Air Conditioning 4

download Air Conditioning 4

of 30

  • date post

    31-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    77
  • download

    8

Embed Size (px)

description

Air Conditioning 4

Transcript of Air Conditioning 4

  • Air Conditioner 1

    PT. Pamapersada Nusantara Mechanic Development ISN/PI/PSPN/AC/7/24/07/rev-1

    AAIIRR CCOONNDDIITTIIOONNEERR 1. APAKAH AIR CONDITIONER ITU Sebuah peralatan Air Conditioner dipergunakan untuk :

    Mengatur suhu udara Mengatur sirkulasi udara Mengatur kelembaban

    (humidity) udara Mengatur kebersihan udara

    Air Conditioner mempertahankan kondisi udara baik suhu dan kelembabnnya agar nyaman dengan cara sebagai berikut : - Pada saat suhu ruangan tinggi air

    conditioner akan mengambil panas dari udara sehingga suhu udara diruangan turun, sebaliknya saat suhu ruangan rendah air conditioner akan memberikan panas keudara sehingga suhu udara akan naik.

    - Bersamaan dengan itu kelembaban

    udara juga dikurangi sehingga kelembaban udara dipertahankan pada tingkat yang nyaman (sesuai keinginan).

    Untuk menunjang kerja Air Conditioner tersebut, maka pada air conditioner umumnya dilengkapi dengan heater, coller (evaporator) dan sistim ventilasi seperti blower, air purifier (pembersih udara) dan saluran udaranya. 2. PERUBAHAN WUJUD 2.1. Panas Panas adalah satu bentuk energi (tenaga). Jumlah-1kcl panas dapat merubah suhu 1kg air sebesar 1 oC panas jenis adalah jumlah panas yang di butuhkan untuk merubah suhu benda tertentu sebesar 1 oC

    2.2. Suhu Skala suhu

  • Air Conditioner 2

    PT. Pamapersada Nusantara Mechanic Development ISN/PI/PSPN/AC/7/24/07/rev-1

    Suhu adalah ukuran panas atau dinginnya sebuah benda. Untuk menyatakan suhu, umumnya digunakan Derajat Celcius (oC) atau Derajat Fahrenheit (oF). Pada skala derajat Celcius titik beku air dan titik didih air dibagi menjadi 100 bagian di sebut 1 oC. Pada skala derajat Fahrenheit (oF) titik beku air diberi angka 32 oF dan jarak antara titik beku dan titik didih dibagi menjadi 180 bagian dan tiap bagian disebut 1 oF. Untuk merubah pengukuran derajat celcius menjadi derajat fahrenheit ataupun sebaliknya kita dapat mengunakan persamaan sebagai berikut : oC = 5/9 (oF-32) oF = 9/5 oC+32 Thermometer bola basah (wet bulb) dan bola kering (dry bulb). Indera panas pada thermometer dibungkus dengan kain atau kapas basah. Kain atau kapas basah tersebut dicelupkan sebagian di wadah air. Akibat gaya kapilaritas maka kain atau kapas akan selalu basah membasahi indera panas pada thermometer. Air pada permukaan didekat indra panas akan menguap ke udara, sehingga menarik sebagian panas dari udara disekitar indra panas tersebut. Suhu disekitar indra panas akan turun. Suhu pada saat itu disebut suhu bola basah. Dengan menggunakan kombinasi antara thermometer bola kering dan bola basah kita dapat mengukur kelembababan udara.

    Suhu jenuh air didalam udara (dew point) Kalau udara didinginkan, suhu udara akan turun, pada saat bersamaan kelembaban relatif udara akan naik. Pada saat kelembaban mencapai 100% atau dengan kata lain suhu bola basah dan suhu bola kering sama, maka uap air didalam udara akan menjadi jenuh. Pada pendinginan yang selanjutnya uap air di udara tidak dapat bertahan pada kondisi uap, maka sebagian akan mengembun.

