna mewujudkan Bali Green Province, faktor budaya (prilaku) masyarakat menjadi komponen penting yang perlu mendapat perhatian semua pihak, baik masyarakat, dunia usaha, maupun pemerintah. Hal ini juga berarti bahwa setiap komponen masyarakat wajib mempunyai kesadaran, komitmen, beperan serta secara aktif dan berkelanjutan. C. Sasaran Green Culuture : - Mengembangkan kurikulum pendidikan yang berbasis lingkungan hidup. - Mengembangkan sekolah/Perguruan Tinggi yang peduli lingkungan. - Mendorong pengembangan teknologi sederhana ramah lingkungan. - Mendorong lembaga tradisional (Desa Pekraman, Subak, Subak Abian dan Sekea Truna) dalam mengatasi permasalahan lingkungan hidup. - Mendorong setiap rumah tangga mengelola sampah dengan system 3-R (reduce, reuse dan recycle). - Mewujudkan kawasan suci yang asri. - Mengembangkan dan melestasikan berbagai jenis tanaman langka /Upacara. - Mengembangkan percontohan pengelolaan lingkungan melalui Desa Sadar Lingkungan Hidup (DSL). - Menggali kearipan local dalam pelestarian lingkungan hidup. - Meningkatkan kampanye pengelolaan lingkungan hidup melalu berbagi media. - Memberikan insentif/reward bagi masyarakat peduli lingkungan. - Mamantapkan kelembagaan lingkungan hidup di Kabupaten/Kota. - Mengembangkan system manajemen informasi lingkungan hidup. Green Economy : - Mendorong setiap usaha dan/atau kegiatan untuk melaksanakan 3 R dan

  • composting dalam pengelolaan sampah. - Pengelolaan usaha dan/atau kegiatan yang sesuai baku mutu lingkungan. - Meningkatakan partisipasi swasta (Cor