4) Tahap Perencanaan Interpretasi .Eumyias indigo Sikatan ninon Indigo Flycatcher ... Tabel 4.1...

download 4) Tahap Perencanaan Interpretasi .Eumyias indigo Sikatan ninon Indigo Flycatcher ... Tabel 4.1 Jenis-jenis

of 48

  • date post

    03-Mar-2019
  • Category

    Documents

  • view

    214
  • download

    0

Embed Size (px)

Transcript of 4) Tahap Perencanaan Interpretasi .Eumyias indigo Sikatan ninon Indigo Flycatcher ... Tabel 4.1...

20

jenis burung dari tahun ke tahun berdasarkan perbandingan dari data hasil

penelitian sebelumnya.

b. Menentukan titik-titik lokasi jenis-jenis burung yang dipilih sebagai objek interpretasi dan posisi untuk pengamatan burung dengan

mempertimbangkan aspek keindahan landscape sebagai penunjang

kegiatan wisata birdwatching. Hal ini bertujuan agar pengunjung dapat

menikmati burung sekaligus keindahan landscape di PKT KRB.

c. Merancang jalur interpretasi untuk wisata birdwatching. d. Pemetaan objek-objek interpretasi dan posisi pengamatan burung di PKT

KRB dengan menggunakan perangkat lunak ArcView. Peta interpretasi

didesain dengan menggunakan perangkat lunak Photoshop CS3.

4) Tahap Perencanaan Interpretasi

Perencanaan interpretasi merupakan suatu proses awal yang merupakan

tahapan persiapan sebelum pelaksanaan kegiatan interpretasi yang disajikan dalam

bentuk yang dinamis dan sistematis. Tahap perencanaan interpretasi ini diperoleh

dari keseluruhan hasil analisis dan sintesis yang merujuk pada proses perencanaan

yang dikemukakan oleh Sharpe (1982) dan Veverka (1998). Rencana kegiatan

yang dilakukan pada tahap ini adalah:

a. Menentukan topik, tema dan sub tema dari program interpretasi di PKT KRB. Inventarisasi sumber daya berupa keanekaragaman jenis burung di PKT KRB

dapat membantu mengembangkan tema yang sesuai untuk interpretasi wisata

birdwatching di PKT KRB.

b. Menentukan misi dan tujuan interpretasi wisata birdwatching di PKT KRB. c. Menentukan sasaran pengunjung untuk interpretasi wisata birdwatching di

PKT KRB.

d. Menentukan fasilitas dan media interpretasi yang dibutuhkan untuk pengembangan program interpretasi wisata birdwatching di PKT KRB.

e. Menyusun materi program interpretasi wisata birdwatching di PKT KRB dan menentukan cara-cara yang dipergunakan dalam penyampaian materi

berdasarkan masing-masing kelompok pengunjung yang menjadi sasaran

interpretasi wisata birdwatching berikut dengan penentuan waktu kegiatan.

4 HASIL DAN PEMBAHASAN

4.1 Potensi Jenis Burung untuk Wisata Birdwatching di Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor

4.1.1 Kekayaan Jenis Burung di Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor

Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor (PKT KRB) memiliki

potensi keanekaragaman jenis burung yang dapat dijadikan sebagai daya tarik

untuk wisata birdwatching. Berdasarkan hasil pengamatan burung yang telah

dilakukan pada 12 lingkungan yang ada di PKT KRB, tercatat ada 48 jenis burung

yang terdiri atas 23 suku burung (Tabel 4.1).

21

Tabel 4.1 Jenis-jenis burung yang ditemukan pada ke-12 lingkungan di Pusat

Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor No. Suku dan nama Latin Nama Lokal Nama Inggris

