Askep Komunitas Dg Hipertensi

download Askep Komunitas Dg Hipertensi

of 104

  • date post

    15-Feb-2016
  • Category

    Documents

  • view

    262
  • download

    39

Embed Size (px)

Transcript of Askep Komunitas Dg Hipertensi

ASKEP KOMUNITAS HYPERTENSI

BAB IITINJAUAN PUSTAKA

A. Tinjauan Umum Tentang Konsep Keluarga1. Definisi keluarga menurut Wahid Iqbal Mubarak dkk ( 2006 ).Pengetian keluarga menurut beberapa ahli yaitu :a Menurut Duval, keluarga adalah sekumpulan orang yang dihubungkan oleh ikatan perkawinan, adopsi, kelahiran yang bertujuan menciptakan dan memperthankan budaya yang umum, meningkatkan perkembangan fisik, mental, emosional dan social dari tiap anggota.b Menurut WHO ( 1969 ), keluarga adalah anggota rumah tangga yang saling berhubungan melalui pertalian darah, adopsi atau perkawinan.c Menurut Bergess ( 1962 ), keluarga adalah ;1) Terdiri dari sekelompok orang yang mempunyai ikatan perkawinan, keturunan / hubungan sedarah atau hasil adopsi.2) Anggota tinggal bersama dalam satu rumah.3) Anggota berinteraksi dan berkomunikasi dalam peran social.4) Mempunyai kebiasaan / kebudayaan yang berasal dari masyarakat tetapi mempunyai keunikan tersendiri.d Menurut Helvie ( 1981 ) keluarga adalah sekompok manusia yang tinggal dalam satu rumah tangga dalam kedekatan yang konsisten dan hubungan yang erat.e Menurut Salvicion G. Bailon dan Aracelis Maglaya ( 1989 ) keluarga adalah dua atau lebih dari dua individu yang bergabung karena hubungan darah, hubungan perkawinan atau pengangkatan dan mereka hidup dalam suatu rumah tangga, berinteraksi satu sama lain, dan didalam perangnya masing-masing menciptakan serta mempertahankan budaya.f Menurut Departemen Kesehatan R.I ( 1998 ) keluarga adalah unit terkecil dari suatu masyarakat yang terdiri dari kepala keluarga dan beberapa orang yang berkumpul dan tinggal disuatu atap dalam keadaan saling bergantungan.Dari pengertian tersebut diatas menunjukkan keluarga maka dapat disimpulkan bahwa karakteristik keluarga adalah :a Terdiri dari dua atau lebih individu yang diikat oleh hubungan darah, perkawinan atau adopsi.b Anggota keluarga biasanya hidup bersama atau jika berpisah mereka tetap memperhatikan satu sama lain.c Anggota keluarga berinteraksi satu sama lain dan masing masing mempunyai peran social suami, istri, anak, kakak dan adik.d Mempunyai tujuan yaitu : menciptakan dan mempertahankan budaya dan meningkatkan perkembangan fisik, psikologis dan social anggota.2. Struktur keluargaa. Struktur keluarga ada bermacam macam di antaranya adalah :1) Patrilineal adalah keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara dan sedarah dalam beberapa generasi, dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ayah.2) Matrilineal adalah keluarga sedarah yang terdiri dari sanak saudara sedarah dalam beberapa generasi dimana hubungan itu disusun melalui jalur garis ibu.3) Matrilokal adalah sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah istri.4) Patrilokal adalah sepasang suami istri yang tinggal bersama keluarga sedarah suami.5) Keluarga kawinan adalah hubungan suami istri sebagai dasar bagi pembinaan keluarga dan beberapa sanak saudara yang menjadi bagian keluarga karena adanya hubungan dengan suami atau istrib. Struktur peran.Peran adalah serangkaian perilaku yang diharapkan sesuai dengan posisi sosial yang diberikan. Yang dimaksud dengan posisi atau status adalah posisi individu dalam masyarakat, misalnya status sebagai istri / suami atau anak.Peranan keluarga menggambarkan seperangkat perilaku interpersonal, sifat kegiatan yang berhubungan dengan individu dalam posisi dan situasi tertentu. Peranan individu dalam keluarga didasari oleh harapan dan pada perilaku dari keluarga, kelompok dan masyarakat.