  • Air Conditioner 3

    PT. Pamapersada Nusantara Mechanic Development ISN/PI/PSPN/AC/7/24/07/rev-1

    Suhu dimana kelembaban menjadi 100% akan terbentuk embun disebut suhu jenuh air dalam udara (dew point temperature). 2.3. Kelembaban (Humidity) Kelembaban Watu anda memasukan es pada gelas yang berisi air, anda akan melihat secara jelas bahwa akan ada titik-titik air diluar gelas. Anda mungkin heran, dari mana titik-titik air itu datang. Titik air itu datang dari udara di sekitar gelas, ini artinya bahwa kelembaban adalah kandungan uap air yang berada di udara. Kelembaban Relatif Kelembaban relatif digunakan sebagai ukuran kelembaban udara. Kelembaban relatif adalah jumlah uap air yang terkandung didalam udara dibanding dengan udara yang sudah tidak dapat menyerap uap air lagi pada suhu udara tersebut. Jadi kelembaban relatif 50% artinya, kandungan uap air dalam udara tersebut 50% dari udara yang sudah tidak dapat menyerap uap air lagi pada suhu udara tersebut. Kelembaban Absolut Kelembaban absolut adalah jumlah kandungan uap air didalam udara dibandingkan dengan udara kering.

    2.4. Tekanan Tekanan didefinisikan dengan gaya tegak lurus yang dikenakan pada satuan tertentu pada benda padat, cair atau gas. Umumnya satuan tekanan yang digunakan adalah Kg/Cm2 . Selain untuk satuan pengukuran internasional digunakan satuan pascal.

    1 kpa (kilo pascal) = 1.01972 x 10-2 Kg/Cm2 1 Kg/Cm2 = 98.06 kpa

    unjuk kerja blower biasanya mengunakan ukuran mm. Kolom air raksa (mm.Hg). Tekanan Atmosphere

  • Air Conditioner 4

    PT. Pamapersada Nusantara Mechanic Development ISN/PI/PSPN/AC/7/24/07/rev-1

    Tekanan ini adalah tekanan yang bekerja pada semua benda di atas bumi. Tekanan ini adalah berat udara disekitar dan sama dengan 1.03 Kg/Cm2 (1 atmosphere). Pada tekanan ini pengukuran menggunakan kolom air raksa menjadi 760 mm.Hg. 1 atm = 1.03 Kg/Cm2 =

    760 mm.Hg Pada prakteknya tekanan gauge menunjuk harga tekanan 0 untuk tekanan 1 atmosphere. Tekanan Absolut Tekanan absolut adalah kalau tekanan vacuum sempurna diberi angka 0 Kg/Cm2. Tekanan atmosphere kalau diukur sebagai tekanan absolut berharga 1.03 Kg/Cm2. Untuk membedakan tekanan absolut, tekanan yang diukur dengan gauge disebut tekanan gauge (gauge pressure). Sebagai petunjuk tekanan absolut di beri tanda Kg/Cm2 abs, dan tekanan gauge dengan Kg/Cm2.G. Hubungan antara tekanan absolut dan tekanan gauge adalah :

    Tekanan absolut (Kg/Cm2 abs) = tekanan gauge (Kg/Cm2.G. + 1.03 Kg/Cm2). 2.5. Perubahan Wujud Perubahan wujud air Bagaimana es dapat berubah wujudnya kalau kita berikan panas. Kita memakai air sebagai contoh untuk memudahkan kita memahami hubungan antara panas dan perubahan wujud. Kalau kita memanasi es sampai sampai suhu es tersebut mencapai 0 oC (32 oF) es akan mencair dan air tetap 0 oC. Setelah seluruh es mencair, suhu air mulai naik. Saat suhu naik mencapai 100 oC (212 oF), air mulai berubah menjadi uap, dan sampai seluruh air menjadi uap suhu air tetap 100 oC (212oF). Panas sensibel dan panas laten Panas laten adalah panas yang dapat merubah wujud tetapi tidak merubah suhu. Saat es mencair menjadi air dan saat air menguap menjadi uap akan menyerap panas laten. Pada air, 1kg es pada suhu 0 oC berubah menjadi air dengan suhu 0 oC akan menyerap panas laten 80 kcal. Dan 1kg air

