Artikel annelida

download Artikel annelida

of 19

  • date post

    26-May-2015
  • Category

    Documents

  • view

    2.366
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of Artikel annelida

  • 1. ARTIKEL ANNELIDAKELOMPOK VI ANNELIDA1. DENDEN AGUSTIAN1150401732. RIA WAHYUNI1150401433. NURUL KINDY1150402014. DESI PURTI LESTARI 1150401675. RISMAWATI1150402086. SAKTI SAKA S 1150401697. JAJANG MIHARJA 115040181

2. Filum AnnelidaPengertianAnnelida (dalam bahasa latin, annulus adalah cincin) atau cacing gelang adalahkelompok cacing dengan tubuh bersegmen.HabitatSebagian besar annelida hidup dengan bebas dan ada sebagian yang parasitdengan menempel pada vertebrata, termasuk manusia. Habitat annelida umumnyaberada di dasar laut dan perairan tawar, dan juga ada yang segaian hidup ditanah atau tempat-tempat lembap. Annelida hidup diberbagai tempat denganmembuat liang sendiri.KlasifikasiFilumk Annelida terdiri dari 15 ribu jenis. Annelida dikelompokkan menjaditiga kelas, yaitu Polychaeta (cacing berambut banyak). Oligochaeta (cacingberambut sedikit), dan Hirudinea.1Kelas PolychaetaPolychaeta (Yunani,poly = banyak, chaetae = rambut kaku) merupakan Annelidaberambut banyak.Morfologi dan AnatomiPermukaan luar dinding tubuh terdiri dari epitel kolumnar sederhana ditutupioleh kutikula tipis. Di bawah kutikula terdapat jaringan ikat yang tipis, kemudianada lapisan otot melingkar, otot longitudinal, dan sekitarnya peritoneum ronggatubuh. Kutikula dibangun oleh serabut kolagen yang saling berhubungan denganketebalan 200nm-13mm.Umumnya tubuh Polychaeta dibedakan menjadi daerah kepala atau prostomiumdengan mata, antenna, dan sensor palpus. Segmen pertama atau peristomiumyang mengelilingi mulut dapat dilengkapi dengan seta, palpus, dan rahangberkitin. Mulut Polychaeta berbeda-beda tergantung jenis makanannya. Hewanini memiliki sepasang rahang dan faring yang dapat bergerak dengan cepat, yangmemungkinkan untuk menangkap mangsanya. Pada beberapa spesies, faringdiubah menjadi belalai panjang.Fisiologi 3. Alat gerak Polychaeta memiliki sepasang struktur seperti dayung yang disebut parapodia(tunggal adalah parapodium) pada setiap segmen tubuhnya. Parapodia berfungsisebagai alat gerak.Sistem pencernaan Saluran pencernaan merupakan tabung sederhana, biasanya dengan bagianperut di setiap segmen.Sistem peredaran darah Parapodia juga mengandung pembuluh darah halus sehingga dapat berfungsisebagai insang untuk bernapas. Darah mengalir maju dalam pembuluh dorsal, diatas perut, dan kembali kembali ke tubuh dalam pembuluh ventral, di bawah usus.Pembuluh darah sendiri kontraktil, membantu untuk mendorong darah bersama,sehingga sebagian besar spesies tidak membutuhkan hati. Sebaliknya, beberapaspesies memiliki sedikit atau tidak ada sama sekali sistem peredaran darah,mengangkut oksigen dalam selom cairan yang mengisi rongga tubuh mereka.Sistem reproduksi Polychaeta memiliki kelamin terpisah. Perkembangbiakannya dilakukan dengancara seksual. Pembuahannya dilakukan di luar tubuh. Telur yang telah dibuahitumbuh menjadi larva yang disebut trakoforai. Dalam beberapa kasus, ototanalog pompa jantung ditemukan di berbagai bagian dari sistem. Sebaliknya,beberapa spesies memiliki sedikit atau tidak ada sama sekali sistem peredarandarah, mengangkut oksigen dalam selom cairan yang mengisi rongga tubuhmereka. Contoh Polychaeta yang sesil adalah cacing