Antibiotik Farmakologi

download Antibiotik Farmakologi

of 25

  • date post

    06-Jul-2016
  • Category

    Documents

  • view

    47
  • download

    5

Embed Size (px)

description

antibiotik

Transcript of Antibiotik Farmakologi

ANTIBIOTIK

Kelompok 9Inas Khairani G1F011060Siti Sarah G1F014063Yogie Prastowo G1F014065ANTIBIOTIKPengertian AntibiotikANTI artinya LawanBIOS artinya Hidup Antibiotik adalah segolongan senyawa, baik alami maupun sintetik, yang mempunyai efek menekan atau menghentikan suatu proses biokimia di dalam organisme, khususnya dalam proses infeksi oleh bakteri (Craig., 1998).

Bakteri penyebab infeksi

Apa itu resistensi??Resisten= kebalResistensi antibiotik adalah kekebalan bakteri terhadap suatu antibiotikJika sudah resisten, maka pengobatan suatu penyakit dengan antibiotik tertentu tidak akan mampu membunuh bakteri. Diperlukan antibiotik lain yang lebih efektif (berbeda struktur kimianya) dari antibiotik yang sebelumnya.

Apa penyababnya???Pemakaian antibiotik yang tidak tepat indikasinya dan tidak tepat penggunaan merupakan penyebab utama timbulnya resistensi antibiotik.Jadi, penting untuk menggunakan antibiotik dengan tepat agar penyebaran bakteri resisten dapat dikendalikan.

Bagaimana cara pencegahannya??1.Gunakan antibiotik hanya bila benar-benar diperlukan.2.Tanyakan petugas kesehatan apakah antibiotik akan bermanfaat bagi penyakit yang sedang dialami.3.Hindari mengonsumsi antibiotik untuk infeksi virus seperti pilek atau flu.4.Hindari menyimpan antibiotik untuk digunakan lagi saat Anda kembali sakit.Singkirkan semua sisa obat dan antibiotik setelah menyelesaikan program pengobatan yang harus Anda jalani.5.Minum antibiotik sesuai resep yang diberikan. Jangan sampai melewatkan waktu pemberian antibiotik.Tetap selesaikan program pengobatan yang telah ditentukan meskipun Anda merasa sudah lebih baik.Jika Anda menghentikan pengobatan terlalu cepat, beberapa bakteri dapat bertahan hidup dan bisa menginfeksi kembali.6.Hindari minum antibiotik yang diresepkan untuk orang lain karena bisa jadi antibiotik tersebut tidak sesuai untuk penyakit Anda.7.Jika petugas kesehatan yakin bahwa Anda tidak mengalami infeksi bakteri, minta saran tentang cara meringankan gejala yang sedang dialamiKlasifikasi antibiotik - laktam Aminoglikosida Glikopeptida Polipeptida Sulfonamid Qinolon Tetrasiklin Kloramfenikol Klindamisin

Mekanisme

B-LactamMekanisme:Menghambatsintesisdindingselbakteridenganmengikatsatuataulebih pada ikatan penisilin-protein,sehinggamenyebabkanpenghambatanpada tahapanakhirtranspeptidasesintesispeptidoglikandalam dindingsel bakteri,akibatnyabiosintesis dindingselterhambat,danselbakterimenjadipecah

Golongan B-lactam:PenisilinSefalosporinKarbapenemMonobaktam -LactamPENISILINAMOKSISILIN

Efek Samping:mual dan muntah, sakit perut,diare,gangguan pencernaan (dispepsia),dubur gatal dan reaksi alergi.

Dosis:Dewasa, remaja, dan anak-anak (berat> = 40 kg): 500 mg setiap 12 jam atau 250 mg setiap 8 jam.Anak-anak dan bayi> 3 bulan (berat 2 kg: 20 mg/kg/dosis setiap 8 jam. Anak 3 bulan: IV: 60 kg/kg/hari dibagi dalam setiap 8 jam , maksimum 6 g/hari. Dewasa: 1,5-6 g/hari dibagai dalam setiap 8 jam.Contoh lain: EMIPENEM

-LactamMONOBAKTAMAZTREONAMEfek samping:Mual, muntah, diare, kram perut,; ulkus mulut, gangguan pengecapan; jaundice dan hepatitis; reaksi hipersensitifitas; gangguan darah (termasuk trombositopenia, dan neutropenia); ruam, reaksi tempat injeksi; jarang : hipotensi, kejang, astenia, kebingungan, pusing, sakit kepala, bau mulut, nyeri payudara; sangat jarang: colitis karena antibiotik, perdarahan saluran cerna dan toksik epidermal nekrolisis.

Dosis:Melalui injeksi intramuskular atau injeksi intravena selama 3-5 menit atau infus intravena, 1 gram setiap 8 jam atau 2 gram setiap 12 jam; 2 gram setiap 6-8 jam untuk infeksi beratANAK lebih dari 1 minggu, melalui injeksi intravena atau infus, 30 mg/kg setiap 6-8 jam ditingkatkan pada infeksi berat. pada anak 2 tahun atau lebih tua sampai 50 mg/kg setiap 6-8 jam; maksimal 8 gram sehari.

Polipeptidaanti biotik non- laktamVANCOMISINMekanismeMenghambat sintesis dinding sel bakteri dengan cara menghambat polimerasi glikopeptida melalui ikatan yang kuat kepada D-alanyl-D-alanyn pada prekursor dinding sel.Efek samping:Mulut pahit, mual ,muntah, stomatitis, eosinopilia, nefritis interstisial, ototoksisitas, gagal ginjal, ruam kulit, trombositopenia, vaskulitis, hipotensi eritematus pada wajah dan bagian tubuh atas.Dosis:dosis lazim : untuk bayi >1bulan dan anak-anak : 10-15mg/kg setiap 6 jam. Dewasa : IV: 2-3g/hari ( 20-45mg/kg/hari) dalam dosis terbagi setiap 6-12 jam, maksimum 3 g/hari.Contoh lain: BASITRASIN (unguentum)AMINOGLIKOSIDAAmikasin (contoh lain: gentamisin, tobramisin, neomisin)Mekanisme: (1) penghambatan sintesis protein dari bakteri. Setelah memasuki sel aminoglikosida akan mengikatkan diri dengan reseptor pada 30s ribosom bakteri, kemudian menghambat pengikatan dari aminoasil-tRNA dan mengakibatkan kesalahan pembacaan mRNA, sehingga protein yang tidak berfungsi yang disintesis(2) mengganggu kompleks awal pembentukan peptida(3) menyebabkan suatu pemecahan polisom menjadi monosom yang tidak berfungsiEfek samping: 1% - 10% :;Susunan saraf pusat : Neurotoksisitas;Telinga :Ototoksisitas (auditor), Ototoksis (vestibular);Ginjal : nefrotoksisitas;