b22 Pengenalan Formula Who Dalam Penanganan Gizi Buruk

Click here to load reader

download b22 Pengenalan Formula Who Dalam Penanganan Gizi Buruk

of 57

  • date post

    18-Feb-2015
  • Category

    Documents

  • view

    51
  • download

    2

Embed Size (px)

description

111

Transcript of b22 Pengenalan Formula Who Dalam Penanganan Gizi Buruk

LAPORAN AKHIR PROGRAM PENERAPAN IPTEKS

PENGENALAN FORMULA WHO DALAM PENANGANAN GIZI BURUK PADA KELUARGA BALITA DAN KADER POSYANDU DI KABUPATEN MAROS

Oleh: Dr. Nurhaedar Jafar, Apt.,M.Kes. 19641231 199002 2 001 Healthy Hidayanti, SKM, M.Kes 19810407 200801 2 013

Dibiayai oleh Direktorat Jenderal Pendidikan Tinggi Departemen Pendidikan Nasional, sesuai Surat Perjanjian Pelaksanaan Hibah Kompetitif Pengabdian Pada Masyarakat Berbasis Riset Dalam Rangka Publikasi Domestik Tahun Anggaran 2009 Nomor : 035/SP2H/PPM/DP2M/IV/2009, tanggal 26 April 2009

LEMBAGA PENGABDIAN KEPADA MASYARAKAT UNIVERSITAS HASANUDDIN TAHUN ANGGARAN 2009HALAMAN PENGESAHAN LAPORAN HASIL PENERAPAN IPTEKS

1. Judul

2. Bidang 3. Ketua Tim Pengusul a. Nama Lengkap b. Jenis Kelamin c. NIP d. Pangkat/Golongan e. Jabatan f. Fakultas/Jurusan h. Alamat i. Telp/Fax/Email j. Alamat Rumah k. Telp/Fax/Email

: Pengenalan Formula WHO dalam Penanganan Gizi Buruk pada Keluarga Balita dan Kader di Kabupaten Maros : Ipteks (Kesehatan) : : Dr. Nurhaedar Jafar, Apt., M.Kes : Perempuan : 19641231 199002 2 001 : Penata Tk.I;III/d : Ketua Prodi S1 Gizi FKM Unhas : Kesehatan Masyarakat/Gizi : Gedung FKM Kampus UNHAS Tamalanrea Jl. Perintis Kemerdekaan, Makassar 90245 : Telp/Fax (0411) 585 087, email: [email protected] : Jl. Racing Centre Perumahan UMI B5 : telp. 0411-445411 email: [email protected] : Healthy Hidayanti, SKM, M.Kes : Kelurahan Maccini Baji Kab. Maros : Rp 7.500.000

4. Nama Anggota Tim 5. Lokasi Kegiatan 8. Jumlah Biaya yang diusulkan

Makassar, 28 Oktober 2009 Mengetahui, Dekan FKM Ketua Tim Peneliti,

Prof. dr. Veni Hadju, Ph.D, Sp.GK MKes NIP 19620318 198803 1 004

Dr. Nurhaedar Jafar, Apt, NIP 19641231 199002 2 001

Menyetujui, Ketua LPPM UNHAS u.b. Sekretaris

Prof. Dr. Ir. H. Sudirman, MP NIP 19641212 198903 1 004 ABSTRAK

2

Tingginya prevalensi gizi buruk dan tidak bersedianya orang tua anak gizi buruk untuk dirujuk ke rumah sakit menunjukkan bahwa sangat penting dilakukannya penanganan gizi buruk di tingkat rumah tangga dan masyarakat (community care). Kegiatan ini bertujuan melihat sejauh mana model penanganan gizi buruk di community care dapat dilakukan baik oleh ibu balita dan kader posyandu. Metode yang digunakan dalam kegiatan ini adalah peningkatan pengetahuan, keterampilan kader posyandu dan orang tua balita melalui pendampingan. Materi yang diberikan mencakup pengetahuan dan keterampilan kader posyandu dan orang tua balita dalam penanganan gizi buruk melalui pengenalan formula WHO, intervensi dilakukan selama satu bulan. Berdasarkan hasil kegiatan disimpulkan bahwa pengetahuan dan keterampilan kader Posyandu dalam penanganan anak gizi buruk cukup tinggi, sedangkan ibu balita dalam penanganan anak gizi buruk masih rendah karena masih sangat tergantung pada kehadiran tim pendamping. Penerimaan anak terhadap formula WHO masih rendah (rata-rata dibawah 70% yang dapat dihabiskan dari formula yang diberikan). Keberhasilan penanganan anak gizi buruk di community care belum memberikan hasil yang optimal

PRAKATA

3

Alhamdulillah, puji shukur kami panjatkan kepada Allah Subhana Wataalla atas segala Rahmat dan Petunjuk-Nya sehingga pelaksanaan kegiatan pengabdian dan selanjutnya penulisan laporan dapat dilaksanakan dengan baik. Kegiatan pengabdian masyarakat tentang Pengenalan formula WHO dalam penanganan gizi buruk pada keluarga balita dan kader posyandu Di Kabupaten Maros tahun 2009 memberikan banyak informasi yang sangat bermanfaat. Kami mengucapkan terima kasih kepada orang tua balita khususnya responden kami yang mau menyisihkan waktunya disela-sela kesibukannya bekerja di rumah dan di sawah. Tak lupa kami ucapkan banyak terima kasih kepada Bidan, dan para Kader Posyandu yang mau bekerja sama dengan kami juga kepada Kepala Lurah Kelurahan Maccini Baji yang mengijinkan kami malaksanakan kegiatan pengabdian ini. Kepada semua pihak yang turut terlibat dalam penelitian ini; kepada rekan dosen di Program Studi Ilmu Gizi FKM terima kasih atas dukungannya, staf Prodi Gizi FKM Unhas yang banyak membantu selama pelaksanaan penelitian ini dan semua pihak yang tidak dapat kami sebutkan satu per satu. Kami menyadari bahwa laporan penelitian ini jauh dari kesempurnaan, untuk itu kami mengharapkan saran dan kritik dari semua pembaca. Semoga Allah SWT memberi Ridhlo atas semua niat dan amal baik kita.