kipas (Sabellastarte indica)yang berwarna cerah. Sedangkan yang dapat bergerak bebas, misalnya Nereisvirens, Marphysa sanguinea, Eunice viridis (cacing palolo), Lysidice oele (cacingwawo).Polychaeta dibagi dalam dua kelompok; polycaeta Erratia dan Sedentaria.Penggolongan itu di dasarkan perkrmbangan anterior dan cara hidup hewan darimasing-masing kelompo.a. Subkelas SedentariaSegmen tubuh & parapodium tidak sama. Faring tidak punya rahang. Sedentari &bersembunyi dalam lumpur / hidup dalam tabung di lumpur. Parapodia & organ 4. saraf mereduksi. Bentuk kepala mengalami berbagai modifikasi sesuai fungsinyasebagai ciliary feeder, contoh:1.Sabella (cacing kipas), struktur dikepala seperti bulu yang disebut radiola2.Chaetopterus ; hidup dalam tabung berbentuk huruf U, notopodiummengsekresi kantong lendir yang menjaring makanan dari air. Kantong secaraperiodik akan masuk ke dalam mulut ventral suckers.3.Arenicola ; Hidup dalam tabung berbentuk huruf Jb.Subkelas ErrantiaSegmen tubuh sama dari kepala ekor. Parapodia sama dari depan belakang,hidup bebas, pelagis, merayap, lubang. Organ indera berkembang baik. Contoh:Tomopteris (berenang bebas & bioluminescen) 2 Kelas OligochaetaCiri-ciri Oligichaeta Sebagian besar hidup di tanah yang basah dan air tawar, hanya memilikisedikit setae, dan sedikit parapoda. Hewan ini tidak memiliki appendage padabagian kepala, an tidak memiliki larva trochopor.FisiologiSistem pencernaan Tanah yang mengandung sisa makanan ditelan masuk mulut pharynix, disiniterdapat sekresi dan kelenjar calciferous guna menetralisir makanan yangbersifat asam. Gizzard sebagai alat penggiling bekerja menghancurkan bahan-bahan makanan yang tercampur dengan darah. Pada akhirnya zat-zat makananakan diserap dan sisa-sisa makanan akan dibuang.Sistem pernafasan dan ekskresi Pernafasan dilakukan oleh permukaan tubuhnya. Ekskresi biasanya dilakukanoleh metanefridia yang berupa saluran kecil. Oligochaeta yang hidup di daratbiasanya mengekskresikan urea, sedangkan Oligochaeta yang hidup di airbiasanya mengeluarkan ammonia, yang mudah larut dalam air.Sistem peredaran darah Sistem pembuluh darah Oligochaeta terdiri dari dua pembuluh utama yang 5. dihubungkan oleh pembuluh lateral. Darah dibawa ke depan dalam pembuluhdorsal (di bagian atas tubuh) dan kembali melalui pembuluh ventral (bawah),sebelum diteruskan ke sinus yang mengelilingi usus. Beberapa pembuluh kecilyang berotot memebentuk hati. Sebagian besar Oligochaeta memiliki hemoglobindi dalam darahnya, tetapi sebagian kecil tidak.Sistem syaraf Sistem saraf terdiri dari dua tali saraf ventral, yang biasanya menyatumenjadi struktur tunggal, dan tiga sampai empat pasang saraf yang lebih kecilberada pada setiap segmen tubuh. Beberapa Oligochaeta memiliki mata dansebagian lagi hanya berupa ocelli. Meskipun demikian, pada kulitnya terdapatfotoreseptor yang digunakan untuk mendeteksi keberadaab cahaya, lalu menggalitanah untuk menjauhi cahaya agar tubuh tidak mengalami kekeringan. Tubuhmereka juga memiliki kemoreseptor untuk mengetahui keberadaan lingkungannyayang berada pada tiap ujung kulitnya. Sistem reproduksi Proses perkawinan pada cacing ini jika dua buah cacing akan melakukanpperkawinan maka kedu cacing tersebut akan menempelkan tubuhnya denganujung kepala berlawanan. Sel telur yang telah dibuahi akan masuk kedalam cocoondan bersama-sama dengan cocoon akan melorot dan lepas