Akuntansi Biaya Easy Brush

of 29 /29
EASY BRUSH “Sikat Mudah Hiduppun Mudah” Oleh : I DEWA AYU NOPIYANTI (1306205001) (01) I GUSTI NGURAH FRIDAY PALAGUNA (1306205011) (03) IGA A MAS SUARIEDEWI (1306205009) (04) FAKULTAS EKONOMI DAN BISNIS UNIVERSITAS UDAYANA 2014 1

Embed Size (px)

description

Akuntansi Biaya

Transcript of Akuntansi Biaya Easy Brush

EASY BRUSH Sikat Mudah Hiduppun Mudah

Oleh :I DEWA AYU NOPIYANTI (1306205001) (01)I GUSTI NGURAH FRIDAY PALAGUNA (1306205011) (03)IGA A MAS SUARIEDEWI (1306205009) (04)

FAKULTAS EKONOMI DAN BISNISUNIVERSITAS UDAYANA2014

KATA PENGANTARPuji syukur kami panjatkan kehadapan Tuhan Yang Maha Esa karena berkat rahmat serta karunia-Nya sehingga kami dapat menyelesaikan Proposal Rencana Usaha Bisnis tingkat UMKM yang bertujuan untuk memenuhi penugasan kami dalam mata kuliah Akuntansi Biayadi Fakultas Ekonomi Dan Bisnis Universitas Udayana yang kami beri judul Easy Brush, sikat sepatu elastis yang dapat memberikan kemudahan dalam membersihkan sepatu tepat pada waktunya.Selama proses penyusunan tugas ini, kami mendapat banyak bantuan dari berbagai pihak. Dalam kesempatan ini penulis menyampaikan terima kasih kepada:1. Bapak DRS. Ida Bagus Dharmadiaksa, MSi, Ak. Selaku dosen pengampu mata kuliah Akuntansi Biaya.1. Ibu, Bapak, dan segenap keluarga yang telah memberikan dukungan dan doa. 1. Teman teman kelompok yang telah memberikan semua bantuannya.1. Semua pihak yang baik secara langsung maupun tidak langsung telah membantu penyusunan.Semoga seluruh amal dan kebaikan yang diberikan dapat diterima dan mendapatkan pahala dari Tuhan Yang Maha Esa.Kami menyadari bahwa dalam tugas ini masih banyak terdapat kekurangan, untuk itu saran dan kritik dari berbagai sumber yang dapat membangun sangat kami harapkan sehingga menjadi lebih baik untuk nanti ke depannya.

Denpasar, 16 November 2014

Tim Penyusun

DAFTAR ISI JUDULKATA PENGANTAR 2DAFTAR ISI 3I. PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang 51.2 Tujuan Usaha 5II. DESKRIPSI USAHA2.1 Deskripsi dan Bidang Usaha 72.2 Analisis SWOT 72.3 Dampak Usaha Terhadap Lingkungan (ekonomi,sosial,budaya) 92.4 Resiko Usaha 9III. ANALISIS PRODUK3.1 Jenis Produk 103.2 Nama dan Karakteristik Produk ......................................................................103.3 Kegunaan, Keunggulan, dan Keunikan 10IV. RENCANA PEMASARAN4.1 Deskripsi dan Target Konsumen 114.2 Pesaing dan Situasi Persaingan 114.3 Estimasi Pasang Pasar 114.4 Wilayah Pemasaran 124.5 Bauran Pemasaran 12V. RENCANA OPERASIONAL DAN PRODUKSI5.1 Bahan Baku, Bahan Penolong, dan Peralatan yang Digunakan145.2 Proses Produksi 145.3 Target Penjualan 15

VI. RENCANA MANAJEMEN6.1 Tenaga Kerja 166.2 Rencana UKM Mitra 16VII. ANALISIS KEUANGAN7.1 Sumber Keuangan 177.2 Kebutuhan Investasi 177.3 Penentuan Harga Pokok Penjualan 187.4 Rencana Laba/Rugi 197.5 Benefit Cost Ratio 19VIII. PENUTUP8.1 Harapan dan Keyakinan 20LAMPIRAN21

