BAB 3 ANALISIS KEBUTUHAN Bab3001.pdf3.3 Struktur Organisasi Struktur Organisasi PT Astra Agro...

Click here to load reader

  • date post

    11-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    312
  • download

    19

Embed Size (px)

Transcript of BAB 3 ANALISIS KEBUTUHAN Bab3001.pdf3.3 Struktur Organisasi Struktur Organisasi PT Astra Agro...

49

BAB 3

ANALISIS KEBUTUHAN INFORMASI

3.1 Sejarah Perusahaan

PT Astra Agro Lestari Tbk merupakan anak cabang dari Astra Internasional

yang bergerak dibidang agribusiness. Kantor Head Office PT Astra Agro Lestari Tbk

terletak di Jl. Puloayang Raya Blok OR-I Kawasan Industri Pulogadung Jakarta

Timur. Menelusuri 30 tahun yang lalu saat PT Astra International,

perusahaan induk perusahaan, mendirikan sebuah unit usaha pertanian untuk

mengembangkan perkebunan ubi kayu seluas 2.000 hektar. Kemudian, perusahaan

itu berubah menjadi perkebunan karet.

Melihat prospek yang bagus di bisnis kelapa sawit, perusahaan itu memutuskan

untuk menjelajah ke bisnis kelapa sawit tahun 1984 dengan mengakuisisi PT

Tunggal Perkasa Plantations, yang memiliki total luas 15.000 hektar perkebunan

kelapa sawit di provinsi Riau.

Pada tanggal 3 Oktober 1988, PT Astra International membuat kelapa sawit unit

bisnis sebagai entitas baru dengan nama PT Suryaraya Cakrawala. Pada tahun1989,

nama anak perusahaan diubah menjadi PT Astra Agro Niaga. Kemudian pada tahun

1997, PT Astra Agro Niaga merger dengan PT Suryaraya Bahtera dan berubah nama

menjadi PT Astra Agro Lestari.

Pada tanggal 9 Desember 1997, PT Astra Agro Lestari menjadi perusahaan

publik dengan mencatatkan sahamnya di Bursa Efek Jakarta dan Bursa Efek

50

Surabaya, yang kemudian merger dan bernama Bursa Efek Indonesia. Pada

penawaran umum perdana (IPO), perusahaan menawarkan 125.800.000 saham

kepada masyarakat dengan harga Rp. 1.550 per saham.

Pada akhir perdagangan terakhir di BEI tahun terakhir, harga saham Perseroan

tercatat sebar Rp. 26.200 per saham. Sebagai salah satu produsen utama minyak

kelapa sawit, PT Astra Agro Lestari Tbk. saat ini mengelolah area perkebunan

sebesar 263.281 hektar, termasuk kedua (petani) inti dan perkebunan plasma

di Sumatera, Kalimantan dan Sulawesi dengan usia rata-rata adalah 14 tahun.

3.2 Visi dan Misi Perusahaan

3.2.1 Visi

Menjadi perusahaan agribisnis yang paling produktif dan paling

inovatif di dunia.

3.2.2 Misi

Menjadi panutan dan berkontribusi pada pembangunan dan

kesejahteraan bangsa.

51

3.3 Struktur Organisasi

Struktur Organisasi PT Astra Agro Lestari Tbk

Gambar 3.1 Struktur Organisasi

52

Struktur Organisasi di Perkebunan (Plantation Operation & Refinery)

Gambar 3.2 Struktur Organisasi di Perkebunan

53

3.4 Tugas Dan Wewenang

Masing masing bagian memiliki tugas atau perintah dan wewenang yang

berbeda, di bawah ini adalah penjelasan mengenai tugas dan wewenang tiap bagian :

1. RUPS

Tugas :

Pemegang saham.

Mengevaluasi kinerja Dewan Komisaris dan Direksi.

Mengambil keputusan terkait tindakan korporasi atau keputusan strategis

lainnya.

Wewenang :

Memiliki kekuasaan tertinggi.

Mengangkat dan memberhentikan anggota Dewan Komisaris dan

Direksi.

Menyetujui perubahan anggaran dasar.

2. Board of Commisioners

Tugas :

Mengawasi jalannya kegiatan perusahaan dalam mencapai tujuan yang

telah ditetapkan / digariskan.

Memeriksa tentang keadaan keuangan perusahaan.

54

Wewenang :

Merumuskan tujuan dan kebijaksanaan perusahaan secara keseluruhan.

Menegur atau meminta penjelasan terhadap laporan yang ia terima

kepada bawahannya.

3. Board of Director

Tugas :

Melaksanakan kebijaksanaan dan kegiatan operasional yang ditetapkan

oleh Dewan Komisaris (Board of Commisioners).

Mengurus dan mengawasi seluruh kekayaan perusahaan.

Mengadakan pemilihan pegawai untuk tingkat manajer.

Memberikan laporan tahunan kepada Dewan Komisaris.

Wewenang :

Menandatangani surat surat keluar dan intern yang bersifat prinsipil.

Memberhentikan pegawai yang melanggar aturan perusahaan maupun

yang tidak berkontribusi terhadap kemajuan perusahaan.

Menegur bawahannya apabila terjadi kejanggalan dalam laporan yang ia

terima.

