Bab 2 Virtualisasi

download Bab 2 Virtualisasi

of 15

Embed Size (px)

Transcript of Bab 2 Virtualisasi

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    1/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 !

    #$%&'()

    Cloud Computing

    !loud computing (Komputasi Awan), apa sebenarnya cloud computing itu?

    Cloud computing adalah tahapan selanjutnya dari era evolusi teknologi

    internet saat ini. Kata Cloud dari cloud computing dapat berarti

    segalanya mulai dari komputasi power sampai pada komputasi infrastruktur,

    aplikasi, bisnis proses, kolaborasi antar personal semua dapat disediakan ke hadapan

    kita sebagai sebuah servis dimanapun kita berada dan kapan pun kita inginkan. Pada

    platform cloud computing menyembunyikan kompleksitas dari sebuah infrastruktur

    yang berada dibelakangnya dengan memanjakan pengguna dengan aplikasi grafis yang

    sangat simple atau yang sering juga disebut sebagai API (Applications Programming

    Interface). Cloud computing menyediakan servis on-demand yang selalu ON,

    dimanapun, kapanpun, dan ditempat manapun. Cloud computing ditawarkan dengan

    beberapa model:! Public cloud

    ! Private cloud

    ! Hybrid cloud, merupakan penggabungan public dan private cloud

    Gambar 1.1 Cloud Computing ModelSumber: www.intelice.com

    Cloud itu sendiri merupakan sebuah kumpulan hardware, network, storage, services

    dan interface (antar muka) yang mampu menyediakan kemampuan komputasi sebagai

    sebuah servis. Cloud services menggabungkan penyediaan software, infrastruktur,

    C

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    2/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 *

    dan media penyimpanan melalui Internet (baik itu dalam komponen yang terpisah

    atau dalam platform yang komplit) berdasarkan keinginan pengguna.

    Dengan teknologi cloud dapat menghilangkan banyak tantangan yang dihadapi oleh

    perusahaan dewasa ini dalam penyediaan infrastruktur IT seperti penyediaan tempat

    untuk data center, waktu untuk memaintain, konsumsi power dan biaya.

    Cloud servis seperti jejaring sosial (seperti Facebook dan LinkedIn) dan tool

    kolaborasi (seperti video conferencing, manajemen dokumen, dan webinar)

    mengubah paradigma masyarakat dalam berbisnis, menyediakan dan mengerti sebuah

    informasi. Secara keseluruhan teknologi cloud memiliki 4 karakteristik, yaitu:

    ! Elastisitas dan kemampuan skalabilitas yang dapat ditingkatkan dan

    diturunkan! Self-service provisioning dan automatic deprovisioning

    ! Application Programming Interfaces (APIs)

    ! Billing dan metering dari penggunaan servis dengan bentuk pay-as-you-go

    (bayar-langsung-jalan)

    Gambar 1.2 Cloud Computing ParadigmSumber: blog.bounceweb.com

    !"#$%&$&%#$ (#) *+#"#,&"&%#$

    Sebuah penyedia jasa cloud tidak dapat mengatisipasi bagaimana kustomernya akan

    menggunakan layanan servisnya. Seorang kustomer mungkin hanya akan

    menggunakan layanannya sebanyak 3 kali setahun hanya pada waktu musim

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    3/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 +

    penjualan, ataupun kustomer lainnya akan menggunakan layanan tersebut sebagai

    platform utama dalam pengembangan untuk semua aplikasinya.

    Bagaimanapun sebuah layanan harus dapat tersedia setiap saat (7 hari dalam

    seminggu dan 24 jam dalam sehari) dan layanan tersebut juga harus didisain dengan

    skala besar untuk kebutuhan dengan waktu yang panjang dan skala kecil untuk yang

    menggunakan dalam waktu yang singkat. Skalabilitas juga bermakna bahwa sebuah

    aplikasi dapat dengan mudah berubah ketika terjadi penambahan pengguna dan

    ketika sebuah aplikasi membutuhkan terjadinya perubahan.

    *-"./$-01&2- 3041&$&4)&)5

    Kustomer dapat dengan mudah mendapatkan servis cloud tanpa harus mengikutitahapan yang panjang. Kustomer hanya dengan sederhana meminta sejumlah

    komputasi, penyimpanan, software, proses atau resource lainnya yang disediakan oleh

    servis provider.

