askep kasus hipertensi

download askep kasus hipertensi

of 46

  • date post

    05-Jul-2018
  • Category

    Documents

  • view

    217
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of askep kasus hipertensi

  • 8/16/2019 askep kasus hipertensi

    1/46

    BAB II

    TINJAUAN TEORITIS

     

    1. A. Definisi

    Hipertensi adalah peningkatan abnormal pada tekanan sistolik 140 mmHg atau lebih dan tekanan

    diastolic 120 mmHg (Sharon, L.Rogen, 199!.

    Hipertensi adalah peningkatan tekanan darah sistolik lebih dari 140 mmH" dan tekanan darah

    diastolic lebih dari 90 mmH" (Luckman Sorensen,199!.

    Hipertensi adalah suatu keadaan dimana ter#adi peningkatan tekanan darah sistolik 140 mmHg

    atau lebih dan tekanan darah diastolic 90 mmHg ataulebih. ($arbara Hearrison 199%!

    Hipertensi dikategorikan ringan apabila tekanan diastolikn&a antara 9'  104 mmHg, hipertensi sedang #ika tekanan diastolikn&a antara 10' dan 114 mmHg, dan hipertensi berat bila tekanan

    diastolikn&a 11' mmHg atau lebih. )embagian ini berdasarkan peningkatan tekanan diastolic

    karena dianggap lebih serius dari peningkatan sistolik ( Smith *om, 199' !.

    $erdasarkan de+inisi di atas, penulis dapat men&impulkan baha hipertensi adalah suatu keadaan

    dimana ter#adi peningkatan tekanan darah sistolik 140 mmHg atau lebih atau tekanan darah

    diastolik 90 mmHg atau lebih. 

    1. B. Anatomi dan Fisiologi hipertensi

    2. 1. Anatomi 

    1. -antung

    $erukuran sekitar satu kepalan tangan dan terletak didalam dada, batas kanann&a terdapat pada

    sternum kanan dan apeksn&a pada ruang intercostalis kelima kiri pada linea midclaicular.

    Hubungan #antung adalah/

    tas / pembuluh darah besar $aah / dia+ragma

    Setiap sisi / paru $elakang / aorta desendens, oesophagus, columna ertebralis

    1. rteri

  • 8/16/2019 askep kasus hipertensi

    2/46

    dalah tabung &ang dilalui darah &ang dialirkan pada #aringan dan organ. rteri terdiri dari

    lapisan dalam/ lapisan &ang licin, lapisan tengah #aringan elastinotot/ aorta dan cabang

    cabangn&a besar memiliki laposan tengah &ang terdiri dari #aringan elastin (untuk menghantarkan darah untuk organ!, arteri &ang lebih kecil memiliki lapisan tengah otot

    (mengatur #umlah darah &ang disampaikan pada suatu organ!.

    3eningkatn&a tekanan darah di dalam arteri bisa ter#adi melalui beberapa cara/

    • -antung memompa lebih kuat sehingga mengalirkan lebih ban&ak cairan pada setiap

    detikn&a

    • rteri besar kehilangan kelenturann&a dan men#adi kaku, sehingga mereka tidak dapat

    mengembang pada saat #antung memompa darah melalui arteri tersebut. arena itu darah

     pada setiap den&ut #antung dipaksa untuk melalui pembuluh &ang sempit daripada

     biasan&a dan men&ebabkan naikn&a tekanan. 5nilah &ang ter#adi pada usia lan#ut, dimana dinding arterin&a telah menebal dan kaku karena arteriosklerosis. 6engan cara &ang

    sama, tekanan darah #uga meningkat pada saat ter#adi 7asokonstriksi8, &aitu #ika arteri kecil (arteriola! untuk sementara aktu mengkerut karena perangsangan sara+ atau hormon di dalam darah.

    • $ertambahn&a cairan dalam sirkulasi bisa men&ebabkan meningkatn&a tekanan darah.

    Hal ini ter#adi #ika terdapat kelainan +ungsi gin#al sehingga tidak mampu membuang

    se#umlah garam dan air  dari dalam tubuh. olume darah dalam tubuh meningkat, sehingga tekanan darah #uga meningkat.

    Sebalikn&a, #ika/

    • ktiitas memompa #antung berkurang

    • rteri mengalami pelebaran

    • $an&ak cairan keluar dari sirkulasi

    3aka tekanan darah akan menurun atau men#adi lebih kecil.

    )en&esuaian terhadap +aktor+aktor tersebut dilaksanakan oleh perubahan di dalam +ungsi gin#al

    dan sistem sara+ otonom (bagian dari sistem sara+ &ang mengatur berbagai +ungsi tubuh secara otomatis!.

    )erubahan +ungsi gin#al

    "in#al mengendalikan tekanan darah melalui beberapa cara/

    • -ika tekanan darah meningkat, gin#al akan menambah pengeluaran garam dan air, &ang

    akan men&ebabkan berkurangn&a olume darah dan mengembalikan tekanan darah ke normal.

    http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Arteriola&action=edit&redlink=1 http://id.wikipedia.org/wiki/Ginjal http://id.wikipedia.org/wiki/Ginjal http://id.wikipedia.org/wiki/Garam http://id.wikipedia.org/wiki/Air http://id.wikipedia.org/wiki/Ginjal http://id.wikipedia.org/wiki/Garam http://id.wikipedia.org/wiki/Air http://id.wikipedia.org/w/index.php?title=Arteriola&action=edit&redlink=1

  • 8/16/2019 askep kasus hipertensi

    3/46

    • -ika tekanan darah menurun, gin#al akan mengurangi pembuangan garam dan air,

    sehingga olume darah bertambah dan tekanan darah kembali ke normal.