55

4. Research & Development (RND)

Tugas :

Melakukan test dan tak jarang membuat alat test sendiri dan terus

mengembangkan teknologi baru untuk meningkatkan kualitas produk

yang dihasilkan perusahaan.

Bertanggung jawab untuk segala aktivitas riset dan pengembangan

di perusahaan.

Bertanggung jawab untuk memastikan kualitas performansi dalam

perusahaan sesuai dengan standar yang telah ditetapkan perusahaan.

Bertanggung jawab mengelola sejumlah dana tertentu yang telah

dianggarkan perusahaan untuk riset dan pengembangan.

5. Engineering Development and Control

Tugas :

Merencanakan dan mengawasi pelaksanaan kegiatan, teknik sipil,

tanaman dan kegiatan lainnya.

Bertanggung jawab terhadap proses CPO (Crude Palm Oil) / produksi

akhir dan menangani kelancaran proses pabrik serta menjamin randemen

yang baik.

56

5.1 Engineering Development and Control.

Tugas :

Mengembangkan proyek pengembangan lingkungan, kesehatan, dan

keamanan.

Mengkoordinasikan kegiatan pengembangan dan pembangunan

pabrik, persiapan dan penyempurnaan alat alat produksi.

6. Human Resource General Affrairs and Environment.

Tugas :

Bertanggung jawab dalam pengaturan sumber daya manusia dan

pengembangan lingkungan.

6.1 Human Resource General Affair

Tugas :

Bertanggung jawab kepada Direktur Human Resources and General

Affairs.

Bertanggung jawab terhadap pengadaan dan pemninaan sumber daya

manusia bagi operasional perusahaan.

Bertanggung jawab terhadap penyediaan sarana dan prasarana untuk

menunjang operasional kebun.

57

7. Finance and Corporation Secretary

Tugas :

Mencari investor / penanam modal untuk pengembangan perusahaan.

Menjadi sekretariant perusahaan dari semua anak perusahaan yang ada.

Mengelola modal yang didapatkan dari publik.

8. Plantation Operation & Refinery (POR)

Tugas :

Menentukan standar operasional pelaksanaan penanaman (pemupukan,

rawat, panen, dll).

Bertanggung jawab terhadap pemeliharaan tanaman dan kultur teknis.

Mengontrol posisi stock setiap hari, baik digudang distribusi maupun di

gudang produksi.

Bertanggung jawab atas perdagangan hasil produksi dan proses

pembuatan minyak goreng.

Bertugas untuk mengatur / mengkoordinasi anggotanya di dalam

penjualan hasil produksi minyak, coklat, dan hasil perkebunan lainnya

kepada distributor.

58

9. Marketing

Tugas :

Menjual produk dari suatu perusahaan yang mempunyai target pasar

sesuai dengan yang telah ditentukan oleh perusahaan tersebut.

Memasarkan produk perusahaan kepada client.

10. Direktur Area

Tugas :

Direktur area mempunyai tugas sebagai supervisor bagi bawahannya.

Menerima laporan mengenai perkembangan kebun dan biaya

pengeluaran dan hasil panen dikebun.

Wewenang :

Membuat suatu keputusan mengenai kegiatan di kebun.

Menegur bawahannya apabila bawahannya menyimpang dari aturan

perusahaan.

11. Administratur

Tugas :

Administratur mempunyai tugas sebagai supervisor bagi bawahannya.

Mengecek semua pengeluaran dan alat alat di perkebunan secara

mendetail.

Menerima laporan pengeluaran dan alat alat di perkebunan.

59

12. Kepala Kebun

Tugas :

Kepala kebun mempunyai tugas sebagai supervisor bagi bawahannya.

Memantau keadaan kebun.

Menerima laporan tentang biaya pengeluaran dan hasil panen dikebun.

Wewenang :

Menegur bawahannya apabila terjadi kejanggalan kegiatan di

perkebunan.

13. Manager Department Pembelian

Tugas :

Bertanggung jawab atas semua proses jalannya kegiatan pembelian

barang di kebun.

Menerima laporan pembelian dari bawahannya.

Memeriksa laporan pembelian yang ia terima apakah sudah balance

pengeluarannya atau belum.

Wewenang :

Meminta penjelasan kepada bawahannya apabila laporan yang ia terima

pengeluarannya membengkak.

Menegur bawahannya bila terjadi kecurangan dalam pelaporan.

14. Manager Department Tenaga Kerja

Tugas :

Mengevaluasi semua hasil pekerjaan yang dikerjakan oleh pekerja.

Menilai apakah upah yang diterima pekerja sesuai dengan

pekerjaannya.

60

Mengevaluasi apakah pekerjaan tersebut selesai tepat pada waktunya.

Menerima laporan dari bawahannya.

Menyetujui contract requisition.

Wewenang :

Menegur bawahannya apabila bawahannya melakukan kesalahan atau

kekeliruan.

15. Staff Department Pembelian

Tugas :

Menilai harga barang yang ditawarkan vendor.

Melakukan penawaran barang kepada vendor.

Melakukan pemesanan barang yang diminta dari kebun.

Membuat SQ.

Membuat PO.

Menerima barang dari vendor.

Memberikan laporan pembelian barang kepada manager department

pembelian.