ASPEK EKONOMI IKAN CAKALANG DI KOTA...

7
ASPEK EKONOMI IKAN CAKALANG DI KOTA BITUNG Oleh : VALENCIA ANGELI KARUNDENG NIM : 222009012 KERTAS KERJA Diajukan kepada Fakultas Ekonomika dan Bisnis Guna Memenuhi Sebagian dari Persyaratan-persyaratan untuk Mencapai Gelar Sarjana Ekonomi FAKULTAS : EKONOMIKA DAN BISNIS PROGRAM STUDI : ILMU EKONOMI FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA SALATIGA 2014

Transcript of ASPEK EKONOMI IKAN CAKALANG DI KOTA...

Page 1: ASPEK EKONOMI IKAN CAKALANG DI KOTA BITUNGrepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5709/1/T1_222009012_Judul.pdftulisan orang lain seolah – olah hasil pemikiran saya sendiri, saya

ASPEK EKONOMI IKAN CAKALANG DI KOTA BITUNG

Oleh :

VALENCIA ANGELI KARUNDENG

NIM : 222009012

KERTAS KERJA

Diajukan kepada Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Guna Memenuhi Sebagian dari

Persyaratan-persyaratan untuk Mencapai

Gelar Sarjana Ekonomi

FAKULTAS : EKONOMIKA DAN BISNIS

PROGRAM STUDI : ILMU EKONOMI

FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

SALATIGA

2014

Page 2: ASPEK EKONOMI IKAN CAKALANG DI KOTA BITUNGrepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5709/1/T1_222009012_Judul.pdftulisan orang lain seolah – olah hasil pemikiran saya sendiri, saya
Page 3: ASPEK EKONOMI IKAN CAKALANG DI KOTA BITUNGrepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5709/1/T1_222009012_Judul.pdftulisan orang lain seolah – olah hasil pemikiran saya sendiri, saya
Page 4: ASPEK EKONOMI IKAN CAKALANG DI KOTA BITUNGrepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5709/1/T1_222009012_Judul.pdftulisan orang lain seolah – olah hasil pemikiran saya sendiri, saya

FAKULTAS EKONOMIKA DAN BISNIS

UNIVERSITAS KRISTEN SATYA WACANA

Jl. Diponegoro 52 – 60

Tlp: (0298) 321212, 311881

Salatiga , 50711 - Indonesia

Fax. (0298) – 21433

PERNYATAAN KEASLIAN KERTAS KERJA

Yang bertandatangan di bawah ini:

Nama : Valencia Angeli Karundeng

NIM : 222009012

Program Studi : Ilmu Ekonomi

Fakultas Ekonomika dan Bisnis

Universitas Kristen Satya Wacana

Menyatakan dengan sesungguhnya bahwa skripsi :

Judul : Aspek Ekonomi Ikan Cakalang di Kota Bitung

Pembimbing : Yulius Pratomo SE., MIDEC

Tanggal diuji : 21 Mei 2014

adalah benar – benar karya saya.

Didalam kertas kerja ini tidak terdapat keseluruhan atau sebagian tulisan atau gagasan orang

lain yang saya ambil dengan cara menyalin atau meniru dalam bentuk rangkaian kalimat atau simbol yang

saya aku seolah – olah sebagai tulisan saya sendiri tanpa memberikan pengakuan pada penulis aslinya.

Apabila kemudian terbukti bahwa saya ternyata melakukan tindakan menyalin atau meniru

tulisan orang lain seolah – olah hasil pemikiran saya sendiri, saya bersedia menerima sanksi sesuai

peraturan yang berlaku di Fakultas Ekonomika dan Bisnis Universitas Kristen Satya Wacana Salatiga,

termasuk pencabutan gelar kesarjanaan yang telah saya peroleh.