Makassar, November 2009

Penulis

DAFTAR ISI

HALAMAN PENGESAHAN ................................................................................... ABSTRAK ................................................................................................................

ii iii

4

PRAKATA................................................................................................................. DAFTAR ISI ............................................................................................................. DAFTAR TABEL...................................................................................................... DAFTAR GAMBAR ................................................................................................ DAFTAR LAMPIRAN ............................................................................................. BAB I PENDAHULUAN ...................................................................................... 1.1. Analisis Situasi ................................................................................... 1.2. Perumusan Masalah ............................................................................ 1.3. Tujuan ................................................................................................. 1.4. Manfaat ............................................................................................... BAB II TINJAUAN PUSTAKA ............................................................................ 2.1. Tinjauan tentang Gizi Buruk ............................................................... 2.2. Penilaian Gizi Buruk ........................................................................... 2.3. Mekanisme Monitoring Pertumbuhan Anak ....................................... 2.4. Prinsip Penanganan ............................................................................. BAB III MATERI DAN METODE ......................................................................... 3.1. Kerangka Pemecahan Masalah ........................................................... 3.2. Realisasi Pemecahan Masalah ............................................................ 3.3. Khalayak Sasaran ................................................................................ 3.4. Metode Penerapan Ipteks .................................................................... BAB IV HASIL DAN PEMBAHASAN ................................................................. 4.1. Hasil Kegiatan ..................................................................................... 4.2. Pembahasan ........................................................................................ BAB V KESIMPULAN DAN SARAN .................................................................

iv v vii viii ix 1 1 2 2 3 4 4 5 8 10 13 13 14 14 15 17 17 22 26

5

5.1. Kesimpulan ......................................................................................... 5.2. Saran ................................................................................................... DAFTAR PUSTAKA LAMPIRAN

26 26

DAFTAR TABEL

Tabel 2.1. Tabel 2.2. Tabel 4.1.

Bagan dan Jadwal Pengobatan Kebutuhan Gizi Menurut Fase Pemberian Makan Distribusi Balita (Umur 6-59 Bulan) Berdasarkan Tempat Tinggal Balita (Umur 6-59 Bulan) yang terjaring

11 12 17

Tabel 4.2.

18

6

Tabel 4.3. Tabel 4.4. Tabel 4.5. Tabel 4.6. Tabel 4.7.

Karakteristik Sosial Ekonomi Orang Tua Balita Kader yang Mengikuti Pelatihan Rata-rata Penerimaan Anak terhadap Formula WHO Berat Badan Anak pada Awal dan Akhir Intervensi Status Gizi Z-score Anak pada Awal dan Akhir Intervensi

18 19 20 21 21

DAFTAR GAMBAR

Gambar 3.1.

Diagram alur penanganan anak gizi buruk tingkat posyandu/ community care Model penanganan gizi buruk dengan pendampingan oleh kader Persentase status gizi anak 6-59 bulan sebelum dan sesudah intervensi

13

Gambar 3.2. Gambar 4.1.

14 21

7

DAFTAR LAMPIRAN

Lampiran 1 Lampiran 2 Lampiran 3 Lampiran 4 Lampiran 5 Lampiran 6 Lampiran 7 Lampiran 8

Jadwal, jnis, dan jumlah makanan yang diberikan Formula WHO dan modifikasinya serta petunjuk pembuatan Kuesioner kegiatan Formulir Pencatatan Konsumsi Formula WHO/Modifikasi Formulir Recall 24 jam Formulir Pencatatan Penimbangan Berat Badan Anak Contoh Makanan PMT Lokal Pembiayaan

28 29 31 36 37 38 39 40

8

Lampiran 9 Lampiran 10 Lampiran 11

Foto Balita dan Hasil Kegiatan Organisasi Pelaksanaan Daftar Riwayat Hidup Peneliti

41 43 44

9

BAB I PENDAHULUAN

1.1. Analisis Situasi Data dari Dinas Kesehatan Propinsi Sulsel (2006) menyebutkan bahwa kabupaten dengan prevalensi kurang gizi tinggi (diatas 30%) antara lain Kabupaten Maros, Takalar, Pangkep, Jeneponto, Luwu dan Selayar. Sejalan dengan data tersebut survei gizi dan kesehatan di Kabupaten Maros tahun 2005 diperoleh angka kurang gizi 34,3% (9,6% gizi buruk dan 24,7% gizi kurang). Hasil survei gizi (2005) di kelurahan Maccini Baji telah ditindak lanjuti (dipilih Lingkungan Belang-belang karena memiliki balita kurang gizi tetinggi) dengan berbagai intervensi seperti optimalisasi peran kader posyandu, penyuluhan pola asuh dan bantuan modal usaha bagi orangtua yang memiliki anak kurang gizi. Hasil dari intervensi belum menggembirakan karena cakupan D/S masih rendah r