Anatomi dan fisiologi sist. pencernaan

of 62/62
ANATOMI DAN FISIOLOGI SISTEM PENCERNAAN OLEH : ELDESSA VAVA RILLA., S.Kep., Ners Disampaikan Pada Kuliah KMB II STIKes KARSA HUSADA GARUT
  • date post

    22-Jun-2015
  • Category

    Education

  • view

    7.640
  • download

    10

Embed Size (px)

Transcript of Anatomi dan fisiologi sist. pencernaan

  • 1. OLEH :ELDESSA VAVA RILLA., S.Kep., NersDisampaikan Pada Kuliah KMB II STIKes KARSA HUSADA GARUT

2. I. Menyebutkan fungsi umum sistem pencernaanII.Menjelaskan struktur dan mekanisme yang mendasari proses transfer makanan, air dan elektrolit di berbagai bagian saluran pencernaan1.Menguraikan struktur dinding sal pencernaandan perbedaan disetiap segmen sal pencernaan 3. 2. Menjelaskan 4 kegiatan dasar proses pencernaan yang ditemukan di saluran pencernaan3. Menjelaskan pengendalian sistem pencernaan oleh sistem saraf dan hormonal pada saluran pencernaan4. Menguraiakan 4 kegiatan dasar (motilitas, sekresi, pencernaan, absorbsi pada setiap bagian saluran pencernaan di: a) mulut, faring esofagus, b) Lambung c) Usus halus d) Usus besar Dalam upaya peneyediaan energi bagi tubuh 4. 5.Menjelaskan peran dan kerja berbagai kelenjar sistem pencernaan: saliva, pankreas, hati untuk mendukung fungsi sistem perncernaanIII.Menjelaskan peran sistem pencernaandalam upaya menopang homeostasis 1.Menerangkan berbagai teori pemasukan makanan (food intake) 2.Menjelaskan proses mual/muntah dan defekasi 5. Makhluk hidup heterotrof harus memenuhikebutuhanenerginya dengancaramengkonsumsi makanan. Makanan tersebutkemudian diuraikan dalam system pencernaanmenjadi sumber energi dan lain-lain. Secaraumum fungsi makanan bagi makhluk hidup ada3 yaitu :1.Sebagai sumber energi2.Sebagai bahan kerangka biosintesis (komponenpenyusun sel dan jaringan tubuh), dan3.Nutrisi esensial yang membantu fungsifisiologis 6. Sistem Pencernaan adalah saluran yang menerima makanan dariluar dan mempersiapkannya untuk diserap oleh tubuh denganjalan proses pencernaan (pengunyahan, penelanan danpencampuran) dengap enzim dan zat cair yang terbentang mulaidari mulut (oris) sampai anus. Pencernaan makanan merupakan proses mengubah makanan dariukuran besar menjadi lebih kecil dan halus, serta memecahmolekul makanan yang kompleks menjadi molekul yangsederhana. Ukuran molekul yang kecil ini memungkinkan darahdan cairan getah bening mengangkut menuju sel-sel yangmemerlukan. Fungsi umum: memindahkan zat nutrien, air dan garam dari zatmakanan ke lingkungan dalam untuk didistribusikan ke sel-selmelalui sistem sirkulasi 7. 1. Pencernaan Mekanik Pencernaan mekanik yaitu pengunyahan oleh gigi dengandibantu lidah serta peremasan yang terjadi di lambung. Lebih mudah karena adanya saliva (air ludah) dan getahlambung Dibantu oleh gerakan saluran pencernaan seperti gerakanperistaltik, gerak segmentasi dan gerak ayun (pendular). Gerakan-gerakan ini memungkinkan makanan di dorong,kemudian diremas dan dicampur dengan enzimpencernaan (pengadukan).2. Pencernaan Kimiawi Pelarutan dan pemecahan makanan oleh enzim-enzimpencernaan dengan mengubah makanan yang bermolekulbesar menjadi molekul yang berukuran kecil. 8. 