    Hal yang paling tepat untuk menggambarkan situasi seperti ini adalah sebuah data

    center. Ketika sebuah departemen akan mengimplementasikan sebuah aplikasi,

    departemen tersebut harus memasukkan permintaan ke data center untuk untuk

    penambahan perangkat komputasi, software, servis ataupun resource untuk

    melakukan proses. Kemudian data center tersebut akan menerima permintaan tadi

    dan melakukan kalkulasi kemampuan dari sumber daya yang ada dibandingkan

    dengan jika membeli perangkat yang baru. Setelah beberapa perangkat baru telah

    terbeli, staf yang bertugas pada data center tersebut harus dapat mengkonfigurasikan

    data center untuk penerapan aplikasi baru tersebut. Proses permintaan internal ini

    akan memakan waktu yang lama bergantung dari kebijakan dari perusahaan.

    Tentunya tidak ada yang semudah kelihatannya. Namun kemampuan on-demand

    provisioning dari teknologi cloud dapat menghilangkan banyak waktu jedah (time-

    delay) karena sebuah organisasi masih memilih banyak pekerjan yang harus

    diselesaikan.

    677"&2#%&4) 30450#88&)5 9)%-0.#2-$ :639$;

    Sebuah cloud servis wajib memiliki teknologi API yang standar. Antar muka ini

    menyediakan intruksi-instruksi bagaimana dua aplikasi atau sumber data dapat

    berkomunikasi satu dengan yang lainnya.

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    4/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 ,

    Antar muka yang standar akan membantu kustomer dalam menghubungkan cloud

    servis, seperti sistem manajemen hubungan kustomer dengan sistem manajemen

    akun finansial tanpa harus kesusahan untuk memodifikasi pengkodeannya.

    -%-0 3-"#?#)#)

    Sebuah cloud environment memiliki pelayanan penagihan (bills) kepada kustomernya

    secara build-in. Dan tentunya untuk memberikan penagihan kepada kustomer,

    penggunaan harus dapat terukur (tracked). Bahkan servis clous gratis (seperti Google

    Gmail dan Zoho Internet-based office application) juga menggunakan meter

    pengukuran.

    @[email protected]!"#$%& ()* +,("- .)*/ 0%1)2)#3)* 4-,5( 4,6751%*/

    Menurut referensi NIST (National Institute of Standards and Technology), gambar 1.2

    merupakan gambaran entitas yang terlibat didalam penyediaan servis cloud

    computing. Entitas tersebut adalah service consumer, entitas ini bertugas untuk

    memelihara hubungan bisnis antara pengguna layanan dan penyedia layanan. Entitas

    service provider bertugas untuk memberikan layanan kepada pengguna layanan

    (services consumers). Carrier(pembawa) bertugas untuk menjembatani konektivitas dan

    penyaluran cloud servis antara provider dan consumer.

    Gambar 1.3 Entitas dalam cloud sistem oleh NIST

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    5/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 -

    Broker, entitas ini bertugas untuk melakukan manajemen penggunaan, performansi

    dan cara penyediaan servis cloud serta menegosiasikan hubungan antara provider dan

    consumer. Auditor, entitas ini dapat melakukan tugas asesmen secara independen

    terhadap servis cloud, operasi dari sistem informasi, performansi dan implementasi

    dari faktor keamanan sistem cloud. Sebuah audit adalah serangkaian evaluasi secara

    sistematis terhadap jalannya sistem cloud yang memastikan sejauh mana sistem cloud

    tersebut telah mencapai kriteria yang ditentukan.

    Gambar 1.4 Struktur Tiga Model yang Diberikan Oleh Cloud Service

    Tiga model yang diberikan oleh servis cloud seperti yang terlihat pada gambar 1.4.

    ! Infrastruktur as a service (IaaS), menawarkan penyimpanan dan sumber daya

    komputasi yang mana oleh organisasi IT dan para pengembang aplikasi untuk

    memberikan solusi-solusi bisnis.

    ! Platform as a Service (PaaS), menawarkan pengembangan lingkungan

    organisasi IT untuk membuat aplikasi bisnis yang bersifat cloud-ready.

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    6/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 .

    ! Software as a Service (SaaS), menawarkan aplikasi bisnis yang sudah tersedia

    pada servis cloud.