Salatiga, 12 Mei 2014

Yang memberi pernyataan,

Valencia Angeli Karundeng

Page 5: ASPEK EKONOMI IKAN CAKALANG DI KOTA BITUNGrepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5709/1/T1_222009012_Judul.pdftulisan orang lain seolah – olah hasil pemikiran saya sendiri, saya
Page 6: ASPEK EKONOMI IKAN CAKALANG DI KOTA BITUNGrepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5709/1/T1_222009012_Judul.pdftulisan orang lain seolah – olah hasil pemikiran saya sendiri, saya

ABSTRACT

This study aims to analyze the economic aspects of the tuna fishing industry in Bitung city seen

from the results of production, the price of fish and labor. This research was conducted in the

city of Bitung, North Sulawesi. The data was collected using literature review and interviews

with the actors involved in the tuna fishing industry, especially in the city of Bitung. The analysis

technique used is using qualitative analysis. The results of this study indicate that the tuna

production contributes significantly to the city's fishing industry Bitung (39.73%), but the growth

in production each year is relatively low (1.33%). Furthermore, from the price of tuna, this study

found that the price of tuna is enough to make the offenders especially fish collectors can meet

the needs of their daily lives. This can be seen from the selling price of tuna can be a profitable

livelihood and maintain the welfare of the fish collectors. Finally, the tuna fishing industry in

Bitung city has a relatively low ability to absorb labor, seen from the ratio of the number of

people who work on the tuna fishing industry peduduk number working in agriculture. The

policy implication of this research is the government or the Department of Fisheries and Marine

Bitung city should take steps to increase the number of catches of tuna per day, however, while

maintaining sustainability, namely with the development of fish farming technology. Then the

government needs to regulate the stability of prices, in order not to decrease the price of tuna.

The government also needs to increase its investment in facilities and infrastructure so that it

can continue to open up employment opportunities.

Keywords: Economic Aspects, tuna, production, prices, labor.

Page 7: ASPEK EKONOMI IKAN CAKALANG DI KOTA BITUNGrepository.uksw.edu/bitstream/123456789/5709/1/T1_222009012_Judul.pdftulisan orang lain seolah – olah hasil pemikiran saya sendiri, saya

ABSTRAK

Penelitian ini bertujuan untuk menganalisis aspek ekonomi ikan cakalang terhadap industri

perikanan di kota Bitung dilihat dari hasil produksi, harga ikan dan tenaga kerja. Penelitian ini

dilakukan di kota Bitung, Provinsi Sulawesi Utara. Pengumpulan data dilakukan dengan

menggunakan studi literatur dan wawancara dengan para pelaku yang terlibat dalam industri

perikanan khususnya ikan cakalang di kota Bitung. Teknik analisis yang digunakan yaitu

menggunakan analisis Kualitatif. Hasil penelitian ini menunjukkan bahwa hasil produksi ikan

cakalang memberikan sumbangan yang cukup besar bagi industri perikanan kota Bitung

(39,73%), namun pertumbuhan produksi tiap tahunnya relatif rendah (1,33%). Selanjutnya dari

harga ikan cakalang, dalam penelitian ini menemukan bahwa harga ikan cakalang cukup

membuat para pelaku terutama pengumpul ikan dapat memenuhi kebutuhan hidup mereka

sehari-hari. Hal tersebut dapat dilihat dari harga jual ikan cakalang yang dapat menjadi mata

pencaharian yang memberikan keuntungan dan mempertahankan kesejahteraan hidup bagi para

pengumpul ikan. Kemudian yang terakhir, Industri perikanan cakalang di kota Bitung memiliki

kemampuan yang relatif rendah dalam menyerap tenaga kerja, dilihat dari rasio jumlah

penduduk yang bekerja pada industri perikanan cakalang terhadap jumlah peduduk yang bekerja

di bidang pertanian. Implikasi kebijakan dari penelitian ini adalah pemerintah atau Dinas

Perikanan dan Kelautan kota Bitung sebaiknya mengambil langkah untuk meningkatkan jumlah

tangkapan ikan cakalang per hari, namun dengan tetap menjaga kelestariannya, yaitu dengan

adanya pengembangan teknologi budidaya ikan. Kemudian pemerintah perlu mengatur stabilitas

harga, agar jangan sampai harga ikan cakalang menurun. Pemerintah juga perlu meningkatkan

investasi dalam bentuk sarana dan prasarana sehingga dapat terus membuka peluang kerja.

Kata Kunci: Aspek ekonomi, ikan cakalang, hasil produksi, harga, tenaga kerja.