Askep kardiovaskuler

download Askep kardiovaskuler

of 21

  • date post

    30-Jun-2015
  • Category

    Documents

  • view

    795
  • download

    2

Embed Size (px)

Transcript of Askep kardiovaskuler

  • 1. TUGAS: MAKALAH IPDILMU PENYAKIT DALAM SISTEM KARDIOVASKULERDi Susun Oleh : Kelompok I 1.ABDUL RAHMAD UNTUL2.ABDULAH3.AHMAD PUTRA HADI4.AL MIRAD5.ALFIN6.AL HAFID7.ANGGRAINI SILVIA8.APRIANTI WULANDARI9.DEDI10. DAMAYANTI 11. DEWIYATI YULIANA 12. ZAINAL

2. AKADEMI KEPERAWATAN PEMERINTAH KABUPATEN MUNA 2011 3. KATA PENGATAR Assalamu allaikum Wr. Wb Puji syukur penulis penjatkan kehadirat Alloh SWT, yang atas rahmat-Nya maka penulis dapat menyelesaikan penyusunan makalah yang berjudul Sistem Kardiovaskuler. Penulisan makalah adalah merupakan salah satu tugas dan persyaratan untuk menyelesaikan tugas mata pelajaran IPD, sebagai tahapan dalam mengikuti proses perkuliahan sebagaimana bisa. Dalam Penulisan makalah ini penulis merasa masih banyak kekurangan-kekurangan baik pada teknis penulisan maupun materi, mengingat akan kemampuan yang dimiliki penulis. Untuk itu kritik dan saran dari semua pihak sangat penulis harapkan demi penyempurnaan pembuatan makalah ini. Dalam penulisan makalah ini penulis menyampaikan ucapan terima kasih yang tak terhingga kepada pihak-pihak yang membantu dalam menyelesaikan makalah ini. Akhirnya penulis berharap semoga Allah memberikan imbalan yang setimpal pada mereka yang telah memberikan bantuan, dan dapat menjadikan semua bantuan ini sebagai ibadah, Amiin Yaa Robbal Alamiin.Raha,MaretPenyusun2012 4. DAFTAR ISI Kata pengantar...................................................................................................................i Daftar isi............................................................................................................................ii BAB I PENDAHUKUAN.................................................................................................1 BAB II PEMBAHASAN....................................................................................................2 A. Anatomo Fisologi. B. Etiologi.................................................................................................................... C. Patofisiologi............................................................................................................. D. Tanda dan Gejala..................................................................................................... BAB III Penutup.................................................................................................................... A. Kesimpulan............................................................................................................... B. Saran.......................................................................................................................... Daftar Pustaka 5. BAB I PENDAHULUAN A. Latar Belakang Sistem kardiovaskuler atau sistem sirkulasi adalah suatu sistem yang berfungsi untuk mempertahankan kuantitas dan kualitas dari cairan yang ada diseluruh tubuh. Sistem kardiovaskuler terdiri dari dua sistem, yaitu sistem jantung dan vasa darah. Sistem sirkulasi darah dimulai dari jantung yang berfungsi untuk mempompa darah yang kemudian dialirkan melalui aorta dan diteruskan ke cabang cabang pembuluh darah. Sistem kardiovaskuler berhubungan erat dengan darah dimana masing masing darah memiliki tugas atau fungsi sendiri sendiri dan saling berkaitan satu sama lain. Dalam pembahasan dapat diketahui lebih lanjut baik secara anatomi, fisiologi,histologi maupun secara biokimia tentang sistem kardiovaskuler. Secara anatomis perlu mempelajari sistem kardiovaskuler agar mengetahui organ organ apa saja yang berperan dalam sistem kardiovaskuler. Secara fisiologis agar mengetahui bagaimana cara kerja atau kerja yang dilakukan oleh sistem kardiovaskuler. Melalui histologi dapat mengetahui secara histologis tentang sistem kardiovaskuler dan secara biokimia dapat mengetahui proses pembekuan darah. B. Rumusan Masalah Berdasarkan urayan latar belakang diatas, masalah-masalah yang dapat dirumuskan pada makalah ini yaitu : 1. Bagaimanakah konsep anatomi fisiologi dari sistem kardiovaskuler ? 2. Bagaimanakah konsep dasar penyakit yang sering terjadi pada sistem kardiovaskuler? C. Tujuan Tujuan kami dalam penyusunan makalah ini yaitu sebagai berikut : 1. Mahasiswa mampu memahami konsep anataomi fisiologi dari sistem kardiovaskuler. 2. Mahasiswa dapat mengetahui konsep dasar penyakit yang menyertai pada sistem kardiovaskuler. D. Manfaat Makalah ini disusun oleh penulis dengan harapan bisa memberikan pemahaman kepada pembaca khususnya kepda para mahasiswa Akademi Keperawatan Perintah Kabupaten Muna mengenai konsep dasar IPD pada sistem kardiovaskuler. 