1. Ingesti: pemasukan makanan ke dalam tubuh melalui mulut.2. Mastikasi: proses mengunyah makanan oleh gigi.3. Deglutisi: proses menelan makanan di kerongkongan.4. Digesti: pengubahan makanan menjadi molekul yang lebih sederhana dengan bantuan enzim, terdapat di lambung.5. Absorpsi: proses penyerapan, terjadi di usus halus.6. Defekasi: pengeluaran sisa makanan yang sudah tidak berguna untuk tubuh melalui anus. 9. Susunan saluran pepcernaan terdiri dari:1. Mulut (0ris).2. Faring (tekak).3. Osofagus (kerongkongan).4. Ventrikulus (lambung).5. Hati (Hepar)6. Intestinum minor (usus halus):a. Duodenum (usus 12 jari).b. Yeyenum.c. Ileum.7. Intestinum mayor (usus besar);a. Seikum.b. Kolon asendens.c. Kolon transversum.d. Kojon Descendens.e. Kolon Sigmoid.8. Rektum.9. Anus. 10. The gut wall has a layered organization, with the absorptive cellslining the lumen and neural and muscular components below. Bloodand lymph vasculature is abundant to transport absorbed nutrients. 11. Mulai dari lambung Mukosa : sel epitel : sekresi mukus & hormon Invaginasi jaringan epitel kedalamnya membentukkelenjar eksokrin Kelenjar eksokrin : sekresi asam, enzim, ion-ionkedalam lumen 12. Di bawah lapisan epitel: Lamina Propia, Jaringanikat : dilalui pembuluh darah kecil, serat saraf &saluran limfe Lamina propria dipisahkan jaringan ikat dibawahnya oleh suatu lapisan tipis otot polos yaitumuskularis mukosa 13. Jaringan ikat kedua di bawahnya Lapisan ini dilalui pembuluh darah & limfe lebihbesar, cabangnya menembus lapisan mukosa diatas & lapisan otot di bawahnya Terdapat jala saraf disebut pleksus sub mukosa (meissner) 14. Jaringan otot polos Kontraksinya menimbulkan gaya mendorong &memindahkan isi saluran GITerdiri 2 lapisana. Otot sirkuler : sebelah dalam, tebal, kelilingi lumen, jika kontraksi lumen menyempitb. Otot longitudinal : sebelah luar , lebih tipis, bila kontraksi saluran GI memendek 15. Diantara kedua otot polos terdapat pleksus saraflain yang lebih eksentif yaitu: Pleksus mienterikus (AUERBACH) Kesemuanya (dengan Pleksus sub mukosa danNeuron lain di Saluran GI) membentuk sistem sarafenterik yang mengendalikan keaktifan motorik dansekretorik (pemototngan simpatis dan parasimpatistdk menghilangakan aktivitas motorik dansekretorik) 16. Selapis jaringan ikat , diliputi sel gepeng ,mengelilingi permukaan luar saluran GI Sekresi cairan serosa, untuk membasahi &mencegah gesekan dengan organ lain Lembar jaringan ikat tipis2 ( Mesenterium),hubungkan serosa ke dinding abdomen, menopangsegmen GI ke rongga abdomen 17. 1. Kelenjar ludah:a) Kelenjar (glandula) parotis.b) Kelenjar (glandula) sub maksilarisc) Kelenjar (glandula) sub lingualis2. Kelenjar getah lambung.3. Kelenjar hati.4. Kelenjar pankreas.5. Kelenjar getah usus. Selama dalam pankreas, pencernaan makanandihancurkan menjadi zat-zat yang sederhanayang hanya diserap dan digunakan oleh seljaringan tubuh. 18. 