21

I.PENDAHULUAN1.1 Latar Belakang Di zaman yang modern seperti sekarang ini, dunia fashion atau dunia gaya berpakaian yang populer dalam suatu negara sudah sangat jauh berkembang. Yang pada mulanya fashion hanya indektik dengan pakaian saja, kini sudah mulai merambah ke berbagai benda yang dipakai seperti sepatu.Hal itu dapat dilihat dengan banyaknya muncul usaha-usaha baru dalam dunia industri sepatu.Seperti mulai adanya industri sepatu yang memproduksi produk-produknya sesuai karakter dan konsep yang berbeda-beda pula.Tidak mengherankan bahwa kini sepatu yang kita pakaipun bisa menunjukkan identitas jati diri kita.Penyajian informasi mengenai dunia persepatuan tersebut bertujuan untuk memenuhi kebutuhan remaja pria maupun wanita yang selalu ingin tampil menarik baik dalam hal berpakaian maupun dalam hal penampilan secara fisik.Dengan semakin banyaknya muncul industry sepatu di tanah air ini, maka kami mencoba untuk mencari hal apa yang diangap merupakan suatu permasalahan dalam kebutuhan tersebut, trutama dalam hal merawat sepatu mereka yang merupakan salah satu dari kegiatan kegiatan pokok yang dilakukan oleh pengguna sepatu dalam usahanya untuk mempertahankan kelangsungan sepatu mereka. Untuk itu kami memiliki inisiatif untuk membuat sebuah sikat sepatu elastic yang kami beri nama Easy Brush yang nantinya kami harapkan dapat membantu para pengguna sepatu lebih mudah dalam membersihkan sepatunya. Easy Brush merupakan sikat sepatu elastic yang memiliki kelebihan daripada sikat sepatu lainnya dalam membantu membersihkan bagian dalam sepatu yang pada umumnya sulit dijangkau pada saat pencucian. Segmen pasar business to consumen yaitu para pengguna sepatu antara 10-45 tahun dan target pasar business to business yaitu pemilik usaha industri sepatu. 1.2Tujuan UsahaDalam pembuatan rencana bisnis sikat sepatu elastis ini kami memiliki beberapa tujuan yakni antara lain : Untuk membantu para pengguna sepatu agar memudahkan dalam hal merawat sepatu kesayangannya. Membantu industry usaha sepatu agar lebih mudah dalam melakukan usahanya dengan cara menjalin kerjasama dengan usaha sikat sepatu kami. Membuka lapangan kerja baru bagi generasi muda yang memiliki kemampuan, khususnya dibidang industry sepatu dengan cara membuka tempat pencucian sepatu. Untuk memperoleh keuntungan semaksimal mungkin dari penjualan sikat sepatu elastis kami ini. Untuk membuat persepsi baru dikalangan luas bahwa kebersihan dalam hal pemakaian aksesoris terutama sepatu tidak kalah penting daripada menjaga kesehatan tubuh sendiri. Menambah pengetahuan dan kemampuan kami dalam dunia berwirausaha.

II. DESKRIPSI USAHA

2.1 Deskripsi dan Bidang UsahaBisnis sikat sepatu elastic yang kami beri nama Easy Brush ini adalah bisnis yang berkicimpung dalam dunia fashion sebagai alat komplementer. Tujuan dari bisnis ini sendiri adalah untuk membuat persepsi baru di kalangan luas bahwa kebersihan sepatu sebagai salah satu cara untuk berfashion harus benar-benar diperhatikan. Dengan tujuan yang kami paparkan disini, sudah sangat jelas kami ingin memberikan sesuatu yang berbeda dari apa yang mungkin telah dipasarkan oleh orang lain. Disekitar tempat tinggal kami sendiri masih banyak orang yang hanya membersihkan sepatunya dengan cara menjemurnya saja, padahal sepatu merupakan tempat bersarangnya bakteri-bakteri yang dapat menyebabkan penyakit.Ini merupakan salah satu faktor pertimbangan kami untuk menjalankan bisnis ini. Dengan desain yang berbeda, serta kemampuan tambahan yaitu gagang yang bersifat elastic yang belum pernah diciptakan oleh perusahaan manapun di tanah air ini.Tentu saja untuk memudahkan kami dalam memasarkan produk kami ini kami akan menjalin kerjasama dengan industri usaha sepatu yang ada di sekitar tempat tinggal kami. Kami juga akan membuat jejaring social seperti facebook, line, blackberry messanger, twitter, instagram, dan path untuk mendukung lancarnya bisnis usaha produk kami tersebut. Dan kami merasa optimis bahwa hal ini merupakan daya tarik bisnis produk kami ini selain dari desain dan fitur tambahan yang diberikan akan membuat produk ini laku keras di pasaran.

