Alat kontrasespsi kel iii new

download Alat kontrasespsi kel iii new

of 29

  • date post

    25-Jun-2015
  • Category

    Education

  • view

    211
  • download

    1

Embed Size (px)

Transcript of Alat kontrasespsi kel iii new

  • 1. ALAT KONTRASESPSI (BAHAN) KELOMPOK III : ISTI KHOMATUL HASANAH NUR HASANAH YULI RATNASARI WELLY ANDRI

2. Pendahuluan Salah satu pelayanan kesehatan preventif yang paling dasar Banyak wanita harus menentukan pilihan kontrasepsi yang sulit Pendapat suami mengenai KB cukup kuat pengaruhnya untuk menentukan penggunaan metode KB oleh istri. Faktor budaya, agama 3. Kontrasepsi Kontra : mencegah atau melawan Konsepsi : pertemuan antara sel telur yang matang dan sel sperma yang mengakibatkan kehamilan. Kontrasepsi : menghindari/mencegah terjadinya kehamilan sebagai akibat pertemuan antara sel telur yang matang dengan sel sperma tersebut. 4. Kontrasepsi sederhana Kontrasepsi tanpa alat dilakukan dengan LAM, senggama terputus dan pantang berkala. Kontrasepsi dengan alat/obat. dilakukan dengan menggunakan kondom, diafragma atau cup, cream, jelly, atau tablet berbusa (vaginal tablet). 5. Kontrasepsi Oral Kombinasi Pil Estrogen + Progestagen 6. Jenis-Jenis KOK MONOFASIK Semua pil mengandung Estrogen / Progestin (E/P) dalam konsentrasi yang sama dalam 1 siklus BIFASIK 21 pil mengandung E/P dengan konsentrasi yang berbeda dalam 2 periode yang berbeda (mis. 10/11) dalam 1 siklus TRIFASIK 21 pil mengandung 3 kombinasi E/P dengan konsentrasi yang berbeda dalam 3 periode berbeda (mis. 6/5/10) dalam 1 siklus 7. Cara Kerja KOK Menekan ovulasi Mengurangi transpor sperma di bagian atas saluran genital (tuba fallopii) Mengganggu pertumbuhan endometrium, sehingga menyulitkan proses implantasi Memperkental lendir serviks (mencegah penetrasi sperma) 8. MEKANISME KONTRASEPSI HORMONAL ESTROGEN : 1. MENCEGAH OVULASI (MENEKAN FSH) 2. MENCEGAH IMPLANTASI (PENGARUH PADA ENDOMETRIUM) PROGESTERON 1. MENCEGAH OVULASI ( MENEKAN LH) 2. MENCEGAH SPERMA MASUK KE CERVIX (PERUBAHAN LENDIR CERVIX) 3. MENCEGAH IMPLANTASI (ENDOMETRIUM) 9. Kemasan o 21 hari baik dari jenis mono atau bifasik o 28 hari yang mungkin tergolong dalam jenis monofasik, bifasik atau trifasik 10. Manfaat Efektivitasnya tinggi jika di minum setiap hari (0.1- 51 kehamilan per 100 wanita selama pemakaian di tahun pertama) Segera efektif jika dimulai di hari yang sesuai pada siklus menstruasi Selama tampak sehat, tidak mutlak dilakukan periksa dalam untuk memulai penggunaan Tidak mengganggu hubungan seksual 11. Manfaat Efek sampingnya sedikit Nyaman dan mudah digunakan Penghentian penggunaan dapat dilakukan setiap saat Dapat didistribusikan oleh petugas non-medis (PLKB) yang terlatih 12. Pengguna Potensial Perempuan: Usia reproduksi dengan riwayat paritas yang perlu perlindungan efektif terhadap kehamilan Yang menyusui (6 bulan atau lebih pada masa postpartum) Dalam masa pascapersalinan dan tidak menyusui (dimulai setelah minggu ketiga) Pada masa pascakeguguran (dimulai segera atau dalam 7 hari sesudah keguguran) 13. Pengguna Potensial Perempuan: Dengan anemia Dengan nyeri haid yang berat Dengan siklus menstruasi tidak teratur Dengan riwayat kehamilan ektopik Yang membutuhkan kontrasepsi darurat 14. Metode Modern 1. KONTRASEPSI HORMONAL a. KOMBINASi : 1. Oral 2. Injectables b. PROGESTERON 1. Injectables 2. Susuk KB (Implant) 15. TRIPHASIC ORAL PILL 16. NEVER ON SUNDAY 17. Pil Kombinasi Tiap pil mengandung dua hormon sintetis, yaitu hormon estrogen dan progestin. Pil gabungan mengambil manfaat dari cara kerja kedua hormon yang mencegah kehamilan, dan hampir 100% efektif bila diminum secara teratur. 18. Mini Pil Pil tunggal : mengandung dosis kecil bahan progestin sintetis dan memiliki sifat pencegah kehamilan, terutama dengan mengubah mukosa dari leher rahim (merubah sekresi pada leher rahim) sehingga mempersulit pengangkutan sperma. Selain itu, juga mengubah lingkungan endometrium (lapisan dalam rahim) sehingga menghambat perletakan telur yang telah dibuahi. 