1.MULUTMulut adalah permulaan saluran pencernaan yangterdiri atas 2 bagian yaitu:Bagian luar yang sempit atau vestibula yaitu ruang di antara gusi, gigi, bibir dan pipi.Bagian rongga mult/bagian dalam, yaitu rongga mulut yang dibatasi sisinya oleh tulang mksilaris, palatum dan mandibularis di sebelah belakang bersambung dengan faring 19. a) Bibir. Disebelah luar mulut ditutupi oleh kulit dan di sebelah dalam ditutupi oleh selaput lendir (mukosa). Otot orbikulanis oris menutupi bibir. Levator anguli oris mngangkat dan depresor anguli oris menekan ujung mulut.b) Palatum, terdiri atas 2 bagian yaitu;Palatum Durum (palatum keras) yang tersusun atas tajuk-tajuk palatum dan sebelah depan tulang maksilaris dan lebih ke belakang terdiri dari 2 tulang palatum.Palatum mole (palatum lunak) terletak dibelakang yang merupakan lipatan menggantung yang dapat bergerak, terdiri atas jaringan fibrosa dan selaput lendir.c) Pipi. Dilapisi dari dalam oleh mukosa yang mengandung papila, otot yang terdapat pada pipi adalah otot buksinator. 20. Di dalam rongga mulut terdapat:A. Gigi ada 2 (dua) macam; a. Gigi sulung, mulai tumbuh pada anak-anak umur 67 bulan. Lengkap pada umur 2 tahun jumlahnya 20 buah disebut juga gigi susu, terdiri dari 8 buah gigi seri (dens insisivus), 4 buah gigi taring (dens kaninus) dan 8 buah gigi geraham (molare). b. Gigi tetap (gigi permanen) tumbuh pada umur 618 tahun jumlahnya 32 buah terdiri dari; 8 buah gigi seri (dens insisivus), 4 buah gigi taring (dens kaninus), 8 buah gigi geraham (Molare) dan 12 buah gigi geraham (premolare). Fungsi gigi terdiri dari: Gigi seri untuk memotong makanan Gigi taring gunanya untuk memutuskan makanan yang keras dan liat Gigi geraham guna nya untuk mengunyah makanan yang sudah dipotong-potong. 21. PulpaMahkota EnamegigilDentin Leher gigiAkarAkargigigigiGbr. Anatomi Gigi 22. B.Lidah Lidah terdiri dari otot serat lintang dan dilapisi oleh selaput lendir, kerja otot lidah ini dapat digerakkan keseluruh arah.Lidah dibagi atas 3 bagian; a. Radiks lingua = pangkal lidah. b. Dorsum lingua = puaggung lidah. c. Apeks lingua = ujung lidah.Pangkal lidah yang belakang terdapat epiglotis yang berfungsi untuk menutup jalan nafas pada waktu kita menelan makanan, supaya makanan jangan masuk ke jalan nafas.Punggung lidah (dorsum lingua) terdapat puting-puting pengecap atau ujung saraf pengecap.Frenulum lingua. Merupakan selaput lendir yang terdapat pada bagian bawah kira-kira ditengah-tengah jika lidah digerakkan ke atas nampak selaput lendir.Flika sublingua. Terdapat disebelah kiri dan kanan frenulum lingua di sini terdapat pula lipatan selaput lendir.Fungsi lidah yaitu:Mengaduk makanan, membentuk suaraSebagai alat pengecap dan menelan, serta merasakan makanan. 23. C. Kelenjar Ludah Kelenjar ludah (saliva) dihasilkan di dalam rongga mulut. Di sekitar rongga mulut terdapat 3 buali kelenjar ludah yaitu:Kelenjar parotis. Letaknya di bawah depan dari telinga di antara prosesus mastoid kiri dan kanan os mandibular, duktusnya duktus stensoni. Duktus ini keluar dari glandula parotis menuju ke rongga mulut melalui pipi (muskulus buksinator).Kelenjar sub maksilaris. Terletak di bawah rongga mulut bagian belakang, duktusnya bernama duktus wantoni, bermuara di rongga mulut dekat dengan frenulum lingua.Kelenjar sub lingualis. Letaknya di bawah selaput lendir dasar rongga mulut bermuara di dasar rongga mulut. Kelenjar ludah di sarafi oleh saraf-saraf tak sadar. 