Asal Usul Alam Semesta

download Asal Usul Alam Semesta

If you can't read please download the document

  • date post

    04-Aug-2015
  • Category

    Documents

  • view

    425
  • download

    7

Embed Size (px)

Transcript of Asal Usul Alam Semesta

PROSES PERKEMBANGAN POLA PIKIR MANUSIA (ANTROPOSENTRIS, GEOSENTRIS, HELIOSENTRIS, GALAKTOSENTRIS, ASENTRIS)Ilmu Alamiah (I.A) sering disebut Ilmu pengetahuan alam (IPA) dan akhir-akhir ini ada juga menyebut Ilmu Kealaman yang dalam bahasa inggris disebut Natural Science atau disingkat Science dan dalam bahasa Indonesia sudah lazim digunakan istilah Sains. I.A merupakan ilmu pengetahuan yang mengkaji gejala-gejala dalam alam semesta ,termasuk bumi ini,sehingga terbentuk konsep dan prinsip. Ilmu Alamiah Dasar(Basic Natural Science) hanya mengkaji konsep-konsep dan prinsip-prinsip dasar yang esensial saja.

A. Manusia yang Bersifat UnikManusia sebagai makhluk hidup umumnya mempunyai cirri-ciri: 1. Organ tubuhnya kompleks dan sangat khusus ,terutama otakny 2. Mengadakan metabolisme atau penyususnan dan pembongkarat zat ,yakni ada zat yang masuk dan keluar 3. Memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari dalam dan luar 4. Memiliki potensial untuk berkembang 5. Tumbuh dan berkembang 6. Berinteraksi dengan lingkungannya 7. Bergerak

Bila kita bandingkan tubuh manusia dengan tubuh hewan tingkat tinggi lainnya ,maka tubuh manusia lemah,misalnya : gajah, harimau,burung dan buaya. Namun rohani manusia yaitu akal-budi dan kemauannya sangat kuat sehingga dengan akal budi dan kemauannya itu manusia dapat mengembangkan ilmu pengetahuan dan teknologi. Akal budi dan kemauan kerasnya adalah sifat unik dari manusia . Disamping dapat belajar dan mengajar anaknya.

B. Kuriositas atau Rasa Ingin Tahu dan Akal BudiTelah disebutkan diatas bahwa semua makhluk hidup, termasuk manusia ,memberikan tanggapan terhadap rangsangan dari lingkungan,misalnya tumbuhan yang berhijau daun memberikan reaksi terhadap sinar matahari.

1

Manusia mempunyai naluri seperti tumbuhan dan hewan,tetapi juga mempunyai akalbudi sehingga rasa ingin tahu itu tidak tetap sepanjang zaman. Manusia mempunyai rasa ingin tahu yang berkembang. Rasa ingin tahu manusia tidak pernah dapat dipuaskan. Apabila suatu masalah dapat dipecahkan ,akan timbul masalah lain yang menunggu pemecahannya.

C. Perkembangan Alam Pikiran ManusiaPada manusia kuno, untuk memuaskan diri ,mereka mencoba membuat jawaban sendiri. Misalnya ,apakah pelangi itu ? mereka tidak dapat menjawabnya . maka ,mereka mencuba menjawab dengan mengatakan bahwa pelangi adalah selendang bidadari. Selanjutnya ,tentang mengapa gunung meletus ,mereka juga menjawab dengan mengatakan bahwa yang berkuasa marah . Dengan menggunakan logika, muncullah pengetahuan yang berkuasa pada lautan ,hutan,dan seterusnya. Pengatahuan baru yang merupakan kombinasi antara pengalamanpengalaman dan kepercayaan disebut Mitos. Cerita-cerita mitos ini disebut Legenda. Mitos dapat diterima orang pada saat itu karena keterbatasan penginderaan dan penalaran serta hasrat ingin tahu yang perlu segera dipenuhi. Puncak pemikiran mitos adalah pada zaman Babilonia,yaitu kira-kira 700-600 SM. Orang Babilonia berpendapat bahwa alam semesta itu sebagai ruang setengah bola dengan bumi yang datar sebagai lantainya dan langit dengan bintang-bintang sebagai atapnya. Pengetahuan dan ajaran bangsa Babilonia tersebut setengahnya merupakan dugaan ,imajinasi,kepercayaan atau mitos. Thales berpendapat bahwa keanekaragaman benda dialam ini merupakan gejala alam saja, sedangkan bahan dasarnya amat sederhana ,yaitu air. Kemudian ,berdasarkan kemampuan berpikir manusia yang semakin maju dan perlengkapan pengamatan yang semakin sempurna,maka mitos dengan berbagai legenda makin ditinggalkan orang dan cenderung menggunakan akal sehat atau rasio. Berikut ini tokoh-tokoh Yunani dan lainnya yang telah memberikan sumbangan perubahan berpikir pada saat ini,yaitu:

a. Anaximander , seorang pemikir kontemporer pada masa Thales . Ia berpendapat bahwa langit yang kita lihat sebenarnya hanya setengah. Langit dan segala isinya itu beredar mengelilingi bumi,dan pendapat itu dapat bertahan sampai abad pertengahan. 1. Aristoteles (384-322 SM) seorang filosof dan ahli ilmu ilmiah ,perangkum ajaran ahli-ahli lain ; orang pertama yang berusaha mengklasifikasikan hewan berdasarkan anatomi dan pembedahan langsung. 2. Ptolomeus (127-151 M) ahli astronomi Mesir-Yunani,penyusun sIstem tata surya Geosentris yang bertahan sampai abad pertengahan.2

b.

c.

d. e.

f.

g.

h.

i.

j.

3. Arkhimedes (287-212 M) seorang ahli matematika dan ahli astronomi ,penemu hokum hidrostatis dalam mekanika. Anaximenes (560-520 SM) ,seorang yang berpendapat bahwa unsur-unsur dasar pembentuk semua benda itu adalah air ,seperti pendapat Thales. Jika merenggang menjadi api,dan jika memadat menjai tanah. Ini merupakan pendapat pertama tentang transmutasi unsur-unsur. Herakleitos (560-470 SM) ,seorang pengkoreksi pendapat Anaximenes bahwa justru apilah yang menyebabkan adanya transmutasi itu. Tanpa api,benda-benda akan tetap seperti adanya. Pythagoras (500 SM),seorang yang berpendapat bahwa unsur dasar semua benda sebenarnya adalah 4,yaitu: tanah,api,udara dan air. Demokritos (460-370 SM) ,seorang yang berpendapat tentang unsure-unsur dasar benda. Bila suatu benda dibagi terus-menerus ,suatu saat akan sampai pada bagian yang terkecil yang tidak dapat dibagi lagi. Bagian yang terkecil itu disebut atomos atau atom dank arena kecilnya,atom tidak tampak oleh mata. Empedokles (480-430 SM),merupakan orang yang menyempurnakan ajaran pythgoras tentang 4 unsur dasar,yaitu:tanah,air,udara dan api. Ia memperkenalkan tentang tenaga penyekat atau daya tarik-menarik dan daya tolak-menolak. Kedua tenaga tersebut dapat mempersatukan atau memisahkan unsur-unsur itu. Plato (427-345 SM),seorang yang mempunyai titik tolak berpikir yang berbeda dengan orang-orang sebelumnya,sebagai seorang sastrawan tidak berpikir seperti Demokritos dan Empedokles yang terlalu materialistik. Aristoteles (384-322 SM),merupakan seorang ahli pikir pada zamannya. Ia yang membuat intisari ajaran orang-orang sebelumnya. Bukunya yang berhubungan dengan unsure dasar alam menyebutkan adanya zat tunggal yang disebut Hule. Terjadinya transmutasi disebabkan oleh kondisi: dingin,lembab,panas dan kering. Dalam kondisi lembab dan panas ,hule akan berwujud sbagai api,sedangkan dalam kondisi kering dan dingin berwujud sebagai tanah. Ptolomeus (127-151 SM),seorang tokoh besar setelah aristoteles. Buah pikirannya yang penting tentang bumi adalah bumi sebagai pusat system tatasurya(geosentris),berbentuk bulat,dan diam seimbang tanpa tiang penyangga. Avicenna (ibn-Shina,abad 11),seorang ahli ilmu pengetahuan,terutamadalam bidang ilmu kedokteran,filosof. Pada abad 9-11,semua ilmu pengetahuan dan filsafat yunani diterjemahkan dan dikembangkan dalam bahasa arab. Setelah itu,secara bertahapiterjemahkan dalam bahasa latin dan sedikit dalam bahasa ibrani. Pada waktu itulah ilmu pengetahuan dan kebudayaan arab merupakan kebudayaan internasional yang tersebar jauh ke Barat,yaitu: ke Maroko dan Spanyol,yang terkenal dengan pusat perpustakaan dam Masjid Al-Hambra,Cordoba(Spanyol).