    • "in#al #uga bisa meningkatkan tekanan darah dengan menghasilkan en:im &ang disebut

    renin, &ang memicu pembentukan hormon angiotensin, &ang selan#utn&a akan memicu

     pelepasan hormon aldosteron.

    "in#al merupakan organ penting dalam mengendalikan tekanan darah; karena itu berbagai

     pen&akit dan kelainan pda gin#al bisa men&ebabkan ter#adin&a tekanan darah tinggi.

    3isaln&a pen&empitan arteri &ang menu#u ke salah satu gin#al (stenosis arteri renalis! bisa

    men&ebabkan hipertensi.

    )eradangan dan cedera pada salah satu atau kedua gin#al #uga bisa men&ebabkan naikn&a

    tekanan darah.

    1. rteriol

    dalah pembuluh darah dengan dinding otot polos &ang relati+ tebal.

  • 8/16/2019 askep kasus hipertensi

    4/46

    1. !. "lasifi#asi Dan $anifestasi "linis

    lasi+ikasi Hipertensi hasil onsensus )erhimpunan Hipertensi 5ndonesia

    ategori

    S&stole (mmHg! 6anatau 6iastole(mmHg!

     =ormal

    >120 dan >?0

    )rehipertensi

    1201@9 tau ?0?9

    Hipertensi tahap 1

    1401'9 tau 9099

    Hipertensi tahap 2

    AB10 tau AB100

    Hipertensi sistol terisolasi AB140 tau >90

     

    )eninggian tekanan darah kadangkadang merupakan satusatun&a ge#ala. $ila demikian, ge#ala  baru muncul setelah ter#adi komplikasi pada gin#al, mata, otak atau #antung. "e#ala lain &ang

    sering ditemukan adalah sakit kepala, epitaksis, marah, telinga berdengung, rasa berat ditengkuk,

    sulit tidur, mata berkunangkunang dan pusing.

    Selain itu mani+estasi klinik pada penderita hipertensi adalah sebagia berikut/

    • )eningkatan tekanan darah A 14090 mmHg

    • Sakit kepala

    • Cpistaksis

    • )using  migrain

    • Rasa berat ditengkuk 

  • 8/16/2019 askep kasus hipertensi

    5/46

    • Sukar tidur 

    • 3ata berkunang kunang

    • Lemah dan lelah

    • 3uka pucat

    • Suhu tubuh rendah

    adang penderita hipertensi berat mengalami penurunan kesadaran dan bahkan koma karena

    ter#adi pembengkakan otak . eadaan ini disebut ensefalopati hipertensif , &ang memerlukan  penanganan segera.

     

    1. D. Etiologi

    )ada umun&a hipertensi tidak mempun&ai pen&ebab &ang spesi+ik. Hipertensi ter#adi sebagai

    respon peningkatan cardiac output atau peningkatan tekanan peri+er.

     =amun ada beberapa +aktor &ang mempengaruhi ter#adin&a hipertensi/

    o "enetik/ Respon nerologi terhadap stress atau kelainan eksresi atautransport =a.

    o

  • 8/16/2019 askep kasus hipertensi

    6/46

    -ika pen&ebabn&a diketahui, maka disebut hipertensi sekunder. )ada sekitar '10D penderita

    hipertensi, pen&ebabn&a adalah pen&akit gin#al. )ada sekitar 12D, pen&ebabn&a adalah kelainan

    hormonal atau pemakaian obat tertentu (misaln&a pil $!.

    )en&ebab hipertensi lainn&a &ang #arang adalah +eokromositoma, &aitu tumor pada kelen#ar

    adrenal &ang menghasilkan hormon epine+rin (adrenalin! atau norepine+rin (noradrenalin!.

    egemukan (obesitas!, ga&a hidup &ang tidak akti+ (malas berolah raga!, stres, alkohol atau

    garam dalam makanan; bisa memicu ter#adin&a hipertensi pada orangorang memiliki kepekaan &ang diturunkan. Stres cenderung men&ebabkan kenaikan tekanan darah untuk sementara aktu,

     #ika stres telah berlalu, maka tekanan darah biasan&a akan kembali normal.

    1. Hipertensi SekunderHipertensi Renal. *erdapat sekitar 'D kasus. )en&ebab spesi+ikn&a

    diketahui seperti penggunaan esterogen, pen&akit gin#al, hipertensi askular renal. Hiperaldosteronisme primer dan sindrom cushing, +eokromusitoma, koarktasio aorta,

    hipertensi &ang berhubungan dengan kehamilan dan lainlain.

    $eberapa pen&ebab ter#adin&a hipertensi sekunder/

    1. )en&akit "in#al

    o Stenosis arteri renalis

    o )ielone+ritis

    o "lomerulone+ritis

    o *umortumor gin#al

    o )en&akit gin#al polikista (biasan&a diturunkan!

    o *rauma pada gin#al (luka &ang mengenai gin#al!

    o *erapi pen&inaran &ang mengenai gin#al

    2. elainan Hormonal

    o Hiperaldosteronisme

    o Sindroma Eushing

    o Feokromositoma

    @.

  • 8/16/2019 askep kasus hipertensi

    7/46

    o )il $

    o ortikosteroid

    o Siklosporin

    o Critropoietin

    o okain

    o )en&alahgunaan alkohol

    o a&u manis (dalam #umlah sangat besar!