BAB III IDENTIFIKASI DATA - IDENTIFIKASI DATA Game visual novel ini didukung oleh salah satu lembaga

download BAB III IDENTIFIKASI DATA - IDENTIFIKASI DATA Game visual novel ini didukung oleh salah satu lembaga

of 41

  • date post

    27-Oct-2019
  • Category

    Documents

  • view

    0
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of BAB III IDENTIFIKASI DATA - IDENTIFIKASI DATA Game visual novel ini didukung oleh salah satu lembaga

  • 27#

    BAB III IDENTIFIKASI DATA

    Game visual novel ini didukung oleh salah satu lembaga konservasi hewan

    di dunia yakni World Wildlife Fund (WWF) Indonesia, sehingga identifikasi data

    akan mencakup Macan Dahan Kalimantan (Neofelis diardi), Kucing Emas Asia

    (Catopuma temminckii), Kucing Merah (Catopuma badia), dan Kucing Congkok

    (Prionailurus bengalensis) sebagai objek perancangan, serta data-data mengenai

    lembaga WWF.

    A. Data Objek Perancangan

    1. Macan Dahan Kalimantan (Borneo Clouded Leopard)

    Gambar 6. Macan Dahan Kalimantan

    Sumber: http://www.wwf.org.au

    Macan dahan kalimantan atau yang biasa disebut dalam bahasa Inggris

    Bornean Clouded Leopard merupakan kucing hutan nocturnal berukuran sedang

    yang dapat ditemui di pulau Borneo maupun Sumatra. Pada tahun 2006 kucing ini

  • # 28#

    dinyatakan sebagai spesies yang terpisah dengan kerabat dekatnya, Neofelis

    nebulosa. Nama Bornean Clouded Leopard diterbitkan oleh WWF pada 14 Maret

    2007, mengutip Dr. Stephen O'Brien dari U.S. National Cancer Institute yang

    menyatakan hasil genetik macan dahan kalimantan jelas menunjukkan susunan

    genetik yang berbeda dengan macan dahan yang ditemukan di India.

    Klasifikasi Ilmiah

    Kerajaan Animalia

    Filum Chordata

    Kelas Mammalia

    Ordo Carnivora

    Famili Felidae

    Genus Neofelis

    Spesies Neofelis diardi Tabel 1. Klasifikasi Ilmiah Macan Dahan Kalimantan Sumber : http://www.iucnredlist.org/details/136603/0

    Pada tahun 2008, International Union Conservation of Nature (IUCN)

    mengklasifikasikan spesies ini sebagai spesies yang rentan terhadap kepunahan,

    dengan ukuran populasi efektif total diperkirakan kurang dari 10.000 individu

    dewasa, dan jumlah populasi yang kian menurun setiap tahunnya (diakses dari:

    http://wwf.panda.org/what_we_do/endangered_species/clouded_leopard/, waktu :

    5 Maret 2016, 9:01).

    Macan dahan kalimantan (Bornean Clouded Leopard) mendapatkan

    nama bahasa inggrisnya karena corak unik bulunya yang berupa oval tak

    beraturan dengan sisi tepi hitam berbentuk seperti awan. Neofelis diardi memiliki

    warna dasar bulu lebih tua dibandingkan Neofelis nebulosa, yakni cokelat tua

    dengan warna tungkai dan perutnya ditandai dengan oval hitam. Panjang tubuh

  • # 29#

    macan dahan dapat mencapai 60-110 cm dengan berat antara 11-20 kg. Ekornya

    bercorak oval hitam yang panjangnya dapat mencapai panjang tubuhnya sendiri,

    berguna untuk menyeimbangkan tubuhnya ketika berlari maupun memanjat

    pohon (diakses dari: http://wwf.panda.org/what_we_do/ endangered_species/

    clouded_ leopard/, judul: Clouded Leopards, waktu: 5 Maret 2016, 6:52).