3

D. Lahirnya Ilmu AlamiahSebagaimana telah diterangkan dimuka bahwa manusia sebagai makhluk hidup melalui pancraindranya memberikan tanggapan terhadap semua rangsangan,termasuk gejala-gejala atau peristiwa-peristiwa alam merupakan suatu pengalaman. Pertambahan pengetahuan (knowledge)seperti yang telah dikemukakan di orong oleh: 1. Dorongan untuk memuaskan diri yang bersifat nonpraktis atau teoritis guna memenuhi kuriositas dan memahami hakikat alam semesta dan isinya. 2. Dorongan praktis,yang memanfaatkan pengetahuan itu untuk meningkatkan taraf hidup yang lebih tinggi. Ilmu alamiah merupakan kegiatan manusia yang bersifat aktif dan dinamis. Artinya, kegiatan manusia yang tiada hentinya dari hasil percobaan akan menghasilkan konsep, selanjutnya konsep tersebut mendorong dilakukannya percobaan berikutnya dan seterusnya.

E. Kriteria Ilmiahkriteria atau patokan merupakan suatu rambu-rambu untuk menentukan benar atau tidak benarnya sesuatu untuk masuk status tertentu. Pengetahuan termasuk kategori ilmu pengetahuan jika kriteria berikut dipenuhi,yaitu:teratur,sistematis,berobjek,bermetode,ddan berlaku secara universal. Tujuan ilmu alamiah menurut beberapa ahli adalah mencari kebenaran tentang objeknya, dan kebenaran itu bersifat relative. Tujuan Ilmu Alamiah, yakni mencapai kebenaran yang sesuai dengan objeknya. Secara umum, dapat dikatakan bahwa ilmu pengetahuan harus objektif. Sekali lagi, perlu ditegaskan bahwa pengetahuan tentang suatu objek mencakup berbagai aspek lain sehingga timbul ketergantungan satu dengan lainnya.

F. Pandangan Manusia Tentang Jagat RayaSepanjang sejarah hidupnya, manusia telah mengalami perubahan dan perkembangan pengetahuan tentanga alam semesta ini. Perkembangan dari awal dan akhir dari pandanganpandangan tersebut adalah: 1. Pandangan Antroposentris Pandangan ini menyatakan bahwa manusia sebagai pusat segalanya dialam semesta ini. Dalam bahasa yunani,anthropos=manusia,centrum atau centris berarti4

2.

3.

4.

5.

pusat. Bangsa primitif sejak awal sudah menyadari adanya bumi dan langit,matahari,bulan dan bintang. Bumi dianggap serupa dengan hewan,tumbuhan ,dan dengan dirinya sendiri. Bangsa Babilon (hidup sekitar 2.00SM) menggambarkan alam semesta ini sebagai kubah tertutup ,dimna bumi sebagai lantainya dan disekeliling bumi terdapat lubang yang tergenang air ,serta diseberang air terdapat gunung tinggi yang menyangga langit. Pandangan Geosentris Dalam bahasa yunani Geo artinya bumi. Pandangan geosentris memandangan bhmi sebagai pusat jagat raya .pandangan ini menyakini bahwa semua benda langit mengelilingi bumu,dan bumi adalah pusat kekuatan alam semesta. Pandangan ini berkembang sekitar 600 SM. Bebrapa ahli pendukung pandangan ini diantaranya adalah Thales dan Anaximander. Pandangan Heliosentris Helios dalam bahasa yunani adalah matahari.pandangan ini menyatakan bahwa pusat jagat raya adalah mat