2.2 Analisis S.W.O.TAnalisis SWOT adalah metode perencanaan strategis yang digunakan untuk mengevaluasi kekuatan (strenght), kelemahan (weakness), peluang (opportunity), dan ancaman (threats) dalam suatu proyek atau suatu spekulasi bisnis.

Strength (Kekuatan)Strenght adalah kondisi yang merupakan kekuatan dari organisasi atau program pada saat ini. Kekuatan yang dimiliki oleh perusahaan atau konsep bisnis yang dapat digunakan untuk memanfaatkan peluang sebaik-baiknya dan pada saat yang sama juga dapat digunakan untuk menghilangkan atau meminimalkan ancaman sehingga tujuan tercapai. Yang menjadi kekuatan dari usaha majalah kami ini adalah : Desain sikat sepatu yang inovatif karena memiliki bulu sikat dari ruas atas,bawah, dan di ujung sikat. Harga sikat sepatu yang relatif terjangkau Desain sikat sepatu yang inovatif dimana terdapat gagang yang elastic sehingga bisa masuk ke dalam sepatu hingga ujung bagian depan. Pangsa pasar yang relatif banyak yaitu konsumen ibu rumah tangga dan pabrik sepatu Dalam mempromosikan produk dapat melalui penjualan langsung di toko sepatu maupun bekerja sama dengan pabrik sepatu.

Weakness (Kelemahan)Weakness adalah kegiatan-kegiatan organisasi yang tidak berjalan dengan baik atau sumber daya yang dibutuhkan oleh organisasi tetapi tidak dimiliki oleh organisasi.Yang menjadi kelemahan dari usaha majalah kami ini adalah :

Desain sikat sepatu yang mudah ditiru oleh pihak pesaing Belum memiliki pabrik sendiri untuk memproduksi sikat sepatu

Opportunity (Kesempatan) Opportunity adalah faktor positif yang muncul dari lingkungan dan memberikan kesempatan bagi organisasi atau program kita untuk memanfaatkannya.Yang menjadi kesempatan dari usaha majalah kami ini adalah : Produksi sikat sepatu yang masih jarang dijalankan oleh pihak lain. Dengan daya inovatif dan kreatif usaha ini memiliki kesempatan besar untuk menguasai pasar.

Threat (Ancaman)Threat adalah faktor negatif dari lingkungan yang memberikan hambatan bagi berkembangnya atau berjalannya sebuah organisasi atau proposal bisnis.Yang menjadi ancaman dari usaha majalah kami ini adalah : Usaha yang dapat berhenti jika terhambatnya distribusi produk ke toko-toko maupun pabrik Adanya pesaing bisnis yang mencoba untuk memproduksi produk yang sama dengan inovasi yang lebih baru

2.3 Dampak Usaha Terhadap Lingkungan (ekonomi, sosial, budaya)Dampak usaha kami dalam bidang ekonomi adalah dapat memberikan kepuasan bagi pemilik usaha, dan dapat menciptakan lapangan kerja baru dalam produksi sikat sepatu.Dalam bidang social, usaha kami dapat membantu masyarakat khususnya ibu rumah tangga untuk memudahkan dalam membersihkan sepatu melalui desain sikat sepatu yang baru dan inovatif. Dan dalam aspek budaya kami juga berharap dengan adanya produk ini, masyarakat menjadi lebih rajin untuk membersihkan sepatu sehari-hari.

2.4 Resiko UsahaResiko dari usaha yang akan kami jalani ini adalah bila nanti kami memperoleh penjualan yang menurun namun harus tetap memproduksi sikat sepatu sesuai dengan jadwal produksi yang telah ditentukan.

III.ANALISIS PRODUK3.1 Jenis Produk : Easy Brush/Sikat sepatu pria maupun wanita3.2 Nama dan Karakteristik Produk Nama: Easy Brush Karakteristik Produk : 1. Easy Brush dibuat dari bahan yang elastic dan bulu sikat yang tahan lama sehingga memudahkan ibu rumah tangga maupun konsumen untuk membersihkan sepatunya hingga menjangkau bagian dalam sekalipun. 2. Desain yang simple memudahkan konsumen untuk menggunakannya.3. Ukuran dari Easy Brush ini lebih praktis yaitu 5 cm x 25 cm dengan bagian lancip didepannya.

