Antena Yagi

of 22

  • date post

    13-Jul-2015
  • Category

    Documents

  • view

    1.755
  • download

    18

Embed Size (px)

Transcript of Antena Yagi

Antena Yagi adalah jenis antena radio atau televisi yang diciptakan oleh Hidetsugu Yagi. Antena ini dilengkapi dengan pengarah dan pemantul yang berbentuk batang. Antenna Yagi terdiri dari tiga bagian, yaitu:

Antena Yagi terdiri dari 2 bagian: elemen antena boom antena Ada tiga jenis elemen: Reflector (REFL) Driven Elemen (DE) Direksi/Director (DIR) Reflector berada di belakang antena terjauh dari stasiun pemancar. Dengan kata lain boom antena adalah menunjuk ke arah stasiun radio di atas cakrawala dengan reflektor terjauh dari stasiun. Reflector berfungsi sebagai pemantul sinyal,dengan panjang fisik lebih panjang daripada driven Elemen Driven adalah tempat sinyal disadap dengan peralatan yang menerima dan memiliki kabel terpasang yang mengambil sinyal yang diterima ke penerima atau disebut titik catu dari kabel antenna, biasanya panjang fisik driven adalah setengah panjang gelombang dari frekuensi radio yang dipancarkan atau diterima. Director adalah bagian pengarah antena, ukurannya sedikit lebih pendek daripada driven. Penambahan batang director akan menambah gain antena, namun akan membuat pola pengarahan antena menjadi lebih sempit.

6 Element Yagi Antenna Lihat tabel di link ini untuk melihat panjang elemen antena dan jarak antara mereka untuk frekuensi yang diberikan. Panjang dan jarak diberikan untuk band radio FM. Atau Anda dapat menggunakan rumus di bawah ini untuk menghitung dimensi untuk antena Anda.

http://antenayagi.com/membuat-antena-yagi.html

antena yagi I Desain Antena Yagi :

Antena Yagi, PF 5000 AAntena Yagi atau antena Yagi-Uda RF digunakan secara luas dan merupakan salah satu antena desain paling sukses atau banyak digunakan untuk aplikasi RF direktif. Antena YagiUda adalah nama lengkapnya, pada umumnya dikenal dengan sebutanYagi atau antena Yagi. RF singkatan dari frekuensi radio. Antena ini diciptakan oleh dua penemu asal Jepang Yagi dan Uda (muridnya). Antena ada banyak macamnya dan tiap jenis antena masing-masing

diciptakan sesuai untuk tujuan yang berbeda dan masing-masing berfungsi terbaik pada frekuensi tertentu. Antena Yagi digunakan untuk menerima atau mengirim sinyal radio. Antena ini dolo banyak digunakan pada Perang Dunia ke 2 karena antena ini amat mudah dibuat dan tidak terlalu ribet. Antena Yagi adalah antena direktional, artinya dia hanya dapat mengambil atau menerima sinyal pada satu arah (yaitu depan), oleh karena itu antena ini berbeda dengan antena dipole standar yang dapat mengambil sinyal sama baiknya dalam setiap arah. Antena dipole adalah antena paling sederhana, dia hanya menggunakan satu elemen tunggal. Antena Yagi biasanya memiliki Gain sekitar 3 20 dBd. Bagian-bagian dari Yagi dan cara kerjanya: Setiap antena Yagi terdiri dari dipole, reflektor dan director. Bagian utama antena yang memegang tiap elemen antena Yagi disebut dengan crossbar atau boom. Anda perlu mengarahkan crossbar atau boom antena menuju ke arah datangnya sinyal untuk menerima sinyal secara maksimal. Jika anda tidak tau dimana letak transmitter atau datangnya sinyal, anda bisa melihat antena2 televisi di atas sekelompok rumah dan perhatikan kemana antena tersebut mengarah, biasanya mereka akan mengarah ke arah yang sama. Itu akan memberitahu anda arah di mana pemancar televisi berada.