24. D. Otot lidah Otot-otot ekstrinsik lidah berasal dari rahang bawah (M. Mandibularis, os Hioid dan prosesus steloid) menyebar ke dalam lidah membentuk anyaman bengabung dengan otot intrinsik yang terdapat pada lidah. M. Genioglossus merupakan otot lidah yang terkuat berasal dari permukaan tengah bagian dalam yang menyebar sampai ke radiks lingua. 25. 2. FARING Merupakan organ yang menghubungkan rongga mulut dengan kerongkongan (osofagus) di dalam lengkung faring terdapat tonsil (amandel) yaitu kumpulan kelenjar limfe yang banyak mengandung limfosit dan merupakan pertahanan terhadap infeksi.Disini terletak persimpangan antara jalan nafas dan jalan makanan, letaknya di belakang rongga mulut dan rongga hidung, di depan ruas tulang belakang. Ke atas bagian depan berhubungan dengan rongga hidung, dengan perantaraan lubang bernama koana.Keadaan tekak berhubungan dengan rongga mulut dengan perantaraan lubang yang disebut ismus fausium.Bagian superior disebut nasofaringPada nasofaring bermuara tuba yang menghubungkan tekak dengan ruang gendang telinga. Bagian media disebut orofaringBagian ini berbatas ke depan sampai di akar lidah bagian superior disebut faring, yaitu pangkal lidah yang menghubungkan tekak dengan tcnggorokkan (trakea). 26. 3. ESOFAGUSSebuah tabung berotot yang panjangnya 20-25 cm. Dimulai dari Faring sampai pintu masuk kardiak lambung. Esofagus berdinding empat lapis. Lapisan paling luar berupa jaringan ikat renggang (dua lapis serabut otot), lapisan submukosa dan paling dalam lapisan lendir (mukosa)Pada faring terdapat klep, yaitu epiglotis yang mengatur makanan agar tidak masuk ke trakea (tenggorokan).Fungsi esophagus adalah menyalurkan makanan ke lambung. Agar makanan dapat berjalan sepanjang esophagus, terdapat gerakan peristaltik sehingga makanan dapat berjalan menuju lambung. 27. Muntah: rasa tidak enak yang disebabkanpengosongan lambung secaraberlawanan, isi TGI keluar melewati mulut. Penyebab muntah karena di TGI: Iritasi kuat: toksin bakteri, alkohol, Peregangan berlebihan Perangsangan berlebihan ex, makanan sgt berbumbu Aferen: N vagus dan simpatikus ke pusat muntah di medula oblongata 28. 4.LAMBUNG Merupakan bagian dan saluran yang dapat mengembang paling banyak terutama di daerah epigaster, lambung terdiri dari bagian atas fundus uteri berhubungan dengan osofagus melalui orifisium pilorik, terletak di bawah diafragma di. depan pankreas dan limpa, menempel di sebelah kiri fundus uteri. Bagian lambung terdiri dari:a. Fundus ventrikuli, bagian yang menonjol ke atas terletak sebelah kiri osteum kardium dan biasanyanya penuh berisi gas.b. Korpus ventrikuli, setinggi osteum kardiun, suatu lekukan pada bagian bawah kurvatura minor.c. Antrum pilorus, bagian lambung berbentuk tabung mempunyai otot yang tebal membentuk spinter pilorus.d. Kurvatura minor, terdapat sebelah kanan lambung terbentang dari osteum kardiak sampai ke pilorus.e. Kurvatura mayor, lebih panjang dari kurvatura minor terbentang dari sisi kiri osteum kardiakum melalui fundus ventrikuli menuju ke kanan sampai ke pilorus inferior. Ligamentum gastro lienalis terbentang dari bagian atas kurvatura mayor sampai ke limpa.f. Osteum kardiakum, merupakan tempat dimana osofagus bagian abdomen masuk ke lambung. Pada bagian ini terdapat orifisium pilorik. 