88234528 Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan

download 88234528 Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan

of 62

  • date post

    22-Nov-2015
  • Category

    Documents

  • view

    73
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of 88234528 Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan

  • Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Penempatan Dokter Spesialis Ikatan Dinas

    Volume 09/Nomor 03/September/2006

    EDITORIAL

    MAKALAH KEBIJAKAN

    ARTIKEL PENELITIAN

    Jurn

    al M

    an

    ajem

    en

    Pelaya

    na

    n K

    eseh

    atan

    Vol

    09. N

    o. 03

    h

    .107-165

    93

    2006

    ManajemenPelayanan KesehatanThe Indonesian J ournal o f H ealth Se rvice Ma nagement

    j u r n a l ISSN 1410-6515

    Diterbitkan oleh/Published by:Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan Fakultas Kedokteran Universitas Gadjah Mada

    Center for Health Services Management Faculty of Medicine Gadjah Mada University

    JMPK Nomor03Hlm.

    107-165Yogyakarta

    September 2006Tahun

    09ISSN

    1410-6515TerakreditasiDitjen Dikti

    No.: 45/DIKTI/Kep./2006

    Ukuran dan Warna seperti contoh

    Ukuran dan Warna seperti contoh

    Ukur

    an

    da

    n W

    arn

    a s

    ep

    erti

    co

    nto

    hUk

    ura

    n d

    an

    Wa

    rna

    se

    pe

    rti c

    ont

    oh

    KORESPONDENSI

    RESENSI

    Ukur

    an

    da

    n W

    arn

    a s

    ep

    erti

    co

    nto

    hUk

    ura

    n d

    an

    Wa

    rna

    se

    pe

    rti c

    ont

    oh

    Percepatan Pendidikan Dokter Spesialis:Salah Satu Cara Penting untuk Mengatasi Masalah Pemerataan Pelayanan Kesehatan

    Contracting Out Pelayanan Kesehatan: Sebuah Alternatif Solusi Keterbatasan Kapasitas Sektor Publik

    Decision Space dalam Program Kesehatan Ibu dan Anak Tahun 2006

    Penerapan Clinical Governance Melalui ISO 9000: Studi Kasus di Dua RSUD Provinsi Jawa Timur

    Studi Kasus Deskriptif Efektivitas Pelaksanaan Regulasi Perizinan Rumah Sakit Umum

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Kesehatan Daerah Bersumber Anggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2006Determinan Distribusi Dokter Spesialis di Kota/Kabupaten Indonesia

    Regulasi Dokter Spesialis: Studi Komparasi Regulasi Pelayanan Kesehatandi Kota Medan Indonesia dan Negeri Pulau Pinang Malaysia

    Healthcare Outcomes Management: Strategies for Planning and Evaluation

  • ii

    Jurnal Manajemen Pelayanan KesehatanThe Indonesian Journal of Health Service Management

    Diterbitkan oleh Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan, Fakultas Kedokteran, Universitas Gadjah Mada, Yogyakarta, 4 kalisetahun (triwulan). Misi Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan adalah menyebarluaskan dan mendiskusikan berbagaitulisan ilmiah mengenai manajemen dan kebijakan dalam lingkup pelayanan kesehatan. Dengan demikian jurnal iniditujukan sebagai media komunikasi bagi kalangan yang mempunyai perhatian terhadap ilmu manajemen dan kebijakanpelayanan kesehatan antara lain para manajer dan pengambil kebijakan di organisasi-organisasi pelayanan kesehatanseperti rumah sakit pemerintah dan swasta, dinas kesehatan, Departemen Kesehatan, pusat-pusat pelayanan kesehatanmasyarakat, BKKBN, pengelola industri obat, dan asuransi kesehatan, serta para peneliti, pengajar, dan ilmuwan yangtertarik dengan aplikasi ilmu manajemen dan kebijakan dalam sektor kesehatan. Isi jurnal berupa artikel kebijakan atauhasil penelitian yang berkaitan dengan manajemen rumah sakit, manajemen pelayanan kesehatan, asuransi kesehatan,dan masalah-masalah yang relevan dengan manajemen dan kebijakan kesehatan.