3.3 Kegunaan, Keunggulan, dan KeunikanKegunaan : Easy Brush ini digunakan untuk mencuci sepatu bagian luar maupun dalam yang memudahkan para konsumen untuk menggunakannya. Biasanya konsumen kesulitan mencuci sepatu hingga bagian dalamnya dengan menggunakan sikat biasa maka dari itu Easy Brush hadir untuk memudahkan para konsumen untuk mencuci sepatunya.Keunggulan : Desain yang menarik dan inovatif membuat terobosan baru di dalam dunia industry khususnya dunia industry sepatu. Selain itu belum adanya sikat sepatu khusus dikalangan masyarakat Indonesia dalam membersihkan sepatunya.Keunikan : Desai yang elastic membuat Easy Brush ini bisa digunakan dengan mengikuti gaya membersihkan dari konsumen itu sendiri sehingga bisa menjangkau dari dalam.

IV. RENCANA PEMASARAN4.1Deskripsi dan Target KonsumenTarget konsumen dari Easy Brush ini adalah masyarakat Indonesia secara umum khususnya di Bali. Di bali sendiri target konsumen yang akan kita sasar ada dua subjek yakni target konsumen sebagai bisnis dan target konsumen sebagai masyarakat luas, untuk target konsumen sebagai bisnis adalah para pemilik usaha sepatu di Bali maupun usaha swalayan sedangkan target konsumen sebagai masyarakat luas yaitu Ibu rumah tangga, remaja maupun orang yang akan menggunakan Easy Brush ini. Kami memahami bahwa konsep Easy Brush ini cocok untuk selera para ibu rumah tangga maupun remaja yang merasa kesulitan untuk membersihkan sepatunya hingga bagian dalam. Sehingga nantinya Easy Brush ini dapat memudahkan proses pembersihan sepatu baik untuk ibu rumah tangga (bagi anak, suami) dan remaja. 4.2Pesaing dan Situasi PersainganDari survey yang kami lakukan terhadap adanya persaingan produk sejenis maka masih jarang ada yang memproduksi sikat khusus untuk membersihkan sepatu bagian dalam. Sehingga biasanya sikat biasa yang umumnya berbentuk sama besar di sama sisinya tidak dapat membersihkan sepatu hingga bagian dalamnya khususnya yaitu di ujung dalamnya. Jadi kami memastikan untuk persaingan tidak terlalu berat karena melihat sisi dari pesaing itu sendiri cukup lamban dalam memperkirakan suatu kesulitan yang dialami oleh masyarakat sehingga masih memproduksi sikat yang bentuknya sama. Dengan mengutamakan keunggulan dalam desain dan kegunaan kami yakin bisa memasuki pangsa pasar bahkan optimis untuk dapat memimpin pangsa pasar tersebut.4.3Estimasi Pangsa Pasar Pangsa pasar dari Easy Brush ini sesuai dengan dua subjek target konsumen kami yang telah dijelaskan diatas, yakni para owner produksi sepatu dan masyarakat luas yang mengalami kesulitan dalam mencuci sepatu yang berumur 10-45 tahun. Kami memfokuskan para pemilik bisnis sepatu untuk dapat bekerjasama dalam hal setiap pembelian sepatu mendapatkan gratis Easy Brush dan juga kepada Ibu Rumah tangga yang biasanya mengalami kesulitan dalam membersihkan sepatu anak dan suaminya karena dari pangsa tersebut kami akan memperoleh keuntungan yang cukup. 4.4Wilayah PemasaranWilayah pemasaran Easy Brush ini akan kami fokuskan di daerah Bali dan Surabaya dimana Surabaya dikenal sebagai pusat produksi maupun industry di mana sebagai permulaannya di Daerah Kota Denpasar dan Badung. Kami memilih daerah tersebut karena kami melihat bahwa kedua kota ini memiliki keunggulan dalam hal banyaknya perkembangan usaha dan pusat dari perekonomian di daerah Bali. Selain menjadi kota yang memiliki penduduk yang padat, Denpasar dan Badung sebagai pusat fashion di Bali , serta daerah paling yang paling pesat perkembangan produk produk baru lainnya. Untuk lebih rincinya kami akan mengambil wilayah pemasaran di pasar-pasar, swalayan, door to door dengan ibu rumah tangga di wilayan Denpasar dan Badung sehingga nantinya mereka tertarik untuk membersihkan sepatu dengan lebih mudah lagi. 4.5Bauran Pemasaran Product Kami disini akan menciptakan sebuah sikat sepatu yang akan beri nama Easy Brush yang berukuran 5 cm x 25 cm berjumlah 1 buat yang berkonsepkan dunia fashion dan kemudahan bagi masyarakat luas. Place Tempat tujuan pemasaran dari Easy Brush ini adalah di daerah Denpasar dan Badung. Price Harga satuan dari Easy Brush ini yaitu Rp. 35.000.00 PromotionKami akan melakukan promosi dengan berbagai cara dan lewat berbagai media, yaitu:

Social MediaDizaman sekarang sosial media adalah sebuah kebutuhan bagi para remaja begitu pula dengan pelaku usaha, sosial media bisa menjadi keunggulan dalam hal mendukung promosinya sebuah produk.Sosial media yang kami gunakan yakni Blackberry Messenger, Path, Instagram, Facebook, Twitter dan Line Tempat- tempat potensialYang kami maksud dengan tempat-tempat potensial adalah tempat yang memang kami pilih untuk menyebarkan sikat sepatu kami ini dan kami yakini akan sangat berpengaruh terhadap pemasaran sikat kami ini. Tempat itu adalahpasar-pasar dimana orang-orang selalu bertransaksi setiap harinya, para ibu rumah tangga yang selalu diam di rumah menyelesaikan tugas rumahnya, dan pelaku bisnis yang selalu ingin ada inovasi dalam pemasarannya. Face to faceFace to face adalah media promosi yang paling efektif dan efisien tanpa mengeluarkan biaya sepeserpun. Teknik ini kami terapkan jika bertemu dengan calon customer di lingkungan kampus ataupun di lingkungan sekolahan maupun lingkungan rumah, karena dengan teknik ini kami bisa lebih efektif mengkomunikasikan serta menjelaskan bagaimana Easy Brush itu sendiri.

Buy 2 edition get discon 30 persen Buy 2 edition get discon 30 persen untuk target pasar business to business,ini maksudnya jika pelaku bisnis ingin membeli banyak produk maka akan kami berikan diskon 30 persen atau menjadi Rp. 24.500.00/satu produk.

V. RENCANA OPERASIONAL DAN PRODUKSI

5.1Bahan Baku, Bahan Penolong, dan Peralatan yang DigunakanBahan baku: Polimer KaretBahan penolong: Bulu Sikat PlastikPeralatan yang digunakan: Alat Pencetakan dan Pemasangan Bulu Sikat Plastik5.2 Proses ProduksiProses produksi dilakukan di salah satu perumahan di denpasar yang bertempat di Jalan Tunjung Sari, Perumahan Ratnasari no. 15, Denpasar Barat, Bali sebagai lokasi pembuatan produk Easy Brush ini, sedangkan proses pemasarannya kami akan melakukan melalui media social, antar rumah tangga dan took-toko sepatu terkemuka di daerah Bali. Ditempat inilah kami akan melakukan proses produksi Easy Brush, adapun proses pembuatan ini terdiri dari beberapa langkah-langkah yaitu;1. Mengumpulkan informasi-informasi yang akan digunakan di dalam proses pembuatan produk Easy Brush ini.2. Mendesain sikat sepatu yang unik sesuai informasi yang diinginkan target pasar hingga memperoleh desain yang kreatif dan inovatif tanpa mengurangi kualitas dalan produk kami ini.3. Melakukan proses produksi sesuai prosedur yag telah ditetapkan sebelumnya.4. Kemudian mencetak produk kami ini dan memasarkannya ke target pasar.Dalam proses produksi ini hal yang sangat penting adalah saat pengumpulan dan mengedit informasi, apabila proses dibagian ini mengalami kendala seperti kesalahan persepsi antara apa yang diinginkan konsumen dan apa yang kami buat dalam memperoleh dan mengedit informasi akan berdampak besar pada langkah selanjutnya karena akan terganggu proses mendesain produk sikat sepatu elastis ini.

