BAB II PERMASALAHAN KANTOR POLSEK UBUD, GIANYAR II.pdfSeminar Tugas Akhir Redesain Polsek Ubud,...

download BAB II PERMASALAHAN KANTOR POLSEK UBUD, GIANYAR II.pdfSeminar Tugas Akhir Redesain Polsek Ubud, Gianyar

If you can't read please download the document

  • date post

    28-Jul-2019
  • Category

    Documents

  • view

    215
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of BAB II PERMASALAHAN KANTOR POLSEK UBUD, GIANYAR II.pdfSeminar Tugas Akhir Redesain Polsek Ubud,...

  • Seminar Tugas Akhir

    Redesain Polsek Ubud, Gianyar 7

    BAB II

    PERMASALAHAN

    KANTOR POLSEK UBUD, GIANYAR

    Pada bagian bab dua akan membahas mengenai gambaran umum

    Kabupaten objek bahasan, kondisi eksisting Polsek Ubud, serta pembahasan

    mengenai permasalahan yang terdapat pada Polsek Ubud.

    2.1 Gambaran Umum Kabupaten Gianyar

    Kabupaten Gianyar adalah salah satu bagian dari Sembilan Kabupaten

    atau kota yang berada di Provinsi Bali. Kabupaten Gianyar memiliki ibu kota

    yaitu Gianyar, berikut akan dijabarkan mengenai letak geografis dan sosial

    budaya dari Kabupaten Gianyar.

    2.1.1 Kondisi Fisik Kabupaten Gianyar

    Secara Astronomis, Kabupaten Gianyar berada di 80 180 520 Lintang

    Selatan, serta 1150 050 290 dan 1150 220 230 Bujur Timur. Batas-batas administrasi

    dari Kabupaten Gianyar adalah sebagai berikut:

    Sebelah Utara : Kabupaten Bangli

    Sebelah Timur : Kabupaten Klungkung

    Sebelah Selatan : Kota Denpasar

    Sebelah Barat : Kabupaten Badung

  • Seminar Tugas Akhir

    Redesain Polsek Ubud, Gianyar 8

    Kabupaten Gianyar memiliki luas wilayah daratan sepanjang 368,00

    Km2 atau 36.800 Ha, yang terdiri dari tujuh kecamatan diantaranya adalah dapat

    dilihat pada tabel 2.1 dan pada gambar 2.1 :

    Tabel 2.1 Kecamatan di Kabupaten Gianyar

    No. Kecamatan Luas Wilayah

    1 Kecamatan Sukawati 55,02 Km2

    2 Kecamatan Blahbatuh 39,70 Km2

    3 Kecamatan Gianyar 50,59 Km2

    4 Kecamatan Tampaksiring 42,63 Km2

    5 Kecamatan Ubud 42,38 Km2

    6 Kecamatan Tegallalang 61,80 Km2

    7 Kecamatan Payangan 75,88 Km2

    Sumber : Gianyar dalam Angka, BPS. Th 2013

    Gambar 2.1 Peta Administratif Kabupaten GianyarSumber : Gianyar dalam Angka, BPS. Th 2013

    Wilayah Kabupaten Gianyar membentang dari bagian utara atau

    wilayah atas ke bagian selatan yang merupakan wilayah pantai atau berbatasan

  • Seminar Tugas Akhir

    Redesain Polsek Ubud, Gianyar 9

    dengan samudra Indonesia. Kondisi ketinggian tanah Kabupaten Gianyar dari

    permukaan laut mencapai 750 meter.

    2.1.2 Kondisi Non-Fisik Kabupaten Gianyar

    Dilihat dari aspek non-fisik Kabupaten Gianyar, seperti kehidupan

    sosial masyarakat. Polsek memiliki peranan penting dalam menjaga ketertiban dan

    keamanan wilayah khususnya wilayah kecamatan. Hal ini dikarenakan Polsek

    merupakan ujung tombaknya polisi yang memiliki kantor pelayanan paling dekat

    dan langsung dapat melayani keluhan masyarakat. Berikut akan dijabarkan

    mengenai data-data sosial politik, dan budaya di Kabupaten gianyar.

    A. Sosial Politik

    Secara Adimistratif Kabupaten Gianyar memiliki 7 Kecamatan, yang

    meliputi 64 wilayah desa, 6 wilayah kelurahan, 271 desa pakraman, dan 503

    banjar dinas/dusun. Adapun sebaran desa/kelurahan di masing-masing kecamatan

    di Kabupaten Gianyar dapat dilihat pada tabel 2.2.