  • Air Conditioner 5

    PT. Pamapersada Nusantara Mechanic Development ISN/PI/PSPN/AC/7/24/07/rev-1

    dengan suhu 100 oC akan menyerap panas laten 539kcal. Panas sensible adalah panas yang dapat merubah suhu suatu benda. Pada gambar panas sensibel adalah panas untuk menaikan atau menurunkan suhu air. Pada air ,1kg air pada suhu 0 oC dinaikan menjadi 100oC akan menyerap panas sensibel 100kcal. Wujud benda Ada 3 macam wujud benda yaitu : padat (solid), cair (lequid) dan gas. Pada air wujud padat adalah es, cair adalah air dan wujud gas adalah uap.

    Fusi yaitu benda padat yang mencair, dengan menyerap panas dari sekelilingnya. Solidifikasi yaitu cairan yang berubah menjadi padat dengan melepas panas pada sekelilingnya. Penguapan (Evaporasi) yaitu cairan yang menguap menjadi gas dengan menyerap panas dari sekelilingnya. Pengembunan (Kondensasi) yaitu gas/uap yang berubah menjadi cairan dengan melepas panas sekelilingnya. Sublimasi yaitu benda padat yang berubah menjadi gas. Sebagi contoh : es kering (CO2 padat) dan naptalin, saat dipanaskan akan langsung berubah menjadi gas. Adhesi yaitu gas yang berubah menjadi padat. 3. HEATER ( PEMANAS ) Ada beberapa macam heater yaitu heater yang menggunakan air panas, heater yang menggunakan gas panas atau gas sisa pembakaran. Umumnya heater yang digunakan pada kendaraan adalah heater yang menggunakan air panas. Prinsip kerja

  • Air Conditioner 6

    PT. Pamapersada Nusantara Mechanic Development ISN/PI/PSPN/AC/7/24/07/rev-1

    Pada heater dengan air panas : air pendingin engine dialirkan kedalam heater core sehingga heater menjadi panas. Udara dingin dengan bantuan blower fan dilewatkan melalui heater core. Akibat adanya perpindahan panas dari heater core ke udara maka udara menjadi panas. Pengaturan suhu Untuk mengatur suhu udara digunakan cara pencampuran udara panas dan

    dingin, yaitu dengan mengatur posisi dari Air mix control door, dimana akan didapat proporsi yang tepat antara udara dingin yang tidak dilewatkan heater core dan udara dingin yang dilewatkan heater core. 4. PRINSIP PENDINGINAN Pendingin (cooler) akan mendinginkan dan mengurangi kelembaban udara dari dalam atau luar kendaraan, sehingga dihasilkan kondisi udara yang nyaman. Teori dasar pendinginan Sehabis berenang pada siang hari kita merasakan sedikit dingin. Hal ini akibat dari sisa air yang menempel pada badan kita menguap. Saat air menguap akan menarik panas dari badan kita. Hal yang sama adalah kalau kita membasahi kapas dengan alkohol dan menempelkannya pada kulit kita. Sesaat kemudian cairan alkohol tersebut akan menguap berubah menjadi gas. Pada saat hal ini terjadi alkohol akan menarik panas kulit kita (kulit kita merasa dingin). Berdasarkan prinsip ini kita bisa menerapkannya pada sistem AC, yaitu cairan pada saat menguap membutuhkan panas. Refrigerant Refrigerant adalah media pemindah panas yaitu senyawa yang bersirkulasi pada sistim AC Untuk menghasikan efek pendinginan. Refrigerant yang