A4 Final Banget

Click here to load reader

  • date post

    01-Dec-2015
  • Category

    Documents

  • view

    134
  • download

    10

Embed Size (px)

description

A4

Transcript of A4 Final Banget

A STRUCTURED APPROACHED TOMANAGING PROJECTSManajemen proyek adalah proses dimana perubahan yang menguntungan itu diimplementasikan dalam proyek yang dilakukan. Pendekatakan terstruktur dari proses berdasarkan 2 asumsi : definisi proyek adalah usaha keras, dan pendekatan proyek memiliki 3 fundamental level.Hierarchical level manajemen proyek Level 1 PremisMengapa proyek diperlukan? Elemen-elemen yang menjawab diuraikan sbb :1) Purpose , menciptakan perubahan yang menguntungkan. a) Menambah value (mutu, biaya, waktu ) b)Menangani transien managementc) Melaksanakan risk management (sifat proyek unik. 2) Context, ada 3 elemen a) Proyek untuk mencapai sasaran strategi perusahaan b)Pihak dalam proyek (sponsor, user, supporter, stakeholder) c) Elemen terkait majajemen strategi :Sikap pihak yg terlibat;Maksud & sasaran proyek;Sarana & pendekatan untuk me-mange proyek;Bgamana me-manage proyek;Cara pemanfaatan sumber daya proyek 3) Prinsip menurut Structured approach a.Me-manage menggunakan work breakdown structured b.Focus pada hasil (bukan pekerjaan) c. Menyeimbangkan hasil (antara area teknologi, orang, sistem, perubahan organisasi d.Dibuat simple (tetapi jelas)Level 2 strategy (cara mencapai)Terdapat 3 dimensi untuk mencapainya :1) PM objectives Ada 5 tujuan manajemen proyek : mengatur ruang lingkup, mengatur organisasi, mengatur kualitas, mengatur biaya, mengatur waktu. Perlu dibuat risk assesment dari 5 sasaran diatas. 2) PM processes Ada 3 cara pandang ttg proses (projek manajemen) Proses manajemen klasik (plan, organize, implement, control) ;Umur Mgt Project : penanaman, pertumbuhan, dewasa, mati. ;Problem solving atau pembuatan keputusan : proyek dianggap sbg maslah dislsein scr problem solving ;Buat,menentukan dan melaksanakan keputusan.5 fungsi manajemen : 10 langkah problem solving cycle :

7 tingkatan Bank Dunia : a) Identifikasi konsep proyek b) Persiapan data c) Indentifikasi data dan solusi proyekd) Negosiasi dan mobilisasi proyek organisasi e)Implementasi detail design dan konstruksif) Operasi g) Rekap ulang setelah proyek

Project Life CycleStageNamaMgt Objective

GerminationProposal dan InisiasiDefinisi scope, objektif, desain fungsi, decision

GrowthDesain dan indentifikasiDesain sistem, planning &resourcing, estimasi anggaran, base line

MaturityPelaksanaan dan kontrolEdukasi, komunikasi, detail desain, alokasi kerja, monitoring dan control

DeathPenyelesaian dan penutupanPenyelesaian, use of product, benefit, pembubaran tim, audit