Ardeidae

1 Nycticorax nycticorax Kowak-malam kelabu Black-crowned Night-heron

Accipitridae

2 Pernis ptilorhynchus Sikep-madu Asia Oriental Honey-buzzard

Rallidae

3 Amaurornis phoenicurus Kareo padi White-breasted Waterhen

Columbidae

4 Treron griseicauda Punai penganten Grey-cheeked Green-Pigeon

5 Treron vernans Punai gading Pink-necked Green-Pigeon

6 Ptilinopus melanospila Walik kembang Black-naped Fruit-Dove

7 Streptopelia bitorquata Dederuk Jawa Island Collared-Dove

8 Streptopelia chinensis Tekukur biasa Spotted-Dove

Psittacidae

9 Psittacula alexandri Betet Biasa Red-breasted Parakeet

10 Cacatua sulphurea Kakatua jambul-kuning Yellow-crested Cockatoo

11 Eclectus roratus Nuri bayan Electus Parrot

12 Loriculus pusillus Serindit Jawa Blue-crowned Hanging-Parrot

Cuculidae

13 Cacomantis merulinus Wiwik kelabu Plaintive Cuckoo

Apodidae

14 Collocalia fuciphaga Walet sarang-putih Edible-nest Swiftlet

15 Collocalia linchi Walet linci Cave Swiftlet

16 Cypsiurus balasiensis Walet-palem Asia Asian Palm-swift

Alcedinidae

17 Alcedo meninting Raja-udang meninting Blue-eared Kingfisher

18 Todirhamphus chloris Cekakak sungai Collared Kingfisher

Capitonidae

19 Megalaima haemacephala Takur ungkut-ungkut Coppersmith Barbet

Picidae

20 Dendrocopus macei Caladi ulam Fulvous-breasted Woodpecker

21 Dendrocopos moluccensis Caladi tilik Sunda Woodpecker

Aegithinidae

22 Aegithina tiphia Cipoh kacat Common Iora

Chloropseidae

23 Chloropsis cochinchinensis Cica-daun sayap-biru Blue-winged Leafbird

Pycnonotidae

24 Pycnonotus atriceps Cucak kuricang Black-headed Bulbul

25 Pycnonotus melanicterus Cucak kuning Black-crested Bulbul

26 Pycnonotus aurigaster Cucak kutilang Sooty-headed Bulbul

27 Pycnonotus brunneus Merbah mata-merah Red-eyed Bulbul

28 Alophoixus bres Empuloh janggut Grey-cheeked Bulbul

Laniidae

29 Lanius schach Bentet kelabu Long-tailed Shrike

Sylviidae

30 Prinia familiaris Perenjak jawa Bar-winged Prinia

31 Orthotomus sutorius Cinenen pisang Common Tailorbird

32 Orthotomus sepium Cinenen Jawa Olive-backed Tailorbird

Muscicapidae

33 Eumyias indigo Sikatan ninon Indigo Flycatcher

34 Cyornis banyumas Sikatan cacing Hill Blue-flycatcher

22

Tabel 4.1 Jenis-jenis burung yang ditemukan pada ke-12 lingkungan di Pusat

Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor (Lanjutan) No. Suku dan nama Latin Nama Lokal Nama Inggris

Rhipiduridae

35 Rhipidura javanica Kipasan belang Pied Fantail

Dicaeidae

36 Dicaeum concolor Cabai polos Plain Flowerpecker

37 Dicaeum trochileum Cabai Jawa Scarlet-headed Flowerpecker

Nectariniidae

38 Anthreptes malacensis Burung-madu kelapa Plain-throated Sunbird

39 Nectarnia jugularis Burung-madu sriganti Olive-backed Sunbird

40 Arachnothera longirostra Pijantung kecil Little Spiderhunter

Zosteropidae

41 Zosterops palpebrosus Kacamata biasa Oriental White-eye

Ploceidae

42 Lonchura punctulata Bondol peking Scaly-breasted Munia

43 Lonchura maja Bondol haji White-headed Munia

44 Lonchura leucogastroides Bondol Jawa Javan Munia

45 Passer montanus Burung-gereja erasia Eurasian Tree Sparrow

Oriolidae

46 Oriolus chinensis Kepudang kuduk-hitam Black-naped Oriole

Dicruridae

47 Dicrurus macrocercus Srigunting hitam Black Drongo

48 Dicrurus leucophaeus Srigunting kelabu Ashy Drongo

Kekayaan jenis burung yang ada di PKT KRB dapat digambarkan dalam

bentuk kurva pertambahan jenis burung pada masing-masing lingkungan yang ada

di PKT KRB. Kecuraman kurva mencerminkan kekayaan jenis yang ada di

lingkungan tersebut. Semakin curam kurva pertambahan jenisnya, maka

keanekaragaman jenis burung yang terdapat pada lingkungan tersebut semakin

tinggi. Kurva pertambahan jenis burung dapat dilihat pada Gambar 4.1. Kurva

pertambahan jenis menggambarkan bahwa kekayaan jenis burung tertinggi

terdapat pada lingkungan 4 yaitu sebanyak 32 jenis, sedangkan kekayaan jenis

burung paling rendah terdapat pada lingkungan 7 yaitu sebanyak 18 jenis.

Faktor-faktor yang menyebabkan perbedaan keanekaragaman jenis burung

pada suatu tempat adalah daya adaptasi burung terhadap kehadiran manusia dan

kebutuhan hidupnya (Sawitri dan Iskandar 2012). Tingginya keanekaragaman

jenis burung pada lingkungan 4 dapat dikarenakan oleh sedikitnya tingkat

kunjungan pada lingkungan tersebut dan ketersediaan pakan tercukupi. Menurut

Mamiri (2008), pengunjung PKT KRB kurang menyukai lingkungan 4 karena

suasananya yang sepi sehingga dapat mungkinan munculnya tindakan kejahatan

dan tempatnya yang tidak sesuai untuk anak-anak. Sedangkan pada lingkungan 7

memiliki kekayaan jenis yang rendah mungkin dikarenakan adanya beberapa mess

karyawan PKT KRB, selain itu lingkungan 7 merupakan salah satu lingkungan

yang disukai oleh pengunjung karena tempatnya yang nyaman dan teduh dengan

pemandangan pohon kenari di sebelah kanan dan kiri jalan.

23

Gambar 4.1 Kekayaan jenis burung pada 12 lingkungan yang ada di

Pusat Konservasi Tumbuhan Kebun Raya Bogor

Dibandingkan dengan hasil penelitian burung sebelumnya, Diamond et. al.

(1987) mencatat jenis burung sebanyak 62 jenis pada periode tahun 1932-1952,

dan pada periode tahun 1980-1985 jenis burung yang tercatat sebanyak 43 jenis.

Pada penelitian lain yang dilakukan oleh Tirtaningtyas (2004), tercatat ada 56

jenis burung yang dapat ditemukan di PKT KRB. Jumlah jenis burung di PKT

KRB yang tercatat sejak tahun 1932 hingga sekarang mengalami fluktuasi antara

43 dan 62 jenis. Namun hanya ada 26 jenis burung yang selalu ada di PKT KRB

sejak pengamatan tahun 1932 hingga sekarang. Penelitian ini menggambarkan

bahwa dinamika jenis burung yang ada di PKT KRB cukup tinggi. Keberadaan 26

jenis burung selama 81 tahun di PKT KRB mungkin dapat dijadikan indikator

kemapanan ekosistem dan kecocokan PKT KRB sebagai habitat ke 26 jenis

burung tersebut. Sebaliknya, kepunahan satu atau lebih jenis burung dari ke 26

22 Jenis

12 Suku

25 Jenis

13 Suku

24 Jenis

14 Suku

32 Jenis

17 Suku

21 Jenis