19. Kontra indikasi Kontra indikasi : wanita menderita hepatitis, radang pembuluh darah, kanker payudara atau kanker kandungan, hipertensi, gangguan jantung, varises, perdarahan abnormal melalui vagina, kencing manis, pembesaran kelenjar gondok (struma), penderita sesak napas, eksim, dan migraine (sakit kepala yang berat pada sebelah kepala). Efek Samping : perdarahan di luar haid, rasa mual, bercak hitam di pipi (hiperpigmentasi), jerawat, penyakit jamur pada liang vagina (candidiasis), nyeri kepala, dan penambahan berat badan. 20. KONTRA INDIKASI THROMBOPHLEBITIS PENYAKIT CEREBROVASKULER ATAU CORONARIA DIABETES DENGAN KELAINAN VASKULER HYPERTENSI KANKER PAYUDARA GANGGUAN FUNGSI HATI HAMIL 21. EFEK SAMPING PIL KB KOMBINASI 1. MUAL DAN PUSING 2. MUNTAH 3. MAMMAE TEGANG 4. PERDARAHAN BREAKTHROUGH 5. BERAT BADAN NAIK 6. SAKIT KEPALA 7. PUSING 8. CHLOASMA GRAVIDARUM 22. KEUNTUNGAN TAMBAHAN 1. MENAMBAH KEPADATAN TULANG 2. MENGURANGI PENGELUARAN DARAH 3. MENGURANGI RESIKO HAMIL DILUAR KANDUNGAN 4. MENYEMBUHKAN DYSMENOREA KARENA ENDOMETRIOSIS 5. MENGURANGI KELUHAN PREMENSTRUAL 6. MENGURANGI RESIKO KANKER ENDOMETRIUM DAN OVARIUM 23. KEUNTUNGAN TAMBAHAN 6. MENGURANGI RESIKO KANKER ENDOMETRIUM DAN OVARIUM 7. MENGURANGI PENYAKIT MAMMAE JINAK 8. MENCEGAH HIRSUTISME 9. MERINGANKAN ACNE 10. MENCEGAH ATHEROGENESIS 11. MENGURANGI INSIDENS DAN KEPARAHAN SALPINGITIS AKUT 12. MERINGANKAN RHEUMATOID ARTHRITIS 24. Kontrasepsi suntikan Pencegah kehamilan yang pemakaiannya dilakukan dengan jalan menyuntikkan obat tersebut pada wanita subur. Obat ini berisi Depo Medorxi Progesterone Acetate (DMPA). Penyuntikan dilakukan pada otot (intra muskuler) di bokong (gluteus) yang dalam atau pada pangkal lengan (deltoid). Cara pemakaian Cara ini baik untuk wanita yang menyusui dan dipakai segera setelah melahirkan. Suntikan pertama dapat diberikan dalam waktu empat minggu setelah melahirkan. Suntikan kedua diberikan setiap satu bulan atau tiga bulan berikutnya. 25. Suntikan KB adalah suatu cairan berisi zat untuk mencegah kehamilan selama jangka waktu tertentu (antara 1 3 bulan). Cairan tersebut merupakan hormon sistesis progesteron. Pada saat ini terdapat dua macam suntikan KB, yaitu golongan progestin seperti Depo-provera, Depo-geston, Depo Progestin, dan Noristat, dan golongan kedua yaitu campuran progestin dan estrogen propionat, misalnya Cyclo Provera. Hormon ini akan membuat lendir rahim menjadi kental, sehingga sel sperma tidak dapat masuk ke rahim. Zat ini juga mencegah keluarnya sel telur (ovulasi) dan membuat uterus (dinding rahim) tidak siap menerima hasil pembuahan 26. KONTRA INDIKASI Kontra indikasi Kontrasepsi suntikan tidak diperbolehkan untuk wanita yang menderita penyakit jantung, hipertensi, hepatitis, kencing manis, paru-paru, dan kelainan darah. Efek samping kontrasepsi suntikan Tidak datang haid (amenorrhoe) Perdarahan yang mengganggu Lain-lain: sakit kepala, mual, muntah, rambut rontok, jerawat, kenaikan berat badan, hiperpigmentasi. 27. Cream, Jelly, atau Tablet Berbusa Semua kontrasepsi tersebut masing- masing dimasukkan ke dalam liang vagina 10 menit sebelum melakukan senggama, yaitu untuk menghambat geraknya sel sperma atau dapat juga membunuhnya. Kurang populer di masyarakat dan biasanya mengalami keluhan rasa panas pada vagina dan terlalu banyak cairan sehingga pria kurang puas. 28. Tisu KB kertas tipis yang dapat hancur dalam liang vagina perempuan, dan dapat dipakai untuk mencegah kehamilan. Cara penggunaan: Tisu KB dipakai 2-5 menit sebelum koitus Cuci tangan, ambil tisu KB, lalu diremas menjadi gumpalan kecil Masukan tisu KB ke dalam liang vagina dengan mendorong menggunakan jari tengah sampai menyentuh serviks, tunggu 2 sampai 5 menit agar tisu tersebut hancur. 29. Kelebihan: Tidak menganggu Tidak perlu resep dokter Mudah dipakai sendiri Kekurangan: harus selalu tersedia Kontraindikasi: alergi terhadap bahan tisu KB