    Tabel 2.2 Jumlah Desa di Kabupaten Gianyar

    No. Kecamatan Jumlah Desa

    1 Kecamatan Sukawati 12

    2 Kecamatan Blahbatuh 9

    3 Kecamatan Gianyar 17

    4 Kecamatan Tampaksiring 8

    5 Kecamatan Ubud 8

    6 Kecamatan Tegallalang 7

    7 Kecamatan Payangan 9

    Sumber : Gianyar dalam Angka, BPS. Th 2013

    B. Sosial Budaya

    Sosial budaya di Kabupaten Gianyar mencangkup beberapa aspek,

    diantaranya adalah penduduk, lapangan pekerjaan, dan agama.

    A. Jumlah Penduduk

    Berdasarkan data dari Badan Pusat Statistik Kabupaten Gianyar Tahun

    2013, diketahui jumlah penduduk Gianyar sebanyak 394.755 Jiwa, yang terdiri

  • Seminar Tugas Akhir

    Redesain Polsek Ubud, Gianyar 10

    dari 197.049 jiwa Penduduk laki-laki dan 197.706 jiwa penduduk perempuan. Sex

    Ratio penduduk Gianyar yaitu 99,67, dengan kepadatan mencapai 1.073, data

    jumlah penduduk Kabupaten Gianyar dapat dilihat pada tabel 2.3.

    Tabel 2.3 Jumlah Penduduk, Sex Ratio, Kepadatan

    No KecamatanPenduduk Jml

    RumahTangga

    SexRatio

    KepadatanLaki-laki

    Perempuan Jumlah

    1. Sukawati 40.145 39.838 79.983 17.962 100,77 1.454

    2. Blabatuh 27.426 27.052 54.478 12.205 101,38 1.372

    3. Gianyar 36.844 37.035 73.879 17.544 99,48 1.460

    4. TampakSiring

    23.051 22.714 45.765 9.628 101,48 1.074

    5. Ubud 30.948 31.442 62.390 14.658 98,43 1.472

    6. Tegallalang 20.720 21.681 42.401 9.363 95,57 688

    7. Payangan 17.915 17.944 35.859 8.358 99.84 473

    KabupatenGianyar

    197.049 197.706 394.755 89.718 99,67 1.073

    Sumber : Badan Pusat Statistik Kabupaten Gianyar Tahun 2013

    B. Lapangan Pekerjaan

    Di Kabupaten Gianyar terdapat empat sektor perekonomian yang

    paling dominan yaitu sektor pariwisata merupakan sektor yang paling dominan,

    sektor pertanian, industri, dan jasa. Sektor pariwisata dan industri memiliki

    fluktuasi yang sebangun ini menandakan bahwa kedua sektor tersebut memiliki

    ketergantungan satu sama lain, persentase Penduduk Kabupaten Gianyar menurut

    lapangan usahanya dapat dilihat pada tabel 2.4.

  • Seminar Tugas Akhir

    Redesain Polsek Ubud, Gianyar 11

    Tabel 2.4 Presentase Penduduk Kabupaten Gianyar Menurut Lapangan Usahanya.

    No Jenis Kegiatan Jumlah (%)

    1. Pertanian, Kehutanan, Perkebunan, Perikanan 28,84

    2. Industri Pengolahan 25,97

    3. Perdagangan Besar, Eceran, Rumah Makan 21,21

    4. Jasa Kemasyarakatan 8,48

    5. Lainnya 15,50

    Jumlah 100

    Sumber : Gianyar Dalam Angka, BPS Tahun 2013

    2.1.3 Kebijakan Pemkab Gianyar

    Rencana Detail Tata Ruang Wilayah Kota adalah rencana

    pembangunan tata ruang kota yang berisi mengenai pengembangan sektoral dan

    pengembangan wilayah yang disusun secara menyeluruh serta terpadu dengan

    pertimbangan aspek dan faktor pengembangan suatu wilayah. Rencana Umum

    Tata Ruang Kabupaten Gianyar Tahun 2013 dinyatakan bahwa wilayah-wilayah

    di Kabupaten Gianyar secara makro mengacu kepada tiga aspek karakteristik

    utama yaitu: struktur wilayah, ekonomi dan kependudukan.

