BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek .sistem pengendalian intern dan good government governance...

download BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek .sistem pengendalian intern dan good government governance terhadap

of 20

  • date post

    31-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    223
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of BAB III METODE PENELITIAN 3.1 Objek .sistem pengendalian intern dan good government governance...

Tami Nisita Rahmani, 2016 PENGARUH PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN GOOD GOVERNMENT GOVERNANCE TERHADAP KINERJA DINAS PEMERINTAH DAERAH KOTA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

BAB III

METODE PENELITIAN

3.1 Objek Penelitian

Pengertian objek penelitian secara umum merupakan permasalahan yang

dijadikan topik penulisan dalam rangka menyusun suatu laporan penelitian. Objek

penelitian merupakan fenomena atau masalah yang telah diabstraksi menjadi

suatu konsep atau variabel. Objek penelitian ditemukan melekat pada subjek

penelitian.

Sugiyono (2010, hlm. 38) menjelaskan bahwa :

Objek penelitian adalah suatu atribut atau sifat atau nilai dari orang, objek

atau kegiatan yang mempunyai variasi tertentu yang ditetapkan oleh

peneliti untuk dipelajari dan ditarik kesimpulannya.

Dalam penelitian ini objek yang akan diteliti adalah sistem pengendalian

intern, good government governance, dan kinerja dinas pemerintah daerah.

Penelitian ini dilaksanakan di Pemerintahan Kota Bandung.

3.2 Metode Penelitian

Menurut Indriantoro (2011, hlm. 4) metode penelitian merupakan prosedur

atau cara-cara tertentu yang digunakan untuk memperoleh pengetahuan yang

disebut ilmu (pengetahuan ilmiah). Sedangkan menurut Sugiyono (2014, hlm. 2),

metode penelitian merupakan cara ilmiah untuk mendapatkan data dengan tujuan

dan kegunaan tertentu. Berdasarkan pernyataan tersebut dapat disimpulkan bahwa

terdapat empat kunci yang perlu diperhatikan yaitu cara ilmiah, data, tujuan dan

kegunaan. Cara ilmiah berarti kegiatan penelitian itu didasarkan pada kegiatan

ciri-ciri keilmuan, yaitu rasional, empiris dan sistematis.

3.2.1 Desain Penelitian

Menurut Indriantoro (2011, hlm. 10) desain penelitian adalah prosedur-

prosedur yang digunakan oleh peneliti dalam pemilihan, pengumpulan, dan

analisis data secara keseluruhan. Desain penelitian ini merupakan kerangka atau

perincian prosedur kerja yang akan dilakukan pada waktu meneliti, sehingga

36

Tami Nisita Rahmani, 2016 PENGARUH PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN GOOD GOVERNMENT GOVERNANCE TERHADAP KINERJA DINAS PEMERINTAH DAERAH KOTA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

diharapkan dapat memberikan gambaran dan arah yang akan dilakukan dalam

melaksanakan penelitian.

Penulis menggunakan pendekatan kuantitatif dimana penelitian kuantitatif

merupakan penelitian yang menekankan pada pengujian teori-teori melalui

pengukuran variabel-variabel penelitian dengan angka dan melakukan analisis

data dengan prosedur statistik (Indriantoro, 2011, hlm. 12). Penulis menggunakan

angket atau kuesioner sebagai alat pengumpul datanya. Data kemudian diolah,

dianalisis dan diproses lebih lanjut dengan dasar-dasar teori yang telah dipelajari.

Dalam penelitian ini penulis menggunakan metode asosiatif . Menurut

Sujarweni (2015, hlm. 46) penelitian asosiatif atau hubungan merupakan

penelitian yang bertujuan untuk mengetahui hubungan antara dua variabel atau

lebih. Dengan penelitian ini makan akan dibangun suatu teori yang dapat

berfungsi untuk menjelaskan, meramalkan dan mengontrol suatu gejala. Dari

pengertian tersebut maka penulis akan meneliti hubungan antar variabel yaitu

sistem pengendalian intern dan good government governance terhadap variabel

kinerja dinas pemerintah daerah.

3.2.2 Definisi Variabel dan Operasional Variabel

3.2.2.1 Definisi Variabel

Menurut Sekaran (2014, hlm. 115) variabel adalah apapun yang dapat

membedakan atau membawa variasi pada nilai. Sedangkan Sugiyono (2014, hlm.

58) dalam bukunya menyatakan bahwa variabel penelitian pada dasarnya adalah

segala sesuatu yang berbentuk apa saja yang ditetapkan oleh peneliti untuk

dipelajari sehingga diperoleh informasi tentang hal tersebut, kemudian ditarik

kesimpulannya. Dalam penelitian ini penulis akan mengkaji dua variabel yaitu

variabel independen (variabel bebas) dan variabel dependen (variabel terikat).

Variabel independen adalah tipe variabel yang menjelaskan atau

mempengaruhi variabel lain (Indriantoro, 2011, hlm. 63). Selain itu, Sekaran

(2014, hlm.117) menjelaskan dalam bukunya bahwa variabel bebas adalah

variabel yang mempengaruhi variabel terikat, entah secara positif atau negatif.