3) Level proyek (Fundamental of the approach) Tujuan leveling : menghubungkan : tujuan sistem dg manajemen proses, proyek dan konteks, dan orang yang melaksanaan. Ada 3 level strategi : a) Integratif:-Menentukan tujuan-Merumuskan fasilitas u/ capai tujuan-Merumuskan Sumber Daya-Merumuskan Kendala-Identifikasi kendala & buat asumsi-Tentuin sistem & prosedur dasar b)Strategik / Administratif:-Rumuskan milestone (sasaran)-Rumusin organisasi, fungsi dan tgg jwb-Jadwalin work package-Nyusun anggaran-Buat desain sistem (P & ID) c) Taktikal / operasional:-Merumuskan aktifitas u/ mencapai milestone (Sumber2 daya)-Fasilitas detail design yang akan dibangun (u/ CPI : piping layout, eq. Drawing)TOOLS & TECHNIQUESTeknik dan peralatan yg digunakan sbg metoda implementasi diambil dri PMBOK. Alat dan teknik yg ptg :Managing Scope : pake work breakdown structure. Managing organization : pake organizational break down structure dan responsibility charts. Managing quality : QA, QC, Change control Managing Cost : Cost breakdown structure, cost control cube, ada jga analisa varian dan paramerik Managing time : CPM, Gantt Chart Sarana Komunikasi dalam Organisasi (work listing)RANGKUMANProyek:-Adlh cakupan kerja yg unik-Menjalankan perusahaan asing-Mencapai perubahan yang menguntungkan. Maka proyek :-Mambawa ketidakpastian & risk-Membutuhkan integrasi dari organisasi asing-Adalah subjek u/ menghalangi wktu, biaya & quality Proyek mengantarkan fasilitas:-Yg dioperasikan u/ menghasilkan produk-Menghasilkan keuntungan. Manajemen Proyek adalah sebuah proses dimana proyek dibawa ke kesuksesan.. Manajemen Proyek memilki 3 dimensi :-Objective : scope, organisasi, quality, biaya, wkt-Manajemen proses : plan, organize, implement, ctrl-Level : integratice, strategic, tactical. Manajemen Proyek memiliki 3 level : Why: the purpose, context & prinsip-What : metode pendekatan-How : alat & teknik pendekatan. Tujuan untuk memberikan perubahan yg menguntungkan scr sukses. Context memiliki 3 elements :-Project & corporate strategy-Kelompok yg terkait-Strategic mgt of project. Pendekatan berdasar dari 5 prinsip manajemen yg baik :-Mengelola melalui structured work breakdown -Fokus pd hasil- Kesetimbangan hasil- Organisir kontrak antara klmpk yg trkait- Keep it simpleMetode2 itu merupakan 3 dimensi dari project manajemen :-5 tujuan proyek-Manajemen proses-3 level. 3 pandangan dari manajemen proses :-Pendekatan klasikal : plan, organize, implement, control- Problem solving, decision making cycle : buat keputusan, ambil keputusan & implementasikan -Life Cycle : penanaman, pertumbuhan, dewasa, death

