Algoritma dan Struktur Data

of 34 /34
Algoritma dan Struktur Data Linked List

Embed Size (px)

description

Algoritma dan Struktur Data. Linked List. Konsep Array. Array == Laci ?. Array. Data disimpan dalam suatu struktur, sedemikian rupa sehingga elemen-elemen di dalam struktur tersebut dapat diolah secara kelompok ataupun secara individu. Sifat - sifat Array Homogen - PowerPoint PPT Presentation

Transcript of Algoritma dan Struktur Data

Page 1: Algoritma dan Struktur Data

Algoritma dan Struktur Data

Linked List

Page 2: Algoritma dan Struktur Data

Konsep Array

2

Array == Laci?

Page 3: Algoritma dan Struktur Data

• Data disimpan dalam suatu struktur, sedemikian rupa sehingga elemen-elemen di dalam struktur tersebut dapat diolah secara kelompok ataupun secara individu.

• Sifat - sifat Array– Homogen

Seluruh elemen di dalam struktur array mempunyai tipe data yang sama.

– Random AccessSetiap elemen di dalam struktur array dapat dicapai secara individual, langsung ke lokasi elemen yang diinginkan, tidak harus melalui elemen pertama.

3

Page 4: Algoritma dan Struktur Data

Syntax:

struct nama_struct {

tipe_data_1 nama_var_1;

tipe_data_2 nama_var_2;

tipe_data_3 nama_var_3;

……

};

4

Page 5: Algoritma dan Struktur Data

• Sebuah array yang setiap data elemennya bertipe struct. Umumnya dipakai untuk menyimpan object data yang terstruktur, misal: data mahasiswa, karyawan, buku, barang, dsb.

5

Page 6: Algoritma dan Struktur Data

ContohContoh malloc()malloc()- float- float#include <stdio.h>#include <stdio.h>#include <conio.h>#include <conio.h>#include <stdlib.h>#include <stdlib.h>

void main()void main(){{ //deklarasi pointer//deklarasi pointer

float *pjari, *pluas;float *pjari, *pluas;

//memesan slot memori untuk membuat variabel jari & luas. Simpan alamatnya pada pointer//memesan slot memori untuk membuat variabel jari & luas. Simpan alamatnya pada pointer pjari = (float *)malloc(sizeof(float));pjari = (float *)malloc(sizeof(float)); pluas = (float *)malloc(sizeof(float));pluas = (float *)malloc(sizeof(float));

if (if (pjari != NULL && pluas != NULLpjari != NULL && pluas != NULL){//jika berhasil memesan memori){//jika berhasil memesan memori //gunakan variabel jari dan luas melalui pointer//gunakan variabel jari dan luas melalui pointer *pjari = 7;*pjari = 7; *pluas = 3.14 * *pjari * *pjari;*pluas = 3.14 * *pjari * *pjari; printf("lingkaran dengan jari-jari : %f\n", *pjari);printf("lingkaran dengan jari-jari : %f\n", *pjari); printf("luasnya : %f\n", *pluas);printf("luasnya : %f\n", *pluas);

//menghapus atau melepaskan slot memori yang ditunjuk oleh pjari dan pluas//menghapus atau melepaskan slot memori yang ditunjuk oleh pjari dan pluas free(pjari);free(pjari); free(pluas);free(pluas); }}

getch();getch();}}

Page 7: Algoritma dan Struktur Data

Linked List == kereta????

Page 7 7

Page 8: Algoritma dan Struktur Data

Apakah Linked List itu ?

• Elemen (disebut dengan CELL, atau SEL dalam bahasa Indonesia) yang mungkin terletak terpisah-pisah di memory, disambungkan dengan pointer.

• Tiap sel berisi dua informasi : nilai dan pointer ke sel berikutnya

CELL

nilai Pointer to next CELL

nilai Pointer to next CELL

nilai Pointer to next CELL

Page 9: Algoritma dan Struktur Data

1. Mudah untuk menambahkan dan menghapus elemen ( pada array tidak mungkin menambahkan elemen, karena banyaknya elemen sudah ditentukan dari awal )

2. Panjang list bisa diubah dengan bebas (panjang array fixed)

3. Mudah untuk menyambungkan beberapa list, maupun memutuskannya (array tidak bisa)

4. Memungkinkan user mendesain struktur data yang kompleks

Mengapa memakai Linked List ?

