8.Stoking Out Waterpass Ssstt

download 8.Stoking Out Waterpass Ssstt

of 30

  • date post

    23-Oct-2014
  • Category

    Documents

  • view

    52
  • download

    6

Embed Size (px)

Transcript of 8.Stoking Out Waterpass Ssstt

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN PENGUKURAN POLYGON DENGAN WATERPASSFOR UKUR DIUKUR OLEH ALAT / NONO. TITIK STASION PATOK ARAH

: CROSS SECTION : KELOMPOK IX :TINGGI PESAWAT (mm)

TANGGAL CUACA

: 01 MARET 2007 : CERAH

HALAMAN LOKASI

:1 : LAPANGAN POMD

PEMBACAAN MISTAR BELAKANG TENGAH 4 ATAS BAWAH 5 MUKA DETAIL TENGAH 6 ATAS BAWAH 7

JARAK

BEDA TINGGI

JARAK OPTIS (m) 10

TINGGI TITIK (mm) 11 ket

(m) 8

(m) 9

1

2

3

12

P0

P1 a b c 1 2 3

1360

2160 1485 1600 1675 1385 1380 1255 880 955 805 1710

2310 2010 1510 1460 1650 1550 1750 1600 1410 1360 1430 1330 1330 1180

30 5 10 15 5 10 15 15

-0.8 -0.125 -0.24 -0.315 -0.025 -0.02 0.105 0.48 -0.35

30 5 10 15 5 10 15 15 15DIPERIKSA

00 90 90 90 270 270 270 00 180

D1

P0 P1

1785 1635

15

SKETSA

A. KURNIAWAN

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN PENGUKURAN POLYGON DENGAN WATERPASSFOR UKUR DIUKUR OLEH ALAT / NONO. TITIK STASION PATOK ARAH

: CROSS SECTION : KELOMPOK IX :TINGGI PESAWAT (mm)

TANGGAL CUACA

: 01 MARET 2007 : CERAH

HALAMAN LOKASI

:2 : LAPANGAN POMD

PEMBACAAN MISTAR BELAKANG TENGAH 4 ATAS BAWAH 5 MUKA DETAIL TENGAH 6 ATAS BAWAH 7

JARAK

BEDA TINGGI

JARAK OPTIS (m) 10

TINGGI TITIK (mm) 11 KETERANGAN

(m) 8

(m) 9

1

2

3

12

P1

P0 P2 a b c 1 2 3

1400

1410

1560 1260 2120 1375 1420 1415 1355 1430 1275 2270 1970 1400 1350 1470 1370 1490 1340 1380 1330 1480 1380 1350 1200

30 30 5 10 15 5 10 15 15 1785 1860 1710 15

-0.01 -0.72 0.025 -0.02 -0.015 0.045 -0.03 0.125 0.355 -0.385

30 30 5 10 15 5 10 15 15 15DIPERIKSA

00 175 87.5 87.5 87.5 267.5 267.5 267.5 0 180

D2

P1 P2

1045

1120 970

SKETSA

A. KURNIAWAN

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN PENGUKURAN POLYGON DENGAN WATERPASSFOR UKUR DIUKUR OLEH ALAT / NONO. TITIK STASION PATOK ARAH

: CROSS SECTION : KELOMPOK IX :TINGGI PESAWAT (mm)

TANGGAL CUACA

: 01 MARET 2007 : CERAH

HALAMAN LOKASI

:3 : LAPANGAN POMD

PEMBACAAN MISTAR BELAKANG TENGAH 4 ATAS BAWAH 5 MUKA DETAIL TENGAH 6 ATAS BAWAH 7

JARAK

BEDA TINGGI

JARAK OPTIS (m) 10

TINGGI TITIK (mm) 11 KETERANGAN

(m) 8

(m) 9

1

2

3

12

P2

P1 P3 a b c 1 2 3

1400

650

800 500 1320 1385 1340 1215 1570 1660 1815 1470 1170 1410 1360 1390 1290 1290 1140 1595 1545 1710 1610 1890 1740

30 30 5 10 15 5 10 15 15 1235 1310 1160 15

0.75 0.08 0.015 0.06 0.185 -0.17 -0.26 -0.415 0.105 0.165

30 30 5 10 15 5 10 15 15 15

00 63 31.5 31.5 31.5 211.5 211.5 211.5 00 180

D3

P2 P3

1295

1370 1220

SKETSA

DIPERIKSA

A. KURNIAWAN

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN PENGUKURAN POLYGON DENGAN WATERPASSFOR UKUR DIUKUR OLEH ALAT / NONO. TITIK STASION PATOK ARAH

