BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. . Chapter 4.pdf¢  Hb 85,2 mg/dl Hb 170,4 mg/dl Hb 213,1...

download BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. . Chapter 4.pdf¢  Hb 85,2 mg/dl Hb 170,4 mg/dl Hb 213,1 mg/dl Hb 340,9

of 13

  • date post

    06-Nov-2020
  • Category

    Documents

  • view

    2
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN A. . Chapter 4.pdf¢  Hb 85,2 mg/dl Hb 170,4 mg/dl Hb 213,1...

  • 46

    BAB IV

    HASIL DAN PEMBAHASAN

    A. Hasil

    Penelitian yang berjudul “Pengaruh Kadar Hemoglobin Dalam Serum

    Terhadap Hasil Pemeriksaan Aktivitas Enzim Aspartat Aminotransferase

    (AST)” ini telah dilaksanakan pada 2-5 Januari 2019 di Laboratorium

    Patologi Klinik Balai Laboratorium Kesehatan Yogyakarta.

    Sampel yang diperoleh berasal dari mahasiswa semester V dan semester

    VII di Jurusan Analis Kesehatan Politeknik Kesehatan Kementerian

    Kesehatan Yogyakarta yang dipilih secara acak. Sebelum dilakukan

    pengambilan sampel, peneliti melakukan sosialisasi mengenai penelitian yang

    akan dilakukan dengan memberikan naskah PSP (Penjelasan Sebelum

    Persetujuan) dan meminta persetujuan dari responden untuk ikut

    berpartisipasi dalam penelitian dengan mengisi lembar persetujuan (informed

    consent).

    Sampel yang digunakan berupa serum normal, tidak hemolisis, tidak

    lipemik dan tidak ikterik. Sampel berasal dari 7 orang yang berbeda dan

    diambil secara acak dimana selanjutnya setiap sampel dibuat homogen

    dengan cara pembuatan pooled serum sehingga faktor luar tidak dapat

    mempengaruhi hasil penelitian. Sampel yang sudah dibuat homogen dibagi

    menjadi 6 kelompok untuk diberi perlakuan berupa penambahan hemolisat

    ringan yang memiliki kadar hemoglobin 840 mg/dl. Setiap kelompok

    perlakuan dibuat volume sebanyak 3500 µl campuran yang masing-masing

  • 47

    ditambah hemolisat ringan sebanyak 0 µl, 335 µl, 665 µl, 1000 µl, 1335 µl,

    dan 1665 µl kemudian dibagi dalam 7 cup dengan volume 500 µl untuk

    dilakukan pemeriksaan, sehingga diperoleh data sebanyak 42 data. Data

    tersebut kemudian dilakukan analisis secara deskriptif dan statistik.

    1. Hasil Analisa Deskriptif

    Data hasil pemeriksaan aktivitas enzim Aspartat aminotransferase

    berdasarkan variasi kadar hemoglobin dalam serum disajikan pada Tabel

    4.

    Tabel 4. Data Hasil Pemeriksaan Aktivitas Enzim Aspartat

    aminotransferase (AST) berdasarkan Variasi Kadar Hemoglobin dalam

    Serum

    No

    Sampel

    Aktivitas Enzim AST (u/L)

    0 mg/dl

    Hb

    85,2 mg/dl

    Hb

    170,4

    mg/dl Hb

    213,1

    mg/dl Hb

    340,9

    mg/dl Hb

    426,1

    mg/dl Hb

    1 17 18 20 23 23 25

    2 17 19 20 22 24 25

    3 16 18 20 22 23 25

    4 17 19 19 22 24 25

    5 17 18 20 21 24 25

    6 17 18 20 21 24 25

    7 17 18 21 21 24 25

    Jumlah 118 128 140 152 165 175

    Rerata 16,85 18,28 20 21,71 23,57 25

    Sumber : Data Primer Terolah, 2019.