29. Susunan lapisan dari dalam keluar, terdin dari: Lapisan selaput lendir, apabila lambung inidikosongkan, lapisan ini akan berlipat-lipat yangdisebut rugae. Lapisan otot melingkar (muskulus aurikularis). Lapisan otot miring (muskulus oblinqus). Lapisan otot panjang (muskulus longitudinal). Lapisan jaringan ikat/serosa (peritonium).Hubungan antara pilorus terdapat spinter pilorus. 30. Senyawa Kimia Fungsi Asam HCl Mengaktifkan pepsinogen menjadi pepsin. Sebagaidisinfektan, serta merangsang pengeluaran hormonsekretin dan kolesistokinin pada usus halus Lipase Memecah lemak menjadi asam lemak dan gliserol. Namunlipase yang dihasilkan sangat sedikit Renin Mengendapkan protein pada susu (kasein) dari air susu(ASI). Hanya dimiliki oleh bayi. Mukus Melindungi dinding lambung dari kerusakan akibat asamHCl. Hasil penggerusan makanan di lambung secara mekanikdan kimiawi akan menjadikan makanan menjadi buburyang disebut bubur kim. 31. Fungsi lambung Menerima makanan dan bekerja sebagaipenampung untuk jangka waktu pendek Makanan dicairkan dan dicampur dengan asamhidrokhlorida dan dengan cara ini disiapkan untukdicernakan olel usus Protein diubah menjadi pepton Susu dibekukan dan kasein dikeluarkan Pencernaan lemak dimulai di dalam lambung Faktor antianemia dibentuk Khime, yaitu isi lambung yang cair disalurkanmasuk duodenum 32. Esofagus Sel mukusSaluranDinding lambung kelenjar Pilorus Sel parietalDuodenum3 Lapisan otot polosKelenjarlambung Sel kepala Sel endokrin Gbr penampang dinding lambung 33. 5. USUS HALUS / INTESTINUM MINORUsus halus merupakan kelanjutan dari lambung. Usus halus memiliki panjang sekitar 6-8 meter. Usus halus terbagi menjadi 3 bagian yaituDuodenum ( 25 cm)Jejunum ( 2,5 m)Ileum ( 3,6 m)Pada usus halus hanya terjadi pencernaan secara kimiawi saja, dengan bantuan senyawa kimia yang dihasilkan oleh usus halus serta senyawa kimia dari kelenjar pankreas yang dilepaskan ke usus halus. 34. Senyawa yang dihasilkan oleh usus halus adalah : Senyawa KimiaFungsi DisakaridaseMenguraikan disakarida menjadi monosakarida ErepsinogenErepsin yang belum aktif yang akan diubah menjadierepsin. Erepsin mengubah pepton menjadi asamamino. Hormon SekretinMerangsang kelenjar pancreas mengeluarkansenyawa kimia yang dihasilkan ke usus halus Hormon CCK (Kolesistokinin)Merangsang hati untuk mengeluarkan cairan empeduke dalam usus halus. 35. Selain itu, senyawa kimia yang dihasilkan kelenjar pankreas adalah : Senyawa Kimia Fungsi BikarbonatMenetralkan suasana asam dari makanan yang berasal dari lambung EnterokinaseMengaktifkan erepsinogen menjadi erepsin serta mengaktifkan tripsinogenmenjadi tripsin. Tripsin mengubah pepton menjadi asam amino. AmilaseMengubah amilum menjadi disakarida LipaseMencerna lemak menjadi asam lemak dan gliserol TripsinogenTripsin yang belum aktif. KimotripsinMengubah peptone menjadi asam amino NukleaseMenguraikan nukleotida menjadi nukleosida dan gugus pospat Hormon InsulinMenurunkan kadar gula dalam darah sampai menjadi kadar normal Hormon GlukagonMenaikkan