Sedangkan variabel dependen menurut Indriantoro (2011, hlm. 63) adalah tipe

vaiabel yang dijelaskan atau dipengaruhi oleh variabel independen. Menurut

37

Tami Nisita Rahmani, 2016 PENGARUH PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN GOOD GOVERNMENT GOVERNANCE TERHADAP KINERJA DINAS PEMERINTAH DAERAH KOTA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

Sekaran (2014, hlm. 116) variabel terikat merupakan variabel utama yang menjadi

faktor yang berlaku dalam investigasi.

3.2.2.2 Operasional Variabel

Operasional variabel diperlukaan untuk menentukan jenis, indikator, serta

skala dari variabel-variabel yang terkait dalam penelitian, sehingga pengujian

hipotesis dengan alat bantu statistik dapat dilakukan secara benar sesuai dengan

judul penelitian. Adapun menurut Indriantoro (2011, hlm. 69) menjelaskan

bahwa:

Definisi operasionl adalah penentuan construct sehingga menjadi variabel

yang dapat diukur. Definisi operasional menjelaskan cara tertentu yang

digunakan oleh peneliti dalam mengoperasionalkan construct, sehingga

memungkinkan bagi peneiti yang lain untuk melakukan replikasi

pengukuran dengan cara yang sama atau mengembangkan cara

pengukuran construct yang lebih baik.

Sesuai dengan judul penelitian yang penulis kemukakan yaitu , Pengaruh

Sistem Pengendalian Intern dan Good Goverment Governance terhadap Kinerja

Dinas Pemerintah Daerah Kota Bandung, maka penulis menggunakan tiga

variabel yang terdiri dari dua variabel bebas dan satu variabel terikat yaitu:

1. Independent Variable ( Variabel Bebas )

Variabel independen sering disebut sebagai variabel stimulus, prediktor,

antecedent. Dalam penelitian ini memiliki dua variabel independen yaitu yang

pertama mengenai Sistem Pengendalian Intern (X1). Sistem Pengendalian Intern

merupakan proses yang integral pada tindakan dan kegiatan yang dilakukan secara

terus menerus oleh pimpinan dan seluruh pegawai untuk memberikan keyakianan

memadai atas tercapainya tujuan organisasi melalui kegiatan yang efektif dan

efisien, keandalan pelaporan keuangan, pengamanan aset negara, dan ketaatan

terhadap peraturan perundang-undangan. Dari pengertian tersebut, pengendalian

intern dinilai sangat penting didalam suatu organisasi khususnya sektor publik

dalam rangka mencapai tujuan salah satunya untuk mensejahterakan masyarakat

daerah melalui belanja daerah.

Variabel independen yang kedua adalah mengenai Good Government

Governance (X2). Menurut LAN (Lembaga Administrasi Negara) dan BPKP

38

Tami Nisita Rahmani, 2016 PENGARUH PENERAPAN SISTEM PENGENDALIAN INTERN DAN GOOD GOVERNMENT GOVERNANCE TERHADAP KINERJA DINAS PEMERINTAH DAERAH KOTA BANDUNG Universitas Pendidikan Indonesia | repository.upi.edu | perpustakaan.upi.edu

(Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan) good dalam istilah good

governance sendiri mengandung dua pengertian. Pertama, adalah menjunjung

tinggi keinginan atau kehendak rakyat dan nilai-nilai yang mampu meningkatkan

kemampuan rakyat dalam pencapaian tujuan kemandirian, pembangunan

berkelanjutan dan keadilan sosial. Kedua, merupakan aspek-aspek fungsional dari

pemerintahan yang efektif dan efisien dalam pelaksanaan tugasnya untuk

mencapai tujuan-tujuan tersebut. Good Governance berorientasi pada orientasi

ideal negara yang diarahkan pada pencapaian tujuan nasional, serta pemerintahan

yang berfungsi secara ideal, yaitu secara efektif dan efisien dalam melakukan

upaya untuk mencapai tujuan nasional. Selain pengendalian internal, tata kelola

pemerintahan yang baik juga sangat penting dalam pencapaian tujuan pemerintah

yang efektif dan efisien.

2. Dependent Variable ( Variabel Terikat )

Variabel dependen sering disebut sebagai variabel output, kriteria,

konsekuen. Variabel dependen dalam penelitian ini adalah mengenai Kinerja

Dinas Pemerintah Daerah (Y) dimana penulis akan meneliti sudah seberapa

tercapainya tujuan organisasi sektor publik dilihat dari kinerja dinas pemerintah

daerah Kota Bandung.

Adapun operasionalisasi setiap variabel adalah sebagai berikut.

Tabel 3.1

Operasional Variabel

Variabel Definisi

Variabel Dimensi Indikator

Skala

Ukur

No.

Kuesio

ner

Sistem

Pengendalia

n Intern (X1)

Sistem

Pengendalian

Intern adalah

proses yang

integral pada

tindakan dan

kegiatan yang

dilakukan

secara terus

menerus oleh

pimpinan dan

seluruh

pegawai untuk

memberikan

keyakinan

1. Lingkungan

pengendalian

Menciptakan dan

memelihara

lingkungan

pengendalian yang

menimb