    Berdasarkan tabel 4, dapat diketahui bahwa terdapat perbedaan

    rerata hasil pemeriksaan aktivitas enzim Aspartat aminotransferase pada

    masing-masing kelompok perlakuan. Rerata hasil pemeriksaan aktivitas

    enzim Aspartat aminotransferase untuk serum yang tidak mengandung

    hemoglobin (0 mg/dl Hb) sebesar 16,85 u/L. Rerata hasil pemeriksaan

    aktivitas enzim Aspartat aminotransferase untuk serum dengan kadar

    hemoglobin 85,2 mg/dl sebesar 18,28 u/L. Rerata hasil pemeriksaan

  • 48

    aktivitas enzim Aspartat aminotransferase untuk serum dengan kadar

    hemoglobin 170,4 mg/dl sebesar 20 u/L. Rerata hasil pemeriksaan

    aktivitas enzim Aspartat aminotransferase untuk serum dengan kadar

    hemoglobin 213,1 mg/dl sebesar 21,71 u/L. Rerata hasil pemeriksaan

    aktivitas enzim Aspartat aminotransferase untuk serum dengan kadar

    hemoglobin 340,9 mg/dl sebesar 23,57 u/L. Rerata hasil pemeriksaan

    aktivitas enzim Aspartat aminotransferase untuk serum dengan kadar

    hemoglobin 426,1 mg/dl yaitu sebesar 25 u/L. Nilai rerata hasil

    pemeriksaan aktivitas enzim Aspartat aminotransferase dari masing-

    masing kelompok tersebut mengalami peningkatan seiring dengan

    meningkatnya kadar hemoglobin dalam serum. Gambaran hasil

    pemeriksaan aktivitas enzim Aspartat aminotransferase dari setiap

    kelompok perlakuan dapat dilihat pada gambar 9.

    Gambar 9. Gambaran Hasil Pemeriksaan enzim Aspartat aminotransferase

    dengan Berbagai Variasi Kadar Hemoglobin yang Meningkat secara serial

  • 49

    Gambar 9 menunjukkan bahwa semakin tinngi kadar hemoglobin

    dalam serum, hasil pemeriksaan aktivitas enzim Aspartat aminotransferase

    semakin meningkat. Besarnya selisih hasil pemeriksaan aktivitas enzim

    Aspartat aminotransferase berdasarkan kadar hemoglobin ditunjukkan

    pada tabel 5.

    Tabel 5. Selisih Hasil Pemeriksaan Aktivitas Enzim Aspartat

    aminotransferase berdasarkan Kadar Hemoglobin dalam Serum

    No Sampel Selisih Hasil Pemeriksaan Aktivitas Enzim AST (u/L)

    b-a c-a d-a e-a f-a

    1 1 3 6 6 8

    2 2 3 5 7 8

    3 2 4 6 7 9

    4 2 2 5 7 8

    5 1 3 4 7 8

    6 1 3 4 7 8

    7 1 4 4 7 8

    Jumlah 10 22 34 48 57

    Rerata 1,43 3,14 4,86 6,86 8,14

    Persentase

    Peningkatan

    (%)

    8,49 18,64 28,84 40,71 48,31

    Sumber : Data Primer Terolah, 2019.

    Keterangan tabel 5:

    a : aktivitas enzim Aspartat aminotransferase pada serum

    dengan kadar hemoglobin 0 mg/dl

    b : aktivitas enzim Aspartat aminotransferase pada serum

    dengan kadar hemoglobin 85,2 mg/dl

    c : aktivitas enzim Aspartat aminotransferase pada serum

    dengan kadar hemoglobin 170,4 mg/dl

    d : aktivitas enzim Aspartat aminotransferase pada serum

    dengan kadar hemoglobin 213,1 mg/dl

    e : aktivitas enzim Aspartat aminotransferase pada serum

    dengan kadar hemoglobin 340,9 mg/dl

  • 50

    f : aktivitas enzim Aspartat aminotransferase pada serum

    dengan kadar hemoglobin 426,1 mg/dl

    Tabel 5 menunjukkan bahwa semakin besar kadar hemoglobin

    dalam serum maka semakin besar peningkatan aktivitas enzim Aspartat

    aminotransferase. Presentase peningkatan aktivitas enzim Aspartat

    aminotransferase pada serum dengan kadar hemoglobin 85,2 mg/dl

    sebesar 8,49%. Presentase peningkatan aktivitas enzim Aspartat

    aminotransferase pada serum dengan kadar hemoglobin 170,4 mg/dl

    sebesar 18,64%. Presentase peningkatan aktivitas enzim Aspartat

    aminotransferase pada serum dengan kadar hemoglobin 213,1 mg/dl

    sebesar 28,84%. Presentase peningkatan aktivitas enzim Aspartat

    aminotransferase pada serum dengan kadar hemoglobin 340,9 mg/dl

    sebesar 40,71%. Presentase peningkatan aktivitas enzim Aspartat

    aminotransferase pada serum dengan kadar hemoglobin 426,1 mg/dl

    sebesar 48,31%. Untuk mengetahui besarnya pengaruh kadar hemoglobin

    dalam serum terhadap hasil pemeriksaan aktivitas enzim Aspartat

    aminotransferase, maka dilakukan perhitungan secara kuantitatif

    menggunakan analisa statistik.

    2. Hasil Analisa Statistik (Terlampir)

    Data yang diperoleh merupakan data primer dan berskala ratio,

    sehingga dilakukan analisis kuantitatif menggunakan uji statistik

    parametrik (One-Way ANOVA) menggunakan program SPSS 16.0 For

    windows dengan derajat kesalahan (α) sebesar 5%.

  • 51

    a. Hasil Uji Normalitas Data

    Uji normalitas data menggunakan One-Sample Kolmogorov

    Smirnov Test (K-S) pada tingkat kepercayaan 95% (α 0,05) digunakan

    untuk mengetahui distribusi data. Nilai Asymp. Sig yang diperoleh dari

    uji normalitas data menunjukkan taraf signifikan (0,379) ≥ α 0,05

    yang artinya data berdistribusi normal.

    b. Hasil uji One-Way ANOVA

    Tabel 6. Hasil Uji One-Way ANOVA

    No Uji Statistik α Signifikan

    1 Uji Anova (One Way

    Anova Test)

    < 0,05 0,000

    2 Uji Homogenitas (Test

    of Homogeneity of

    Variances)

    < 0,05 0,011

    3 Uji Lanjut (Post Hoc

    Test)

    < 0,05 0,001

    Sumber : Data Primer Terolah, 2019.

    Pada tabel 6 menunjukkan nilai Signifikan (p value/ nilai p)

    pada uji One-Way ANOVA sebesar 0,000 yang berarti p < 0,05

    sehingga dapat dinyatakan ada perbedaan yang signifikan pada hasil

    pemeriksaan aktivitas enzim Aspartat aminotransferase. Berdasarkan

    hasil uji Homogenitas menunjukan Sig. pada Test of Homogenity of

    Variances (0,011) < 0,05 yang berarti bahwa data tidak homogen

    maka pada uji Post Hoc menggunakan Tamhane’s T2. Uji lanjut (Post

    Hoc) digunakan untuk mengetahui letak perbedaan dari hasil

    pemeriksaan aktivitas enzim Aspartat aminotransferase yang

    signifikan. Hasil dari uji lanjut menunjukkan taraf signifikan (0,001) <

  • 52

    0,05 pada kadar hemoglobin 85,2 mg/dl yang berarti kadar

    hemoglobin dalam serum sebesar 85,2 mg/dl sudah mampu

    meningkatkan hasil pemeriksaan aktivitas enzim Aspartat

    aminotransferase.

    c. Hasil Uji Korelasi

    Uji korelasi digunakan untuk mengetahui kuat lemahnya

    hubungan antara variabel bebas dengan variabel terikat. Hasil uji

    korelasi disajikan pada Tabel 7.

    Tabel 7. Hasil Uji Korelasi

    Correlations

    Kadar

    Hemoglobin

    Aktivitas

    enzim AST

    Kadar

    Hemoglobin

    Pearson Correlation 1 .983**

    Sig. (2-tailed) .000

    N 42 42

    Aktiv