44469232 Kelompok 5 TANDAN KOSONG

download 44469232 Kelompok 5   TANDAN KOSONG

of 23

  • date post

    22-Jan-2016
  • Category

    Documents

  • view

    167
  • download

    5

Embed Size (px)

Transcript of 44469232 Kelompok 5 TANDAN KOSONG

Bahan Energi Alternatif : Tandan Kosong Kelapa Sawit Untuk Pembangkit Listrik --- PEMBANGKIT DAYA

Bahan Energi Alternatif : Tandan Kosong Kelapa Sawit Untuk Pembangkit Listrik --- PEMBANGKIT DAYA

MAKALAHPEMBANGKIT DAYA

Bahan Energi Alternatif : Tandan Kosong Kelapa Sawit Untuk Pembangkit Listrik

Disusun olehKelompok 5NAMA :NPM:1. Refliwanto A.07062672822. Nanda Setiadji07062672313. Daniel Alfonso08063299304. Fasri Hatomi08063301065. Indra Mario0806454802DEPARTEMEN TEKNIK MESINUNIVERSITAS INDONESIADEPOK 4 November 2010

KATA PENGANTAR

Pertama-tama penyusun mengucapkan puji syukur kepada Tuhan Yang Maha Esa karena penulis telah diberikan kesempatan untuk menyelesaikan makalah yang berjudul Bahan Energi Alternatif : Tandan Kosong Kelapa Sawit Untuk Pembangkit Listrik yang ditujukan sebagai Ujian Tengah Semester.

Penulis juga berterima kasih kepada Bapak Adi S. dan Bapak Agung Subagio., teman-teman dan semua pihak yang telah berperan atau berkontribusi dalam pembuatan makalah ini. Penulis juga berterima kasih kepada pihak-pihak lain yang tidak dapat disebutkan satu per satu.

Makalah ini dibuat sebagai makalah tertulis dari hasil peninjauan kelompok kami terhadap sumber-sumber energi alternatif yang dapat digunakan sebagai sumber energi pembangkit daya, yaitu dari tandan kosong kelapa sawit.

Besar harapan penulis supaya karya tulis ini dapat bermanfaat dan membuka cakrawala tentang perkembangan dari penggunaan tandan kosong kelapa sawit sebagai sumber energi alternatif. Penulis sadar sepenuhnya bahwa karya tulis ini tidak sempurna, sehingga penulis sangat mengharapkan kritik dan saran yang membangun dari pembaca.

Depok, 4 November 2010

Penulis

DAFTAR ISI

Halaman

Halaman JudulKata Pengantar1Daftar Isi2

BAB I. PENDAHULUANA. Latar Belakang Masalah3B. Perumusan Masalah4C. Tujuan Penulisan4D. Metodelogi Penulisan5BAB II. LANDASAN TEORI6

BAB III. PROSES DAN PEMANFAATAN11

BAB IV APLIKASI PRODUCER GAS DARI GASIFIKASI TANDAN KELAPA SAWIT 14

BAB V. TERAPAN EKONOMIS18

BAB VI. PENUTUP21A. KesimpulanB. Saran

DAFTAR REFERENSI22

BAB IPENDAHULUAN

A. LATAR BELAKANGSeiring dengan pertumbuhan penduduk, pengembangan wilayah, dan pembangunan dari tahun ke tahun, kebutuhan akan pemenuhan energi listrik dan juga bahan bakar secara nasional pun semakin besar. Selama ini kebutuhan energi dunia dipenuhi oleh sumber daya tak terbaharukan seperti minyak bumi dan batu bara. Namun tidak selamanya energi tersebut bisa mencukupi seluruh kebutuhan manusia dalam jangka waktu yang panjang mengingat cadangan energi yang semakin lama semakin menipis dan juga proses produksinya yang membutuhkan waktu jutaan tahun. Cepat atau lambat sumber energi tersebut akan habis. Salah satu solusi mengatasi permasalahan ini adalah dengan mengoptimalkan potensi energi terbarukan yang dimiliki bangsa ini. Indonesia sebenarnya memiliki potensi energi terbarukan sebesar 311.232 MW, namun kurang lebih hanya 22% yang dimanfaatkan. Sumber energi terbarukan yang tersedia antara lain bersumber dari tenaga air ( hydro ), panas bumi, energi cahaya, energi angin, dan biomassa.