6. BAB II PEMBAHASAN SISTEM KARDIOVASKULER Jantung terletak dalam mediastinum dalam rongga dada, yaitu diantara kedua paru-paru. Ukuran jantung kira-kira panjang 12 cm, lebar 8-9 cm serta tebal kira-kira 6 cm. Berat sekitar 7-15 ons atau 200 sampai 425 gram dan sedikit lebih besar dari kepalan tangan. Setiap harinya jantung berdetak 100.000 kali dan dalam masa periode itu jantung memompa 2000 galon darah atau setara dengan 7.571 liter darah.Struktur Umum Jantung (Kardio) Jantung dipisahkan dari basis kepuncaknya oleh partisi otot yang disebut septum. Dalam kondisi sehat, kedua sisi jantung tidak berhubungan. Masing-masing sisi dibagi lagi menjadi ruang atas dan ruang bawah. Ruang atas pada setiap sisi atrium berukuran lebih kecil dan merupakan kamar penerima, tempat tujuan aliran darah dari vena. Bilik bagian bawah (ventrikel) merupakan kamar pemompa (discharging), tempat darah mulai didorong kedalam arteri. Setiap atrium berhubungan dengan ventrikel sisi yang sama melalui suatu lubang yang dijaga oleh suatu katup atrioventrikular. Jantung terdiri dari tiga lapisan : Lapisan terluar di sebut epikardium, lapisan tengak merupakan lapisan otot yang di sebut miocardium, lapisan terdalam di sebut lapisan endotel di sebut endocardium. Katup Jantung Katup jantung berfungsi mempertahankan aliran darah mengalir hanya ke satu arah melalui bilikbilik jantung. a) Katup antrio-ventrikularis (trikuspidalis) merupakan daun-daun katup yang halus tetapi tahan lama, katup trikuspidalis terletak antara atrium dan ventrikel kanan yang mempunyai tiga buah daun katup yang memisahkan antara atrium kanan dan venrtikel kanan. Katup mitralis memisahkan atrium dan ventrikel kiri, merupakan katup bikuspidalis dengan dua buah daun katup. Daun katup dari kedua katup itu terhambat 7. melalui berkas-berkas tipis jaringan fibrosa yang disebut korda tendinae, konda tendinae akan meluas menjadi otot papilaris yaitu tonjolan otot pada dinding ventrikel. Kalau torda tendinae atau papilaris mengalami kerusakan maka darah akan mengalir kembali ke dalam atrium jantung sewaktu ventrikel berkontraksi. b)Katup semilunaris terdiri dari tiga daun katup simetris menyerupai corong, yang terletak diantaraventrikel kiri dan aorta, sedangkan katup pulmonalis terletak antara ventrikel kanan dan arteria pulmonalis. Katup semilunaris mencegah aliran kembali darah dari aorta atau arteria pulmonalis ke dalam ventrikel, sewaktu ventrikel dalam keadaan istirahat.Pembuluh darah (Vaskuler) Keseluruhan sistem peredaran (sistem kardiovaskuler) terdiri dari arteri, arteriola, kapiler, venula dan vena. Arteri (kuat dan lentur) membawa darah dari jantung dan menanggung tekanan darah yang paling tinggi. Kelenturannya membantu mempertahankan tekanan darah diantara denyut jantung. Arteri yang lebih kecil dan arteriola memiliki dinding berotot yang menyesuaikan diameternya untuk meningkatkan atau menurunkan aliran darah ke daerah tertentu. Kapiler merupakan pembuluh darah yang halus dan berdinding sangat tipis, yang berfungsi sebagai jembatan diantara arteri (membawa darah dari jantung) dan vena (membawa darah kembali ke jantung). Kapiler memungkinkan oksigen dan zat makanan berpindah dari darah ke dalam jaringan dan memungkinkan hasil metabolisme berpindah dari jaringan ke dalam darah. Dari kapiler, darah mengalir ke dalam venula lalu ke dalam vena, yang akan membawa darah kembali ke jantung. Vena memiliki dinding yang tipis, tetapi biasanya diameternya lebih besar daripada arteri, sehingga vena mengangkut darah dalam volume yang sama tetapi dengan kecepatan yang lebih rendah dan tidak terlalu dibawah tekanan.Fisiologi Sistem Kardiovaskuler Pada saat berdenyut, setiap ruang jantung mengendur dan terisi darah (disebut diastol), selanjutnya jantung berkontraksi dan memompa darah keluar dari ruang jantung (disebut sistol). Kedua atrium mengendur dan berkontraksi secara bersamaan, dan kedua ventrikel juga mengendur dan berkontraksi secara bersamaan. Darah yang kehabisan oksigen dan mengandung banyak karbondioksida dari seluruh tubuh mengalir melalui 2 vena berbesar (vena kava) menuju ke dalam atrium kanan. Setelah atrium kanan terisi darah, dia akan mendorong darah ke dalam ventrikel kanan. Darah dari ventrikel kanan akan dipompa melalui katup pulmoner ke dalam arteri pulmonalis, menuju ke paru-paru. Darah akan mengalir melalui pembuluh yang sangat kecil (kapiler) yang mengelilingi kantong udara di paru-paru, menyerap oksigen dan melepaskan karbondioksida yang selanjutnya dihembuskan. Darah yang kaya akan oksigen mengalir di dalam vena pulmonalis menuju ke atrium kiri. Peredaran darah diantara bagian kanan jantung, paru-paru dan atrium kiri disebut sirkulasi pulmoner. 8. Darah dalam atrium kiri akan didorong ke dalam ventrikel kiri, yang selanjutnya akan memompa darah yang kaya akan oksigen ini melewati katup aorta masuk ke dalam aorta (arteri terbesar dalam tubuh). Darah kaya oksigen ini disediakan untuk seluruh tubuh, kecuali paru-paru. Secara singkat dan rinci fisiologi sistem kardiovaskuler dapat digambarkan sebagai berikut : 1. Sirkulasi sistemik Ventrikel kiri Aorta arteri arteriol kapiler venula vena kava sup. Vena kave inf atrium kanan. 2. Sirkulasi Pulmonal. Ventrikel kanan arteri pulmonal Pulmonum vena pulmonal atrium kiri.Kedali saraf Terhadap jantung Jantung dipersarafi oleh sistem saraf otonom. Nervus vagus (saraf kranial ke-10) memperlambat frekuensi j