SEJARAH PERKEMBANGAN P.Mgt Revolusi Industri:otot diganti mesin; produksi massal; menghslkan kemapanan (birokrasi) shg tercipta stabilitas&effisiensi utk situasi ttt Sdh berubah pd bbrp dekade ini: tjd perubahan endemik (dmpk dri teknologi& komunikasi); 50 thn blkgan smkn menunjukkan perubahan ini ;Birokrasi dipandang sbg penghmbt kemampuan organisasi dlm menjwb perubahan afar ttp kompetitif : (*)perusahaan manufaktur berjuang meningkatkan output, metoda produksi, dan menerapkan sistem u/ meningkatkan kinerja proses; (*)different buyer different product; (*)1990 pelanggan menginginkan yg baru, perlu-> R&D dan fleksibilitas; (*)flexible manufacturing system. Project based management merupakan jwbn agar kompetitif : (*)new general manager; (*)cara perusahaan menjwb perubahan (persaingan); (*)diperkirakan digunakan sejak 1953 (Atlas Project di USA)PENGERTIAN MANAJEMEN PROYEk MANAJEMEN: Proses P-O-L-C sumber daya untuk mencapai sasaran organisasi PROYEK: (*)Kegiatan sekali lewat dengan waktu & sumber daya terbatas; (*)untuk mencapai hasil akhir yg telah ditentukan (beneficial change), mis produk /fasilitas produksi CAKUPAN MP: Obyek Studi; Konsep; Area Ilmu Manajemen Proyek; Metode, Teknik dan Prosedur; Aplikasi Konsep Manajemen proyek sepanjang siklus proyek CONTOH (TIPOLOGI MNRT UKURAN) a)Traditional Major Project (besar, perlu tim khusus, umumnya perlu kerjasama beberapa sponsor)-Industri berat (Shipbuilding, aerospace, construction, energy) b) Proyek yang lebih kecil: Maintenance; Membangun fasilitas; Penerapan Teknologi Baru; Produk Baru; Aktivitas Sosial: Pindah rumah, kepanityaan dsb. DEFINISI Proyek ialah sebuah usaha keras dimana sumber daya manusia dan sumber daya lainnya dikelola dengan cara baru, untuk menangani cakupan pekerjaan yang unik dengan spesifikasi tertentu, dan yang dibatasi oleh kendala biaya &waktu, untuk mendapatkan suatu manfaat yang terukur secara kualitatif dan kuantitatif. Bila kata cara baru dihapus dan kata unik diganti repetitif maka proyek berubah menjadi OPERASIPROJECT VS OPERATION Proyek: unik, ada titik akhir, perubahan revolusioner, disequilibrium, obyektifnya tdk imbang (unbalanced), sumber daya transien Operasi: repetitive, eternal, evolutionary change, equilibrium, obyektifnya imbang (balanced), sumber daya stabilPERBEDAAN BUDAYA PROJECT VS OPERATIONBudaya proyek dan tuntutan PMgr: bersifat fleksibel, fokus pada efektivitas, fokus pada sasaran (goal), bnyk berhadapan dgn resiko & ketdk pastian. Budaya operation dan tuntutan Op.Mgr: bersifat stabil, fokus pada efisiensi, fokus pada peran para anggota, bnyk dipengaruhi pengalaman MENGAPA MENCIPTAKAN PROYEK?Proyek menghslkan sebuah FASILITAS (mis: pabrik) yg stlh dioperasikan akan menciptakan BENEFIT. Produk (sebagai tujuan akhir) Fasilitas(sebagai sasaran) Proyek (berupa pekerjaan) APA ITU MANPRO? Pertama: manpro adalah sebuah proses untuk menyelesaikan sebuah proyek dgn sukses Kedua: merupakan cara yang sistematis (structured management approach). Sehubungan dgn kedua hal tsb, ada 2 cara memandang (VIEW) Manpro DUA CARA PANDANG MANPROCara pandang TRADISIONAL: merumuskan Manpro sebagai a body of knowledge of tools and techniques Cara pandang ALTERNATIF (disarankan u/ dipakai): merumuskan Manpro sbg suatu proses manajemen yg diperlukan u/ menangani proyek spt disebutkan di atasTHE BODY OF KNOWLEDGE (BOK) Sejak populernya Manpro (1953) sejumlah body of knowledge telah diciptakan dalam bentuk tools and techniques tetapi tidak cukup banyak petunjuk cara penggunaannya. Diantaranya terdapat Critical Path Method (Metoda Lintasan Kritis). Cost Specification (C/SPEC) atau cost /schedule control system criteria. Catatan: Pandangan BOK ini tidak menghasilkan fokus yang tepat karena hanya terpusat pada pekerjaan, jangka waktu, biaya dan kualitas proyek saja (tidak dalam konteks keseluruhan) PANDANGAN ALTERNATIF Definisi Pandangan ALTERNATIF: Manpro adalah proses yang digunakan untuk menangani proyek tsb. secara sukses, yaitu tercapainya tujuan bisnis (Business purpose) Proses ini memiliki 3 dimensi-Obyektif proyek tsb (menjawab kata kunci PROYEK) skope, organisasi, kualitas, biaya, waktu- Proses dari Manajemen dalam rangka mencapai obyektif (menjawab kata kunci MANAJEMEN) plan, organize, implement, control-Tingkatan dimana proses ini diterapkan (menggabungkan kata proyek dengan manajemen termasuk dengan pihak luar integrative, strategic, tacticalOBYEKTIF PROYEK Dalam mencapai tujuan proyek diperlukan pengelolaan/ manajemen lima sasaran (management process to achieve objectives): Managing scope; Managing organization; Managing quality; Managing cost; Managing time; (plus) Managing risk (since each element contains risk) Catatan: Pendekatan tradisional terpusat pada pengelolaan waktu dan dikompromika