Potensi energi tarbarukan yang besar dan belum banyak dimanfaatkan adalah energi dari biomassa. Potensi energi biomassa sebesar 50000 MW hanya 320 MW yang sudah dimanfaatkan atau hanya 0.64% dari seluruh potensi yang ada. Potensi biomassa di Indonesia bersumber dari produk samping sawit, penggilingan padi, kayu, polywood, pabrik gula, kakao, dan limbah industri pertanian lainnya.

Proses pengolahan tandan buah segar (TBS) menjadi crude palm oil (CPO) menghasilkan biomassa produk samping yang jumlahnya sangat besar. Tahun 2004 volume produk samping sawit sebesar 12365 juta ton untuk tandan kosong kelapa sawit (TKKS). Jumlah ini akan terus meningkat dengan meningkatnya produksi TBS Indonesia. Produksi TBS Indonesia di tahun 2004 mencapai 53762 juta ton dan pada tahun 2010 diperkirakan mencapai 64000 juta ton.

Indonesia memiliki potensi besar untuk memanfaatkan produk samping sawit (Tandan Kosong Kelapa Sawit) sebagai sumber energi terbarukan. Kelapa sawit Indonesia merupakan salah satu komoditi yang mengalami pertumbuhan sangat pesat. Oleh sebab itu diharapkan dengan tulisan dari penulis ini dapat berguna dalam pengembangan pengolahan tandan kosong kelapa sawit sebagai sumber energy alternatif.

B. PERUMUSAN MASALAH1. Bagaimana cara mengatasi sumber energy fosil (tak terbarukan) yang sudah mulai menipis?2. Sumber-sumber energy terbarukan apa sajakah yang dapat dijadikan sebagai energy alternatif?3. Bagaimana cara mengolah tandan kosong kelapa sawit untuk dapat menghasilkan energy?4. Aplikasi apa sajakah yang sudah menggunakan energy dari tandan kosong kelapa sawit?5. Berapakah efektifitas dan economic cost dari penggunaan tandan kosong kelapa sawit sebagai sumber energy alternatif.

C. TUJUAN PENULISANTujuan penulisan makalah ini adalah :1. Untuk memberikan informasi mengenai cara mengatasi sumber energy fosil yang mulai menipis.2. Untuk memberikan informasi mengenai sumber-sumber energy terbarukan apa sajakah yang dapat digunakan sebagai energy alternatif?3. Untuk memberikan informasi mengenai cara mengolah tandan kosong kelapa sawit agar dapat menghasilkan energy.4. Untuk memberikan informasi mengenai aplikasi dari energy tandan kosong kelapa sawit.5. Untuk memberikan informasi mengenai efektifitas dan economic cost dari penggunaan tandan kosong kelapa sawit untuk menghasilkan energy.

D. METODOLOGI PENULISANMakalah ini dibuat berdasarkan metode studi pustaka.

BAB IILANDASAN TEORI

A. Energi TerbarukanRenewable Energy (Sumber Daya Energi Terbarukan) telah menjadi kebutuhan mendesak saat sekarang dan masa selanjutnya. Mulai terbatasnya sumber daya energi tidak terbarukan (minyak bumi, gas, batubara) sebagai sumber daya energi utama saat ini, menyebabkan banyak pihak-pihak terkait mulai mengupayakan adanya pemanfaatan atas sumber daya energi terbarukan.