dari tubuh cacing.Telur tersebut akan menetas didalam cocoon dan keluar dari cocoon menjadiindividu baru.Pada oligochaeta terdapat beberapa ordo yakni:Ordo 1 Moniligastrida, gonopore jantan terletak di belakang ruas yangmengandung testis. Contoh: MoniligasterOrdo 2 Haplotaxida, gonopore jantan sedikit satu ruas di belakang ruas yangmengandung testis. Contoh: Limnodrillus, ChaetogasterOrdo 3 Torriselae, bersifat terrestrial, yaitu hidup di dalam tanah. ContohLumbricus, Allolophobora, Eutyphocus.3 Kelas Hirudinea Hirudinea merupakan kelas Annelida yang jenisnya paling sedikit 6. dibandingkan Polychaeta dan Oligochaeta. Jumlah kelas Hirudinea sekitar 300spesies.Morfologi Hewan ini tidak memiliki arapodium maupun seta pada segmen tubuhnya.Panjang Hirudinea bervariasi dari 1 30 cm.Tubuhnya pipih dengan ujunganterior dan posterior yang meruncing. Pada anterior dan posterior terdapat alatpengisap yang digunakan untuk menempel dan bergerak. Hirudinea bebas hidup dengan memangsa invertebrata kecil seperti siput.Contoh Hirudinea parasit adalah Haemadipsa (pacet) dan Hirudo (lintah).Fisiologi Alat Gerak Sebagian aktif malam, juga siang. Bergerak dengan cara melekukkan badan,melekat dengan suckerBerenang dengan cara menggelombangkan badan.Sistem Respirasi dan ekskresiMenggunakan anyaman kapiler di bawah epidermis. Dan menggunakan Insang:Piscicolidae. Ekskresi 10-17 pasang nephridia, mengeluarkan amonia Sistem PencernaanSistem pencernaan terdiri dari mulut, faring, tembolok, lambung, rektum,anus. Anus terletak pada bagian dorsal. Proses pencernaan penghisap anteriormulut, faring, tembolok, usus , usus buntu, anus, penghisap posterior. faring ototyang dilengkapi rahang bergigi /probosis berotot. Di kerongkongan tempatisapannya terdapat tiga rahang yang berbentukseperti setengah gergaji yangdihiasi sampai 100 gigi kecil. Dalam waktu 30 menit lintah bisa menyedot darahsebanyak 15 ml kuota yang cukup untuk hidupnya selama setengah tahun. Airludahnya pun mengandung zat aktif yang sekurang-kurangnya berisi 15 unsur.Contohnya, zat putih telur hirudin yang bermanfaat untuk mengencerkan darah,dan mengandung penisilin.Sistem ReproduksiMonoceous, jantan: 4-12 pasang testis. 1 pasang ductus spermaticus. Betina: 2ovarium & Oviduct yang berhubungan dengan kelenjar albumin& vagina di medianyang bermuara di belakang porus genitalia jantan. Tidak ada tingkat larva, lintah 7. membentuk kokon yang mengandung telur yang telah dibuahi & kokon akandiletakkan dalam air/tanah.Saraf dan InderaMemiliki ruas 5 & 6 terdapat lingkar saraf ganglia: otak.Kelas Hirudinae terdapat 4 ordo yaitu sebagai berikiut:Ordo 1 Acanthobdellia, mempunyai setae; hanya satu marga yang ada, ditemukandi Finlandia dan Rusia. Tidak mempunyai alat isap pada anterior. Tidak punya alatisap pada anterior. Pada segmen 2-4 terdapat dua pasang seta tiap ruas. Contoh:AcanthobdellaOrdo 2 Gnathobdellia, mempunyai alat isap pada anterior dan posterior. Lintahbergigi tiga buah, mulut lebar, hampir menyatu denga bibir batil isap oral;biasanya barmata 5 pasang. Punya 3 buah rahang, faring tidak dapat dijulurkan.Contoh: Hirudo medicinalis, HaemadipsaOrdo 3 Rhynchobdellida, lintah dengan probosis yang eversible; mulut kecil, ditengah batil isap oral; kelompok glossiphoniid hidup di air tawar, kelompokpiscicolid hidup sebagai parasit ikan, contoh: Galssiphonia. Mempunyai anteriorsucker. Tidak me