: CROSS SECTION : KELOMPOK IX :TINGGI PESAWAT (mm)

TANGGAL CUACA

: 01 MARET 2007 : CERAH

HALAMAN LOKASI

:4 : LAPANGAN POMD

PEMBACAAN MISTAR BELAKANG TENGAH 4 ATAS BAWAH 5 MUKA DETAIL TENGAH 6 ATAS BAWAH 7

JARAK

BEDA TINGGI

JARAK OPTIS (m) 10

TINGGI TITIK (mm) 11 KETERANGAN

(m) 8

(m) 9

1

2

3

12

P3

P2 P4 a b c 1 2 3

1370

1420

1570 1270 950 1255 1100 935 1455 1540 1745 1100 800 1280 1230 1150 1050 1010 860 1480 1430 1590 1490 1820 1670

30 30 5 10 15 5 10 15 15 1365 1440 1290 15

-0.05 0.42 0.115 0.27 0.435 -0.085 -0.17 -0.375 -0.405 0.005

30 30 5 10 15 5 10 15 15 15

00 145 72.5 72.5 72.5 252.5 252.5 252.5 00 180

D4

P3 P4

1775

1850 1700

SKETSA

DIPERIKSA

A. KURNIAWAN

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN PENGUKURAN POLYGON DENGAN WATERPASSFOR UKUR DIUKUR OLEH ALAT / NONO. TITIK STASION PATOK ARAH

: CROSS SECTION : KELOMPOK IX :TINGGI PESAWAT (mm)

TANGGAL CUACA

: 01 MARET 2007 : CERAH

HALAMAN LOKASI

:5 : LAPANGAN POMD

PEMBACAAN MISTAR BELAKANG TENGAH 4 ATAS BAWAH 5 MUKA DETAIL TENGAH 6 ATAS BAWAH 7

JARAK

BEDA TINGGI

JARAK OPTIS (m) 10

TINGGI TITIK (mm) 11 KETERANGAN

(m) 8

(m) 9

1

2

3

12

P4

P3 P5 a b c 1 2 3

1460

1820

1970 1670 810 1265 1150 1065 1475 1640 1745 960 660 1290 1240 1200 1100 1140 990 1500 1450 1690 1590 1820 1670

30 30 5 10 15 5 10 15 15 1225 1300 1150 15

-0.36 0.65 0.195 0.31 0.395 -0.015 -0.18 -0.285 -0.365 0.235

30 30 5 10 15 5 10 15 15 15

00 158 79 79 79 259 259 259 00 180

D5

P4 P5

1825

1900 1750

SKETSA

DIPERIKSA

A. KURNIAWAN

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN PENGUKURAN POLYGON DENGAN WATERPASSFOR UKUR DIUKUR OLEH ALAT / NONO. TITIK STASION PATOK ARAH

: CROSS SECTION : KELOMPOK IX :TINGGI PESAWAT (mm)

TANGGAL CUACA

: 01 MARET 2007 : CERAH

HALAMAN LOKASI

:6 : LAPANGAN POMD

PEMBACAAN MISTAR BELAKANG TENGAH 4 ATAS BAWAH 5 MUKA DETAIL TENGAH 6 ATAS BAWAH 7

JARAK

BEDA TINGGI

JARAK OPTIS (m) 10

TINGGI TITIK (mm) 11 KETERANGAN

(m) 8

(m) 9

1

2

3

12

P5

P4 P6 a b c 1 2 3

1450

2010

2160 1860 1430 1350 1305 1240 1535 1650 1835 1580 1280 1375 1325 1355 1255 1315 1165 1560 1510 1700 1600 1910 1760

30 30 5 10 15 5 10 15 15 1385 1460 1310 15

-0.56 0.02 0.1 0.145 0.21 -0.085 -0.2 -0.385 0.07 0.065

30 30 5 10 15 5 10 15 15 15

00 201 100.5 100.5 100.5 270 280.5 280.5 00 180

D6

P5 P6

1380

1455 1305

SKETSA

DIPERIKSA

A. KURNIAWAN

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN PENGUKURAN POLYGON DENGAN WATERPASSFOR UKUR DIUKUR OLEH ALAT / NONO. TITIK STASION PATOK ARAH