    Pemimpin Redaksi

    Laksono Trisnantoro

    Editor

    Abdul Razak Thaha Tjahjono KuntjoroBhisma Murti Sri Werdati

    Johana E. Prawitasari Yulita HendrartiniI. Riwanto Yodi Mahendradhata

    Mitra Bestari (Peer Reviewer)

    A.A.Gde Muninjaya Hari Kusnanto JosefM. Ahmad Djojosugito Mubasysyir Hasanbasri

    Ali Ghufron Mukti Sri SuryawatiBambang Purwanto Triono Soendoro

    Sekretaris Redaksi

    Hilaria Lestari Budiningsih

    Penerbit

    Pusat Manajemen Pelayanan Kesehatan, FK UGM, YogyakartaSTT: 2398/SK/DITJEN PPG/STT/1998

    Harga langganan untuk satu tahun (4 kali terbit/triwulan)Pulau Jawa Rp100.000,00

    Luar Pulau Jawa Rp125.000,00 (Sudah termasuk ongkos kirim)Bank BNI 46 Cabang UGM Yogyakarta No Rek.: 0038603369 a.n Laksono Trisnantoro/Seminar

    Bukti Transfer mohon di fax sebagai bukti berlangganan

    Alamat surat-menyurat menyangkut naskah, langganan keagenan dan pemasangan iklan:Sekretariat Redaksi Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan

    d/a Gedung KPTU Lantai 3, Fakultas Kedokteran UGM, YogyakartaJl. Farmako Sekip Utara Yogyakarta 55281

    Telp/Fax: 0274-547490, 549425Email: hiillary@yahoo.com

    Web-site: www.jmpk-online.net

  • iEditorialPercepatan Pendidikan Dokter Spesialis:Salah Satu Cara Penting untuk Mengatasi Masalah Pemerataan Pelayanan Kesehatan 107

    Makalah KebijakanContracting Out Pelayanan Kesehatan: Sebuah Alternatif Solusi KeterbatasanKapasitas Sektor PublikBhisma Murti 109

    Artikel PenelitianDecision Space dalam Program Kesehatan Ibu dan Anak Tahun 2006Dewi Marhaeni Diah Herawati 118

    Penerapan Clinical Governance Melalui ISO 9000:Studi Kasus di Dua RSUD Provinsi Jawa TimurHanevi Djasri 121

    Studi Kasus Deskriptif Efektivitas Pelaksanaan Regulasi Perizinan Rumah Sakit UmumInni Hikmatin, Hanevi Djasri, Adi Utarini 129

    Faktor-Faktor yang Mempengaruhi Pembiayaan Kesehatan Daerah BersumberAnggaran Pendapatan dan Belanja Daerah Tahun 2006Tisa Harmana, Wiku B. Adisasmito 134

    Determinan Distribusi Dokter Spesialis di Kota/Kabupaten IndonesiaYaslis Ilyas 146

    Regulasi Dokter Spesialis: Studi Komparasi Regulasi Pelayanan Kesehatandi Kota Medan Indonesia dan Negeri Pulau Pinang MalaysiaZulfendri 156

    Resensi BukuHealthcare Outcomes Management: Strategies for Planning and Evaluation 163

    KorespondensiFaktor-Faktor yang Mempengaruhi Penerimaan Penempatan Dokter Spesialis Ikatan Dinas 164

    JurnalManajemen

    Pelayanan KesehatanThe Indonesian Journal of Health Service Management

    Volume 09/Nomor 03/September/2006

    Daftar Isi

  • Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan, Vol. 09, No. 3 September 2006 l 107