kadar gula darah sampai menjadi kadar normal 36. PROSES PENCERNAAN MAKANANPencernaan makanan secara kimiawi pada usus halus terjadi padasuasana basa. Prosesnya sebagai berikut : Makanan yang berasal dari lambung dan bersuasana asam akandinetralkan oleh bikarbonat dari pancreas. Makanan yang kini berada di usus halus kemudian dicerna sesuaikandungan zatnya. Makanan dari kelompok karbohidrat akandicerna oleh amylase pancreas menjadi disakarida. Disakaridakemudian diuraikan oleh disakaridase menjadi monosakarida,yaitu glukosa. Glukaosa hasil pencernaan kemudian diserap usushalus, dan diedarkan ke seluruh tubuh oleh peredaran darah. Makanan dari kelompok protein setelah dilambung dicernamenjadi pepton, maka pepton akan diuraikan oleh enzim tripsin,kimotripsin, dan erepsin menjadi asam amino. Asam aminokemudian diserap usus dan diedarkan ke seluruh tubuh olehperedaran darah. Makanan dari kelompok lemak, pertama-tama akan dilarutkan(diemulsifikasi) oleh cairan empedu yang dihasilkan hati menjadibutiran-butiran lemak (droplet lemak). Droplet lemak kemudiandiuraikan oleh enzim lipase menjadi asam lemak dan gliserol.Asam lemak dan gliserol kemudian diserap usus dan diedarkanmenuju jantung oleh pembuluh limfe. 37. Fungsi usus halus Menerima zat-zat makanan yang sudahdicerna untuk diserap melalui kapiler-kapilerdarah dan saluran-saluran limfe. Menyerap protein dalam bentuk asam amino. Karbohidrat diserap dalam bentuk emulsi,lemak. 38. Gbr. Penampang Usus Halus Manusia 39. 6.HATI/HEPAR Merupakan kelenjar pencernaan yang terbesar dalam tubuhdengan berat sekitar 2 kg dan berwarna kemerahan. Terletak didalam rongga perut sebelah kanan, di bawak sekat rongga dada.Menghasilkan cairan empedu (bilus) yang ditampung dalamkantung empedu (vesica felea). Setiap hari vesica feleamenghasilkan 0,5 liter cairan empedu.Empedu mengandung : Garam kholat yang berfungsi :Mengaktifkan lipasepancreas.Menurunkan tekanan permukaan butir-butir lemaksehingga dapat diemulsikan dalam pencernaan Bersenyawadengan asam lemak membentuk senyawa yang mudah larutdalam air dan mudah diserap. Natrium karbonat berfungsi mengatur keasaman empedusehingga membuat pH empedu menjadi 7, 1 8,5. Kolesterol merupakan lemak netral yang memiliki daya larutsangat kecil dalam air. Merupakan prekusor dari aktivitas steroidseperti vitamin dan hormone.Empedu berfungsi : Untuk mengemulsikan/memecahkan lemak. Membunuh kuman-kuman dalam saluran pencernaan bagianatas. 40. Bile formation by cells in the liver includes 6 components: bile salts, lecithin, bicarbonate ions, cholesterol, bile pigments, and trace metals.The bile is funneled into the gall bladder and thendeliveredinto the duodenum upon stimulation from CCK. 41. Digestive secretions from the liver and the pancreas aredelivered into the duodenum of the small intestinethrough the sphincter of Oddi. 42. Hepar berfungsi : Menghasilkan cairan empedu. Menawarkan racun. Menyimpan gula dalam bentuk glikogen (gulaotot). Mengubah provitamin A menjadi vitamin A. Menjaga keseimbangan zat makanan dalamdarah. Mengubah kelebihan asam amino menjadiurea untuk dikeluarkan dari tubuh 43. 