    9).0#$%0B2%B0- #$ # *-01&2-

    Infrastructure as a Service (IaaS) memberikan semua kebutuhan perangkat komputer

    (server, storage, teknologi jaringan, dan data center) sebagai sebuah layanan. Iaas di

    dalamnya juga dapat termasuk sistem operasi yang akan digunakan dan teknologi

    virtualisasi untuk memanajemen seluruh sumber daya. Dari pada membeli dan

    melakukan instalasi perangkat baru pada sebuah data center, kustomer lebih baik

    menyewa IaaS untuk sumber daya komputasinya. Layanan yang ditawarkan dapat

    berupa skalabilitas yang dinamis (dynamic scaling), jadi ketika kustomer hendakmelakukan pengembangan, mereka dapat melakukannya dengan mudah dan cepat.

    Sebagai tambahan untuk meningkatkan layanan dari IaaS ini maka juga mengikutkan

    perjanjian untuk kelayakan pelayanan (service level agreement = SLA). Biasanya SLA

    yang ditawarkan adalah ketersediaan sumber daya 99.99 persen dan akan memberikan

    tambahan sumber daya pada saat telah mencapai penggunaan 80 persen dari sumber

    daya yang telah diberikan.

    Sekarang ini, servis IaaS yang menawarkan layanan terbaik dan banyak diminati

    adalah Amazons Elastic Compute Cloud (Amazon EC2). Amazon EC2

    menyediakan sebuah web interface yang mengijinkan kustomer untuk mengakses

    virtual mesin mereka. EC2 menawarkan skalabilitas yang dapat dikontrol oleh

    penggunanya sendiri sesuai dengan biaya penyewaan yang mereka bayarkan per

    jamnya.

    Perusahaan dengan proyek pengembangan riset yang intensif sangat cocok dengan

    model IaaS ini. Layanan komputasi cloud-based memungkinkan para periset sains

    dan medis untuk dapat melakukan pengetesan dan analisis pada banyak bagian yang

    kemungkinan tidak dapat dilakukan tanpa penambahan akses ke infrastruktur

    komputasi.

    3"#%.408 #$ # *-01&2-

    Platform as a Service (PaaS), provider memberikan bukan hanya sekedar

    infrastruktur namun memberikan kepada kustomernya apa yang disebut solution stack

    (tumpukan solusi). Solution stack adalah kumpulan software terintegrasi yang

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    7/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 /

    menyediakan apapun diinginkan oleh pengembang untuk membangun sebuah

    aplikasi, termasuk software development dan runtime-nya.

    Gambar 1.5 Vendor IaaS, PaaS dan SaaSSumber: mobilepov.wordpress.com

    Pengguna tidak melakukan manajemen atau mengkontrol infrastruktur cloudtermasuk, network, server, sistem operasi ataupun storage. Pengguna hanya memiliki

    kemampuan untuk mengkontrol pengembangan aplikasi dan jika memungkinkan

    melakukan konfigurasi hosting environment dari aplikasi yang dikembangkan.

    Beberapa contoh vendor penyedia PaaS ini, seperti terlihat pada gambar 1.5. Google

    App Engine, Appjet, Etelos, Qrimp dan Force.com.

    *4.%C#0- #$ # *-01&2-

    Software as a Service (SaaS), memberikan kemampuan untuk menggunakan aplikasi

    yang telah disediakan oleh servis provider cloud. Aplikasinya dapat diakses dari

    beragam perangkat melalui antarmuka seperti web browser (contohnya web-mail).

    Pengguna tidak dapat melakukan kontrol terhadap infrastruktur cloud seperti

    network, storage, server, operating system. Layanan yang diberikan seperti:

    ! Enterprise servis seperti manajemen workflow, groupware dan kolaboratif,

    supply chain, komunikasi, digital signature, customer relationship

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    8/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 0

    management (CRM), desktop software, finansial manajemen, geo-spatial dan

    pencarian.

    ! Aplikasi Web 2.0 seperti manajemen metadata, jejaring sosial, blogs, layanan

    wiki, dan layanan portal.

    Beberapa contoh layanan SaaS ini seperti Google Mail, Google Docs, Google Talk,

    salesforce.com, basecamp.

    Dari ketiga model layanan yang diberikan oleh cloud system ada beberapa hal yang

    penting untuk menunjang jalannya ketiga metode tersebut, yaitu:

    ! Manajemen layanan dan penyediaan yang mana didalamnya termasuk

    virtualisasi, layanan penyediaan, call center, manajemen operasi, manajemensistem, manajemen QoS, billing dan sistem akunting, manajemen asset,

    manajemen SLA, technical support dan backup.

    ! Manajemen keamanan yang mana didalamnya termasuk ID dan otentikasi,

    sertifikasi dan akreditasi, pencegahan intrusi, perlindungan terhadap virus,

    cryptography, keamanan fisik, insiden respon, akses kontrol, audit dan trails,

    serta firewall.