    Jurnal Manajemen Pelayanan Kesehatan

    PERCEPATAN PENDIDIKAN DOKTER SPESIALIS:SALAH SATU CARA PENTING UNTUK MENGATASIMASALAH PEMERATAAN PELAYANAN KESEHATAN

    Saat ini di Indonesia terdapat kekurangan akutdalam hal jumlah spesialis yang merupakanparadoks dalam sistem pelayanan kesehatan. Dalamkonteks paradoks, sistem pelayanan kesehatandiharapkan sebagai sektor sosial yang penuh nilaikemanusiaan, namun sekaligus dipengaruhi olehhukum pasar. Keduanya dapat bertentangan.Sebagai gambaran paradoks ada kenyataan bahwasemakin besar kekuatan ekonomi di suatu wilayah,maka semakin banyak tersedia dokter spesialis.Sementara itu, dihubungkan dengan persentasependuduk miskin justru didapatkan hasil hubunganyang negatif. Semakin banyak masyarakat miskin,maka semakin sedikit jumlah spesialis. Derajadasosiasi sekitar 0.9. Sebagai gambaran timpangnyapenyebaran, data IDAI (2005) menunjukkan bahwajumlah dokter spesialis anak (Sp.A) di DKI Jakartaadalah 443 (5.29 Sp.A per 100.000 penduduk)sementara di Provinsi Papua hanya 7 (0.32 Sp.Aper 100.000 penduduk).

    Harapan menyatakan bahwa dokter seharusnyaseperti Ibu Teresa yang dekat dengan masyarakatmiskin. Kenyataan menyatakan sebaliknya sepertiyang diteliti oleh Ilyas1. Paradoks penyebaran dokterspesialis ini merupakan hal serius karenamembahayakan pemerataan pelayanan kesehatanbagi keluarga miskin yang saat ini didanai pemerintahpusat melalui program Askeskin. Dikhawatirkan danapelayanan rumah sakit bagi masyarakat miskin akanterserap di daerah yang ada spesialis dan peralatanmediknya. Hal ini akan memperbesar kesenjanganantara Jawa dan luar Jawa.

    Bagaimana cara mengatasi paradokspenyebaran spesialis ini? Salah satu cara adalahpercepatan pendidikan dokter spesialis. Cara inidianggap penting karena pendidikan spesialis saatini dirasakan lambat dan lulusannya banyak yangtidak cocok untuk bekerja di daerah-daerah yangkekurangan spesialis.

    Dalam konteks pendidikan spesialis untukdaerah-daerah tertentu ada beberapa pertanyaanpenting: (1) Apa yang disebut sebagai kompetensispesialis dalam suasana global yang mempunyaiteknologi tinggi dengan kekurangan dokter spesialisyang terutama di daerah terpencil atau yang

    ekonominya kurang; (2) Apakah ada suatukompetensi medik yang minimal mengingatkebutuhan yang berbeda di berbagai daerah?; (3)Apakah ada kompetensi perilaku dan budaya yangperlu dibahas dalam pendidikan?; dan (4)Bagaimanakah metode pendidikan untuk percepatanpenambahan jumlah spesialis.

    Secara kompetensi medik, Majelis KolegiumKedokteran Indonesia (MKKI) menganjurkan setiapprogram pendidikan dokter spesialis mengacu padaGlobal Standards in Postgraduate Medical Educa-tion yang dikeluarkan oleh World Federation forMedical Education (WFME, 2003). Walaupun adaperbedaan dalam tradisi mengajar, budaya, kondisisosial ekonomi, spektrum kesehatan dan penyakit,serta berbagai macam sistem pelayanan kesehatanpada tiap negara, namun dasar Ilmu Kedokteran danevidence based medicine dalam praktik klinisnyaharus tetap mengacu pada pedoman universal.Standar internasional dapat dimodifikasiberdasarkan kebutuhan dengan prioritas regional,nasional dan institusional. Modifikasi boleh dilakukandengan catatan setiap negara bertanggung jawabuntuk memastikan bahwa Postgraduate MedicalTraining Program (PMPT) ini mendukung tujuannasional pelayanan kesehatan. Dalam praktiknya,penyesuaian standar global dengan local wisdomsangat bervariasi. Dalam standar global WFME rasioantara kurikulum inti dengan kurikulum pilihan dapatberkisar antara 60% 80% dengan 20% 40%2.Dengan mengingat pedoman gobal ini maka ada duastandar yang perlu dipertimbangkan yaitu: basicstandard yang harus dipenuhi dan terlihat pada prosesevaluasi, dan standard for quality development.

    Dalam konteks