Page 10: Algoritma dan Struktur Data

Struktur linked List

Node (elemen) linked list saling berkait melalui pointer. Bagian next sebuah node menunjuk alamat node selanjutnya

pHead: pointer yang menunjuk node pertama

ApHead

B C

Page 11: Algoritma dan Struktur Data

Struktur linked List

Node terakhir menunjuk NULL Setiap node terdiri atas

Isi data Next, yaitu pointer ke node selanjutnya

pada list

ApHead

B C

Page 12: Algoritma dan Struktur Data

Struktur Sebuah Node

struct node { //bagian data tipedata data 1; tipedata data 2; … tipedata data n;

//pointer ke node selanjutnya struct node *next; };typedef struct node node;

Page 13: Algoritma dan Struktur Data

Array vs linked list

Cara mengakses elemen Elemen array diakses lewat indeks Untuk mengakses elemen linked list, harus dilakukan

penelusuran elemen list

Banyaknya anggota Banyaknya elemen array ditentukan di awal &

jumlahnya tetap Elemen linked list dibuat di memori ketika

dibutuhkan (ingat Alokasi memory dinamis). Jumlahnya dinamis, dapat bertambah dan berkurang sesuai keperluan

Page 14: Algoritma dan Struktur Data

Array vs Linked List

Array Linked List

Penambahan dan penghapusan elemen

Tidak mungkin Mungkin

Panjang list Fixed Bisa diubah

Akses ke elemen cepat (harus mengikuti pointer satu demi satu)

lambat

Page 15: Algoritma dan Struktur Data

Array vs Linked List

13

1 2 3

1header

2

3

a[0]

a[1]

a[2]

int a[3];int n;

Array Linked List

address 1318

address 1824

address 24

Address tidak berurutanAkses ke tiap sel dimulai dari header

Address tiap sel berurutan

value Pointer ke sel berikutnya(next)

next nextvaluevalue

( NULL )

Page 16: Algoritma dan Struktur Data

Cara menampilkan isi sel tertentu

• Pada array (misalnya nama array: a), isi sel tertentu dapat ditampilkan dengan cara a[nomer urut sel keberapa]. Misalnya a[5] akan menampilkan isi sel ke-6. Hal ini karena satu sel dengan sel yang lain terletak pada posisi yang berurutan di memory.

• Pada linked list, kita tidak tahu secara langsung, sel itu terletak dimana dalam memory.

Akses harus dilakukan satu persatu, urut mulai dari sel terdepan

Page 17: Algoritma dan Struktur Data

Cara menampilkan isi sel tertentu

header

pointer

Sel ke-1→ isi : value=4 address sel berikutnya=38

37 384 402 40521337 38 40 52

NULL

Sel ke-1

Tampilkan isi (value) sel ke-3 !

address

Page 18: Algoritma dan Struktur Data

NULL POINTER

• Nilai yang dimiliki sebuah pointer adalah address pada memory dimana data tersimpan

• Pointer yang tidak menunjuk ke address manapun disebut dengan NULL pointer. Maksudnya, satu kondisi khusus dimana pointer itu belum diset dengan sebuah address tertentu

• Pada stdio.h biasanya didefinisikan dengan nilai 0• Saat fungsi fopen,malloc dieksekusi, jika terdapat

error, maka nilai yang dikembalikan adalah NULL

Pada kuliah ini, NULL disimbolkan dengan kotak yang diberi garis diagonal

Page 19: Algoritma dan Struktur Data

Deklarasi head

Sebelum membuat linked list, perlu dideklarasikan dan diinisialisasikan head, yaitu pointer yang menunjuk node pertama dari linked list

node *pHead = NULL;

Page 20: Algoritma dan Struktur Data

Potongan kode – linked list statis

struct motor {float volts;

float amps; struct motor *next;};

typedef struct motor motor;

void main(){ motor *pm1, *pm2, *pm3;}

1. Isi volts dan amps pada pm1, pm2 dan pm3 dengan data sembarang

2. Isi pm1.next dengan alamat pm2, pm2.next dengan alamat pm3, dan pm3.next dengan NULL

3. Tampilkan isi pm2 hanya dengan menggunakan pointer pm1

4. Tampilkan isi pm3 hanya dengan menggunakan pointer pm2

5. Tampilkan isi pm3 hanya dengan menggunakan pointer pm1

Page 21: Algoritma dan Struktur Data

Operasi dasar linked list

1. Menambah sebuah node.

2. Menghapus sebuah node.

3. Mencari sebuah node.

4. List tranversal

Page 22: Algoritma dan Struktur Data

Menambahkan node ke list kosong

Before: Code: pNew -> next = pHead; // set link to

NULL

pHead = pNew;// point list to first node

After:

39pNew

pHead

pPre

39pNew

pHead

pPre

Page 23: Algoritma dan Struktur Data

Menambahkan node ke awal list

Before: Code (same): pNew -> next = pHead; // set link to

NULL

pHead = pNew;// point list to first node

After:

39pNew

pHead

pPre

75 124

39pNew

pHead

pPre

75 124

Page 24: Algoritma dan Struktur Data

Menambahkan node di tengah list

Before: Code pNew -> next = pPre -> next;

pPre -> next = pNew;

After:

64pNew

pPre

55 124

64pNew

pPre

55 124

Page 25: Algoritma dan Struktur Data

Menambahkan node akhir list

Before: Code pNew -> next = NULL;

pPre -> next = pNew;

After:

144pNew

pPre

55 124

144pNew

pPre

55 124

Page 26: Algoritma dan Struktur Data

Menambahkan node pada linked list

Terdapat empat tahap untuk menambah node linked list: • Membuat node baru.• Mendapatkan node yang terletak sebelum node baru disisipkan

(pPre)• Atur next node baru agar menunjuk node sesudah posisi penyisipan.• Atur next pPre agar menunjuk node baru. 

Page 27: Algoritma dan Struktur Data

Kode untuk menambah data ke linked list

• Untuk menambah data pada linked list, harus diketahui head pointer (pHead), pointer yang menunjuk node sebelum tempat penyisipan (pPre) data yang akan disisipkan (item).

//insert a node into a linked list struct node *pNew; pNew = (struct node *) malloc(sizeof(struct node)); pNew -> data = item; if (pPre == NULL){ //add before first logical node or to an empty list

pNew -> next = pHead; pHead = pNew; } else { //add in the middle or at the end pNew -> next = pPre -> next; pPre -> next = pNew; }

Page 28: Algoritma dan Struktur Data

Menghapus node dari linked list

• Untuk menghapus sebuah node:

– Cari node yang akan dihapus (pCur) dan node pendahulunya (pPre).

– Ubah pPre->next agar menunjuk pCur->next.

– Hapus pCur menggunakan fungsi free

Page 29: Algoritma dan Struktur Data

Menghapus node pertama dari linked list

Before: Code:

pHead = pCur -> next;

free(pCur);

After:

pHead

pPre

75 124

pCur

pHead

pPre

Recycled 124

pCur

Page 30: Algoritma dan Struktur Data

Menghapus node dari linked list – kasus umum

Before: Code:

pPre -> next = pCur -> next;

free(pCur);

After:

75 12496

pPre pCur

75 124Recycled

pPre pCur

Page 31: Algoritma dan Struktur Data

Kode untuk menghapus node dari linked list

• Untuk menghapus node dari linked list, harus diketahui head pointer (pHead), node yang akan dihapus (pCur), serta pendahulunya,

//delete a node from a linked list

if (pPre == NULL)

//deletion is on the first node of the list

pHead = pCur -> next;

else

//deleting a node other than the first node of the list

pPre -> next = pCur -> next;

free(pCur).

Page 32: Algoritma dan Struktur Data

Mencari node yang mengandung data tertentu dari linked list

• Operasi insert dan delete membutuhkan pencarian pada list untuk menentukan posisi penyisipan atau pointer yang menunjuk data yang akan dihapus

//search the nodes in a linked listpPre = NULL;pCur = pHead;//search until the target value is found or the end of the list is reachedwhile (pCur != NULL && pCur -> data != target) { pPre = pCur; pCur = pCur -> next;}//determine if the target is found or ran off the end of the listif (pCur != NULL) found = 1;else found = 0;

Page 33: Algoritma dan Struktur Data

Traversing a Linked List

• mengunjungi semua node yang ada pada list dari head sampai node terakhir

//traverse a linked list

Struct node *pWalker;

pWalker = pHead;

printf(“List contains:\n”);

while (pWalker != NULL){

printf(“%d ”, pWalker -> data);

pWalker = pWalker -> next;

}

Page 34: Algoritma dan Struktur Data

Tugas

Coba & Pelajari source code pertemuan7.cpp