5.3Target PenjualanTarget penjualan sikat sepatu elastisEasy Brush ini perbulannya yakni 500 buah, dimaan jika ada kemungkinan usaha kami ini berjalandengan lancara pada 3 bulan pertama, kami akan meningkatkan produksinya nanti.

VI.RENCANA MANAJEMEN6.1Tenaga KerjaTenaga kerja yang akan digunakan dalam bisnis ini adalah kami sendiri yang akan berperan sebagai karyawan. Kami sebagai tenaga kerja ini nantinya akan bekerja sesuai job description yang telah ditetapkan sebelumnya. Apabila dalam beberapa bulan kemudian, permintaan akan sikat sepatu bertambah maka direncanakan kami akan merekrut jumlah tenaga kerja.6.2Rencana UKM MitraKami akan melakukan kerjasama dengan UKM (Usaha Kecil dan Menengah), guna meningkatkan distribusi atau penyaluran dari produk sikat sepatu ini. Misalkan melalui UKM toko sepatu maupun toko yang menjual perlengkapan sehari-sehari bisa menjual sikat sepatu tersebut.Sehingga, masyarakat juga tidak kesulitan untuk memperoleh produk ini dan UKM berperan pula sebagai distributor sikat sepatu tersebut.

VII. ANALISIS KEUANGAN

7.1Sumber Keuangan

Sumber KeuanganJumlah ProdukJumlahTotal

Penjualan produk sikat sepatu terhadap target penjualan 500Rp 35.000,00Rp 17.500.000,00

Total Sumber KeuanganRp 17.500.000,00

7.2Kebutuhan Investasi

No.Jenis PengeluaranHarga SatuanJumlahTotal

1Biaya bahan habis pakai

Polimer KaretRp 10,000.001Buahx500BuahRp 5,000.000.00

Bulu Sikat PlastikRp 5,000.001Ikatx500BuahRp 2,500.000.00

Total biaya bahan habis pakaiRp 7,500.000.00

2Biaya lain-lain

Biaya Tenaga Kerja LangsungRp 1,500.00x500 BuahRp 750,000.00

Buruh Tidak Langsung--

Biaya PromosiRp 200,000.00

Biaya ListrikRp 150,000.00

Biaya TransportasiRp 50,000.00

Total biaya lain-lainRp 1,150.000.00

TOTAL BIAYARp 8,650.000.00

7.3Penentuan Harga Pokok Penjualan

Bahan Langsung

Polimer KaretRp 10,000.00/satuanx1BuahRp 10,000.00

Bulu Sikat PlastikRp 5,000.00/ikatx1BuahRp 5,000.00

Total Bahan LangsungRp 15,000.00

Biaya Tenaga Kerja LangsungRp 1,500.00

Biaya Overhead Pabrik

Buruh Tidak Langsung-

Total Biaya Overhead Pabrik-

Harga Pokok ProduksiRp 16,500.00

Harga pokok produksi untuk 500buah adalah= 500 Rp 16,500.00= Rp 8,250.000.00

7.4Rencana Rugi / Laba

Pendapatan:

Penjualan Produk Rp 17.500.000,00

Harga Pokok Produksi Rp 8,250.000.00

Laba Kotor Rp 9,250.000.00

Biaya Operasional:

Biaya Promosi Rp 200,000.00

Biaya Listrik Rp 150,000.00

Biaya Transportasi Rp 50,000.00

Total Biaya Operasional Rp 400,000.00

Laba Bersih Rp 8,850.000.00

7.5Benefits Cost Ratio

Benefits cost ratio 2,02 berarti bahwa satu rupiah pengeluaran, akan memberikan manfaat 2,02 rupiah.

VIII. PENUTUP

8.1 Harapan dan KeyakinanSemoga bisnis ini dapat terealisasikan dengan lancar dan sesuai dengan rencana yang telah kami buat. Sehingga bisnis sikat sepatu elastis yang kami beri nama Easy Brush ini dapat diterima oleh target market kami dan dapat menghasilkan profit yang besar. Besar keyakinan kami untuk menciptakan, menjalankan, dan berhasil dalam bisnis ini melihat kelebihan yang dimiliki oleh bisnis kami tersebut.

LAMPIRAN

Contoh sikat sepatu yang akan kami buat(sikat ini baru diproduksi di jepang dengan desain yang masih relative kecil akan bulu sikatnya)