7. Usus Besar (Kolon) Merupakan usus yang memiliki diameter lebih besar dari usus halus. Memiliki panjang 1,5 meter, dan berbentuk seperti huruf U terbalik. Usus besar dibagi menjadi 3 daerah, yaitu : Kolon asenden, Kolon Transversum, dan Kolon desenden. Fungsi kolon adalah :Menyerap air selama proses pencernaan.Tempat dihasilkannya vitamin K, dan vitamin H (Biotin) sebagai hasil simbiosis dengan bakteri usus, misalnya E.coli.Membentuk massa fesesMendorong sisa makanan hasil pencernaan (feses) keluar dari tubuh. Pengeluaran feses dari tubuh ddefekasi 44. Seikum.Di bawah seikum terdapat appendiks Vermiformis yang berbentuk seperti cacingsehingga disebut juga umbai cacing, panjangnya 6 cm. Seluruhnya ditutupi olehperitonium mudah bergerak walaupun tidak mempunyai mesentenium dan dapatdiraba melalui dinding abdomen pada orang yang masih hidup Kolon AsendensPanjangnya 13 cm, terletak di bawah abdomen sebelah kanan membujur ke atas danileum ke bawah hati. Di bawah hati membengkok ke kiri, lengkungan ini disebutfleksura hepatika, dilanjutkan sebagai kolon tranaversum.Appendiks (usus buntu).Bagian dari usus besar yang muncul seperti corong dari akhir seikum mempunyaipintu keluar yang sempit tapi masih memungkinkan dapat dilewati oleh beberapa isiusus. Appendiks tergantung menyilang pada linea terminalis masuk ke dalam ronggapelvis minor terletak horizontal dl belakang seikum. Sebagai suatu organ pertahananterhadap infeksi kadang appendiks bereaksi secara hebat dan hiperaktif yang bisamenimbulkan perforasi dindingnya ke dalam rongga abdomen. Kolon Transversum.Panjangnya sekitar 38 cm, membujur dan kolon asendens sampai ke kolon desendensberada di bawah abdomen, sebelah kanan terdapat fleksura Hepatika dan sebelah kinterdapat Fleksura Lienalis Kolon Desendens.Panjangnya . 25 cm, terletakdi bawah abdomen bagian kiri membujur dari atas kebawah dan Fleksura Lienalis sampai ke depan ileum kiri, bersambung dengan kolonsigmoid. Kolon Sigmoid.Merupakan lanjutan dari kolon desendens terletak miring, dalam rongga pelvissebelah kiri bentuknya menyerupai huruf S. ujung bawahnya berhubungan denganrektum. 45. KolonTransverumKolon Kolonasenden desendenUsushalusSekumKolon sigmoidRektum 46. In the large intestine, active transport of sodium, coupled withosmotic absorption of water, are the primary activities.Microbes here are active in the production of vitamin K. 47. 8. Rektum.Terletak dibawah kolon sigmoid yang menghubungkan intestinum mayor dengan anus, terletak dalam rongga pelvis di depan os sakrum dan os koksigis.9. Anus. Adalah bagian dan saluran pencernaan yang menghubungkan rektum dengan dunia luar (udara luar). Terletak di dasar pelvis, dindingnya diperkuat oleh 3 spinter:Spinter Ani internus, bekerja tidak menurut kehendak.Spinter Levator Ani. bekerja juga tidak menurut kehendak.Spinter Ani Eksternus. bekerja menurut kehendak 48. Pengeluaran feses melalui reflek defekasi Massa feses bergerak menuju rektum merangsang reseptor regang di rektum Memicu refleks defekasi dan keinginan BAB Sfingter anus internus (otot polos) melemah,rektum serta kolon sigmoid berkontraksi kuat. Apabila sfingter anus eksternus (ototrangka/kontrol sadar) melemas terjadi defekasi