Bahan Kuliah Bsc Color

download Bahan Kuliah Bsc Color

of 38

  • date post

    01-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    37
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Bahan Kuliah Bsc Color

  • Balanced Scorecard

    Oleh :

    Ramlan Ruvendi

    Pengukuran kinerja dan Kerangka Penyusunan Rencana Strategik

    Pre Test : Apakah saudara sudah mengenal atau pernah mendengar

    tentang Balanced Scorecard ? Apa yang saudara ketahui tentang BSC dan pengukuran

    kinerja perusahaan ? Apa yang saudara fahami tentang misi, visi dan strategi ? Seberapa pentingkah strategi dalam perusahaan ? Apa beda perusahaan yang menerapkan strategi dengan

    yang tidak ?

  • TUJUAN PEMBELAJARAN

    Seluruh mahasiswa yang mengikutiperkuliahan (Balanced Scorecard) akan memahami dan mampumelakukan :

    1. Penilaian kinerja organisasi atas dasarukuran Balanced Scorecard.

    2. Membuat Strategic Plan berbasisBalanced Scorecard.

    Rencana PengajaranKegiatan Evaluasi

    # 1: Kuliah tatap muka (7- 8 pertemuan) Pre test, post test, UTS, UAS

    # 2 : Tugas terstruktur Penilaian kinerja organisasi

    # 3 : Penyusunan Strategic Plan berbasisBalanced Scorecard

    Presentasi kelompok

  • ReferensiUtama :

    Mulyadi. Sistem Manajemen Strategik Berbasis Balanced Scorecard. UPP AMPYKPN : Yogyakarta, 2005.

    Sony Yuwono et.al. Petunjuk Praktis Penyusunan Balanced Scorecard. PT. Gramedia Pustaka Umum : Jakarta. 2007.

    Creelman, James; Naresh Makhijani. Succeeding with The Balanced Scorecard. John Wiley & Son (Asia) Pte Ltd, Singapore. 2005

    Anjuran :

    Amin Wijaya Tunggal. Pengukuran Kinerja dengan Balanced Scorecard. Harvarindo : Jakarta, 2001.

    Bahan kuliah dapat diunduh di : http://ramlan.wordpress.com

    Setiap tugas agar dikirim ke alamatemail sbb :

    ramlan@stiebinaniaga.ac.id

    atau ruvendi@yahoo.com

    Catatan !!!

  • The Origin of Balanced Scorecard

    Pada tahun 1990 David Norton, CEO dari Nolan Norton Institute, dan Robert Kaplan dari Harvard melakukan sebuah studiberujudul Measuring Performance in the Organization of the Future.

    Tahun 1992 terbit artikel The Balanced Scorecard-Measures That Drive Performance, oleh Kaplan and Norton yang diterbitkan oleh HBR.

    Dalam tahun 1993 artikel kedua Putting the Balanced Scorecard to Work, diterbitkan oleh HBR.

    Pada 1996 artikel ketiga Using the Balanced Scorecard as a Strategic Management System,telah dipublikasikan oleh penulisyang sama di HBR. Buku I diterbitkan dengan judul The Balanced Scorecard Translating strategy into act.ion

    2001 terbit buku 2 berjudul Strategy Focused Organization. 2004 terbit buku 3 berjudul Strategy Maps 2006 terbit buku 4 berjudul Alignment : Using the balanced

    scorecard to create the corporate synergies.Perkembangan BSC

    Setelah 17 tahun berlalu, BSC telah bergeser dari sistempengukuran ke sistem manajemen strategik dan kemudianmenjadi sistem komunikasi serta sistem eksekusi strategi.

    BSC telah menjadi salah satu dari 75 pemikiran yang sangatberpengaruh pada abad ke 20 yang diterbitkan oleh HBR.

    Perkembangan Balanced Scorecard

    Perumusan Strategi

    Perencanaan Strategi

    Penyusunan Program

    Penyusunan Anggaran

    Pengimplemen-tasian

    Pemantauan dan Evaluasi

    Awal 1990-1992 BSC diterapkan untuk mengukur kinerja eksekutif secara komprehensip

    Selanjutnya (1993-sekarang) BSC digunakan untuk menghasilkan rencana strategik yang komprehensip dan koheren

    Sumber : Mulyadi 2005

    Balanced Scorecard ?Balanced (berimbang) dan scorecard (kartu skor).Berimbang (balanced) : kinerja yang diukur berimbang dari 2 sisi [sisi keuangan dan non keuangan, jangka pendek dan jangka panjang, bagian internal dan eksternal]

    Kartu Skor (scorecard) adalah suatu kartu yang digunakan untuk mencatat skor hasil kinerja baik untuk kondisi sekarang ataupun untuk perencanaan di masa yang akan datang.

    Menurut Kaplan dan Norton (1996), balanced scorecard a set of measures that gives top managers a fast but comprehensive view of the business includes financial measures that tell the results of actions already taken complements the financial measures with the operational measures on customers satisfaction, internal process, and the organizations innovation and improvement activities-operational measures that are the drivers of the future financal performance.

    Anthony, Banker, Kaplan, dan Young (1997), mendefinisikan balanced scorecard sebagai: a measurement and management system that views a business units performance from four perspectives: financial, customers, internal business process, and learning and growth.

    Dengan demikian, balanced scorecard merupakan suatu sistem manajemen, pengukuran dan pengendalian yang secara cepat, tepat dan komprehensif mengarahkan performancebisnis.