    ! Layanan kustomer seperti kustomer asistant dan bantuan online, subskripsi,

    business intelligence, pelaporan, kustomer preference dan personalisasi.

    ! Layanan terintegrasi, termasuk manajemen data dan pengembangannya.

    @AD8&5 !"751)# 4-,5( 4,6751%*/

    Cloud computing adalah sebuah perubahan paradigma yang berimplikasi mendalam

    terhadap etika komputasi. Elemen utama yang menyebabkan hal ini terjadi adalah:

    ! Kontrol dilakukan oleh layanan pihak ketiga! Data tersimpan pada beberapa site yang diadministrasikan oleh beberapa

    organisasi

    ! Beberapa layanan saling beroperasi melalui lintas jaringan.

    Akses yang tidak terotorisasi, kehilangan data, kerusakan infrastruktur, dan layanan

    yang tidak tersedia adalah beberapa hal yang menjadi resiko dalam sistem layanan

    pihak ketiga. Lebih jauh lagi jika suatu masalah terjadi sangat susah untuk

    menidentifikasi sumber dan penyebab dari masalah tersebut. Kompleksitas dari

    layanan cloud akan membuat sangat susah untuk mengetahui siapa yang bertanggung

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    9/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 1

    jawab jika terjadi sesuatu disistem tersebut. Di dalam suatu mata rantai sistem cloud

    yang kompleks banyak entitas yang berkontribusi terhadap jalannya sistem, beberapa

    diantara mereka akan berusaha menghindar dari masalah-masalah tersebut namun

    tidak seorang pun yang akan memegang tanggung jawab untuk menanganinya,

    masalah ini disebut sebagai masalah banyak tangan (problem of many hands).

    E-0-)%#)#) F"4B(

    Cloud sistem akan sangat terpengaruh dengan adanya serangan malicious dan

    kerusakan infrastruktur (seperti gangguan power). Kerusakan lainnya seperti

    gangguan terhadap Internet domain name akan menyebabkan terjadinya hambatan

    dalam mengakses cloud bahkan sampai pada berakibat langsung terhadap cloud

    tersebut. Sebagai contoh, kejadian yang dialami oleh Akamai pada 15 Juni 2004,

    menyebabkan domain name tidak dapat diakses dan mengakibatkan Google, Yahoo

    dan banyak web site lainnya mengalami gangguan. Pada bulan Mei 2009, Google

    menjadi salah satu target utama dari serangan Denial of Service Attach (DoS) dan

    berhasil membuat tumbang beberapa layanan Google seperti Google News dan

    Gmail untuk beberapa hari.

    Petir salah satu penyebab gangguan yang dialami oleh Amazon pada 29-30 Juni 2012,AWS cloud bagian Barat Amerika Serika yang terdiri dari 10 data center yang saling

    9""( :, ;"6"6

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    10/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 !2

    berhubungan, dikabarkan mengalami gangguan yang disebabkan oleh tegangan listrik

    yang berfluktuasi akibat dari badai yang terjadi di daerah tersebut. Instagram adalah

    salah satu perusahaan yang menjadi korban dari kejadian tersebut menurut berita

    yang mereka kabarkan lewat tautan http://mashable.com/2012/06/30/aws-

    instagram/. Dan banyak lagi kejadian-kejadian tentang kerentanan yang terjadi pada

    sebuah sistem cloud yang saat ini masih menjadi kajian oleh banyak organisasi.

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    11/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 !!

    #$%&'()

    Virtualization *=>?

    8*1#,([email protected]%,*

    Tantangan terbesar yang dihadapi oleh para CIO dan IT manajer saat ini adalah:

    biaya yang efektif untuk pembuatan suatu infrastruktur IT, kecepatan dalam

    merespon organisasi. Untuk tetap melanjutkan perkembangan tentunya juga perlu

    adanya penambahan dari segi biaya dan regulasi yang mana keduanya adalah juga

    merupakan tantangan yang dihadapi saat ini. Virtualisasi adalah sebuah inovasi

    teknologi fundamental yang memungkinkan seorang IT Manajer untuk mengambil

    solusi-solusi kreatif terhadap perubahan bisnis.