    Penataan ruang kabupaten Gianyar menurut peraturan daerah No. 5

    tahun 1994, berisi mengenai proses perencanaan tata ruang, pemanfaatan ruang

    dan pengendalian ruang yang bertujuan untuk mempercepat pertumbuhan

    ekonomi daerah dan pemerataan pembangunan untuk pembangunan yang

    berkelanjutan dan berwawasan lingkungan, melalui pola pemanfaatan ruang

    daerah secara terpadu berdaya guna dan berhasil guna, serasi, selaras dan

    seimbang.

    Perda pembangunan bangunan gedung, sangat penting sebagai

    panutan untuk mendesain, berikut syarat-syarat pembangunan gedung di Bali

    menurut Perda Bali.

    A. Perda Bali No 5 tahun 2005 pasal 7 ayat 1, ayat 2, ayat 3, dan ayat 4

    1. Arsitektur bangunan gedung harus memenuhi persyaratan:

  • Seminar Tugas Akhir

    Redesain Polsek Ubud, Gianyar 12

    a. penampilan luar dan penampilan ruang dalam;

    b. keseimbangan, keselarasan, dan keterpaduan bangunan gedung dengan

    lingkungan; serta

    c. nilai-nilai luhur dan identitas budaya setempat.

    2. Persyaratan penampilan bangunan gedung sebagaimana dimaksud pada ayat

    (1) harus menerapkan norma-norma pembangunan tradisional Bali dan atau

    memperhatikan bentuk dan karakteristik arsitektur tradisional Bali yang

    berlaku umum atau arsitektur dan lingkungan setempat yang khas dimasing-

    masing kabupaten/kota.

    3. Persyaratan ruang dalam bangunan sebagaimana dimaksud pada ayat (1)

    harus memperhatikan fungsi ruang dan karakter elemen-elemen yang melekat

    pada bangunan.

    4. Persyaratan keseimbangan dan keselaran bangunan gedung dengan

    lingkungannya sebagaimana dimaksud pada ayat (1) harus memperhatikan

    terciptanya ruang luar bangunan gedung, ruang terbuka hijau yang seimbang,

    serasi dan terpadu dengan lingkungannya.

    B. Perda Bali no 5 tahun 2005 pasal 13 ayat 1 dan ayat 3

    1. Arsitektur bangunan gedung non tradisional Bali harus dapat menampilkan

    gaya arsitektur tradisioal Bali dengan menetapkan prinsip-prinsip arsitektur

    tradisional Bali yang selaras, seimbang dan terpadu dengan lingkungan

    setempat.

    2. Pembangunan bangunan gedung dengan fungsi khusus yang karena

    kekhususannya tidak mungkin menerapkan prinsip-prinsip arsitektur

    tradisional Bali, dapat menampilkan gaya arsitektur lain dengan persetujuan

    gubernur setelah mendapat rekomendasi DPRD.

    2.2 Tinjauan Eksisting Polsek Ubud

    Ubud merupakan daerah pariwisata yang sedang berkembang dan

    memiliki wilayah yang cukup luas di kabupaten Gianyar. Dari data Badan

    Perencanaan Pembangunan Daerah Kabupaten Gianyar, Kecamatan Ubud

    memiliki luas 42,38 Km2 yang terdiri dari delapan desa yaitu desa Ubud,

    Kedewatan, Lodtunduh, Mas, Peliatan, Petulu, Sayan, dan Singakerta.

  • Seminar Tugas Akhir

    Redesain Polsek Ubud, Gianyar 13

    Perkembangan globalisasi dunia membuat informasi mengenai daerah ubud yang

    memiliki daya tarik wisata budaya semakin berkembang luas, sejalan dengan hal

    tersebut tingkat tindakan kriminal di ubud juga semakin meningkat.

    Menurut data dari Kepolisian Sektor Ubud, jumlah personil yang

    tersedia untuk pelayanan terhadap masyarakat Ubud, terdapat sebanyak 120 orang

    personil polisi, yang dibagi ke dalam enam unit diantaranya adalah Unit Sabhara,

    Bimas, Reskrim, Intel, Lantas, dan Provos.

    Kepolisian Sektor Ubud memiliki beberapa bangunan diantaranya

    adalah bangunan kantor utama kepolisian sektor ubud, bangunan asrama bagi

    personil polisi, kantin, aula atau wantilan, parkir pengunjung dan personil

    kepolisian yang dibagi menjadi dua bagian yaitu pada bagian depan kantor utama

    dan