Bagian dari Antena Yagi Bagian dipole biasanya terhubung langsung ke kabel koaksial karena dia merupakan bagian yang bertugas untuk menerima energi frekuensi radio. Bagian lainnya terdiri dari beberapa elemen reflektor dan minimal satu director. Dibelakang dipole terdapat reflektor yang biasanya 5% lebih panjang dari dipole. Reflektor berfungsi untuk memantulkan sinyal yang terlewat dari bagian-bagian elemen tengah kembali ke mereka. Bagian director biasanya 5% lebih pendek daripada dipole dan mereka berfungsi untuk mengarahkan sinyal ke arah yg ditujukan.

Seperti yang mereka ketahui bahwa penambahan direktor pada antena akan meningkatkan directivity antena, meningkatkan Gain dan mengurangi beamwidth. Namun penambahan reflektor tidak ada pengaruhnya. Makin banyak dipole yang dimiliki antena pada plane yang sama maka makin banyak sinyal band yang akan diterima pada waktu yang sama. Ketika anda mengarahkan antena tersebut ke arah datangnya signal, elemen-elemen yang kecil akan menarik sinyalnya ke elemen bagian tengah, dan elemen yang lebih panjang (reflektor) akan memantulkan sinyal yang lolos kembali ke elemen tengah. Jenis antena ini sengaja dibuat untuk fokus pada satu arah, ke depan. Gelombang arah lain dibatalkan. Pada kenyataannya, Yagi adalah antena yang paling umum digunakan dalam aplikasi yang beroperasi di atas 10 MHz. http://elevenmillion.blogspot.com/2009/12/apa-itu-antena-yagi-dan-kegunaannya.html Ada yang tau tentang antena Yagi..?? ato Yagi uda, Itu lho yang bentuknya mirip duri ikan ato yang sering buat antena TV di rumah. Antena yagi sendiri itu ditemukan oleh 2 orang profesor asal jepang yang bernama Prof. Hidetsugu YAGI dan Shintaro UDA dari Tokyo University. Ada banyak fungsi sebenarnya antena yagi itu selain untuk menerima gelombang UHF untuk TV, antena yagi juga bisa untuk menerima gelombang wifi dari internet hotspot, malahan juga sering digunakan untuk nembak hotspot orang, trus ada juga yang bisa menerima gelombang dari pemancar CDMA jadi kalau didaerah yang sinyal handphonenya lemah dapat menggunakan antena jenis yagi untuk memperkuat sinyal yang masuk ke handphone. Dibawah ini ada salah satu contoh kegunaan antena yagi yaitu untuk menerima gelombang wifi dengan kriteria pembuatan sbb : . 1. Menentukan Spesifikasi Antena

Frekuensi 2400 MHz 2500 MHz Gain > 15 dBi SWR < 1.5 Zo 50 2. Menentukan dimensi antenna Panjang 100 cm Lebar 10 cm Jumlah Director 18 buah Direktor Panjang Direktor Panjang Direktor Panjang 1 2 6.3 cm 6.2 cm 7 8 6.0 cm 6.0 cm 13 14 5.9 cm 5.9 cm

3 4 5

6.2 cm 6.1 cm 6.1 cm

9 10 11

6.0 cm 5.9 cm 5.9 cm 5.9 cm

15 16 17 18

5.8 cm 5.8 cm 5.8 cm 5.8 cm

6 6.1 cm 12 Jumlah Driven 1 buah ( 6.25 cm ) Jumlah Reflektor 1 buah ( 10 cm )

3. Melakukan pemotongan bahan sesuai dengan ukuran yang telah ditentukan 4. Membuat Driven dengan jenis Dipole Sleve dengan alasan karena mempunya impedansi ( Zo ) 50 sehingga sesuai dengan impedansi ( Zo ) dari kabel Koaksial yang digunakan.