    Terdapat tiga hal utama yang fundamental untuk menggambarkan jalannya sebuah

    sistem komputasi, yaitu: interpreter, memory dan hubungan komunikasi. Solusi

    tradisional untuk sebuah data center adalah menginstal sistem operasi standar pada

    sebuah sistem yang berdiri sendiri dan mengandalkan teknik OS konvensional untuk

    memastikan berbagi sumber daya, proteksi aplikasi, dan performance isolation.

    Sistem administrasi, akunting, sekuriti, manajemen sumber daya adalah hal yang

    menantang bagi penyedia layanan ini. Sebagai jawaban akan tantangan tersebut adalah

    dengan adanya teknologi virtualisasi.

    =>=

    A"*/"#1%)* B%#15)-%&)&%

    Pengertian virtualisasi dalam lingkungan IT secara mendasar adalah melakukan isolasi

    terhadap satu sumber daya komputasi dengan yang lainnya. Dengan memisahkan

    layer-layer yang berbeda dalam logic stack dimungkinkan fleksibilitas yang lebih tinggi

    karena tidak diperlukannya lagi konfigurasi tiap-tiap elemen untuk dapat berkerja

    bersama-sama.

    Virtualisasi adalah prinsip dasar dari cloud computing, yang akan menyederhanakan

    berbagai tugas manajemen sumber daya yang telah dijelaskan sebelumnya. Sebagai

    contoh kondisi sebuah virtual mesin (VM) yang sementara beroperasi dibawah

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    12/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 !*

    kontrol virtual machine monitor (VMM) dapat dengan mudah untuk disimpan dan

    dimigrasikan ke server lainnya untuk mengatur keseimbangan beban. Disaat yang

    bersamaan virtualisasi memungkinkan penggunanya untuk menjalankan environmen

    yang mereka biasa gunakan dari pada memaksa mereka menggunakan environment

    yang mereka tidak terbiasa. Berbagi sumber daya pada lingkungan VM dibutuhkan

    bukan hanya sekedar hardware yang mendukung, namun biasanya prosesor yang

    mumpuni dan arsitektur yang mendukung untuk multilevel control. Pada kenyataan

    sumber daya seperti memori, CPU cycle, penyimpanan ganda, I/O dan bandwidth

    komunikasi akan saling berbagi antara beberapa VM, sedangkan untuk VM juga akan

    berbagi sumber daya untuk beberapa aplikasi yang terdapat didalamnya.

    Gambar 2.1 adalah perbandingan sistem arsitektur komputasi sebelum dan setelahmenggunakan virtualisasi. Dengan infrastruktur virtual memberikan banyak

    keuntungan kepada seorang administrator untuk memanajemen berbagai sumber

    daya yang ada pada sebuah perusahaan dan membuat seorang IT manager lebih

    responsif terhadap perkembangan organisasi yang dinamis.

    Gambar 2.1 Perbandingan Arsitektur Tanpa dan Dengan VirtualisasiSumber: www.vmware.com

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    13/15

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    14/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 !,

    perangkat. Hal tersebut akan berbeda dengan apa yang ditunjukkan pada gambar 2.3

    tentang infrastruktur IT yang dibangun menggunakan teknologi virtualisasi.

    Gambar 2.3 Infrastruktur VirtulisasiSumber: www.vmware.com

    Secara struktural, infrastruktur virtual terdiri dari beberapa komponen, yaitu:

    ! Bare metal hypervisor, yang memungkinkan virtualisasi secara utuh untuk setiap

    komputer x86.

    ! Layanan infrastruktur virtualisasi yang disediakan seperti manajemen sumber

    daya dan konsolidasi backup memastikan sumber daya yang ada pada mesin

    virtual.

    ! Solusi otomasi yang menyediakan kemampuan khusus untukmengoptimalkan proses IT tertentu sepertiprovisioningdan disaster recovery.

    Virtualisasi merupakan sekumpulan tool (alat kerja) yang digunakan untuk

    mengurangi server fisikal. Virtualisasi dapat digunakan dalam berbagai bentuk,

    seperti:

    ! Virtualisasi Server"VMware ESXi, Proxmox, Xen

    ! Virtualisasi Desktop"VDI

    !Virtualisasi Network

    "Virtual LAN,

    ! Virtualisasi Memory"Virtual Memory yang disediakan oleh Hypervisor

  • 7/26/2019 Bab 2 Virtualisasi

    15/15

    Teknik Komputer Jaringan PNUP - 2014 !-

    ! Virtualisasi Aplikasi"Citrix XenApp, Microsoft App-V, VMware ThinApp

    ! Virtualisasi Storage"LVM, RAID

    Virtualisasi Server