SumberPotensi (MW)Kapasitas Terpasang (MW)Pemanfaatan (%)

Large Hydro75 0004 2005.600

Biomassa50 0003020.604

Geothermal20 0008124.060

Mini/mikro hydro4595411.764

Energi Cahaya (Solar)15 648753.19 X 10 -3

Energi Angin9 2860.505.38 X 10 -3

Total3112325 373.522.03

Sumber : Ditjen Listrik dan Pemanfaatan Energi, 2001Tabel 1. Potensi Energi Terbarukan di Indonesia

B. BiomassaSejumlah pakar berpendapat, penggunaan biomassa sebagai sumber energi terbarukan merupakan jalan keluar dari ketergantungan manusia pada bahan bakar fosil. Apa yang sebenarnya dimaksud dengan biomassa? Dalam sektor energi, biomassa merujuk pada bahan biologis yang hidup atau baru mati yang dapat digunakan sebagai sumber bahan bakar. Biomassa dapat digunakan secara langsung maupun tidak langsung. Dalam penggunaan tidak langsung, biomassa diolah menjadi bahan bakar. Contohnya, kelapa sawit yang diolah terlebih dahulu menjadi biodiesel untuk kemudian digunakan sebagai bahan bakar.Sebelum mengenal bahan bakar fossil, manusia sudah menggunakan biomassa sebagai sumber energi. Misalnya dengan memakai kayu atau kotoran hewan untuk menyalakan api unggun. Sejak manusia beralih pada minyak, gas bumi atau batu bara untuk menghasilkan tenaga, penggunaan biomassa tergeser dari kehidupan manusia. Namun, persediaan bahan bakar fossil sangat terbatas. Para ilmuwan memperkirakan dalam hitungan tahun persediaan minyak dunia akan terkuras habis. Karena itu penggunaan sumber energi alternatif kini digiatkan, termasuk di antaranya penggunaan biomassa.Potensi biomassa yang besar di negara, hingga mencapai 49.81 GW tidak sebanding dengan kapasitas terpasang sebesar 302.4 MW. Bila kita memaksimalkan potensi yang ada dengan menambah jumlah kapasitas terpasang, maka akan membantu bahan bakar fosil yang selama ini menjadi tumpuan dari penggunaan energi. Hal ini akan membantu dalam mengatasi krisis energy.Energi biomassa menjadi penting bila dibandingkan dengan energi terbaharukan karena proses konversi menjadi energi listrik memiliki investasi yang lebih murah bila di bandingkan dengan jenis sumber energi terbaharukan lainnya. Hal inilah yang menjadi kelebihan biomassa dibandingkan dengan energi lainnya.

C. Tandan Kosong Kelapa SawitIndonesia adalah negara penghasil utama kelapa sawit setelah Malaysia, sertamenurut perkiraan pada tahun 2010 Indonesia akan menjadi negara penghasil utama kelapa sawit dengan produk CPO 17 juta ton.

Sumber : Oil World, GAPKI

Pertumbuhan Areal Kebun Kelapa Sawit

Sumber : Dirjen Perkebunan 2003

Dari proses penggelolaan tandan buah segar ( fresh fruit bunches ) menjadi minyak sawit (crude palm oil) lebih kurang 45%nya akan menjadi limbah padat berupa tempurung (shell), serabut (fiber) dan tandan kosong (empty fruit bunches). Setengah dari jumlah limbah padat tersebut merupakan tandan kosong.

Tabel 2. Produk samping tanaman dan olahan kelapa sawit untuk setiap hektar

Sumber : Uwityangyoyo 2010

TKKS (Tandan Kosong Kelapa Sawit) adalah salah satu produk samping pabrik kelapa sawit yang jumlahnya sangat melimpah. Dalam satu hari pengolahan bisa dihasilkan ratusan ton TKKS. Diperkirakan saat ini limbah TKKS di Indonesia mencapai 20 juta ton. TKKS tersebut memiliki potensi untuk diolah menjadi berbagai macam produk. Beberapa potensi pemanfaatan TKKS antara lain untuk kompos, pulp, bioetanol, dan serat.

Gbr. 2Tandan Kosong Kelapa Sawit (TKKS)Gbr.1 Tandan Buah Segar (TBS)

TKKS juga memiliki potensi energi yang besar sebagai bahan bakar generator listrik. Sebuah PKS dengan kapasitas pengolahan 200000 ton TBS/tahun akan menghasilkan sebanyak 44000 ton TKKS (kadar air 65%)/tahun. Nilai kalor ( heating value ) TKKS kering adalah 18.8 MJ/kg, dengan efisiensi konversi energi sebesar 25%, dari energi t