Driven terbuat dari kabel koaksial 50 dengan panjang total yang kemudian nya dikupas baik innernya ataupun outernya dan sisanya dibiarkan terbungkus dengan outernya. Setelah jadi maka driven ditempelkan pada konektor N-Female dengan cara disolder. 5. Setelah driven dan antenna jadi maka selanjutnya tinggal melakukan pengukuran untuk mencari nilai SWR dan Bandwith dengan menggunakan alat Network Analyzer, jika nilai SWR atau Bandwith belum pas maka dicari sampai sesuai dengan yang diharapkan salah satunya dengan cara mengikir driven untuk memperpendek atau dengan memperbaiki solderan. 6. Setelah pengukuran dalam dilakukan dan mendatkan hasil yang sesuai dengan yang diinginkan yaitu SWR < 1.5 dan mempunyai Bandwith yang cukup lebar dan bekerja diantara frekuensi 2400 MHz 2500 MHz maka dilakukan pengukuran luar untuk mencari pola pancar antenna serta nilai nilai lain yang diperlukan. . . Blue Print Antena Yagi for Wifi with 18 Director

. . Dimensi Antena Yagi for Wifi with 18 Director Director Number Number 1 2 3 4 5 6 7 8 9 10 11 12 13 14 15 16 17 18 Length cms. 6.3 6.2 6.2 6.1 6.1 6.1 6.0 6.0 6.0 5.9 5.9 5.9 5.9 5.9 5.8 5.8 5.8 5.8 Spacing cms. 0.9 2.2 2.6 3.1 3.4 3.7 3.9 4.0 4.2 4.4 4.6 4.7 4.8 4.8 4.9 4.9 4.9 4.9

Reflector Length (cm) Reflector Spacing (cm) Driven Element (cm) . . Spesification Frequency (MHz). Wavelength (cm). Boom Diameter (cm). Element Diameter (mm). Boom Length (Metres) Gain (dBd) Useable bandwidth SWR Zo Panjang Director Panjang Antena 2450.0 Mhz 12.5 1 0.2 1 15.5 2401 to 2499 MHz < 1.5 50 Ohm 150 cm 100 cm . . Bahan bahan 1. Pipa alumunium persegi 1 Meter 2. Pipa alumunium 0.2 mm silinderer 1,5 Meter 3. Kabel Coaxial 50 Ohm 0,1 Meter 4. Konektor N-Female 1 buah 5. Pipa Paralon 0,15 Meter 6. Tutup Paralon 1 buah

6.7 2.9 6.5

. Mungkin kriteria diatas bisa kurang akurat saat benar benar diterapkan menjadi sebuah antena tetapi semua data data diatas adalah hasil riset yang kemungkinan ada banyak perbedaan dengan hasil orang lain. Maka hanya sekedar saran saja untuk mendaoatkan hasil yang maksimal dapat disesuaikan dengan kondisi lapangan. Contoh Gambar Nyata Yagi Buatan Sendiri

Yang dibungkus paralon itu namanya Driven ( Catuan )

TEORI DASAR2.1 Umum Pada bab ini akan dijelaskan tentang teori-teori yang mendasari permasalahan dan penyelesaian tugas akhir ini. Diantaranya adalah pengenalan antena, besaran besaran pada antena, diagram radiasi, gain, VSWR antena dan macam - macam antena. Selanjutnya akan dijelaskan pula mengenai pengenalan wireless LAN. 2.2 Pengenalan Antena Antena adalah suatu piranti yang digunakan untuk merambatkan dan menerima gelombang radio atau elektromagnetik. Pemancaran merupakan satu proses perpindahan gelombang radio atau elektromagnetik dari saluran transmisi ke ruang bebas melalui antena pemancar. Sedangkan penerimaan adalah satu proses penerimaan gelombang radio atau elektromagnetik dari ruang bebas melalui antena penerima. Karena merupakan perangkat perantara antara saluran transmisi dan udara, maka antena harus mempunyai sifat yang sesuai (match) dengan saluran pencatunya. Secara umum, antena dibedakan menjadi antena isotropis, antena omnidirectional, antena directional, antena phase array, antena optimal dan antena adaptif. Antena isotropis (isotropic) merupakan sumber titik yang memancarkan daya ke segala arah dengan intensitas yang sama, seperti permukaan bola. Antena ini tidak ada dalam kenyataan dan hanya digunakan Page 27

sebagai dasar untuk merancang dan menganalisa struktur antena yang lebih kompleks. Antena omnidirectio