    Gambar 7. Bentuk Tubuh Macan Dahan Kalimantan

    Sumber: http://pesonakalimantanbarat.16mb.com

    Macan dahan memiliki tubuh proporsional yang kekar dilengkapi dengan

    gigi taring sepanjang 2 inci dan merupakan gigi taring terpanjang di antara

    kucing-kucing di dunia. Kucing ini menghabiskan hidupnya lebih banyak di atas

    pohon dibandingkan di tanah dan dapat bergerak gesit di antara pepohonan, hal ini

    dikarenakan kaki macan dahan relatif lebih pendek dengan telapak kaki yang

    lebar, merupakan bentuk ideal untuk kucing pemanjat pepohonan hutan lebat.

    Bentuk tubuhnya juga memungkinkan macan dahan untuk bergantung terbalik di

    balik dahan pohon maupun turun dari pohon dengan kepala terlebih dahulu.

    Macan dahan juga lebih banyak berburu dari atas pohon, menerkam mangsanya

    seperti burung, tupai, monyet, babi liar, hingga rusa.

  • # 30#

    Reproduksi macan dahan yang cenderung agresif sering menyebabkan

    kematian betina dan membuat macan dahan menjadi salah satu jenis kucing yang

    paling sulit berkembang biak. Macan dahan diperkirakan sebagai mahluk

    penyendiri karena jarang tertangkap kamera ketika tengah berkoloni. Sifat

    alaminya yang masih penuh rahasia dengan pola hidup yang masih sulit dilacak di

    alam liar membuat jumlah populasi macan dahan masih belum dapat dipastikan,

    namun diperkirakan jumlahnya terus berkurang akibat hilangnya habitat dan

    perburuan liar. (diakses dari: http:// www.cloudedleopard.org /about_main, judul:

    About the Clouded Leopard, waktu: 5 Maret 2016, 6:58).

    2. Kucing Emas Asia (Asian Golden Cat)

    Gambar 8. Kucing Emas Asia

    Sumber: https://dody94.wordpress.com

    Kucing emas asia merupakan kucing berukuran sedang yang dapat

    ditemui di hutan kering maupun hutan hujan tropis, di Indonesia kucing jenis ini

    dapat ditemui di daerah hutan di pulau Sumatera. Pada tahun 2008, IUCN

  • # 31#

    mengklasifikasikan kucing emas asia sebagai hampir terancam punah,

    menyatakan bahwa spesies ini mendekati kualifikasi sebagai Rentan karena

    tekanan perburuan dan hilangnya habitat, hal ini disebabkan oleh hutan Asia

    Tenggara sedang menjalani tingkat daerah deforestasi tercepat di dunia (diakses

    dari: http://www.iucnredlist.org/details/4038/0, judul: Catopuma temminckii,

    waktu: 5 Maret 2016, 8:01).

    Klasifikasi Ilmiah

    Kerajaan Animalia

    Filum Chordata

    Kelas Mammalia

    Ordo Carnivora

    Famili Felidae

    Genus Pardofelis

    Spesies Pardofelis Temminckii Tabel 2. Klasifikasi Ilmiah Kucing Emas Asia

    Sumber: http://www.iucnredlist.org/details/4038/0

    Kucing hutan ini memiliki panjang tubuh antara 75-105 cm, dengan

    panjang ekor 40-55 cm, berat tubuhnya berkisar antara 6-15 kg. Kucing emas

    memilki struktur tubuh seperti kucing pada umumnya, namun ukurannya lebih

    besar 2 hingga 3 kali kucing rumahan dengan ujung telinga berbentuk oval.

    Bulunya memilki keseragaman warna dari coklat tua, coklat keemasan, abu-abu

    sampai hitam, warna peralihan juga dapat ditemukan pada spesies ini. Warna

    peralihan kucing emas dapat ditadai dengan bintik-bintik dan garis-garis. Garis-

    garis putih dan hitam berada di pipi sampai ke atas kepala, sedangkan telinga

    berwarna hitam dengan abu-abu di sekitar pusatnya (Sunquist Mel, Sunquist

    Fiona, 2002: 53).