: CROSS SECTION : KELOMPOK IX :TINGGI PESAWAT (mm)

TANGGAL CUACA

: 01 MARET 2007 : CERAH

HALAMAN LOKASI

:7 : LAPANGAN POMD

PEMBACAAN MISTAR BELAKANG TENGAH 4 ATAS BAWAH 5 MUKA DETAIL TENGAH 6 ATAS BAWAH 7

JARAK

BEDA TINGGI

JARAK OPTIS (m) 10

TINGGI TITIK (mm) 11 KETERANGAN

(m) 8

(m) 9

1

2

3

12

P6

P5 a b c 1 2 3

1480

1400

1550 1250 1475 1720 2015 1305 1160 1035 1500 1450 1770 1670 2090 1940 1330 1280 1210 1110 1110 960

30 5 10 15 5 10 15 15 795 870 720 15

0.08 0.005 -0.24 -0.535 0.175 0.32 0.445 0.085 0.685

30 5 10 15 5 10 15 15 15

00 90 90 90 270 270 270 00 180

D6

P6 P5

1395

1470 1320

SKETSA

DIPERIKSA

A. KURNIAWAN

LABORATORIUM ILMU UKUR TANAH JURUSAN SIPIL FAKULTAS TEKNIK UNIVERSITAS HASANUDDIN PENGUKURAN POLYGON DENGAN WATERPASSFOR UKUR DIUKUR OLEH ALAT / NONO. TITIK STASION PATOK ARAH

: CROSS SECTION : :TINGGI PESAWAT (mm)

TANGGAL CUACA

: 26 SEPTEMBER 2005 : CERAH

HALAMAN LOKASI

:1 : LAPANGAN BOLA

PEMBACAAN MISTAR BELAKANG TENGAH 4 ATAS BAWAH 5 MUKA DETAIL TENGAH 6 ATAS BAWAH 7

JARAK

BEDA TINGGI

JARAK OPTIS (m) 10

TINGGI TITIK (mm) 11 KETERANGAN

(m) 8

(m) 9

1

2

3

12

D1

P1 P0

1710

1785 1635 880 955 805

15 15

-1.71 -0.88

15 15

00 180

D2

P2 P1

1785

1860 1710 1045 1120 970

15 15

-1.785 -1.045

15 15

00 180

D3

P3 P2

1235

1310 1160 1295 1370 1220

15 15

-1.235 -1.295

15 15

00 180

D4

P4 P3

1355

1430 1280 1775 1850 1700

15 15

-1.355 -1.775

15 15

00 180

D5

P5 P4

1225

1300 1150 1825 1900 1750

15 15

-1.225 -1.825

15 15

00 180

D6

P6 P5

1385

1460 1310 1380 1455 1305

15 15

0.095 0.1

15 15

00 180

SKETSA

DIPERIKSA

A. KURNIAWAN

PENGOLAHAN DATA WATERPASS8.1.PERHITUNGAN UNTUK PROFIL MEMANJANG

8.1.1 Perhitungan Jarak Optis Patok Utama D = (Ba - Bb) x 100 Dimana: D = Jarak Optis (m) Ba= Benang Atas (m) Bb= Benang Bawah (m) 8.1.1.1. Perhitungan Jarak Optis Pergi (D pergi) D1 = P0 - P1 = ( 2310 2010 D2 = P1 - P2 = ( 2270 1970 D3 = P2 - P3 = ( 1470 1170 D4 = P3 - P4 = ( 1100 800 D5 = P4 - P5 = ( 960 660 D6 = P5 - P6 = ( 1580 1280

) ) ) ) ) )

x x x x x x

100 100 100 100 100 100

= = = = = =

30000 30000 30000 30000 30000 30000

mm mm mm mm mm mm D )) x )) x )) x )) x )) x )) x

= = = = = = = 100 100 100 100 100 100 D

30 30 30 30 30 30 180 = = = = = = =

m m m m m m m 30 30 30 30 30 30 180 m m m m m m m

1.1.1.2. Perhitungan Jarak Optis Pulang (D pulang) D1 = P1 - P0 = (( 1300 1150 ) + ( D2 = P2 - P1 = (( 1430 1280 ) + ( D3 = P3 - P2 = (