  • Productive and cost effective

    processes

    Long-term Shareholder Value

    Human capital, Information capital, dan organization

    capital

    Customer capital

    Process centric

    People centric

    External FocuseInternal Focuse

    Process Perspective Financial Perspective

    Learning & Growt Perspective

    Customer Perspective

    Keseimbangan Sasaran Strategik Back to

    Balanced ScorecardBSC merupakan pengukuran sistematis pertama yang merancangsistem pengukuran kinerja, menerjemahkan visi dan strategiorganisasi ke dalam sasaran yang jelas, pengukuran, target daninisiatif program.

    Pengukuran dalam BSC menunjukkan keseimbangan antara 4 perspektif :

    1. financial perspective,

    2. customer perspective,

    3. internal process perspective,

    4. learning and growth perspective.

  • Pola Balanced Scorecard

    Balanced Scorecard memberikan kerangka kerja untuk menerjemahkan strategi ke dalam konteks operasional

    Seorang sopir yang dilengkapi data dan informasi yang real time, akurat dan relevan akan memudahkan sampai ditujuan....

  • Para manajer perusahaan (Amerika) sering terperangkap pada gap utama perusahaan : antara pengembangan dan formulasi

    strategi dengan proses implementasinya, antara konsep dengan realisasinya. (Kaplan dan Norton)

    Pengembangan dan Perumusan

    Strategi

    Implementasi Strategi

    BSC

  • 4 Hambatan Mengimplementasikan Strategi

    BUDGET

    Hambatan Visi

    Hambatan Pembelajaran

    Hambatan Operasi

    Hambatan SDM

    Visi dan strategi tidak actionable

    Strategi tidak terhubung ke alokasi sumber daya perusahaan

    Strategi tidak terhubung dengan tim departemen dan individu

    Umpan balik bersifat taktis tidak strategis

    Hambatan Visi

    Hambatan Pembelajaran

    Hambatan Operasi

    Hambatan SDM

    Hanya 5% pegawai yang memahami

    strategi

    85% dari tim eksekutif menghabiskan waktu

    < 1 jam untuk membahas strategi

    tiap bulan

    60% perusahaan tidak

    menghubungkan anggarannya ke

    strategi

    9 dari 10 perusahaan gagal

    mengeksekusi strategi

    Hanya 25% manajer yang memiliki insentif

    yang terhubung ke strategi

    Kegagalan Eksekusi Strategi

  • Klarifikasi & terjemahan

    visi & strategi

    Umpan balik strategik &

    pembelajaran

    Perencanaan Bisnis &

    Penentuan target

    Komunikasi & keterhubungan

    Strategi sebagai referensi utama bagi keseluruhan proses manajemen Visi bersama sebagai fondasi bagi pembelajaran strategik

    Stretch targets dibuat & diterima Inisiatif strategik diidentifikasi dengan jelas Investasi ditetapkan berdasarkan strategi Anggaran tahunan dihubungkan dengan rencana jangka panjang

    Penyelarasan tujuan dari manajemen puncak sampai staf paling rendah

    Pendidikan dan komunikasi yang terbuka tentang strategi adalah basis untuk pemberdayaan organisasi

    Sistem kompensasi terhubung dengan strategi

    Sistem umpan balik digunakan untuk menguji hipotesis strategi yang digunakan

    Adanya tim problem solving

    Pengembangan strategi adalah proses yang berkelanjutan

    BUDGET

    Solusi untuk implementasi strategi (Mengintegrasikan BSC denganSistem Manajemen Strategik)

    Pre Test Sebutkan 4 perspektif BSC ! Sebutkan 4 hambatan eksekusi strategi ! Balanced = seimbang apa maksudnya ? BSC merupakan sistem pengukuran kinerja dan

    sistem manajemen strategik apa maksudnya ?

  • Keterhubungan BSC dengan Strategi1. Cause and effect relationship2. Performance Drivers (Lagging indicator and

    leading indicator)3. Linkage to Financial

    Financial

    Customer

    Internal/ Business Process

    Learning & Growth

    ROCE/ROI

    EmployeeSkills

    ProcessQuality

    ProcessCycle Time

    On-timeDelivery

    CustomerLoyalty

    Balance Scorecard Cause-and-Effect Relationship

  • Lag Indicator & Lead Indicator

    Penghasilan / pekerjaKepuasan pekerja

    Kesesuaian tujuan personal (%)Penyesuaian tujuan personalP3 -

    Rasio ketersediaan informasistrategis

    Menyediakan informasi strategisP2 -Rasio strategik job coverageMengembangkan ketrampilan strategisP1 -

    Pembelajaran dan PertumbuhanPermintaan waktu penyelesaianPelayanan ResponsipI6 -Tingkat kesalahan pelayananMinimalkan problem operasionalI5 -

    Perubahan bauran saluran distribusiPindahkan pelanggan ke saluran distribusi yang cost effectiveness

    I4 -Waktu bersama konsumenRasio Lintas jualLintas jual produkI3 -

    Sisklus pengemb. produkPenghasilan produk baruMenciptakan produk inovatifI2 -Memahami pelanggan kitaI1 -Internal

    Survey kepuasanRetensi PelangganMeningkatkan kepuasan purna jualP2 -

    Kedalaman hubunganPangsa segmenMeningkatkan kepuasan pelanggan atas produk danpekerja kita

    P1 -Pelanggan

    Pertumbuhan biaya jasa depositoMengurangi struktur biayaF3 -Bauran PendapatanPertumb. PendapatanMemperluas Bauran PendapatanF2 -

    ROI / ROCEPeningkatan PengembalianF1 -Financial

    Lead IndicatorLag IndicatorTujuan St