  • # 32#

    Kucing emas asia hidup teritorial dan soliter, menandakan tempat

    hidupnya dengan urin, cakaran, dan bau tubuhnya. Meskipun kucing nocturnal ini

    merupakan pemanjat pohon yang handal, tetapi faktnya ia menghabiskan lebih

    banyak hidupnya di tanah, berburu hewan-hewan kecil, seperti kadal, binatang

    amfibi, tikus, burung, hingga anak rusa (diakses dari: http://www.theanimalfiles

    .com/mammals/carnivores/cat_asian_golden.html, judul: Asian Golden Cat,

    waktu: 5 Maret 2016, 8:06).

    Gambar 9. Kucing Emas Asia Betina sedang Menggendong Anaknya

    Sumber: http://www.mongabay.co.id Tidak banyak yang diketahui tentang perilaku reproduksi kucing emas di

    alam liar, hingga kini perilaku tersebut hanya diketahui sebatas mengamati kucing

    emas di penangkaran. Kucing emas asia betina secara seksual antara 18 hingga 24

    bulan, sedangakan jantan berkisar 24 bulan. Setelah periode kehamilan 78 hingga

    80 hari, betina dapat melahirkan 1 sampai 4 anak kucing emas dengan berat 220-

    250 gram. Saat lahir kucing emas asia sudah memiliki pola kulit dewasa, dan

    tubuh mereka dapat membesar tiga kali ukuran lahirnya ketika 8 minggu

    kehidupan pertamanya. Kucing emas yang menyembunyikan anaknya di dalam

  • # 33#

    lubang pohon juga pernah tertangkap kamera. Mencatat hasil pengamatan dalam

    penangkaran, kucing emas asia dapat hidup hingga 17 tahun (Sunquist Mel,

    Sunquist Fiona, 2002: 54).

    3. Kucing Merah (Bay Cat)

    Gambar 10. Kucing Merah

    Sumber : http://alamendah.org

    Kucing merah atau yang akrab dipanggil Bay Cat dalam bahasa Inggris

    merupakan kucing liar endemik pulau Kalimantan sehingga terkadang kucing ini

    juga dipanggil Red Bornean Cat dalam bahasa Inggris. Pada tahun 2002, IUCN

    mengklasifikasikan spesies kucing hutan ini sebagai terancam punah karena

    penurunan populasinya yang diperkirakan dapat mencapai 20% pada tahun 2002

    karena kehilangan habitat. Pada tahun 2007 diperkirakan jumlah kucing merah

    dewasa kurang dari 2500 ekor. Kucing merah dinyatakan sebagai kerabat dekat

    kucing emas, dengan bentuk tubuh yang jauh lebih kecil dan tergolong ke dalam

    kategori kucing kecil (diakses dari: http://www.iucnredlist.org/details/4037/0,

    judul: Catopuma badia, waktu: 5 Maret 2016, 8:38).

  • # 34#

    Klasifikasi Ilmiah

    Kerajaan Animalia

    Filum Chordata

    Kelas Mammalia

    Ordo Carnivora

    Famili Felidae

    Genus Pardofelis

    Spesies Pardofelis Badia Tabel 3. Klasifikasi Ilmiah Kucing Merah

    Sumber: http://www.iucnredlist.org/details/4037/0

    Panjang tubuhnya hanya dapat mencapai 55 cm dengan ekor berbulu

    tebal dan bercorak putih pada ujungnya sepanjang 35 cm. Berat tubuh kucing

    merah berada di antara 2,3 hingga 4,5 kg (diakses dari: http://www.

    theanimalfiles.com/mammals/carnivores/cat_bay.html, judul: Bay Cat, waktu: 5

    Maret 2016, 8:39).

    Gambar 11. Kucing Merah Berwarna Abu

    Sumber : http://www.mongabay.co.id

    Warna bulu k