Berbagai peranan yang terdapat di dalam keluarga adalah sebagai berikut :1) Peranan ayah Ayah sebagai suami dari isteri dan anak anaknya, berperan sebagai pencari nafkah, pendidik, pelindung, dan pemberi rasa aman, sebagai kepala keluarga, sebagai anggota dari kelompok sosialnya serta anggota masyarakat dari lingkungannya.2) Peranan Ibu Sebagai isteri dan ibu dari anak anaknya. Ibu merupakan peranan untuk mengurus rumah tangga, sebagai pengasuh dan pendidik anak - anaknya, pelindung dan sebagai salah satu kelompok dari peranan sosialnya serta sebagai anggota masyarakat dari lingkungannya, disamping itu juga sebagai pencari nafkah tambahan dalam keluarganya.3) Peranan anak Anak anak melaksanakan peranan psiko-sosial sesuai dengan tingkat perkembangannya baik fisik, mental, sosial, dan spiritual (Nasrul Effendy, 1998 ).c. Struktur kekuatan keluargaKekuatan adalah kemampuan, baik kemampuan potensial maupunaktual dari seorang individu untuk mengontrol, mempengaruhi dan mengubah tingkah laku seseorang. Tipe struktur kekuatan yaitu legitimate pawer authority, refent power, effectif power.d. Nilai nilai keluargaNilai merupakan suatu system, sikap dan kepercayaan yang secara sadar atau tidak mempersatukan anggota keluarga dalam suatu budaya. Nilai keluarga juga merupakan suatu pedoman perilaku dan pedoman bagi perkembangan norma dan peraturan norma. Nilai keluarga adalah sebagai suatu sistem ide, sikap dan kepercayaan tentang nilai suatu keseluruhan atau konsep yang secara sadar maupun tidak sadar, mengikat bersama sama seluruh anggota keluarga dalam suatu budaya lazim. ( Marilyn M. Friedman, 1998, hal 325 ).3. Tipe / bentuk keluarga a Keluarga inti (nuclear family ), adalah keluarga yang terdiri dari ayah, ibu dan anak anakb Keluarga besar (Extanded Family), adalah keluarga inti ditambah dengan sanak saudara, misalnya nenek, kakek, keponakan saudara, sepupu, paman, bibi dan sebagainya.c Keluarga berantai (serial family), adalah keluarga yang terdiri dari wanita dan pria yang menikah lebih dari satu kali dan merupakan suatu keluarga inti.d Keluarga duda / janda (single family), keluarga yang terjadi karena perceraian atau kematian.e Keluarga berkomposisi (composite), adalah keluarga yang perkawinannya berpoligami dan hidup secara bersama.f Keluarga kabitas (cahabitation), adalah dua orang menjadi satu tanpa pernikahan tetapi membentuk suatu keluarga. (Nasrul Effendy, 1998, hal 33 - 34 ).4. Fungsi keluargaa Fungsi efektifBerguna untuk pemenuhan kebutuhan psikososial. Keberhasilan melaksanakan fungsi efektif tampak pada kebahagiaan dan kegembiraan dari suatu anggota keluarga. Komponen yang perlu dipenuhi oleh keluarga dalam melaksanakan fungsi efektif adalah :1) Saling mengasuh cinta kasih, kehangatan, saling menerima, saling mendukung antara anggota keluarga.2) Saling menghargai.3) Ikatan dan identifikasi.b Fungsi sosialisasiSosialisasi adalah proses perkembangan dan perubahan yang dilalui individu, yang menghasilkan sosial dan belajar berperan dalam lingkungan sosial. Sosialisasi ini dimulai sejak lahir. Keluarga merupakan tempat individu untuk belajar bersosialisasi, dimana anggota keluarga belajar disiplin, belajar tentang norma norma budaya dan perilaku melalui hubungan dan interaksi dalam keluarga.c Fungsi perawatan kesehatan Keluarga juga befungsi untuk melaksanakan praktik asuhan kesehatan yaitu mencegah terjadinya gangguan kesehatan dan atau merawat anggota keluarga yang sakit. Kemampuan dalam memberikan asuhan kesehatan mempengaruhi status kesehatan keluarga.Kesanggupan keluarga melaksanakan pemeliharaan kesehatan dapat dinilai dari tugas kesehatan keluarga yaitu :1) Mengenal masalah kesehatan.2) Membuat keputusan tindakan kesehatan yang tepat3) Memberi perawatan pada anggota keluarga yang sakit 4) Mempertahankan atau menciptakan suasana rumah yang sehat.5) Mempertahankan hubungan dengan menggunakan fasilitas kesehatan masyarakat.d Fungsi reproduksi Keluarga berfungsi untuk meneruskan kelangsungan keturunan dan menambah sumber daya manusia. Dengan adanya program keluarga berencana maka fungsi ini sedikit terkontrol

e Fungsi ekonomi1) Merupakan fungsi keluarga untuk memenuhi kebutuhan seluruh anggota keluarga, seperti kebutuhan akan makanan, pakaian dan tempat berlindung ( ekonomi ).2) Pengaturan pengunaan, penghasilan keluarga untuk memenuhi kebutuhan keluarga.3) Menabung untuk memenuhi kebutuhan kebutuhan keluarga dimasa yang akan datang, misalnya pendidikan anak - anak, jaminan hari tua dan sebagainya.f Fungsi pendidikan1) Menyekolahkan anak untuk memberikan pengetahuan, keterampilan dan memberi prilaku anak sesuai dengan bakat dan minat yang dimilikinya.2) Mempersiapkan anak untuk kehidupan dewasa yang akan datang dalam memenuhi peranannya dalam sebagai orang dewasa.3) Mendidik anak sesuai dengan tingkat tingkat perkembangannya.Dari berbagai fungsi diatas ada tiga fungsi pokok keluarga terhadap anggota keluargannya, adalah :a Asih, adalah memberikan kasih sayang, perhatian, rasa aman, kehangatan kepada anggota keluarga sehingga memungkinkan mereka tumbuh dan berkembang sesuai dengan usia kebutuhannya.b Asuh, adalah menuju kebutuhan pemeliharaan dan perawatan anak agar kesehatnya selalu terpelihara, sehingga diharapkan menjadikan mereka anak anak yang sehat baik fisik, mental, sosial dan spritual.c Asah, adalah memenuhi kebutuhan anak , sehingga siap menjadi manusia dewasa yang mandiri dalam mempersiapkan masa depannya.5. Tahap tahap perkembangan keluargaTahap tahap kehidupan keluarga menurut Duvall adalah sebagai berikut : a Tahap pembentukan keluargaTahap ini dimulai dari pernikahan, yang dilanjutkan dalam membentuk rumah tangga.b Tahap menjelang kelahiran anak.Tugas keluarga yang utama untuk mendapatkan keturunan sebagai generasi penerus, melahirkan anak merupakan kebanggaan bagi keluarga merupakan saat yang sangat yang dinantikan.c Tahap menghadapi bayi.Dalam hal ini keluarga mengasuh, mendidik dan mendirikan kasih sayang kepada anak, karena pada tahap ini bayi kehidupannya sangat tergantung kepada orang tuannya. Dan kondisinya masih sangat lama.d Tahap menghadapi anak pra sekolah.Pada tahap ini anak sudah mulai mengenal kehidupan sosialnya, sudah mulai bergaul dengan teman sebaya, tetapi sangat rawan dalam masalah kesehatan, karena, tidak mengetahui mana yang kotor dan mana yang bersih. Dalam fase ini anak sangat sensitive terhadap pengaruh lingkungan dan tugas keluarga adalah mulai menanamkan norma norma kehidupan, norma norma agama